Huraaayyyy…!

Kuro kembali lagi setelah UAS!

Ada yang kangen nggak sama Kuro? *plaakk*

Syukurlah UAS berakhir dengan sukses berkat doa dan dukungan readers semua.

Tinggal nunggu hasilnya nih T^T

Sesuai janji Kuro apdett juga nih fic.

Tapi masih pusing sama fic-fic yang lain T^T

Reply review yang nggak pakai id login dulu ~

Peace smile : Arigatto ^o^ . Sasuke nggak jahat-jahat amat koq. Author-nya aja yg jahat bikin Sasuke jadi kaya gitu *plakk*

Aiam0r'lavida : Arigatto ^0^ . Ini udah Kuro apdett

UchihaUzumaki SasuNaru : Wih, kalau Sasu dilempar ke ujung dunia fic ini discontinue gara-gara pemain-nya kurang dong o.O ?

Jill : Arigatto ^^ . Panggil Kuro aja ya :D

NhiaChayang : Arigatto ne ^o^

Kalau gitu langsung aja kita mulai ficnya!

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Rated : T

Genre : Romance/Mystery/Hurt/Comfort

Pair : SasuNaru

Warning : AU, Shounen-ai.

Terinspirasi dari Higurashi ^^

Tapi nggak mirip kok.

Summary :

Naruto dan Sasuke terikat benang merah takdir. Sehingga walau maut memisahkan mereka akan bertemu kembali di dunia selanjutnya. Bersama dengan Kyuubi dan Shion yang mengetahui rahasia tsb, bagaimanakah kisah cinta mereka?

Chapter 2 – First Love

Sejak kejadian tadi, Naruto sungguh bingung. Ia terus bertanya-tanya apa maksud kejadian tadi. Sasuke akan mati? Dan itu semua gara-gara dia? Bodoh.. Itu tak mungkin terjadi. Tapi lain hal kalau Shion yang mengatakan. Setahuku Shion adalah gadis miko yang berkekuatan magis cukup tinggi. Ramalannya pun selalu tepat. Bagaimana kalau soal Sasuke mati itu juga tepat?

Naruto's POV

'Shion..'

'Apa ia serius dengan ancamannya yang tadi?'

'Tanggal 23 Juli Sasuke akan mati?'

'Tidak…'

'Aku tak ingin itu terjadi..'

'Tapi aku..'

'Sasuke… Sebegitu bencinya kah kau padaku?'

End of Naruto's POV

"Huh, pintar juga kau, Shion." Terdengar suara yang hanya bisa didengar Shion. Tak lain adalah suara Kyuubi.

"Hum? Kyuubi?" ucap Shion.

"Ya. Karena ada Naruto di sampingmu, aku bicara denganmu lewat telepati saja."

"Khu khu.. Kyuubi, hal ini memang sudah kuprediksikan. Seperti katamu, jika tidak ada perubahan dari sikap Sasuke pada Naruto, ia akan mati bukan?"

"…Ya, lagi pula nampaknya mereka percaya dengan bualanmu itu. yang benar saja, mana ada gadis miko yang bisa mengutuk. Membuatku ingin tertawa saja. Ya sudah aku pergi."

"Hmm, ya." Ucap Shion.

"Ano.. Shion.." ucap Naruto tiba-tiba.

"Hm? Kenapa Naruto?"

"Kau tidak serius kan? Tentang Sasuke akan mati tanggal 23 Juli nanti.."

"Aku serius."

"… Kumohon jangan lakukan itu.."

"Kenapa?"

"Aku tak ingin Sasuke mati. Sudahlah, sejak awal memang aku yang salah. Terus menerus mengejarnya, walaupun ia membenciku. Kumohon batalkan kutukanmu itu."

"Maaf Naruto, tapi aku sendiri pun tidak bisa berbuat apa-apa." Ucap Shion sembari meninggalkan Naruto."

"Eh? Apa maksudmu Shion? Tunggu!" Ucap Naruto. Tapi Shion tak menggubrisnya.

"…Shion…" lirih Naruto.

Shion hanya memandang Naruto yang masih terdiam di koridor sana. Matanya menyiratkan kesedihan. Nampaknya iaa benar-benar tidak ingin Sasuke mati. Maaf Naruto, seberapa kali pun engkau memohon padaku untuk membatalkan kutukan itu, kutukan itu tak kan hilang. Sasuke akan tetap mati tanggal 23 Juli nanti, karena itu adalah sebuah takdir..

-kuronekoru-

Sasuke's POV

Kembali pada Sasuke, ia terdiam di pojok kelas. Menopang dagunya sambil melihat ke arah langit yang mendung, gelap. Ya, sama seperti hati-nya. Dalam hati pun Sasuke terus bertanya-tanya. Ada apa ini? Kutukan? Masa bodoh. Di dunia ini tak ada yang namanya kutukan!

Tapi ada satu hal yang membuat Sasuke gelisah. Kyuubi.. Apa yang terjadi padanya? Matanya itu… Merah? Oh tidak. Aku tahu Kyuubi selalu berusaha mendekatkanku pada Naruto. Walau sudah kubilang aku tidak mau, ia selalu memaksa. Benar-benar keras kepala. Dan sekarang? Aku sudah membentak-bentak Naruto. Wajar Kyuubi marah. Cih.. Apa yang selanjutnya akan terjadi. Apa yang harus kulakukan? Kuso!

End of Sasuke's POV

Sementara itu, ternyata Kyuubi sejak awal terus memperhatikan Sasuke yang sedang gelisah. Mata Kyuubi berwarna abu-abu. Dan kalian tahu itu apa artinya? Artinya adalah hati Kyuubi pun suram. Ia tampak sangat sedih.

