Chapter 8 : Shiroe Recuitment Failed but Another Recruitment
Langit malam di kota Tokyo dengan bintang-bintang bersinar terang suasana hiruk pikuk kota terdengar sangat sibuk dengan suara orang-orang lewat, hari ini merupakan hari yang sibuk bagi Sebagian orang tidak terkecuali Azazel dia harus menepati janji yang ia miliki kepada sang penjual ramen hal itu dikarenakan tim merah kesayangannya dihajar 4-0 tanpa balas oleh Brenbear (Chapter 2)
"tch penjual ramen sialan kenapa dia menyuruh ku membeli barang-barang otaku seperti ini!" teriak Azazel melihat dirinya membawa sekantung penuh merchandise Idol B-Komachi yang terkenal dan tambah melejit baru-baru ini.
"dasar Otaku sialan." Ujar Azazel menghina sang penjual ramen itu dengan nada kesal sambil memegangi kantongan itu memasuki sebuah kedai ramen tempat ia makan untuk memberikan barang-barang itu kepada sang penjual ramen.
"hoo sepertinya kau membawa semuanya, hati-hati jangan sampai jatuh, bila jatuh kubunuh kau." Ujar sang penjual ramen itu sambil mengambil sebuah Figure idol B-Komachi yang paling terkenal yaitu Ai.
Sembari memandangi figure itu sang penjual ramen senyum-senyum dengan wajah yang Nampak agak aneh sembari mengeluarkan nafas yang agak aneh.
"penyembahan berhala kah, aku tidak tahu hal itu yang membuat mu jatuh *******" ujar Azazel sambil melihat wajah sang penjual ramen itu dengan tatapan yang sangat tidak nyaman.
"aaah aku tidak peduli, lagipula jangan panggil aku dengan nama itu lagi, aku tidak pantas menggunakannya lagi setelah kotor seperti ini." Ujar sang penjual ramen dengan nada serius mengubah suasana disana menjadi cukup mencekam.
"dan juga metode cosmo yang diajari oleh gurumu Shiyu itu sempat aku baca juga sedikit, dan aku juga sudah bisa menggunakannya tapi hal yang mengganjal adalah kenapa kau meminta ku mempelajari itu? Apa Olympus akan menyerang?" tanya penjual ramen itu dengan nada heran sembari melihat Azazel.
"itu adalah kemungkinan terburuk, setelah Athena dilarang untuk melindungi manusia lagi ditambah ketidaksukaan Zeus pada mahluk diluar Mitologinya membuat hal itu menjadi cukup memungkinkan." Ujar Azazel sembari meletakkan barang-barang yang ia bawa.
"begitukah, yaa itu juga sudah bukan urusan ku, aku ingin hidup santai saja selama yang kubisa." Ujar penjual ramen itu sambil mengambil barang-barang yang dibawa Azazel dan di letakkan beberapa di ruang tengah sebagai dekorasi rumah si penjual ramen.
"tch otaku sialan ini." Azazel mendecih kesal mendengar jawaban dari penjual ramen itu yang merasa keadaan dunia itu tidak terlalu penting bagi dirinya.
"hmm baiklah bagaimana jika kita taruhan lagi." Ujar Azazel dengan nada sangat serius kepada penjual ramen.
" apa kau yakin, aku rasa kau akan kalah lagi." Ujar penjual ramen itu dengan nada santai sambil mengingat bahwa ia memiliki rekor tak terkalahkan dalam taruhan melawan Azazel.
"aku yakin bisa menang, tim ku baru saja menang melawan musuh bebuyutan 2-1 di kendang dan kebetulan main nya dikandang jadi aku bisa yakin bisa menang, pertarungan liga Eorpa Emyu Vs Real Cat aku yakin bisa menang." Ujar Azazel dengan nada sangat yakin kali ini.
"begitukah, jika kau kalah lagi mungkin aku akan membuat mu bangkrut kali ini dan aku akan menunggu hal itu." Ujar penjual ramen itu dengan nada santai sambil melihat Azazel dengan tatapan penuh kepercayaan diri.
Setelah selesai berbincang keluarlah Azazel dari kedai ramen itu sambil memandangi langit malam dan terbang dengan keenam sayap gelapnya berputar-putar di daerah itu sambil mencari udara segar untuk mendapatkan inspirasi.
