Chapter 4 : 11 Agustus (Final Part)

Kagami, Tsukasa dan Misaka yang sudah mencapai di tempat start untuk race antara Misaka dan Ming berusaha mencari tempat parkir untuk memarkirkan IS300 mereka. Setelah mendapatkan tempat parkir, Tsukasa pun melihat seorang wanita yang cirri-cirinya mirip dengan Miyuki, temannya.

"Onee-chan, barusan aku melihat wanita yang mirip dengan Miyuki deh." Kata Tsukasa.

"Eh, Benarkah? Lalu dimana dia?" Tanya Kagami.

"Itu. Yang sedang ngobrol dengan Misaka dan beberapa cowo." Jawab Tsukasa.

Kagami yang sedang cengo melihat Miyuki lumayan akrab dengan Misaka dan beberapa cowo itu, keluar mobil dan mengajak Misaka dan Miyuki untuk mengobrol secara enam mata. Eh bukan acara Bukan Empat Mata yang ada Tukulnya loh.

"Eh Miyuki. Kenapa lo gak bilang kalau lo juga terlibat di masalah ini?" Tanya Kagami,

"Maafkan aku Kagami-san. Abis aku tidak tahu harus bagaimana. Kalau aku tidak gabung disini, nyawa ibuku yang jadi taruhannya." Jawab Miyuki.

"Ibumu? Memang ibumu menjadi target Razor selanjutnya?" Tanya Misaka.

"I.. I.. Iya Misaka-san." Jawab Miyuki.

"Kurang ajar si Razor, sudah Konata jadi target. Sekarang ibunya Miyuki juga dijadikan target. Mau dia itu apa sih? Dia itu ngiri ama kita yang membuat orang-orang sini membuat versi English dub dari Lucky Star? Awas aja kau Razor. Suatu saat nanti akan kupenggal kepalamu!" Sahut Kagami yang sudah sangat kesal dengan rencananya Razor.

"Kagami-san… bagaimana kalau kau bergabung dengan kita sebagai pembalap jalanan?" Tanya Miyuki.

"Jangan berkata begitu Miyuki, Mobilku hanyalah sebuah Toyota Fortuner yang sangat tidak cocok untuk balapan disini." Jawab Kagami.

"Oh, tapi kenapa tadi bawa IS300 berwarna hitam?" Tanya Miyuki

JLEB! inilah keadaan perasaan Kagami.

"Etoo… Itu bukan mobilku kok. Tadi Misaka meminjamkan IS300 hitamnya. Betul Misaka?" Kata Kagami.

"Tentu saja benar Kagami." Kata Misaka.

Misaka melihat keadaan di starting grid. Disana sudah ada Lamborghini Gallardonya Ming.

"Eh, kayaknya racenya bakal dimulai ini. Soalnya mobilnya Ming dah masuk starting line." Kata Misaka.

"Ok deh Misaka. Ganbatte ne.." Kata Miyuki.

"Semoga bisa menang ya Misaka." Kata Kagami.

"Tentu saja. Ini mempertaruhkan nama Railgun." Sahut Misaka.

Misaka yang lari meninggalkan mereka berdua langsung masuk ke IS300 "Railgun"nya yang berwarna putih. Sementara itu, Kagami pun masuk ke IS300 berwarna hitam yang sebenarnya punyanya Misaka. Dan Miyuki masuk ke dalam Nissan Skyline GT-R V-Spec generasi R33 berwarna pink.

"Onee-chan. Tadi beneran itu Miyuki?" Tanya Tsukasa.

"Tentu saja Tsukasa. Dan sekarang kita kemana?" Tanya Kagami balik.

"Bagaimana kalau kita ikuti Misaka dengan Ming. Siapa tahu kita bisa jadi saksi kalau Ming melakukan kecurangan ke Misaka." Jawab Tsukasa.

"Eh, apa gak apa-apa Tsukasa?" Tanya Kagami.

"Tenang saja. Tidak ada kejadian yang aneh-aneh kok." Jawab Tsukasa.

"Baiklah." Jawab Kagami.

