Title : Rabu-rabu Hunt

Disclaimer : Mochizuki-sensei

Warning : May OOC

Syntia : Karena kayaknya nggak seru kalau nggak dipotong, jadi nikmatilah beberapa scene berikut ini!


Grup Oz dan Gil…

"Oi Oz, kalau tidak salah di pengumuman kemarin ada nama pengurusnya kan?"kata Gil sambil berusaha menyamai kecepatan lari lelaki di depannya, yang entah kenapa cepet banget! Mungkin Gil seharusnya memaksa Oz buat masuk klub Atletik ya.

"Tidak perlu, aku sudah tahu,"ujar Oz sembari mengipas-ngipaskan tangannya ke arah Gil.

"Eh? Secepat itu?"

"Pengurus itu aku pikir pengurus lomba. Kau ingat kan tulisan itu?"Tanya Oz.

"Hmm… kalau tidak salah ingat, budak yang terluka diutus sesosok orang kaya rendah hati untuk melakukan perjalanan menemukan ketiga putri. Namun dia sama sekali tidak tahu ke arah mana dia harus pergi. Akhirnya dia meminta bantuan sang penyihir dan kucing kecilnya untuk memanggil orang-orang terpilih yang akan menuntunnya menemukan putri tersebut."

Oz berhenti kemudian berbalik memandang Gil. "Aku pikir budak yang terluka itu pasti Jack, Orang kaya rendah hati itu paman Oscar dan siapa lagi penyihir dan kucing kecilnya selain Eida?"

"Eh? Kalau begitu…"

"Soal ini mudah, tapi kurasa cukup sulit untuk orang yang tidak tahu tentang mereka bertiga. Tapi untuk Princess seharusnya digunakan untuk perempuan. Lagipula karena hadiahnya itu, aku yakin mereka sengaja menyembunyikannya."

"Ah! Aku ingat baru-baru ini ada pemilihan Princess Academy."

"Benar, tapi penjuriannya dilakukan secara tertutup dan… GIL!"

"Eh? Ada apa?"bingungnya.

"Kau jenius! Pemenangnya memang tidak diumumkan, karena memang belum ada pemenang. Dan yang masuk 5 besar diumumkan di…"

"Ruang kelas!"

XOX

Grup Reo dan Elliot…

"Oi Reo, cepat!"seru Elliot dari arah luar kelas, sementara Reo membaca nama-nama Princess Academy yang ditempelkan di mading kelas.

"Iya, iya. Lalu sekarang kita mengumpulkan cap siapa terlebih dulu?"Tanya lelaki berambut hitam panjang itu.

"Pengurus itu lebih mudah. Kita pergi ke tempat mereka dulu."

"Baiklah."

XOX

Grup Break…

"Sudah kuduga, kau yang datang terlebih dahulu,"puji ketua Osis itu.

"Fufufu itu sudah jelas bukan?" Senyum chesire cowok itu terkembang.

"Baiklah, karena kau yang pertama aku memberikannya secara cuma-cuma."

"Terima kasih, sekarang aku harus mengumpulkan yang lain. Sampai nanti Jack!"

"Selamat berjuang!"

XOX

"Apa? Kenapa kalian ada disini?"seru Elliot kesal saat menatap lelaki bermata jade yang baru datang dari arah yang berlawanan.

"Itu sudah jelas kan, karena dia adikku jadi aku kemari,"jawab lawan bicaranya tenang.

"Ah! Kakak!"seru Eida sembari mendatangi kakak tercintanya itu. "Lho? Elliot-kun dan Reo-kun ada apa kemari?"tanyanya bingung.

"Cih, kalian sekeluarga berlagak bodoh ya?"kesalnya.

"Eida-san, kami mohon capnya,"pinta Reo, sembari menyodorkan kertas miliknya dan majikannya.

"Aku juga Eida,"pinta Oz sembari menyodorkan kertasnya dan Gil.