"hmm bagaimana keadaan Naruto ya, aku memiliki dugaan yang kuat kalo dia akan gagal dalam misi perekrutan ini, meski aku yang menyarankan itu Cuma rintangan untuk merekrut Shiroe itu termasuk cukup berat yaa semoga saja aku beruntung dengan pertaruhan ku yang itu.
Ketika Azazel sedang terbang dia tanpa sengaja melihat kesebuah apartement dimana baru ada seorang perempuan yang baru saja meninggal dengan memeluk putranya yang terdiam membeku dengan darah bercucuran dari tubuh sang ibu.
Biasanya Azazel akan menghiraukan kejadian itu karena kejadian itu tidak ada hubungannya dengan dirinya namun ia melihat sang ibu sangat mirip dengan figure idol yang baru saja ia beli untuk penjual ramen otaku itu hal itu membuat senyum nya melebar.
Azazel langsung melesat kesana dan membuat mata sang putra beralih melihat sosok bayangan hitam dengan enam sayap gelap menutup matanya dan membuat dirinya kehilangan kesadaran.
"Ikki-kun bisa kau bawa mayat perempuan terserah yang mana saja ke tempat ku berada aku membutuhkannya dalam 5 menit." Ujar Azazel dengan nada santai.
Setelah mematikan panggilan itu secara sepihak Azazel mengeluarkan sebuah pass yang berbentuk seperti kartu kemudian menusukkan kartu itu kedada sang ibu yang sudah mati dan di dorong kedalam sampai kartu itu masuk seutuhnya kedalam tubuh sang ibu.
Azazel yang sudah menerima informasi langsung melihatnya.
"Hoshino Ai berumur 20 tahun hari ini, kemampuan Healing Song, Destruction Song, Corruption song."
"Hmm ini semua kemampuan langka yang muncul karena bakat dan bakat sihir yang mumpuni, bila ia mempelajari beberapa skill Mengendalikan Mana dan belajar beberapa taktik pertarungan maka dia mungkin bisa menjadi seperti Shiroe, aku benar-benar hebat dalam menemukan bakat, selain itu ini bisa menjadi ancaman bagi penjual ramen sialan itu agar tidak meminta yang aneh-aneh." Ujar Azazel sambil melihat tubuh Ai perlahan-lahan mulai membaik.
"Azazel-sama." Ujar Ikki yang baru saja dating sambil membawa jasad perempuan asing yang bahkan Azazel sendiri tidak tahu itu siapa.
"kalau begitu, aku mengandalkan mu Face Creator." Ujar Azazel sambil mengeluarkan sebuah sacred gear sampah yang terbuat secara tidak sengaja itu olehnya, dengan mengambil sedikit dna Ai perempuan itu dirubah menjadi Ai yang sudah tidak bernyawa.
Setelah Azazel meletakkan Kembali mayat Ai palsu itu ia membawa Ai kemudian pergi terbang ke langit Bersama-sama dengan Ikki yang ikut pergi tanpa menyadari ada satu sosok yang melihat kejadian itu, tak lain adalah Hoshino Ruby anak perempuan dari Hoshino Ai keberadaannya tidak disadari Azazel karena Ketika melihat Azazel membuat tubuh Ruby membeku ketakutan hingga berusaha untuk diam setenang mungkin agar Azazel tidak mengetahuinya.
*Nazzarick*
Sementara di Nazzarick kini Naruto sedang berada di balkon kamar untuk melihat keluar apa yang harus ia lakukan setelah gagal mendapatkan bunga itu dan meski bunga itu didapat namun ia memerlukan bantuan Shiroe berserta kekuatan Nazzarick bahkan ada atau tidak adanya dia disana tidak akan terlalu berpengaruh.
"sepertinya kau murung sekali Uzumaki-dono." Ujar Ainz yang baru saja memasuki kamarnya.
"aah maaf bila mengganggu." Ujar Ainz dengan nada santai sambil duduk di sofa yang ada di kamar Naruto itu.
"ah tidak Ainz-dono." Naruto tidak mempersalahkan apa yang dilakukan Ainz seperti masuk ke kamarnya tanpa mengetuk pintu.
"aku sudah mendengar dari Albedo, serangan terakhir mu ditambah dengan Mana Ambition dari Shiroe mengalahkan naga itu yah." Ujar Ainz sambil menghela nafas.
