INNOCENT SUNGIE

.

.

Cast : Yesung, Kyuhyun, Siwon, Kangin, Heechul, Kibum And Other

.

.

Genre : Romance, Friendship, Family (Maybe)

.

.

Pairing : WonKyuBumSung/ KiSung/ KyuSung/ WonSung

.

.

Rate : T

.

.

Chapter 3 : First Love, First Kiss. It's You

.

.

Disc : Semua Cast Milik Tuhan, Kyu Milik Ye Begitu Juga Sebaliknya

.

.

Warn : Cerita Aneh Dan Absurt, Alur Tidak Dihitung Hingga Cepat Lebih Dari Kereta, Romance Bikin Muntah, Drama Gaje, Cast OOC, Humor Garing, Friendship Apaan

.

Fic Request

Dari Anak KyuSung

Paling Innocent (Katanya XD)

A.K.A

Ucchan

.

.

Ada yang masih bingung sama ceritanya katanya TwT.. Jadi aku jelasin disini yah..

Kyuhyun itu suka sama Yesung sejak pandangan pertama, Jadi Kyuhyun cari gara-gara sama gang Kangin, dia punya rencana sendiri buat dapetin Yesung tanpa dihalangin Kangin. Kangin itu benci banget sama Kyuhyun karena gang Kangin kalah tawuran sama gang Kyuhyun. Kangin gak suka Yesung deket sama namja lain kecuali Siwon –namja yang biasa bela'in gang Kangin klo dpt masalah sama Guru, Siwon itu kan anak pemilik sekolah, jd guru takut sama dia.

Soal masalah siapa yang dilaporin kepolisi itu diceritain di Chap ini, padahal mau chap kemarin aku jelasinnya, tp KyuSung keburu tidur

Semoga ngerti dengan penjelasan abstarkku..

.

.

Innocent Sungie Chap 3 : First Love, First Kiss. It's You

.

.

Kangin nampak gelisah, daritadi ia berjalan kesana-kemari karena mengkhawatirkan adik manisnya yang tak kunjung pulang dari tadi malam, terlebih ponsel Yesung mati. Ia takut kalau terjadi apa-apa pada Yesung, seharusnya ia yang bertugas menjaga Yesung, itu semua salah teman seper-gang-annya, kenapa ia mengurus mereka berempat dan membiarkan Yesung mengantar Kyuhyun sendirian kemarin.

Sementara empat orang namja itu kini menghela napas lega karena si mulut pedas tidak ada dirumah entah kemana, melihat Kangin seperti setrikaan rusak seperti itu membuat mereka merasa bersalah, dengan pabbonya mereka ikut mencoba menghubungi Yesung padahal Kangin sudah mengatakan ponsel Yesung mati.

Kembali pada Kangin, lelaki itu berdiri gelisah diruang tengah. Biar Yesung sudah besar tapi ia tetap cemas, adiknya itu sangat polos bahkan bodohnya minta ampun, pernah suatu ketika ia mengajak Yesung jalan-jalan, ia meminta Yesung diam dipinggir jalan sementara ia mau membelikan ice cream diseberang sana, Yesung tentu saja menurut, dan setelah Kangin keluar dari mini market ia melihat Yesung diam saja saat beberapa namja bertangan nakal menyentuh-nyentuh tubuh adiknya, lebih parah Yesung hanya diam seolah disentuh tidak apa-apa.

Ia tidak tahu hal bodoh apa lagi yang akan adiknya perbuat selagi ia tidak dapat mengawasi Yesung. Ia hanya takut kalau Yesung datang dalam keadaan lebih mengenaskan dari disentuh, seperti di-rape mungkin.

"Ya! Kalian jangan hanya diam.. Cari adikku sampai ketemu, jika tidak maka aku akan melaporkan kalian pada eomma karena menghilangkan uri Yesungie."

Keempat pasang mata itu membelalak hampir bersamaan, mereka segera berdiri gelabakan keluar rumah mencari Yesung, dan Kangin hanya diam menunggu laporan teman satu gangnya itu. Semoga ia mendengar kabar baik, jika tidak ia berjanji akan ikut memarahi keempat lelaki absurt itu.

