Setiap manusia memiliki kemampuan masing-masing, tidak usah sedih kalau kemampuan yang kau miliki tidak sesuai dengan kepribadianmu misalnya, atau kau memiliki kemampuan yang sebenarnya tidak kau inginkan. . .

Tuhan menciptakan kita dengan alasan baik, semua orang hidup ada alasannya. Mereka juga harus pandai dalam memilih jalan hidup, jika sekali saja jatuh kedalam kegelapan…

Bukan berarti tak bisa keluar dari kegelapan itu, bukan berarti juga tak bisa diselamatkan …

Hanya saja, sebaiknya kau tidak jatuh kedalam kegelapan apalagi kalau sudah dibagian dalam- dalamnya. Oh iya, jangan juga raih cita-cita setinggi langit …

Soalnya kalau jatuh ,ntar sakit lho ! Ok, ini mulai gaje.

Tite Kubo© Bleach
KitoUsagiBianca© Kelas 10-F

.

Rate: K+
Genre: Supernatural, adventure, friendship (school-life), tragedy.
Warning: Typo,AU, dll. Warning masih sama aja kayak chapter 1, dan kalau ada apa-apa tetap bisa PM atau Review saya ^^

.
Oh iya, di chapter ini saya sedikit meringankan alur cerita (?) abaikan… Btw, tidak ada pairing apapun dalam fic ini…, Balasan Review yang gak login ada di bawah, Hmm terakhir…

Happy Reading~ !

.

BRAKKK ! Pintu dibuka dengan keras, seperti dibanting tapi dibuka gitulah…

"Selamat pagi !" Teriak Renji dengan penuh semangat. "Pagi" Jawab Shuuhei sambil baca komik. Shuuhei lalu melihat pintu… "Kenapa kau merusak pintunya, Renji !?" Shuuhei kaget setengah hidup melihat pintu yang paku-pakunya lepas semua gegara Renji membukanya.

"Biar aku yang perbaiki," Kata Ishida, meninggalkan peralatan jahitnya dimeja. "Ah, biar aku juga bantu!" Seru Orihime diikuti oleh Chad.

15 menit kemudian, pintu selesai diperbaiki dan Bu guru muda, Isane Kotetsu masuk. Sebenarnya, Isane itu wali kelas 10-F! "Pagi anak-anak! Maaf jadi jarang ketemu begini…," Isane lalu duduk dan membuka laptopnya. Tiba-tiba anak kelas 10-F mendengar suara-suara aneh dari laptop Bu guru Isane.

CKIIITT Pip pop pep Bzzt- Pip pip pip Brak !

"Yahhh kalah deh !" Seru Bu guru Isane frustrasi. "Bu guru seorang gamers kah?" Tanya Renji asal sambil menatap Isane dengan wajah bingung.

"Eh? Eh…. Etto… Sssstt… Kalian harus rahasiakan ini dari para guru ya!" Kata Isane sambil menempelkan ujung jari telunjuknya pada bibirnya. Isyarat, murid kelas 10-F harus diam dan menyimpan rahasia ini.

"Ehhh tak kusangka!" Seru Orihime. Yang lain juga pada sweat drop dan kaget.

Isane lalu menutup laptopnya dan berkata. "Oh iya, Bu guru hampir lupa"

Anak-anak memasang wajah penasaran, walaupun berberapanya tampak tidak tertarik. "Anak baru?" Tanya Chad dan Toshiro bersamaan.

"Oi kok lama banget!" Seru suara dari balik pintu kelas. Lalu Bu guru Isane membuka pintu. "Perkenalkan anak-anak, ini anak baru namanya Shirosaki Hichigo" Kata Bu guru Isane dengan santai lalu mempersilahkan Hichigo untuk mengenalkan diri sendiri.

"Nama gue Hichigo Shirosaki dan gue benci para pecundang!" Seru Hichigo lalu melihat sekeliling. Hichigo melihat aura aneh pada Rukia. Anak itu juga bisa melihat mereka ya?

Ichigo cuek sedangkan yang lain sweatdrop.Bu guru Isane lalu mempersilahkan Hichigo duduk di paling belakang, disamping Rukia.

"Oh, salam kenal … Saya Rukia Kuchiki" Kata Rukia seraya memandang Hichigo.

"Salam kenal, anak Indigo… Khekhekhe…" Tawa Hichigo sambil melihat ke samping kirinya.

Rukia sedikit terkejut. "Kau juga anak Indigo?" Tanya Rukia langsung. Hichigo tertawa aneh lagi, "Kau bisa sebut aku cenayang saja."

…..

Lalu pelajaran pun dimulai.

Membosankan seperti biasa.

Ichigo bolos seperti biasa.

Tidak tertarik.