Di garis start, Misaka dan Ming saling meraungkan mesin mobil mereka. Oh iya rute yang digunakan adalah versi reverse dari Heritage & Diamond yang penulis tidak yakin map seperti ini ada di Need For Speed Most Wanted. Namun, karena ini fanfic jadi mapnya dibikin seperti ada. Sesaat sebelum race dimulai, Kagami mendapatkan telpon dari Rizki.

"Halo, Kagami?" Tanya Rizki.

"Halo, kenapa Riz? Apakah kau ingin mengikuti mereka berdua?" Tanya Kagami balik.

"Tentu saja. Lebih baik tungguin mereka di sini. Di stadium. Soalnya Ming bakal melakukan sesuatu di Highway." Jawab Rizki.

"Okay. Aku segera kesana." Kata Kagami.

IS300 yang dibawa Kagami meninggalkan tempat start menuju ke stadium. Kembali ke Misaka dan Ming, setelah mereka meraungkan mesin mobil mereka, temannya Ming yang bertugas untuk memberikan isyarat bahwa race sudah dimulai. Sesaat itulah Misaka langsung melesatkan IS300 andalannya meninggalkan Ming yang diam dibelakang. Sesaat penonton menyoraki Ming karena Ming tidak start. Setelah itu, Ming langsung start dengan bantuan Nitrous karena tertinggal jauh dengan Misaka. Para penonton pun bubar meninggalkan tempat start dan pergi menuju garis finish. Terkecuali Miyuki yang sepertinya pergi mengikuti Kagami.

Sudah berkendara selama 1 Km, keadaan masih tidak berubah. Misaka masih melesat didepan meninggalkan Ming. Walaupun keadaan traffic disitu cukup padat, Misaka masih bisa mengendalikan IS300nya dengan kecepatan tinggi dan menyalip traffic yang ada. Bahkan dia sampai-sampai harus melawan arus hanya untuk menjaga kecepatan "Railgun"nya tidak turun drastis. Sementara itu, Ming berkali-kali menekan pedal rem karena kepadatan traffic dan lebarnya bodi Lamborghini yang ia gunakan.

2 Km pun sudah dilewati, kali ini keadaan trafficnya cukup lancar dan kedua mobil pun menunjukkan kemampuannya untuk memenangkan balapan ini. Lamborghini Gallardonya Ming yang memiliki kelebihan di Top Speed pun berusaha menyalip Misaka dari berbagai celah. Namun karena Handling IS300 Misaka yang tergolong bagus, Misaka bisa menutup setiap celah yang digunakan Ming untuk menyalipnya. Tanpa mereka sadari, 3 unit Chevrolet Corvette mengikuti mereka. 2 unit berwarna putih. Satu lagi berwarna hitam dengan stiker tribal berwarna putih. Sepertinya ketiga Corvette ini adalah anggota dari kepolisian Rockport yang diturunkan untuk menghentikan balapan ini.

"Hem.. Lamborghini Gallardo dan Lexus IS300. Apakah mereka sudah siap dengan pasukan anti balapan liar ini?" Tanya Cross. Ketua dari pasukan anti balapan liar Rockport.

Setelah itu lampu polisi dari ketiga Corvette ini pun menyala. Tandanya bahwa pursuit sudah dimulai. Ketiga Corvette ini langsung berakselerasi mengejar Ming dan Misaka yang sedang bersaing untuk menjadi pemenang.

"Oh crap, they already spotted us." Gumam Ming.

"3 Polisi Corvette? Selama tuh Corvette gak nyenggol nih IS. Gak bakal gw layanin." Gumam Misaka.

"The show just begun now." Gumam Cross.

Terjadilah kejar-kejaran sebelum mereka memasuki highway. Oh iya, sekarang Kagami, Miyuki dan Rizki sudah berada di highway. Tentu saja mereka menunggu Misaka dan Ming disana.

"Eh Riz. Berapa lama lagi mereka lewat?" Tanya Kagami.

"Kalau dilihat dari speednya sih bentar lagi. Cuman kenapa ada 3 polisi dibelakangnya?" Tanya Rizki balik.

"Itu mereka!" Sahut Miyuki.

