Ternyata Hiba pake baju Maid menimbulkan kontroversi (?) ye? #dipatukHibird.
Title: Namimori Café
Rate: T
Disclaimer: KHR milik Amano sensei. Fran? Ye jangan ditanya, dia hanya milik author seorang 8D #plakplak
Warning: OOC parah, BL de el el ,de ka ka , de es be #bah
BRAAAK
"Yang benar saja! Jangan bercanda!" Gokudera menggebrak meja kerja Iemitsu Sawada, ayah Tsuna.
"Go-Gokudera-kun"
"Tanpa sepengetahuan Juudaime, anda menjodohkannya dengan orang yang sama sekali tidak dikenal Juudaime! Ayah macam apa kau?" Gokudera semakin emosi, hampir saja ia melayangkan pukulannya kearah Iemitsu kalau tidak ditahan Yamamoto.
"Hmm" Iemitsu memutar kursinya menghadap orang-orang yang berkumpul di tempat kerjanya. Iemitsu hanya tersenyum menatap Gokudera yang kalap, Tsuna yang berusaha menenangkan Gokudera, Yamamoto yang mengambil kesempatan dalam kesempitan, maksud author Yamamoto memeluk Gokudera dengan alasan menghentikan aksi Uke nya. Hibari yang hanya menyandarkan tubuhnya ke tembok, Mukuro Cuma senyam-senyum sambil bergumam,"Oya" , Lambo malah loncat-loncatan di atas meja kerja Iemitsu sampai Gokudera mendepaknya keluar. Poor Lambo . . .
"Jadi hanya itu yang ingin kau katakan, Hayato Gokudera-kun?" Kata Iemitsu yang membuat Gokudera semakin mengamuk dan menendang segala sesuatu yang ada di ruangan Iemitsu .
"GYAAA GUCIKU SEHARGA ¥1.000.000!" Teriak Iemitsu
"HUWAAA GELAS KERAMIK HADIAH PERNIKAHAN AYAH!" Kali ini Tsuna yang menjerit histeris
"SNOW BALL HADIAH DARI LAMBO-SAN!" Lambo menangis dalam mode bayi nya sambil mengais-ngais serpihan snow ball yang telah menjadi serpihan imut (maksud?).
"VOOIII! JANGAN MERUSAK, BRENGSEK!" Squalo yang awalnya berada diluar langsung masuk begitu mendengar berbagai suara pecahan dan jeritan nista yang entah siapa (menurut Squalo) yang menciptakannya(?).
"Bel-senpai, sebaiknya amankan Gokudera-san sekarang" Usul Fran yang tiba-tiba nongol, "Kalau semua dirusak, nanti Mammon-senpai mengamuk meminta ganti rugi loh" Oke, kebiasan Fran. Memberi usul yang benar, tapi dengan alasan yang melenceng.
"Ushishishi, tenang saja kodok jelek, Gokudera adalah orang kaya. Pasti Mammon bahagia karena akan MEMOROTI(?) orang kaya macam Gokudera" Ujar Belphegor sambil mengelus kepala—Topi kodok Fran.
"Souka"
"Go-Gokudera-kun kita keluar sekarang" Ucap Tsuna sambil ikut mendorong Gokudera keluar ruangan.
In Café . . .
"Tamvan~ namamu siapa tadi?" Tanya Lussuria genit sambil MENTOEL-toel dagu lelaki tamvan dari chapter sebelumnya yang membuat keributan di Café.
"Gi-Giotto" jawab Giotto sambil merinding karena ditoel-toel bences senior taman lawang (WHOT?). Kini Giotto tidak bisa melakukan apapun karena kini dirinya sekarang dalam keadaan terikat. Tangan dan kakinya diikat serta dipasung(?), dan buruknya yang menjaganya adalah bences genit bernama Lussuria. Oh~ sepertinya Giotto harus menerima kemungkinan terburuk, seperti diRAEP Lussuria. . .
"Nama yang indah, sesuai wajahmu yang tampan dan tubuhmu yang sekseh~" Lussuria kembali beraksi, kali ini tubuhnya digrepe-grepe bences tersebut. Giotto hanya bisa menangis menerima nasipnya yang mungkin Keperjakaannya(?) akan hilang karena seorang bences.
"Dan~ benarkah kamuh tunangan Tsunayoshi-chan?" Tanya Lussuria sambil mengedip genit kearah Giotto. Giotto hanya menelan ludah, 'Apakah ada dewi penyelamat yang akan menolongku dari syaiton(?) ini?' batin Giotto.