Ichigo seharian bolos, malamnya dia sudah membaca buku dan menghafal setiap jawaban, kata, maupun soal. Akhirnya tiba waktu istirahat, Ichigo merasa lapar. Dia membeli makanan dan minuman sebentar di kantin lalu kembali duduk di tempat yang menurutnya paling tenang dan sepi. Atap sekolah.

Jarang ada anak yang kesini, kalaupun ada pasti juga tidak heboh-heboh amat.

"SIAL !" Umpat Ichigo tiba-tiba. Memukul tembok. Sepertinya dia habis mengingat sesuatu hal yang tidak dia sukainya. "Seandainya aku amnesia…. Sial…" Ujar Ichigo hampir tak kedengaran oleh siapapun. Bisikan yang begitu menggambarkan kepedihan…

Seketika hujan pun turun. Mulai dari rintik-rintik sampai akhirnya mulai kelihatan, Nozomi yang seorang incarnated merpeoplelangsung naik keatap dan memandang langit dengan tersenyum. Nozomi lalu bermain hujan padahal hujan mulai sudah mulai deras.

Saat Nozomi tengah bermain hujan, Nozomi melihat sesuatu yang aneh. Kepala berwarna oranye… Eh!?

"Ichigo!? Sedang hujan loh! Jangan pingsan disini!" Teriak Nozomi, berusaha membopong Ichigo karena Ichigo tak kunjung sadar. Saat Nozomi tak sengaja menyentuh dahi Ichigo, Nozomi merasa… Panas.

"Ichigo demam…" Lirih Nozomi lalu membopong Ichigo ke UKS.

.

.

UKS

.

.

Ichigo membuka matanya perlahan.

"Dasar bocah jenius merepotkan, beruntung manusia ikan ini menyelamatkanmu!" Teriak Renji tetapi Ichigo tidak memedulikannya.

"Aku bukan manusia ikan! Aku tadi hanya menikmati hujan, babon bodoh!" Nozomi menendang Renji.

Lalu mereka berdua pun berantem. Di UKS sekarang ada guru UKS, Nemu-san, serta Renji, Nozomi dan Ishida yang melihat keadaan Ichigo.

Mungkin kelas 10-F mulai belajar untuk lebih peduli lagi sekarang.

Meskipun akan membutuhkan waktu yang super duper ultra mega lama.

"Kurosaki demam." Kata Nemu. "Dia harus istirahat," Tambahnya lagi. "Tapi sepertinya dia habis mengingat hal yang … Aneh.. Atau ada alasan lain sampai kau tampak depresi?" Tanya Nemu sambil melirik Ichigo yang menutup matanya.

"Itu bukan urusanmu," Ujar Ichigo sinis.

Nemu diem. Sepertinya itu hal yang tidak boleh diketahui… "Baiklah pelajaran sudah mau mulai, Ichigo kami tinggal ya!" Seru Renji sambil menepuk-nepuk perut Ichigo sampai sakit.

"Tsk, Babon bertato berisik…" Decih Ichigo sambil membalik badannya, membelakangi Nozomi, Ishida, Nemu dan Renji. "Huh, gak ramah" Renji mengangkat alisnya lalu pergi. "Istirahat lah yang cukup!" Kata Nozomi dan Nemu berbarengan. "Semoga cepat sembuh," Tambah Ishida.


Pojok Author :

Ah, ada apa dengan Ichigo ya? ? ? :/

Maaf, Chapter ini agak pendek =w= Hmm. Soalnya spoiler selanjutnya Ishida yang tokoh utama #dor (apa hubungannya?!) Heueheuehue… Lihat saja.

Kalau mau menyampaikan sesuatu atau apapun itu bisa Review atau PM saya! Makasih sudah baca sampai sini ~! Saya harap kalian bisa menghargai saya dan saya akan menghargai kalian. ^_^

Balasan Review yang nggak login :

Guest : Makasih udah review! Ini udah dilanjut :D

Yuki : Makasih udah review! Hmm, aku usahain di chapter 4 dia muncul :D Sebenarnya sih pada awalnya saya cuman terima req chara asli doang tapi kalo ada 1-2 OC kupikir nggak apa, berhubung di sekolah Ichigo yang asli (?) pasti ada anak gak dikenal juga (?) #abaikan

rini desu : Terimakasih sudah menyukai cerita saya ^^ hmm, sebenarnya sekarang saya udah bikin sampe chapter 7 tapi kayaknya update nya gabisa cepet banget soalnya mau tes pindah sekolah sama ujian :"v

neko 1412 : Makasih udah review, kemampuan Ichigo cuma jenius doang (meski dia males) manusia dengan IQ diatas 200 itu langka lho :3

Hmm, Wakatta… Arigatou ! Sampai ketemu di chapter depan! Jaa ne ~!