Setelah Misaka, Ming dan para polisi menyalip mereka…

"Ngapain itu si Cross bloon ikut ngejer. Biar gw yg gantiin sini." Gumam Rizki sambil mengakselereasi Nissan Primeranya.

"Eh, serius itu si Rizki mendekat ke polisi itu?" Gumam Kagami.

"Ayo Kagami-san. Maju bareng." Gumam Miyuki.

Rizki yang memiliki skill mengemudi diatas Cross berusaha untuk mendekat dan menghancurkan Corvette C6 yang digunakan oleh Cross. Setelah ditempel dari belakang, C6nya Cross pun melintir di highway. Untungnya, Kagami dan Miyuki berhasil melewati Cross yang sedang melintir dan mobilnya Cross berakhir dengan ditabrak truk dan C6 tersebut hancur.

Dari kesimpulan diatas, bahwa skillnya Cross tak lebih baik dari mobil polisi tingkat Federal. Padahal, pangkatnya Cross bisa dikatakan cukup tinggi. Yaitu sebagai Sergeant. Dan tentu saja pangkat tinggi gak cukup kalau skillnya cupu. Seperti pada permainan para bocah yang kalo ikut chatnya isinya bahasa hewan semua. Entah gimana caranya mereka belajar bahasa hewan tersebut. Sudah cukup OOTnya. Sekarang kembali ke Misaka, Ming, Rizki, Kagami dan Miyuki.

Ditemani dengan 2 mobil polisi federal, Rizki, Kagami dan Miyuki berusaha untuk menangkap Ming karena keterlibatannya dengan Razor. Selain itu, kehadiran mereka sepertinya membuat para polisi federal itu kesulitan mendekati Misaka yang semakin meninggalkan Ming, Rizki, Kagami dan Miyuki.

Karena polisi federal itu menyerah mengejar Misaka, akhirnya mereka berkerjasama dengan Rizki, Kagami, dan Miyuki untuk menangkap Ming. Ming yang mengetahui pergerakan mereka, langsung bergerak menghindari segala upaya mereka untuk menghentikan laju Gallardonya Ming. Para polisi federal yang kesulitan meminta bantuan ke pusat untuk mempersulit pergerakan Ming. Yang tentu saja berakibat bertambahnya jumlah polisi federal dan membuat balapan semakin kacau.

Dilain pihak, Misaka yang sedang memimpin jauh meninggalkan Ming sudah memasuki finish line. Karena dia sudah masuk ke garis finish terlebih dahulu, dia disambut secara meriah oleh para pendukungnya. Setelah itu, dia langsung pergi menuju start point race 2. Dan dia tidak menghiraukan tentang polisi federal yang sedang mengincar dia pada saat race pertama. Disaat para penonton menunggu Ming di garis Start, Misaka merasakan sinyal bahwa Kuroko datang mengunjunginya.

"Onee-sama, sepertinya kau akan menang mudah deh." Kata Kuroko.

"Eh? Menang mudah kenapa?" Tanya Misaka.

"Sini dekatkan kupingmu." Jawab Kuroko.

"Ada apa sih?" Tanya Misaka penasaran.

Misaka pun mendekatkan kupingnya ke Kuroko.

"Ming telah tertangkap oleh polisi federal. Tentu saja ini berkat kerja sama apik antara polisi federal, Rizki, Kagami dan satu orang lagi yang aku tidak tahu." Bisik Kuroko.

"Oi. Beneran tuh? Kalau Razor tau, bisa berabe nih urusannya." Bisik Misaka balik. "Terus satu orang lagi siapa nih?" Tanya Misaka.

"Aku tidak tau. Tapi sekilas itu temannya Kagami." Jawab Kuroko.

"Oh begitu." Kata Misaka.

"Oi! Ini bener bener gawat." Teriak seorang penonton.

"Gawat gimana?" Tanya Razor.

"Ming… Ming… Dia sudah tertangkap… Dan dia… sekarang sudah… dibawa… ke kantor polisi di rockport." Kata Andy, salah satu penonton yang melaporkan ke Razor.

"Ada pembalap lain yang ikut membantu dalam penangkapan Ming?" Tanya Razor.

"Ada. Nissan Primera berwarna biru, IS300 berwarna hitam dan Nissan Skyline GT-R berwarna pink." Jawab Andy.

