Fandom : Bleach

Characters :

~ Kuchiki Rukia

~ Kurosaki Ichigo

~ Kurosaki Karin

~ Toushiro Hitsugaya

~ Kurotsuchi Mayuri

~ Kurotsuchi Nemu


Genre : terserah reader aja yah. .

Warnings :typo(s), OOC (banget), gaje

Bleach © Tite Kubo

Jiwa Yang Tertukar © Shitsuka


Nyahahahaha #ketawa nista.

Saya balik lagi, dengan chapter 2 dari fict ini! ^.^


.

.

.

Chapie sebelumnya :

"Uaaaa apa-apaan ini!" jerit mereka bersamaan.

.

.

Chapie sekarang :

"Hahahaha rupanya temuanku berhasil." seru Mayuri senang.

"Tapi- tapi Taicho apanya yang berhasil, lihatlah akibat temuan anda ruangan ini hampir tertutupi bunga dan daun yang aneh! Saya tidak akan membersihkannya tahu." ucap Nemu kesal.

"Emang yang nyuruh kau bersihkan ruangan ini siapa? Toh, kan kita punya babu yang bakal kita suruh-suruh." balas Mayuri santai.

"Babu? Siapa Taicho?" tanya Nemu.

"Fufufu tentu saja si Author kita ini." jawab Mayuri dengan senyuman mautnya yang sangat menawan hati orang gila.

"Apa maksud anda Mayuri Taicho?" tanya sebuah suara yang ternyata itu adalah sang Author.

"Bercanda, hanya bercanda kok." jawab Mayuri.

Back to Story!

"Taicho lihat bunga dan daun anehnya mulai menghilang." seru Nemu.

"Ah iya. Lihat itu Ichigo dan yang lainnya sudah tidak di kelilingi bunga dan daun." balas Mayuri.

"Apa itu yang tadi?" tanya Ichigo.

"Eh ke-na-pa tu-bu-h ku jadi kuntet begini?" teriak Ichigo histeris.

"Berisik Ichi-nii berhentilah membuatku malu." ucap Karin.

"Tapi Kari-eh Rukia?" kaget Ichigo.

"Apa Ichigo?" tanya Rukia.

"Loh kok aku jadi tinggi banget sih?" bingung Hitsugaya.

Setelah beberapa saat mereka berbingung ria akhirnya mereka menyadari bahwa…

"HAH KENAPA JIWA KAMI JADI TERTUKAR BEGINI?" seru mereka bersamaan yang di sambut tawa nista dari Mayuri.

"Nyahahaha temuanku berhasil! Ternyata temuanku membuat Jiwa mereka tertukar." seru Mayuri sambil tertawa nista.

"Mayuri Taicho!" seru Hitsugaya kesal dan itu membuat temperature ruangan turun jadi 0 derajat celcius.

"Bagaimana caranya agar jiwa kami kembali ke tubuh semula?" tanya Ichigo.

"Entah aku belum menemukan caranya." jawab Mayuri santai sekali.

"Jadi bagaimana caranya kami melakukan aktivitas kami?" ucap Karin kesal.

"Tak tahu saya." balas Mayuri.

"Kau.."

"Tenanglah Karin." ucap Rukia.

"Oh iya bukannya kita datang berlima?" tanya Hitsugaya.

"Iya tadi kita datang bersama Rangiku-san." jawab Ichigo.

"Lalu kemana Rangiku-san!" seru Rukia.

'Meaw Meaw'

"Kok ada suara kucing sih?" ucap Karin.

"Jangan-jangan Rangiku berubah jadi kucing lagi." jerit Hitsugaya frustasi.

"Enak saja Taicho saya masih jadi orang kok." timpal sebuah suara.

"Loh? Kok jiwa kau tidak tertukar?" tanya Mayuri.

"Tertukar gimana? Oh ya memang sekarang Ichigo jadi Taicho saya yah?" bingung Rangiku.

"Hua begini Rangiku jiwa kami tertukar sekarang yang menempati tubuh Ichigo adalah aku Taichomu, yang menempati tubuhku adalah Ichigo, yang menempati tubuh Karin adalah Rukia dan yang menempati tubuh Rukia adalah Karin." jelas Hitsugaya panjang lebar.

"Oh begitu tapi maaf Taicho aku masih belum paham." ucap Rangiku dengan polosnya dan di sambut sweat drop dari Ichigo dkk.

"Ah sudahlah jadi bagaimana ini?" seru Rukia frustasi.

"Terpaksa sementara ini kalian harus menjalani kehidupan kalian dengan tubuh ini." ucap Mayuri.

"Hoi kami semua begini karena kau tahu!" seru Karin.

"Sudah lah Karin tidak apa-apa syukurilah tubuhmu yang baru ini." ucap Hitsugaya dengan bijaknya.

"Ah kau sih enak jiwamu masuk di tubuhnya Ichi-nii yang lebih malahan sangat tinggi darimu. Sedangkan aku harus masuk di tubuh Rukia-nee yang tingginya hampir sama dengan ku. Ini sungguh tidak adil." jerit Karin.

"Apa maksudmu dengan kata-kata 'tidak adil dan tingginya hampir sama dengan ku'?" tanya Rukia dengan memberi penekanan pada kata 'tidak adil dan tingginya hampir sama dengan ku'.

"Sudahlah Rukia, Karin sekarang marilah kita pulang ke asal kita masing-masing." ucap Ichigo pasrah.

"Ah berarti sekarang aku dan Kuchiki-san tinggal di rumah Ichigo. betul kan?" jelas Hitsugaya.

"Benar. Kalau begitu aku dan Ichi-nii akan tinggal di Seireitei." timpal Karin.

"Nah sudah berundingnya? Kalau sudah silahkan pergi dari sini, 3 hari lagi lagi kalian kemari lagi." ucap Mayuri.

"Untuk apa?" tanya mereka bersamaan.

"Ada deh." jawab Mayuri.

.

.

.

~ ToBeContinue ~

Bagaimana kehidupan mereka selama tiga hari yang akan datang? silahkan tunggu chapter selanjutnya ~~


ariadneLacie : Terimakasih Reviewnya. ^.^ Saya juga pas nyari judulnya tiba-tiba aja inget sinetron putri yang tertuk*r saya ganti deh jadi Jiwa yang Tertukar.

Zanpaku nee : Terimakasih Reviewnya. ^.^ Hehehe Ichigo kan anaknya Isshin jadi saya buat sifat lebay bapaknya nular ke anak #di gaplok.

Mizumi Kurokami : Terimakasih Reviewnya. ^.^ Ini nggak terinspirasi dari situ kok. Hehehe

Shizuku Kamae : Terimakasih Reviewnya. ^.^ Salam kenal juga Kamae-san.


Mind To :

R

E

V

I

E

W

^.^