Mission…? Poshible koq….!

Disclaimer: MASHAMI KURUMADA

Author: Istar Fantasy (Add my FB: IStar SrFantasy ...or Follow my Twitter : IS_magicgirl... Aku tunggu ya….)

Chapter: 3

Dengan tubuh yang mendekati kehancuran, Alberich berhasil sampai di Minimarket.

Alberich: "Permisi…. Saya mau ketemu sama Pak Raden ….!"

"Woi….Ini cerita Saint Seiya bukan si Unyil…..!" teriak seorang kasir Minimarket di telinga Alberich yang seketika memerah katena malu.

Suara hati Alberich: "Gawat…Gua lupa nanya sama Hilda sapa nama tu orang….!"

Tiba-tiba sebuah anak panah melintas hanya 1mm dari leher Alberich.

"Apaan nie….eh…ada suratnya…..!" Alberich kaget

Isi surat: *Maaf suratnya salah…. Bukan yang ini….*

"Kurang ajar….kalo salah ngapain di kirim….!" Alberich ngamuk-ngamuk sambil ngerobek dan nginjek-nginjek surat itu.

Lalu satu anak panah lagi muncul dengan membawa 2 buah surat.

Tapi kali ini Alberich dapat menghindarinya dengan mudah.

Isi surat 1: *Surat akan dikirim lewat anak panah berikutnya….*

Isi surat 2: *Tolong jangan menghindar lagi… supaya kami bisa dapat hadiah…luka dikit gak apa-apa…paling-paling cuman mati…*

"Apa-apaan sih nieeeee…..?" Alberich jadi tambah bingung.

Karena penasaran Alberich melihat lewat teropong yang baru saja di belinya secara cicilan.

Lewat teropongnya Alberich bisa melihat Hagen lagi buka tempat Game bertuliskan.

AYO BIDIK ALBERICH !

^3 anak panah hanya 1 $^

^kalo bisa kena Alberich…bagian mana aja…bisa dapat 50$.^

Di tempat game Hagen

Seiya: "Yah gak kena….!" (kesel)

Aiolos: "Mau coba lagi donk…!"

Seiya: "Sempai tadikan udah…!"

Shyshipos: "Sini…gua yang terakhir…!" (siap membidik)

Kembali keminimarket

"Sial…si Hagen rupanya….!" Dendam kesumat Alberich tumbuh diatas kepalanya kaya pohon toge yang dengan cepat membesar dan berbuah mirip apel yang bertuliskan ^Hagen Die^.

Kasir: "Wah… itu pohon dendam ya….!" (motret kepala Alberich dengan Hpnya)

Anak panah terakhirpun tiba dan tepat masuk kelubang hidung Alberich.

Tapi dia masih beruntung karena sebelumnya anak panah itu membentur rak bumbu dapur hingga bagian tajamnya patah.

Cuman lubang hidung Alberich yang sebelah kiri jadi melebar.

Isi surat: *Katanya Hilda: "kasih tau sama Alberich… namanya pak Kumis…!"*

"…" Alberich Swetdrop.

Alberich: "Ya…udah…mana yang namanya pak kumis….?"

Kasir: "Mis….ni ada yang nyari….!" (teriak manggil)

Pak Kumis: "Ada apa….?" (keluar dari dalam mesin kasir)

Alberich: "Hilda-sama nyuruh aku ngambil titipan….!"

Pak Kumis: "Stttttt….itu rahasia….!" (bekap mulut Alberich)

Kasir: "Ada apa Mis….!" (penasaran liat Kumis bekap Alberich)

Pak Kumis: "Gak…. Dia cuman mau ngambil titipan rahasianya Hilda-Sama…..!" (polos)

Alberich (teriak): "Woiiii….tadi katanya rahasia….!" (marah)

Pak Kumis (nyerahin sebuah kotak): "Ni…ingat…jangan dibuka…!" (ngancem dengan menggerak-gerakan kumisnya yang tebal)

Kotak itu berbentuk balok dengan panjang 30 cm….lebar 10 cm dan tinggi 10 cm…hitung luas & kelilingnya….?