"Be-benar. A-aku mohon lepaskan ikatanku~" Giotto menangis seperti anak kecil yang digaplok bences lalu merampok permennya.
"Muu~ akuwh senang melihatmu dalam keadaan terikat seperti ini, sangat menggoda"
'Mein Gott. . . '
"SESEORANG TOLONGLAH AKU!" Teriak Giotto, dan sesaat setelah itu, muncullah Tsuna dari pintu depan Café.
"A-apa yang terja- eh?" Tsuna melihat Lussuria HAMPIR menCIPOK sang lelaki mesum yang sekarang sedang menagis meratapi nasipnya.
"Tsuna~ malaikatku~ dewi penolongku~ akhirnya kau datang menyelamatkanku" Giotto benar-benar bahagia sekarang. Dewi(?) penyelamat yang tadi ia do'akan sudah berada di depannya.
"Ah, Tsunayoshi-chan kau sudah datang rupanya. Ah, semua juga sudah datang ya?" Kata Lussuria dengan tampang tak berdosanya.
"Oya, apa yang kau lakukan tadi, Luss?" Tanya Mukuro mendekati Lussuria yang begidik ketakutan melihat senyum menakutkan Mukuro.
"A-ano, aku pergi belanja dulu ya, daahh~" Lussuria langsung kabur dari pintu belakang.
"Hah~ dasar"
"Anda tidak apa-apa?" Tanya Tsuna sambil melepaskan ikatan di kaki Giotto.
"Tsu-Tsuna, a-aku, aku hampir diperkosa(?) banci tadi" Tangis Giotto dengan mata berkaca-kaca.
"Ma-maafkan orang tadi ya. Dan ada beberapa yang ingin kami tanyakan padamu" Tsuna berdiri setelah melepaskan ikatan Giotto.
"Eh?"
"Kau, Herbivore mesum, apa kau pernah mengenal Herbivore lemah itu?" Tanya Hibari kepada Giotto sambil menunjuk Tsuna.
"Tentu saja! Aku adalah teman Tsuna saat Tsuna tinggal di Italia dulu!" Ucap Giotto yakin. Semuanya menatap Tsuna sekarang dengan tatapan,'Benarkah?' .
"Tu-tunggu, memang aku pernah tinggal di Italia?" Tanya Tsuna balik. Sekarang semuanya menatap Giotto dengan tatapan, 'Pembohong, orang mesum tak tahu diri, sok kenal' .
"Ho-hoi, Tsuna! Jangan bilang kau lupa! Kau pernah tinggal selama 6 tahun. Kau memang lahir di Jepang, tapi setelah itu Iemitsu-san membawamu untuk tinggal disana" Jelas Giotto.
"Ta-tapi ayah tidak pernah bercerita tentang kehidupanku di Itali" Sanggah Tsuna. Tsuna juga sebenarnya bingung sendiri dengan penjelasan Giotto tadi.
"Itu benar, Tsuna"
"A-ayah?"
"Iemitsu-san?"
Iemitsu berjalan menuju mereka berdua dan menepuk bahu mereka. "Yang dikatakan Giotto itu benar, Tsuna" Ucap Iemitsu sambil tersenyum kearahnya. Tsuna hanya terbengong-bengong, kapan ia tinggal di Italia? Kenapa ia tidak ingat sama sekali?
"Jadi namanya Giotto?" Kata Mukuro, "Lumayan juga"
PLAAAK
"Mati saja kau" Hibari memukul bagian belakang kepala Mukuro dengan buku tebal berjudul, 'Cara Menggigit Musuh Sampai Mati' lol.
"Tapi kenapa aku tidak tahu?" Tanya Tsuna
"Bukannya tidak tahu, kau tidak ingat Tsuna. Karena saat kita kembali ke Jepang, pesawat yang kita tumpangi mengalami kecelakaan. Mungkin karena syok atau terbentur sesuatu kau tidak mengingat kejadian sebelum kecelakaan pesawat itu"
"Dengan kata lain, Tsuna tidak memiliki ingatan masa kecilnya, begitu kan?" Jelas Yamamoto. Iemitsu mengangguk mengiyakan.
"Saat Tsuna terbangun dari koma nya, Tsuna juga tidak mengenalku, maupun Nana" Ucap Iemitsu. Matanya terlihat sedih mengingat kejadian buruk yang menimpa Tsuna.