"Sebenarnya kalian harus menjalani tes. Tapi karena aku yakin pada kalian…" Eida langsung mengambil kertas dari tangan mereka dan memberi cap. "Selamat ya."

"Huh, itu sudah seharusnya kan?"

"Elliot!" Reo menatap majikannya. Elliot balas menatapnya agak nervous. Dia berbalik agar tidak bisa menatap mata cewek itu.

"Maaf karena tadi aku menabrakmu."

"Tidak usah dipikirkan,"ucap Eida sembari tersenyum. Oz jadi pusing sendiri, siapa sebenarnya yang disukai adiknya ini? "Ah, untuk yang selanjutnya…"

"Kepala sekolah dan Ketua Osis."

"Paman Oscar dan Jack."

Oz dan Elliot berpandangan. Mereka mengucapkan kalimat tadi bersamaan.

"Lho? Oz-kun? Wah, ternyata kalian sudah mendapat cap Eida-san ya?"kagetnya. Spontan kelima orang itu menoleh ke arah pendatang baru mereka yang setia membawa boneka di pundak.

"Break, kau kurang berapa?"Tanya Gil penasaran sembari sedkit berkeringat. Sepertinya dia mulai mendapatkan firasat buruk.

"Setelah aku mendapatkan cap Eida-san, aku tinggal mencari Princess,"cerianya. Kontan Oz, Gil dan Elliot menatap kertas mereka yang baru terisi satu cap.

"Sampai jumpa Eida!" Dan begitulah mereka berempat menyatukan tenaga berlari ke tempat selanjutnya.

XOX

"Mengerti Echo?"Tanya lelaki berambut putih itu pada pelayannya.

"Ya, Vincent-sama. Apapun yang Vincent-sama inginkan akan saya turuti."

"Jangan sampai ada yang tahu tentang hal ini!"

"Tentu, Vincent-sama."

"Sekarang, pergilah!"

"Saya permisi, Vincent-sama!" Gadis itu langsung berlari menjauh meninggalkan lelaki pemilik warna mata merah dan biru itu tersenyum menikmati hal yang akan dilakukan gadis itu.

"Wah, wah sekarang Oz dan Gil yang mendatangiku. Aku benar-benar paman paling beruntung di dunia,"ceria paman Oscar saat kedua orang itu berlari ke arahnya.

"Paman Oscar,bolehkan aku minta capnya?"Tanya Oz sembari berlagak sok manis.

"Oscar-sama, anda sudah memberikan cap kepada Break?"

"Break? Benar, tapi kalau kalian ingin mendapatkan capku kalian harus melakukan sesuatu."

"Paman Oscar,apa paman tidak ingin melihatku bahagia?"Tanya Oz lesu, kepalanya tertunduk. Inikah jurus baru Oz untuk mendapatkan cap?

"Bu…bukan begitu Oz."

"Tapi paman tidak mau memberikan cap kepadaku."

"Tentu saja aku mau, tapi kau dan Gil harus mengenakan sesuatu dulu."

"Eh? Mengenakan?" Oz langsung menatap pamannya kebingungan.

"Ini!"

"GYAAA!" Gil pingsan.

XOX

"Eh? Mau minta cap?"Tanya Jack saat Reo dan Elliot tiba di tempatnya. Dia baru saja mau mengumumkan sesuatu saat kedua cowok itu menggeretnya ke bawah panggung.

"Sebetulnya aku tidak mau meminta dari anggota keluarga Versaillus." Elliot memandang Jack dingin.

"Kau dari dulu memang tidak berubah, tapi aku mengerti kenapa Oz-kun tidak bisa membiarkanmu."

"Jack-san, bolehkan kami minta capnya?"

"Tentu, tapi sebelumnya aku harus mengumumkan sesuatu dulu."

"Silakan!"ijin Reo, Elliot sih malah mangkring kesal. Jack kembali ke posisi semula sebelum digeret paksa kedua orang itu.