"yaah itu memalukan, aku bilang bisa mengambilnya namun naga itu sama sekali tidak terluka karena serangan ku, serangan terakhir saja aku terkejut bisa menembusnya." Ujar Naruto dengan nada santai kepada Ainz.
"ah kalua begitu aku minta maaf terlebih dahulu karena lupa memberitahu kalua naga itu sebenarnya tidak bisa diserang jika atribut serangannya tidak mengandung sihir." Ujar Ainz memberitahukan itu kepada Naruto membuat Naruto sedikit bingung.
"untuk menyerang sebuah mahluk memerlukan atribut kah?" ujar Naruto bingung.
"ya, sebagai contoh naga yang kamu lawan terakhir kali memerlukan atribut sihir untuk membuatnya terluka, ada yang hanya raw power atribut ada juga yang Atribut Cosmo, atau beberapa atribut special seperti Dragon Slayer, Fairy Slayer, God Slayer pentingnya Atribut agar bisa mengalahkan mahluk yang memiliki trait itu karena itu pentingnya melakukan pengintaian sebelum melakukan pertempuran." Ujar Ainz menjelaskan bahwa adanya Atribut yang dibutuhkan untuk mengalahkan suatu mahluk.
"begitukah." Ujar Naruto dengan nada serius.
"maa ada juga mahluk yang memiliki kelemahan atribut namun masih bisa diserang dengan serangan biasa seperti manusia setengah naga, atau iblis, atau malaikat jatuh dan malaikat beberapa mahluk fraksi injil memiliki kelemahan ini, itulah kenapa Azazel mempelajari Cosmo agar kelemahan itu bisa diatasi." Ujar Ainz sambil menghela nafas mengingat Azazel memiliki kekuatan yang bahkan sanggup untuk mengalahkan bintang hal itu tentu karena kekuatan Cosmo yang ia pelajari.
"tapi yah kekuatan yang kamu tunjukkan juga memiliki potensi yang besar jadi maukah kamu membuat kontrak dengan kami Uzumaki-dono?" tanya Ainz dengan nada santai sambil melihat kearah Naruto.
"kontrak?" tanya Naruto dengan nada heran.
"yaa, bila kamu memberikan kekuatan mu sedikit maka aku bisa mempersilahkan mu untuk merekrut satu ksatria Nazzarick yang terkuat yang bahkan kekuatannya melebihi Albedo." Ujar Ainz dengan nada serius.
"entah kenapa itu terasa mencurigakan, kekuatan ini bukan hal yang sehebat itu sampai dihargai oleh kesempatan kontrak seperti itu." Ujar Naruto dengan nada santai.
"kan aku bilang kekuatan itu punya potensi yang besar jadi apakah potensi itu tercapai atau tidak itu nanti bisa dilihat setelah pengembangan terjadi, lagipula ini kontrak jangka waktu bukan seperti aku memberikan pasukan ku secara gratis kepadamu."
Ujar Ainz dengan nada santai sambil memberikan sebuah kertas data ksatria yang dia tawarkan untuk Naruto beserta kertas kontraknya, entah kenapa tidak terasa supranatural malah terlihat seperti kertas kontrak kerja saja.
"Nama : Agnis, Gelar : Queen Of Flame, Age : 38, Race : Immortal Human, Contract Lives : 1 Year"
"kontrak setahun yah, mungkin ini akan membantu untuk merekrut beberapa orang potensial lainnya dalam jangka waktu ini." Ujar Naruto menimbang, ia cukup tertarik karena ia sudah melihat kekuatan dari Albedo dan Ainz mengatakan kalau Wanita ini lebih kuat daripada Albedo, mungkin saja dia bisa menjadi kekuatan tempur untuk sementara waktu.
"tentu ada opsi perpanjangan kontrak, jika kami masih belum selesai mengidentifikasi atau dalam identifikasi kekuatan mu habis duluan maka kita akan mengadakan pembicaraan untuk perpanjangan kontrak lagi apa kamu setuju Guildmaster Uzumaki Naruto-dono?" tanya Ainz dengan nada serius.
"baiklah aku mengerti." Aku tidak punya pilihan lain daripada aku pulang dengan tangan kosong setidaknya aku membawa kekuatan tempur untuk setahun setelah itu baru pikirkan kedepannya, dengan adanya kekuatan maka Guild ini bisa dipandang oleh fraksi supranatural dan setelah pengaruhnya besar maka ada dua kemungkinan antara perang besar atau menjadi organisasi pengatur kedamaian antar fraksi.