.

.

.

Jrab..Jrab.. Mata sipit milik seseorang mengerjab-erjab lucu. Kepalanya sedikit memiring, bingung karena sekarang ia bukan tidur diatas bed besar yang begitu ia kagumi, melainkan diatas lantai dibawah bed.

Tapi seketika wajahnya berubah cemberut mengingat kenapa ia bisa berakhir dibawah sini. Cara tidur Cho Kyuhyun sangat berantakan, beberapa kali tubuh mungilnya terpental kesana-kemari akibat tendangan kaki Kyuhyun, terkadang Kyuhyun menjadikan perutnya bantal, entah mimpi apa lelaki itu hingga meninju-ninju perut bahkan wajah manisnya. Kesal karena tidur Kyuhyun begitu membuatnya tersiksa akhirnya Yesung memilih tidur dibawah.

Pantas saja ranjangnya besar, fikir Yesung. Setelah itu ia berbangun lalu membersihkan bajunya yang mungkin sedikit berdebu, Kyuhyun belum juga bangun.

"Aku tidak mau tidur denganmu lagi," Desis Yesung. "Apa?" Kyuhyun membuka kedua matanya terburu-buru mendengar perkataan Yesung tadi. Yesung memutar matanya, desisan seperti itu membuat Kyuhyun bangun, aneh. Fikir Yesung lagi.

"Apa kau bilang?" Yesung menggelengkan kepalanya cepat. "Ya! Kau mencoba menipuku? Aku akan melaporkan kakak sialanmu itu kepolisi. Lihatlah wajah tampanku menjadi seperti ini karena gang sialan itu."

Kyuhyun menunjuk-nunjuk wajahnya kesal, sejujurnya ia ingin sekali memakan Yesung melihat ekspresi kaget yang ditunjukkan wajah imut itu, tapi ia tahan, misinya harus berjalan lancar.

"Ya! Kau dengar tidak?" Ulang Kyuhyun semakin dibuat gemas karena sikap Yesung. "Kyuhyun-ssi, kau seharusnya berterima kasih. Aku sudah susah payah membawamu kesini."

Yesung menatap Kyuhyun marah mengingat susahnya perjuangannya kemarin. "Aku tidak mau tahu. Orang seperti itu harus diberi pelajaran."

Kyuhyun beranjak dari tempat tidurnya meninggalkan Yesung sendirian didalam kamar mewah dan besar ini. Yesung masih diam, bingung apa yang harus dilakukannya. Kemudian ia mengambil ponselnya yang tergeletak diatas lantai, dinyalakannya ponsel itu dan seketika banyak pesan masuk dari Kangin.

Yesung berdecak pelan, tidak lama kemudian ia mendial nama 'Kanginnie Oppa'. Ia yakin ketidak pulangannya semalaman pasti membuat Kangin khawatir, padahal ia sudah besar dan bisa menjaga diri sendiri, kenapa Kangin memperlakukannya seperti anak kecil.

"Ye hyung, aku tidak apa-apa." Yesung berjalan menuju pakaiannya yang tergeletak didekat lemari besar Kyuhyun.

"Eum! Aku sedang berpakaian, dirumah Kyuhyun." Seketika telinga Yesung terasa pecah mendengar teriakan nyaring Kangin.

"Kau tidak berpakaian?" Kangin bertanya-tanya dengan menggebu-gebu, takut, dan kaget bercampur menjadi satu.

Yesung melepas semua pakaian Kyuhyun yang ia pinjam. "Nde, memangnya kenapa?"

"Apa yang kau lakukan bersama namja sialan itu?" Yesung yakin kakaknya ini pasti marah besar diseberang sana, terbukti dari suara Kangin.

"Aku tidur dengannya, sekarang dia keluar dan aku sendirian dikamar. Tenang hyung, sebentar lagi aku juga pulang." Yesung memakai pakaiannya satu persatu, Kangin masih terdengar marah, Yesung mendengar dari napas kakaknya tidak teratur.