"Diberitahukan kepada semua peserta lomba, bahwa perlombaan ini juga untuk pengambilan voting Princess Academy Versaillus yang baru. Jadi setelah jam 4 harap berkumpul di lapangan untuk memasukkan suara."

"Apa tidak apa-apa memberitahukan kalau Princess itu sebenarnya anggota dari Princess Academy?"Tanya Reo saat Jack mndekatinya dan mengambil kertas mereka.

"Cepat atau lambat mereka juga tahu. Jadi kenapa tidak seekalian dimeriahkan?" Elliot menatap Jack kesal.

"Sekarang aku mengeri kenapa kalian berdua disebut kembar."

XOX

"Jadi sekarang tinggal cap milikku yang belum kau miliki, apa benar begitu Oz?"Tanya Jack sembari memberikan tanda tangan kepada para penggemar mereka.

"Tentu saja, karena itu cepat kau beri cap biar aku bisa pergi dari sini!"suruh Oz. Dia dipaksa Jack untuk membantunya memberi tanda tangan pada para penggemar setia mereka di dalam sekolah yang entah kenapa membludak hari ini.

"Oz, kau sudah menandatangani berapa foto?"tanyanya sembari menatap beberapa murid lelaki lain yang sepertinya menemuinya untuk meminta cap tapi mundur karena kalah desakkan dari penggemar mereka.

"Entahlah, mungkin sekitar 120 lembar."

"Kalau begitu bertahanlah, setelah ini aku mencapai 500 lembar dan setelah itu sesi tanda tangan hari ini dihentikan."

"EHHHH!"protes para audience.

"Tapi sebagai gantinya nanti malam kalian bisa memotret kami berdua bersama."

"Tunggu! Kenapa aku juga harus ikut?"tanya Gil yang sedari tadi disuruh kerja rodi sebagai kasir mereka.

"Karena Gilbert gampang diusilin, benar kan Jack?"

"Tepat!"

"Aku berhenti!"

XOX

"Selamat datang wahai semua murid yang menyayangiku. Jadi ada perlu apa kalian kemari?"tanya Paman Oscar sembari memasuki ruangannya setelah selesai dipaksa untuk menyelesaikan pekerjaannya.

"KAMI MINTA CAP!"seru mereka bebarengan.

"Hoi Reo! Kenapa semua penggurus anggota keluarga Versaillus?"kesal Elliot sembari menatap wajah tersenyum kepala sekolah mereka yang menurutnya idiot.

"Karena ini Academy Versaillus?"

"Baiklah karena banyak sekali yang ingin cap dariku. Kalian membentuk kelompok 1 grup 2 orang dan harus membuatku tertawa. Ha...ha…ha…"

DUBRAKZ!

"Ternyata anggota keluarga Versaillus memang tak bisa kudekati."


Syntia : Jadi bingung itu Oscar-sama atau Undertaker-san ya?

Reo : Kami masih menunggu request pemenang dari kalian. Ah ya, kalau tidak keberatan pilih aku ya jadi pemenang!

Syntia : Ah, sebagai hadiah karena Fanfic ini memenangkan polling yang aku buat kemarin jadi aku langsung posting 2 chapter. Lihat! Kalian bisa tekan next!

Reo : Tapi sebelumnya...

Syn + Reo : PLEASE REVIEW!

Oz : Request untuk pemenang masih dibuka! Jadi dukung aku ya!

Xerxes : Fufufu, Oz-kun harus mengalah pada yang lebih tua. Karena itu kali ini pilih aku semua!

Emily : Aku request Xerxes!

Vincent : Kalau begitu aku request Nii-san

Reo : Semuanya, tolong dukung aku! Kalau Elliot sih tidak usah.

Elliot : Oi! Reo!

Syntia : By the way see you next chapter! Dan jangan lupa...

All : PLEASE REVIEW!