"yosh karena sudah disetujui, bisa kamu mengalirkan kekuatan mu ke batu ini?" ujar Ainz mengeluarkan batu bersinar segi enam membuat Naruto agak bingung namun Naruto mengikuti saja apa yang Ainz minta.
Setelah mengalirkan Chakra kedalam batu terlihat batu itu berubah warna menjadi warna hijau hal ini entah kenapa membuat Ainz cukup puas.
"baiklah aku cukup puas dengan ini bila aku membutuhkannya lagi aku akan menghubungi Azazel untuk menghubungi mu." Ujar Ainz dengan nada santai sementara itu Naruto hanya tersenyum.
"baiklah Agnis akan pulang dalam beberapa hari lagi tinggallah beberapa hari lagi untuk menunggu Agnis." Ujar Ainz dengan nada santai.
"hmm mungkin tidak, tujuan ku disini untuk merekrut Shiroe dan aku sudah gagal jadi aku akan sedih bila terlalu lama disini." Ujar Naruto dengan nada santai.
"yaah aku paham, untuk kontrak seperti ini sebenarnya bisa kuperlakukan kepada seluruh pegawai Nazzarick hanya saja Shiroe sudah memiliki banyak tugas baru lagi karena itu aku tidak bisa menawari mu kontrak untuk Shiroe, yaah mungkin 1 bulan atau 2bulan lagi baru aku bisa memberikan kontrak itu kepada mu tentu ada harga yang harus dibayar." Ujar Ainz dengan nada santai.
Ainz kemudian membukakan sebuah portal didepan Naruto sambil melambaikan tangannya.
"baiklah aku permisi dulu, lain kali aku akan berkunjung Kembali." Ujar Naruto dengan nada santai kepada Ainz, sementara itu Ainz hanya tersenyum melihat Naruto pergi.
Setelah Naruto pergi Ainz memberikan batu yang berisi chakra Naruto kepada Shiroe yang menjadi kepala peneliti kekuatan baru itu.
"menawarkan ksatria terkuat Nazzarick benar-benar sesuatu yang diluar dugaan Ainz-sama." Ujar Albedo yang nampaknya tidak setuju dengan keputusan Ainz untuk meminjamkan Agnis kepada Konoha.
"yaa bukankah tidak masalah, aku ingin melihat putri ku keluar dan melihat dunia luar." Ujar Ainz dengan nada santai.
"tapi apa tidak masalah menipu Uzumaki-dono? Anda menulis ras Agnis-sama itu Immortal Human padahal Ras Aslinya adalah Half Sucubuss dan Half Undead." Ujar Demiurge dengan nada mencoba berhitung.
"dengan kekuatan itu seharusnya Uzumaki-dono tidak memiliki hak untuk mengeluh bahkan dengan beberapa kesalahan dalam data yang kuberikan, selain itu dengan meminjamkan Agnis itu sama saja seperti aku meminjamkan diriku sendiri kepada Konoha, Agnis memiliki semua hal yang aku punya dan aku yakin dia bisa menjadi pengganti Shiroe yang diminta oleh Uzumaki-dono." Ujar Ainz yang sepertinya tidak terlalu peduli tentang hal itu.
"jadi apa kau paham Agnis?" ujar Ainz mengetahui Agnis ada dibelakangnya.
"begitukah, sudah cukup lama aku tidak jalan-jalan keluar jadi apa salahnya menerima tawaran itu." Ujar Agnis dengan nada santai sambil melihat kertas kontrak itu.
"tapi bukannya kertas kontrak ini harusnya dibawa oleh Uzumaki-dono kan?" ujar Agnis sambil melambaikan kertas ini.
"ah…."
TBC
Khe kHe Khe mon map baru update lagi kebetulan baru dapet feeling lagi makanya ditulis aja yekan, untuk kenapa kekuatan Naruto terasa lemah sekali ya sebenernya nda lemah Cuma orang-orang disini saya bikin kuat jadi kelihatan lemah selain itu fungsi atribut disini cukup penting seperti musuh special Trihexa Fragment , dan beberapa musuh lain yang punya trait lain nanti, ya untuk sekarang segini dulu dan Adios!