"Palli.. Jelaskan apa yang terjadi setelah sampai." Yesung hanya mengatakan nde lalu menutup telponnya, kenapa Kangin sangat marah, fikir Yesung. Padahal ia dan Kyuhyun hanya tidur berdua.

Sementara itu dilantai dasar rumah keluarga Cho, Kyuhyun senang adu argumen dengan seorang yeoja. Yoona terlihat begitu marah sesekali melempari Kyuhyun dengan bantal.

"Oppa pabbo-ya!" Erangnya lagi, tatapan itu terlihat tidak bersahabat. "Yoona-ya, kenapa kau marah aku meninggalkannya dikamar?"

Yoona menghela napas kasar, ingin sekali ia menendang wajah angkuh itu menggunakan high heelnya. Kyuhyun meninggalkan seorang uke manis dikamar, seharusnya Kyuhyun mengajak Yesung kemari dan berkumpul bersama.

"Dia pacar Oppa'kan? Kenapa Oppa sekasar itu?" Yoona kembali melempar bantal sofa kemuka Kyuhyun, tapi Kyuhyun malah menyeringai. Dia akan jadi pacarku sebentar lagi, bathin Kyuhyun kegirangan.

Tatapan mata kakak-adik itu tertuju pada tangga dimana dengan anggunnya sepasang kaki bercelana jins melangkah menuruni tangga, setelah punggung dan setengah tubuh itu terlihat dibelokkan tangga, baru wajah manis yang tersenyum itu terlihat, Yesung nampak malu-malu menatap Yoona dan Kyuhyun.

Setelah sampai didekat keduanya Yesung membungkuk dalam. "Mianhae menyusahkan kalian berdua. Kyuhyun-ssi, kuharap kau menarik kata-katamu. Aku pulang dulu."

Usai mengucapkan kalimat itu Yesung berlalu pergi tanpa menghiraukan Kyuhyun yang mulai mimisan.

"Oppa! Kau tidak mau bertanggung jawab? Apa maksud Yesung Oppa menarik kata-katamu?" Kyuhyun menyeka darah yang keluar dari hidungnya. "Aku tidak mau bertanggung jawab, ya. Jadi begitulah."

"Kau menghamilinya?" Mata Yoona membulat, tidak dipungkiri ia senang mendengar kabar ini. Tanpa sepengetahuannya Kyuhyun sudah melakukan itu, padahal ia mau meletakkan kamera tersembunyi dikamar Kyuhyun.

"Ya. Aku akan menghamilinya," Kyuhyun masih diam, kakinya terasa membeku tak dapat digerakan. "Yah! Belum ternyata.. Gwenchana, nanti akan aku abadikan momen kalian."

Kyuhyun hanya mengangguk dengan pabbo mengiyakan ucapan gila fujoshi itu.

"Tapi Oppa.. Kenapa kau biarkan Yesung Oppa pulang sendirian?" Kyuhyun gelabakan mendengar ucapan Yoona, ada benarnya juga. Seharusnya ia mengantarkan Yesung untuk menarik simpatik Heechul.

"YESUNG!" Kyuhyun berteriak nyaring. Yesung yang sudah berada diambang pintu menghentikan langkahnya, lalu kepalanya menoleh dan matanya menangkap Kyuhyun terlihat khawatir.

"Aku akan mengantarkanmu!" Seru Kyuhyun kemudian. Yesung hanya mengangguk senang.

Kyuhyun naik kembali kekamarnya, sedangkan Yesung duduk berdua bersama Yoona. Yeoja fujoshi itu menatap kagum kearah Yesung, rasanya ia ingin sekali mendandani Yesung ala maid polos dan unyu.

"Yoona-ssi, apa kau yang membeli piyama berwarna pink bergambar kura-kura itu?" Yesung memecahkan keheningan diruangan besar rumah Kyuhyun. Yoona mengangguk.