"Begitu. JV, Ronnie! Kalian kejar 3 mobil tersebut! Cari sampai ketemu!" Perintah Razor.

"Yes, My Lord." Jawab JV dan Ronnie bersamaan.

Kemudian, Dodge Viper dan Aston Martin DB9 yang dikemudikan JV dan Ronnie meninggalkan tempat start. Misaka yang mendengarkan hal itu langsung masuk ke IS300 putihnya untuk mencari Rizki, Kagami dan Miyuki. Yang tentu saja menjadi target JV dan Ronnie.

Sementara itu di kantor polisi Rockport…

"Hhh… Membosankan. Bisakah ita balik ke Rosewood sekarang?" Tanya Kagami.

"Kalau mau sekarang. Biar kita tidak diinterogasi macam-macam." Jawab Rizki.

Mereka berempat pergi menuju mobil masing-masing. Oh iya empat orang ini adalah Rizki, Kagami, Tsukasa dan Miyuki. Mereka berhasil menjebak Ming dan mengirim Ming menuju kantor polisi. Setelah mereka masuk ke mobil masing-masing, tiga mobil yang mereka gunakan pergi meninggalkan Rockport menuju ke Rosewood. Setelah berkendara beberapa lama, mereka akhirnya bertemu dengan Misaka yang mengkhawatirkan mereka.

"Misaka? Kenapa kau menyusul kita? Bukannya lebih baik kau berada di Safe Housemu?" Tanya Kagami.

"Sebenernya… Aku khawatir karena JV dan Ronnie sedang mengejar kalian. Untung kalian blom ketemu mereka." Jawab Misaka.

"Tenang, mereka masih menyisiri wilayah Camden Beach. Sebaiknya kita cepat pulang kalau tidak ingin ketahuan oleh mereka." Kata Kuroko yang muncul entah darimana.

"Kuroko…" Kata Rizki.

"Yosh! Lebih baik kita cepat-cepat pulang. Biar bisa istirahat." Kata Tsukasa.

Mereka kini pergi ke Safe Housenya Misaka untuk menyembunyikan diri. Untung saja space garasinya masih cukup untuk menyimpan 5 mobil. Dan mereka pun masih ada space untuk beristirahat pada malam itu.

Sementara itu di safe housenya Razor…

"Apakah kalian bisa menemukan Konata?" Tanya Razor.

"Maafkan kami yang mulia. Kami sudah mencari kesana kemari termasuk ke Saitama, tapi kami tidak bisa menemukan Konata." Jawab salah seorang pembunuh bayaran.

"Kalian BODOH! Sekarang cepat cari dia atau KEPALA KALIAN YANG DIPOTONG!" perintah Razor.

"Y… Yes, My lord." Kata pembunuh bayaran tersebut.

"Geez. Sudah Ming ditangkap polisi, Konata pun tidak bisa ditemukan. Ini pasti rencana si pengguna Primera biru brengsek itu. Suatu saat nanti kepalamu dipenggal seperti yang kau saksikan pada saat kepala pacarmu dipotong empat tahun yang lalu." Kata Razor.

"Ta… Tapi, bukannya dia sudah tidak membalap lagi?" Tanya Bull.

"Mungkin sekarang dia menjadi pembantunya si 'Railgun' yang kini sudah semakin tidak terkalahkan." Jawab Razor.

"Tapi…" kata Bull.

"Apakah kau suka sama pengendara Primera itu?" Tanya Razor.

"Tentu saja tidak! Kalau memang iya, ane bakal bakar SLR ane dan ane bakal pake Nissan March." Jawab Bull.

"Bagus. Kalau kau suka dengan pengendara Primera itu, kepalamu bakalan dipenggal setelah kepalanya dipenggal." Kata Razor.

Author Note : Sebelumnya ane ucapkan selamat hari Natal bagi yang merayakannya (kalo ane sih tidak. Hehehe :D). dan chapter lima bakal ada kehadiran Kamijou Touma dan Index, personel Houkago Tea Time, dan mungkin ada sedikit parodi dari Hayate no Gotoku. Ok itu saja Author Notenya. Bye-ni~