Kotak itu berwarna perak dengan motif wajah Hilda dan dibagian atas ada secarik kertas dengan tulisan *Jangan di buka…*

Alberich segera berlari pergi keluar Minimarket.

"Apa ya isinya…! Pasti barang penting ni….! Gua liat aja…kalo bagus gua colong… nanti pura-pura aja di colong orang…!"

Waktu kotak itu dibuka ternyata isinya kotak lain lagi yang ukurannya sedikit lebih keci dari kotak sebelumnya dengan secarik kertas bertuliskan…

*Alll…beee…riiich….dah di bilang jangan di buka… gajimu di potong 90%...!*

Lengkap dengan gambar muka Hilda yang lagi marah.

"Yah… habis deh… gaji gua….siaaaal…!" Alberich yang marah langsung melempar teropongnya yang belum lunas sekuat tenaga.

Jrengggg…..

"Harva cadanganku…..!"

"Aduh kena harva si Mime lagi….!" Alberich segera ambil langkah 1000

Dalam perjalanan Alberich berjumpa dengan Minos dan Aiacos yang lagi study tour (?)

"Hei…Asgard…bawa apaan tu….?" Tanya Minos yang tertarik sama benda yang dibawa Alberich.

"Asgard…?... nama gua Al..Be…Rich…!lagian ni bukan apa-apa….!" Bentak Alberich sambil nyembunyiin kotak rahasia itu.

"Yah palingan isinya kaos kaki bekas yang dipungut dijalan…!" kata Aiacos ngasal.

"Bukan… loe tadi dengerkan kata si Asgard gendut (maksudnya Thor)… kalo ni mahluk (nunjuk ke Alberich) sejenis ama si Aphrodite….!" Minos inget waktu tadi dengar Thor ngomong secara live di acara Tv local tentang keganjilan pada Alberich.

"Thor…! cuman keinjek aja sampe segitunya…..!" gerutu Alberich yang tambah marah.

"Iya bener pasti itu….!" Teriak Aiacos.

"Coba kalo kaya Albafica… keren tu….!" Sambung Minos.

"Bukan…Bukan….! Ini isinya benda berharga milik Hildaaaaaaaa…!" teriak Alberich yang dah gak kuat nerima semua hinaan.

"Oh….Gitu to…!" kata Minos & Aiacos kompak dengan logat Jawa mereka (sebenernya orang mana sih)

"Gawat… keceplosan….!" Alberich kaget (baru sadar dah keceplosan)

"Kita rebut yuk…!" Ajak Aiacos yang disambut dengan senyuman angker Minos.

Beberapa saat setelah mengalahkan Aiacos dan Minos, Alberich segera berlari pergi sejauh mungkin.

Kalian pasti penasaran gimana caranya Alberich bisa ngalahin Minos dan Aiacos.

Mari kita putar ulang.

*Aiacos dan Minos berusaha merebut kotak perak itu dari tangan Alberich.

Alberich pun sekuat tenaga mempertahankannya.

Lalu Alberich mulai berfikir dengan rumusan

Alberich – (Minos + Aiacos) = Alberich Rif/

Oleh karena itu, Alberich segera menggunakan jurus pamungkasnya yang paling ampuh.

Saking ampuhnya orang sekuat apapun pasti bakalan kalah telak.

Jurus itu adalah…

"Tolong…. Jambret… Jambret… Jambret…!"

Masa pun mulai berdatangan dari segala penjuru dan mulai menghajar Minos dan Aiacos.

Itulah jurus tersadis *Jurus main hakim sendiri*

Behind the scane

Istar: "huh…. Tadinya yang manah sama Aiolos & Shyshipos tu harusnya bukan Seiya…. Tapi Saint Sagitarius dari Next Dimension…..!"

Seiya: "Gak apa…. Gua seneng koq bisa manah si Alberich…. Apalagi kalo kena….!" (masih dendam pernah dikurung dalam kristal)

Istar: "Shijima Sensei…. Nama Saint Sagitarius di Next Dimension tu siapa sih….?"

Shijima: "Hmmm…. Aku juga belom baca sampe sana…..!"

Istar (dalam hati): "Grrr… masa gak tau… Loe juga kan dari Next Dimension….!" (swetdrop)