"Seleramu bagus. Bagaimana nanti kita berbelanja bersama?" Yoona mengangguk lagi, kali ini matanya berbinar-binar cerah. Benar-benar seperti yeoja, fikir Yoona girang.

"Tidak apa'kan kalau aku mengajak teman-temanku?"

"Tentu saja tidak. Semakin banyak lebih menyenangkan." Yesung juga ikut tersenyum pabbo. "Aku akan membelikan baju maid untuk Oppa pakai."

"Baju maid? Apa itu?" Kepala Yesung memiring membuat wajahnya terlihat lebih menggemaskan minta diterkam, Yoona yakin jika Kyuhyun melihat pose imut Yesung sekarang maka dapat dijamin Yesung tidak akan bisa pulang.

"Baju itu sedang tren dikalangan remaja. Sebaiknya nanti Oppa menurut padaku saja nde." Yesung kembali mengangguk –bodoh. "Aku tidak sabar ingin memakainya." Gumam Yesung.

Tidak lama sekitar 1 jam kemudian Kyuhyun datang menghampiri mereka. Semerbak parfum menguar dari tubuh Kyuhyun, tatanan rambutnya lebih berkelas, Kyuhyun yang biasanya tidak mau memperhatikan pakaiannya kini berubah, Kyuhyun mengenakan baju berwarna hijau lumut berbahan jins membuatnya terlihat lebih macho dimata Yesung.

Namja imut itu terus-terusan menatap Kyuhyun kagum tanpa berkedip. Terpesona eoh? Bathin Yoona dan Kyuhyun bersamaan.

"Kajja Kyuhyun-ssi, nanti hyungie khawatir," Yesung berdiri diikuti Kyuhyun yang berjalan semakin mendekatinya. Dengan yakin Kyuhyun menggandeng tangan Yesung. Yoona, yeoja itu menyiapkan kamera digital sedari tadi.

.

.

.

"Aku berjanji akan memberikan ciuman pertamaku pada cinta pertamaku. Aku yakin ini adalah saatnya, orang disampingku berhasil mengalihkan seluruh pusat duniaku. Berhasil membuatku bertekuk lutut dan merasakan kebahagiaan sebenarnya, dia imut, baik, meski terkesan bodoh. Tapi dia membuatku terus tersenyum. Saranghae, Kim Yesung."

Kyuhyun teringat janjinya beberapa tahun sebelum bertemu Yesung, ia akan memberikan ciuman pertamanya pada cinta pertamanya. Kegugupan melanda dirinya tatkala melirik Yesung, lelaki manis itu nampak tenang-tenang saja sambil menyandarkan kepalanya kekaca mobil sementara matanya sedang menatap Kyuhyun.

Kyuhyun memarkirkan mobilnya kepinggir jalan. Tengkuknya ia garuk-garuk merasa sangat salah tingkah.

"Kenapa berhenti Kyu-ssi?" Yesung mengangkat tubuhnya bingung lalu menatap sekitarnya. Kyuhyun mendekati tubuh Yesung hingga sekarang tubuhnya terhimpit antara pintu mobil dan Kyuhyun.

"Ssstt! Jangan menambahkan ssi pada namaku." Ucap Kyuhyun kelewatan lembut, entah apa itu namanya. Yesung mengangguk patuh, tidak memikirkan apa yang akan dilakukan Kyuhyun padanya. Yang jelas ia merasa biasa-biasa saja karena Siwon sudah sering menghimpit tubuhnya seperti ini.

Kyuhyun meletakkan tangannya didada Yesung mencoba merasakan detak jantung lelaki itu, ia kecewa merasakan detak jantung Yesung biasa saja, lain dengan dirinya.

"Kyu, apa ada yang salah?" Yesung berusaha menyingkirkan wajahnya dari wajah Kyuhyun yang semakin mendekat. "Kau mau mencium pipiku lagi? Ciumlah, tapi jangan seperti ini."

Tangan Kyuhyun beralih membingkai wajah Yesung, tatapannya terlihat sangat lembut.

