Hyukkie P.O.V
"Hyukkie, kau suka sama anak baru itu ya?" Tanya Minnie.
"Ah? A-ani, aku tak mungkin menyukainya hanya dengan sekali lihat." Jawabku bohong.
"Jangan bohong." Kata Kyuhyun tiba-tiba tetap memegang PSPnya.
"Oh? A-ani, andwae, kalo sampe aku suka pun, dia tidak mungkin menyukaiku." Kataku.
"Masa?" Tanya seseorang yang baru muncul dari pintu kelas.
"Oh? Donghae-ya? W-wae?" Tanyaku.
"Masa aku tidak menukaimu, memang kau tahu dari mana?" Tanya Donghae.
"Memang kau menyukaiku?" Bibirku bergerak sendiri.
Donghae menatapku sebentar lalu mengangguk.
"Ne, aku menyukaimu." Kata Donghae.
"MWO?" Teriak kami bertiga bingung.
"Aish, tidak perlu triak-triak seperti itu." Kata Donghae sambil mengorek-ngorek telinganya.
"T-tapi, kau?" Tanyaku bingung.
"Aah, itu ya, bgitulah aku suka padamu, dan aku tidah tahu apa alasannya." Kata Donghae sambil menggaruk tengkuknya.
"Oh, kami tinggal dulunya." Kata Kyuhyun sambil menunjukan senyum evilnya. Lalu menarik Minnie.
"Hhahahaha Donghae kau, kau pasti bercand..."
"Gak kok Hyukkie, aku gak bercanda." Kata Donghae sambil menatapku serius.
"Tapi tidak mungkin kau menyukaiku." Kataku.
"Kenapa? Kau tidak suka padaku ya?" Tanyanya.
"B-bukan begitu, tapi..." Aku jadi bingung sendiri.
"Apa kau menyukaiku? Apa jantungmu berdebar setiap bersamaku?" Tanyanya lagi.
"Hmm, Donghae aku tak bisa menjawabnya sekarang. Butuh waktu." Kataku sambil menunduk.
"Baiklah, aku akan menunggu sampai kau berkata bahwa kau cinta padaku." Kata Donghae lalu duduk di sebelahku.
Aku menunduk bingung.
"Jangan canggung kepadaku, karena itu akan membuatku sakit." Kata Donghae serius.
aku hanya mengangguk. Sungguh rasanya aku lupa caranya berkata aku cinta padamu. Huuuh~ Tuhan bantu aku.
*Saat Istirahat*
"Hei Hyukkie." Sapa JunMin.
"Hai... Ada apa?" Tanyaku sambil makan lagi.
"Aku menyukai teman sebangkumu, kau mau kan membantuku?" Akunya.
Aku shock dan hanya bisa menatapnya. Aduh, aku mana mungkin bisa membantunya mendekati orang yang aku sendiri sukai.
"Ayolah..." Paksanya.
"Entahlah..." Kataku sambil membungkuk.
"Chagiya..." Sapa suara yang aku kenal.
"Donghae?" Aku bingung sendiri Chagiya?
"Ne, Kajja, kau sudah selesai kan? Temani aku ke perpus chagi." Katanya sambil menarik tanganku.
JunMin menatap kami bingung.
Donghae menarikku ke perpus.
"Kenapa kau memanggilku Chagi?" Tanyaku.
"Ya, aku tahu JunMin memintamu menjodohkan aku dengan dia kan? Aku gak mau. Aku kan cuma cinta sama kamu." Kata Donghae membuatku Blushing. Kami memang sedang berada di depan perpustakaan.
"Oh, hmm." Gumamku tak jelas.
"Tatap aku chagi." Katanya membuatku menoleh.
"Apa kau mencintaiku?" Tanyanya.
Aku diam berpikir.
"Ne..." Jawabku ragu.
Donghae pun tersenyum dan menarikku ke dalam pelukannya.
"Saranghae." Katanya di pelipisku.
"Na ddo." Jawabku lalu membalas pelukannya.
~Teet~ bell berbunyi.
"Kajja." Kata Donghae sambil melepas pelukannya dan menggenggam tanganku.
Aku menangguk dan berjalan bersamanya.
Ne Saranghae Donghae.
Kami berjalan lalu tiba di kelas. JunMin menatapku bingung.
"Kalian pacaran?" Tanya JunMin.
"Ne, kami pacaran. Ya kan chagiya?" Tanya Donghae kepadaku.
"Hmm." Kataku sambil mengangguk.
"Oh..." Kata JunMin terlihat kecewa.
Donghae menarik tanganku lagi, kami masuk kelas. Ia duduk bersamaku tapi setiap kali aku menatap JunMin ia pasti sedang menatapku sedih.
*saat pulang*
"Aku antar ya chagi." Kata Donghae.
"Gak perlu, aku bisa sendiri." Kataku sambil tersenyum.
"Aku antar naik mobil." Katanya sambil menunjukan kunci. *anggap Donghae udh bsa naik mobil*
"Kajja." Kata Donghae sambil menarik tanganku.
"Kau, jangan panas-panasi dia." Kataku sambil melepaskan tangannya. Kami berada di depan sekolah.
~CUP~
Ia menciumku.
"Saranghae. Kau Yeojachinguku." Katanya sambil tersenyum.
Aku tak mampu berkata-kata, ia menarikku dan membawaku ke mobilnya.
"Kau? Kau sungguh-sungguh mencintaiku?" Tanyaku saat mobilnya mulai berjalan.
"Hmm, tentu saja." Katanya sambil mengangguk
"Haduuh, Hae, kau jangan begini." Kataku bingung sendiri.
"Memang kenapa? Aku kan hanya berperilaku untuk menyatakan aku sangat menyayangimu." Kata Donghae polos.
"Hmmm, tak berniat membuat orang lain cemburu kan?" Tanyaku.
"Tentu saja tidak." Jawabnya polos.
***
Donghae P.O.V
"Nanti jam 5 temui aku di taman sana." Kataku saat ia mau turun.
Dia hanya mengangguk.
~jam 5~
"Donghae apa kau sudah menunggu lama?" Tanyanya.
"Tidak juga." Jawabku.
"Kenapa memaksaku datang ke sini?" Tanyanya polos.
"Aku tidak memaksamu chagiya." Jawabku sambil menarik tangannya agar dia duduk di sampingku. Aku pun menyenderkan kepalaku di bahunya.
"Kita pacaran tapi kau tak pernah bilang kau mencintaiku." Kataku seolah-olah kecewa.
"Aduuh, aku gak tau cara ngasih taunya." Jawabnya polos.
"Hahaha, Hyukkie, tatap mataku." Kataku sambil menarik bahunya agar berhadapan denganku.
Ia menatapku.
"Ikuti aku, ya?" Ajaku
Dia mengangguk.
"I" kataku.
"I"
"Love"
"Love"
"You"
"You" ikutnya dengan sempurna.
"Coba ulangi." Kataku.
"I Love You." Katanya sambil menatapku. Pipinya mulai memerah.
"Love you too." Kataku lalu memeluknya.
'Itulah cara menyatakannya Hyukkie.' Batinku.