"Ayah, aku . . ."
"Giotto, kau mengerti situasinya kan?" Giotto mengangguk, "Tugasmu sekarang adalah mengembalikan ingatan Tsuna akan masa lalunya bersamamu, kau sanggup kan?"
"Apapun akan kulakukan demi Tsuna" Jawab Giotto mantap.
"EXTREAM! Kita juga membantu Gio- siapa ya? Ya pokoknya itu lah!" Semua orang disana mendadak swt matsu'e (?), "Ayo kita kembalikan ingatan Sawada!"
"kali ini aku setuju" Ucap Hibari
"Demi kebaikan Juudaime, aku akan melakukan apapun!" semangat Gokudera
"Sebagai teman dan atasan, aku ikut membantu" Senyum Yamamoto
"Nyahahahahaha tentu saja Lambo-san ikut!"
"Demi mendapatkan tubuh Tsu-" Sebelum Mukuro menyelesaikan perkataannya, ia langsung dikeroyok para Guardian+Giotto.
"VOOOIIII! Aku ikut!" Squalo memukul tangannya keatas
"Ushishishi, mungkin aku akan mendapat sesuatu yang menarik" Ujar Belphegor
"Ikut suara terbanyak" Datar~ ucapan Fran-KU sayang (#plak) tetap datar dan menawan (love).
"Minna. . ." Tsuna benar-benar beruntung mempunyai bawaha—teman seperti mereka. Air matanya pun mengalir. Persahabatan yang indah.
"Sebaiknya kita harus membereskan ini semua. Tentu kita buka Café besok" Kata Squalo sambil menghela napasnya karena melihat tempat kerjanya—yang sekerang tidak bisa disebut itu— lebih mirip kapal Titanic yang habis nabrak gunung Eyjafjallajoku,oke ngelantur. Bukan Eyjafjallajokul kok –w-a.
"Kau!" Gokudera menunjuk Giotto dengan tatapan membenci, "Kau harus ganti rugi karena sudah mengacaukan café"
"Loh, itu kan bukan salahku, justru itu salahmu" sangkal Giotto
"Diam! Mulai besok kau harus menjadi pelayan café ini!"
"Baiklah, biar aku bisa semakin dekat dengan Tsuna-Ku sayang" Giotto langsung memeluk Tsuna, Gokudera kembali menghajar Giotto. Dan Chapter ini ditutup dengan acara tabok-tabokan Duo G—Giotto&Gokudera.
T.B.C, TSUZUKU, BERSUMBANG
Hayo, yang rikues G27 udah dikabulin loh. Chapter depan masih pake kostum maid, dan sesuai rikuesan SEI MATTHEW, semua pake nekomimi XD #nista. Dan Vi baru sadar kalo di captionnya malah Hibari, harusnya Tsuna -_-a.
Balesan Ripyu~~ XD:
Suzuru Seiyo: Vi fans berat B26, jadi itu agenda wajib di fic ini XD. XS pasti muncul kok, tunggu beberapa chapter lagi. Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Fitria-AlyssAmarylissJeevas: Yes, imuuuuut banget #langsungnosebleed. Iya dong PrimoxDecimo emang mantabs 8D. Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
CursedCristal: Gokudera emang imut banget kalo pake nekomimi, apalagi kalo dia punya nekomimi beneran #potongkupingnyaUri . Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Hibari A. BeenBin: Yeah, HOT dan sangat MANGGAIRAHKAN XD #dikepret. Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Sei Matthew: Chapter depan bakal pake nekomimi semua kok xD. Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Bhiblu21: Seifuku? #langsungngebayangin #mendadaknosebleed. Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Rii-Rins: Gololi? Apa mereka cosplay jadi Misa Amane semua ya? XD . Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Rst: Squally emang cantik #ditebas. Iye G27, mantap kan PrimoxDecimo? 8D . Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Yulie Fong: Iya Giotto ^^. Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Anon males login: Yes, G27 XDD. Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Bakaas: NYAHAHAHAHA Lambo-chan meng imut, pas TYL keren gitu OwOb. Bajunya Lambo? #ngebayangin #nahanketawa Terima kasih atas kunjungannya, Goushujin-sama/Oujo-sama ^^.
Makasih yang ripyu, teruslah ripyu nanti dapet gelas pecah XD #plak.
See Next Chapter ^^/.