"Aku berjanji memberikan ciuman pertamaku pada cinta pertamaku. Dan orang itu adalah kau." Sedetik kemudian Kyuhyun menempelkan bibirnya dibibir Yesung. Yesung kaget, tapi tubuhnya tidak dapat melawan. Ia pernah melihat di TV orang-orang sering melakukan ini, dan ketika Yesung bertanya pada eommanya kenapa orang melakukan itu, Heechul menjawab karena rasanya memabukkan. Dan Yesung bertanya kepada Kangin kenapa orang berciuman, Kangin menjawab karena saling mencintai.

Dan artinya Kyuhyun mencintainya. Mata Yesung masih tertutup tidak dapat terbuka, karena jika ia membuka matanya maka yang ia lihat adalah wajah Kyuhyun. Kyuhyun juga sedang menikmati bibir manis Yesung dengan mata tertutup.

Awalnya Kyuhyun hanya menempelkan bibirnya, tapi merasa Yesung hanya diam dan ia kurang puas akhirnya Kyuhyun melumat bibir atas-bawah Yesung bergantian.

Tangan Yesung yang tadinya terdiam kini beralih melingkari pinggang Kyuhyun, lalu meremas baju bagian belakang Kyuhyun merasakan apa itu ciuman sebenarnya.

"Ugh~ Kyuhh~" Dada Yesung naik-turun merasakan napasnya hampir habis. Kyuhyun tidak mau membunuh Yesung, tentu ia melepaskan ciuman mereka.

Wajah Yesung memerah, sepertinya Yesung sudah mengerti apa itu cinta sebenarnya. Tatapan mata itu sayu. Ya Tuhan! Kyuhyun tidak bisa menahan nafsunya lebih lama. Ingin ia menerkam Yesung sekarang juga jika mereka tidak berada didalam mobil, terlebih ia memarkirkannya dipiggir jalan.

"Kyu~ Kenapa kau menciumku?" Yesung bertanya dengan kepala terntunduk, tangannya sudah beralih dari pinggang Kyuhyun. "Karena aku mencintaimu." Kyuhyun mendongakkan wajah Yesung menggunakan dua jarinya, mereka saling bertatapan. Sampai akhirnya Kyuhyun mengecup sekali lagi bibir Yesung, sebelum kembali melanjutkan perjalanannya menuju rumah Yesung.

.

.

.

"Yesung-ie! Sekarang jelaskan apa yang kau lakukan bersama Kyuhyun?"

Kangin memegang rotan siap untuk menghukum adik kesayangannya, sementara Yesung duduk dilantai ketakutan.

Setelah mereka sampai dirumah Yesung, justru Kangin and the gang menyeret Kyuhyun dan Yesung masuk kedalam rumah. Kyuhyun dalam penanganan TOP, Changmin, dan Siwon yang kebetulan berada disana, dengan niat awal ingin menjemput Yesung pergi kesekolah.

Sementara Yesung ditangani Kangin dan Jaejoong. Kyuhyun, Siwon, TOP, dan Changmin berada tidak jauh dari mereka.

"Sepertinya kita jadi rival lagi Kyuhyun-ah!" Bisik Siwon yang memegang tangan kanan Kyuhyun, sementara Changmin memegang tangan kiri Kyuhyun. Dan TOP, dia berada didepan Kyuhyun, jika Kangin memberi aba-aba maka ia akan bersiap memukul Kyuhyun sesuai perintah.

"Apa yang kau lakukan bersama Kyuhyun! Yesung-ah?" Kangin terbawa emosi melayang-layangkan rotan itu didepan wajah Yesung membuat lelaki manis itu semakin ketakutan.

"Aku tidur bersama Kyuhyun." Jawab Yesung sesuai fakta. Tapi Kangin and the gang abstark itu salah menangkap informasi atau mereka memang sensitive sontak menatap Kyuhyun tajam.

"Apa yang kau lakukan ditempat tidur bersamanya?" Jaejoong yang gemas dan penasaran bertanya lebih.