Kyuubi's POV

Sasuke.. Kenapa hal ini harus terjadi lagi? Kau tak tahu aku… Sangat sakit melakukan hal ini padamu. Membunuhmu setiap tanggal 23 Juli tengah malam. Ini semua harus kulakukan karena ini adalah tugasku sebagai dewa cinta. Jika kau tetap bersikap seperti itu pada Naruto.

Aku tahu kau tidak ingin mencintai orang lain selain pasangan sejatimu kan? Kau pernah bercerita padaku. Kau mulai seperti ini sejak kau mengalami cinta pertamamu. Di mana saat aku belum mengetahui siapa pasangan benang merahmu.

Flashback, 3 tahun lalu.

"Hei, Kyuubi kau tahu? Aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama!" ucap Sasuke.

'Sasuke jatuh cinta? Mungkinkah itu pasangan benang merahnya?' batin Kyuubi.

"Hauu… dengan siapa Sasuke-sama? Tumben sekali." Ucap Kyuubi.

"Ia adalah murid pindahan dari Suna. Namanya Hyuuga Hinata. Dia gadis yang manis."

"Auu, aku jadi ingin melihatnya."

"Besok akan kutunjukkan padamu."

Esok hari, di sekolah Sasuke Ryuusei-Gakuen.

Setelah meletakkan tasnya di meja. Sasuke segera menunjuk siapa orang ia suka. Telunjuknya tengah menunjuk seorang gadis berambut indigo dengan mata berwarna lavender kulit seputih salju benar-benar gadis yang manis, wajar Sasuke menyukainya.

Perlahan mataku mulai memerah, bukan karena aku marah tapi ini adalah tanda kalau aku sedang menerawang jalannya benang merah gadis yang bernama Hinata itu. Berharap bahwa benang itu menyambung pada benang merah Sasuke. Terus kutelusuri, rupanya benang ini membelit cukup jauh juga. kutambah kekuatan dalam mataku sehingga mataku semakin merah pekat, melihat jauh.. sangat jauh. Namun apa yang kudapatkan? Perlahan warna benang itu memudar, dari warna merah hingga menjadi hitam. Hitam pekat. Aku kecewa, ternyata gadis itu bukan pasangan benang merah Sasuke. Gadis itu tak lama lagi akan mati. Sehingga ia tak memiliki pasangan benang merah.

"Bagaimana Kyuubi?" ucap Sasuke yang menyadarkan Kyuubi dari lamunannya.

"Eh? Apanya?"

"Gadis itu.. Cantik bukan?"

"…. Ya.."

"Aku pasti akan mendapatkannya!"

'Sasuke…. Uhh..' batin Kyuubi.

-kuronekoru-

Zazzzhhhhhh

Tanggal 23 Juli, ulang tahun Sasuke ke-13. Suram.. Sangat suram.. Hari yang seharusnya menjadi hari bahagia bagi anak-anak seusianya. Menjadi hari penuh duka, ditemani dengan langit gelap yang ikut berduka dengan tangisannya. Petir dan Hujan deras. Atas kematian Hyuuga Hinata, gadis yang kini telah menjadi kekasih Sasuke.

Aku tahu.. Aku tahu ini akan terjadi, hidup gadis ini tak lama. Tapi kenapa? Barulah kemarin mereka resmi menjadi sepasang kekasih. Sasuke nampak sangat gembira. Tapi kesenangan itu hanya sekejap. Berganti menjadi kesedihan yang mendalam. Gadis itu menderita kanker otak stadium akhir. Sampai akhirnya gadis itu pun telah berpulang kembali. Tapi mengapa harus pada hari ulang tahun Sasuke?

"Sasuke….." ucap Kyuubi.

"Kyuubi.."

"Jangan hujan-hujanan begini. Nanti kamu sakit. Sampai kapan kau mau berdiam diri di kuburan gadis itu? semua orang sudah pulang. Ayo kita pulang juga."

"… Ini kah yang dinamakan cinta?"

"Eh?"

"Inikah cinta? Senang jika orang yang kita cintai, dan…"

"Sasuke…."

"…. Sakit bila ditinggal olehnya."

"Sasu—"

"Kyuubi. Dulu kau pernah bilang kan? Kalau kita menemukan pasangan sejati kita, kita tak akan pernah berpisah dengannya untuk selamanya, benar kan?"

"Eh? I-iya.."

"Aku tidak ingin merasakan sakit seperti ini lagi." Ucap Sasuke.

"Aku tidak akan mencari lagi seorang kekasih. Aku hanya akan menunggu hingga aku mendapatkan kekasih sejatiku." Tambahnya."

"Ta-tapi Sasuke.. Kalau kau tidak mencari bagaimana kau bisa menemukan pasangan sejatimu?"

"Cupid…. Suatu saat ia pasti akan datang memberitahu siapa pasangan sejatiku." Ucap Sasuke sembari meninggalkan makam Hinata.

"Sasuke….." ucap Kyuubi.

'Cupid itu memang sudah datang tapi…. Pekerjaan cupid tidak seperti yang engkau bayangkan. Kau tetap harus mencari pasangan itu sendiri.' Batin Kyuubi.

End of Flashback

TBC

Woghh!

Gomen kalau pendek lagi :p *dihajar readers*

Entah mengapa sehabis UAS Kuro jadi anak pemalas. Pengennya libur terus.

Bersantai-santai tanpa kerjaan.

Tapi nggak bisa karena udah kadung janji.

Hontouni Gomenasaiii !

Jangan marah ya, sama Kuro T^T

Dan jangan lupa untuk review. REVIEW.