"Dia sangat kasar, dia membuatku sakit, dan dia sangat berantakan." Jawab Yesung kebingungan. Ia sendiri bingung dengan jawabannya, ia mencoba menjelaskan Kyuhyun itu berantakan diatas tempat tidur, tapi otak pintarnya tidak bekerja disituasi seperti ini.

"Kyuhyun sangat kasar diatas ranjang, aku terjatuh dan kesakitan." Kangin menjentikkan tangannya menyuruh TOP memukuli Kyuhyun.

Bugh!.. Plak.. "YA! Yesung, bukan begitu-" Bugh.. Bugh.. Kyuhyun mencoba menjelaskan tapi malah mendapat tinjuan bertubi-tubi diperutnya. Tangannya berusaha lepas dan sialnya dua namja itu memangi dengan sangat erat.

"Sial kau Cho Kyuhyun! Jadi kau sudah memasuki Yesung-ku?" Siwon ikut menendang kaki Kyuhyun.

"Yesung-ah.. Apa masih sakit?" Jangjoong bertanya khawatir. Yesung mengangguk dan mengelus punggungnya, memang benar punggungnya sakit karena tidur dilantai.

"Kalian tidur seranjang? Kyuhyun kasar padamu? Dan menyakitimu? Begitu?" Yesung kembali mengangguk. Ia takut menatap Kangin maupun Kyuhyun.

Kangin jika sudah marah sangat mengerikan. Kakaknya itu tidak akan segan memukulinya dengan rotan laknat itu, seumur hidupnya ia belum pernah kena marahan Kangin. Dan sekarang, apakah kesalahannya sangat besar? Padahal ia hanya tidur bersama Kyuhyun, dan Kyuhyunpun hanya menendangi tubuhnya saat tidur.

"Oh! Tuhan! Kau sudah tidak suci lagi Yesung-ah.." Jaejoong menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Wae? Aku hanya tidur dengan Kyuhyun, hyung.. Apa itu salah?" Yesung memberanikan diri mengangkat kepalanya lalu menatap Kangin dengan memelas.

"Tentu saja salah! Dia memasukimu'kan?" Kepala Yesung memiring kekanan. "Apa maksud hyung? Memasuki apa?" Tanyanya polos.

"Dia membuka bajumu kan? Dia.. Dia memasuki.. ehem.. dan melakukan itu padamu?" Kangin kehabisan kata-kata menjelaskan apa maksudnya pada Yesung, sementara Yesung mencoba memahami kata-kata Kangin.

Jaejoong turun tangan. "Kyuhyun memperkosamu? Begitu maksud Kangin." Yesung sontak menggeleng dengan mata membulat.

"Aish! Tentu saja tidak.. Kami hanya tidur seranjang, Kyuhyun itu kasar kalau tidur." Baru Yesung bisa menjelaskan maksudnya dengan lancar.

"Jadi kalian tidak this and that?" Ucap Kangin and the gang + Siwon serentak. Yesung mengangguk membetulkan pertanyaan semuanya. Takut-takut Kangin, Jaejoong, TOP, Siwon, dan Changmin menatap Kyuhyun. Sekarang wajah lelaki itu memerah dan terlihat akan mengamuk.

"Ya! Kalian brengsek.. Sudah dua kali kalian membuat wajahku seperti ini.. Mati kalian!" Seru Kyuhyun kesal setengah mati. Buru-buru Siwon dam Changmin menjauhi Kyuhyun, sedangkan TOP merangkak takut menuju dapur.

TOP takut Kyuhyun marah karena ia yang memukulinya, lebih baik ia mendengar marahan Heechul.

"Mianhae Kyuhyun-ssi. Seharusnya kau mengatakan yang sebenarnya." Kyuhyun memejamkan matanya.

"Aku sudah mencoba, tapi si kopi terus memukuliku." Kangin nyengir kuda mendengar penjelasan Kyuhyun.

"Kalian tidak tahu siapa aku? Aku Cho Kyuhyun.. Aku bisa membuat Super Junior tidak punya rumah dalam satu hari dengan uangku."

Songong. Fikir semuanya kecuali Yesung. Secara langsung atau tidak langsung Kyuhyun mengatakan dirinya sangat kaya. "Aku akan melaporkan kalian semua kepolisi.."

Kyuhyun hampir melangkah keluar, tapi Kangin segera menghentikannya dengan teriakan.

"Kau mau apa? Kami berjanji akan menurutinya asalkan jangan adukan kepolisi atau ayahmu." Kangin berkata tanpa menimbang, dan berdiskusi dulu pada anggota gangnya dan Siwon.

"Yah~ Aku bisa mengeluarkan diriku sendiri dari polisi, tapi goodbye untuk kalian." Siwon melirik Kyuhyun tidak mau kalah keren didepan Yesung.

Kangin tidak mau menyusahkan Yesung lagi, jangan sampai Yesung meminta maaf dan menjatuhkan harga diri didepan Kyuhyun. Dan biarkan sekarang ia menebus perbuatannya.

"Benarkah? Semua yang aku inginkan?" Kyuhyun bertanya sekali lagi untuk meyakinkan. Kangin mengangguk mantap.

"Aku mau dia menjadi milikku. Biarkan aku bersamanya dua hari penuh dan jangan ada yang mengganggu." Telunjuk Kyuhyun tertuju pada Yesung, sementara Siwon membulatkan matanya tidak terima.

"Aku tidak keberatan hyung," Yesung tersenyum tulus pada Kangin, ia berdiri dari duduknya. "Gomawo Yesung-ah, mian selalu menyusahkanmu." Yesung mengangguk.

"Baiklah Cho Kyuhyun. Yesung mau, silahkan dua hari penuh kau bersamanya. Tapi jangan berbuat macam-macam, jika aku tahu kau melakukan itu. Aku sungguh akan membunuhmu."

Kyuhyun membungkuk. "Nde maehyung. Aku berjanji." Kemudian mengangkat tubuhnya kembali.

Yesung sudah berada didekat Kyuhyun, dan Kyuhyun menggandeng tangan Yesung. Siwon menangis tersedu-sedu, selama dua hari ia hanya gigit jari melihat KyuSung bersama.

"Yesung-ah, panggil aku 'OPPA'."

"MWO?" Bukan Yesung yang berteriak melainkan semua disana kecuali KyuSung. "Nde, Kyuhyun Oppa."

Semuanya bersweet drop ria mendengar panggilan manis Yesung. Sementara Kyuhyun menampilkan smirk andalannya.

"Mana eomma-mu?" Kyuhyun melingkarkan tangannya dipinggang Yesung, lalu menarik tubuh mungil itu untuk semakin berdekatan dengannya. "Aku tidak tahu Oppa. Mungkin bekerja,"

"Yasudah, kajja kerumahku."

"Nde Oppa." Semuanya meng-gigit jari masing-masing. "Aku akan menyuruh Yesung memanggilku Oppa juga nanti." Kangin berujar mendapat anggukan dari semuanya.

Keenam namja itu menatap kepergian Yesung cemburu. Selama dua hari penuh, Yesung akan tinggal bersama Kyuhyun. Ha~ semoga saja keperawanan (?) adiknya masih terjaga setelah pulang nanti.

.

T.B.C

.

Mian! Ternyata Kibum belum bisa masuk keChap ini. Chap depan Kibum beneran ikut main (?).

Gomawo yang mengoreksi FF abalku ini.

Yang minta dipanjangin.. apa udah cukup panjang?

Ucchan.. Gimana? Apa memuaskan? Atau mengecewakan? Mian Kibummie belum ada XD

. Soal yang mempermasalhkan (?) aku Update kilat alasannya karena aku mau hiatus panjang setelah bulan Juli ini berakhir. Gak mengenakkan'kan kalau aku hiatus ffku belum tamat. Yang ada kalian akan protes XD .. Jadi aku sebisa mungkin Ngetik kilat dan update asap biar bisa hiatus dengan tenang nanti..

Gomawo yang sudah review.. TwT.. Jika ada yang bingung tulis aja pertanyaanya direview

-GOMAWO-