INNOCENT SUNGIE

.

.

Cast : Yesung, Kyuhyun, Siwon, Kangin, Heechul, Kibum And Other

.

.

Genre : Romance, Friendship, Family (Maybe)

.

.

Pairing : WonKyuBumSung/ KiSung/ KyuSung/ WonSung

.

.

Rate : T

.

.

Chapter 6 : My My ((-w-)

.

.

Disc : Semua Cast Milik Tuhan, Kyu Milik Ye Begitu Juga Sebaliknya

.

.

Warn : Cerita Aneh Dan Absurt, Alur Tidak Dihitung Hingga Cepat Lebih Dari Kereta, Romance Bikin Muntah, Drama Gaje, Cast OOC, Humor Garing, Friendship Apaan

.

.

AN : ADA YADONG (Daddydeul : "Anak mesum!" *lempar kaos kaki Hyukkie noona kemuka Ucchan*)

.

Fic Request

Dari Anak KyuSung

Paling Innocent (Katanya XD)

A.K.A

Ucchan

.

Keesokan harinya semua masih berada didalam kamar masing-masing karena memang udara dingin, dikamar Heechul lelaki berwajah cantik tersebut sibuk bergelayutan ditangan Yunho tidak mempedulikan Jaejoon yang mulai panas dengan kelakuan 'ahjumma' merana tesebut.

Dikamar Yoona dan teman-temannya menatap kecewa kearah layar laptop berwarna pinknya, keempat lelaki yang mereka nanti-nantikan untuk NC-an malah tidur.

Dikamar Kangin semua lelaki disana tidur lelap, TOP memeluk Changmin begitu juga sebaliknya, sedangkan Kangin mencium dinding didepannya.

Dan terakhir, dikamar Kyuhyun semua juga terlelap. Yesung berada didalam pelukan Siwon, Kyuhyun berada dibelakang Yesung dan tangan nakalnya masuk kedalam celana pink Yesung lalu mengelus-elus butt kenyal yang tidak terbalut celana dalam itu, disisi lain Kibum masih terlelap nyenyak tanpa gangguan.

"Ugh!" Tiba-tiba suara lenguhan meluncur dari sepasang bibir merah yang tadinya terkantup rapat. "Tangan siapa dipantatku?" Tanya sang pemilik suara yang tak lain dan tak bukan adalah Yesung tanpa membuka kedua matanya.

"Aku, Kyuhyun.. Buka celanamu ne!" Kepala Yesung mengangguk. "Ne.. Tapi jangan ganggu tidurku Kyu~"

"Baiklah! Lanjutkan tidurmu," Perlahan Kyuhyun menarik celana Yesung sampai kedua pantat kenyalnya terlihat didepan mata Kyuhyun. "Buka kakimu lebar-lebar Yesung-ie~"

Yesung menurut, dibaringkannya secara telentang tubuhnya lalu membuka kedua kakinya selebar mungkin. 'Bodoh atau polos sih?' Bathin Kyuhyun antara kesal, bingung, sekaligus senang.

Tapi akhirnya Kyuhyun turun dari ranjang untuk mengambil sesuatu didalam tas sekolahnya, setelah menemukan benda yang ia cari Kyuhyun kembali menaiki ranjang perlahan-lahan agar tidak membangunkan dua lelaki pabbo dan satu lelaki kesayangannya.

Sesampainya didekat Yesung Kyuhyun menyeringai nakal melihat hole ketat Yesung terkantup rapat, kedua kaki Yesung dia taruh dikedua pundahknya agar mempermudah matanya menatap lubang yang sangat ia masuki.

Kyuhyun mengangkat sebuah benda berbentuk pil yang lebih besar dari obat, em~ mungkin sebesar ibu jarinya sambil menahan tawa, dimasukannya secara perlahan benda tersebut menembus rektum Yesung, tidak ada tanda-tanda kebangunan dari Yesung maupun kedua pria lainnya.

Siwon berbalik memunggungi mereka, Kibum memeluk bahkan menciumi guling yang mungkin ia kira Yesung, Kyuhyun menggelengg-geleng paham pada kedua lelaki kesepian itu.

Jari telunjuknya masuk kemakin dalam, dia berhenti saat merasa sudah menemukan jalan buntu (?) dari hole Yesung. Merasa sudah cukup dalam Kyuhyun kembali tidur kini dengan menarik kepala Yesung agar menempel didadanya.

.

.

.

Matahari semakin naik keatas menggantung dengan semangat membara bercahaya menyinari bumi, jam terus bergulir hingga berhenti diangka 12:20. Rumah tuan Cho masih hening kecuali maid dirumah yang sibuk membereskan taman, membersihkan rumah, mencuci mobil, dan membuat makanan.

"Kira-kira apa yang dimasukan Kyu kedalam hole Yesung?" Tiga perempuan remaja yang tidak mengenakan piyama lagi turun menuju lantai dasar untuk sekedar berbincang atau makan-makanan kecil sambil menonton televisi.

"Biasanya semacam vibrator," Sahut yang paling hentai dan mendudukan dirinya duluan didepan meja kaca besar ditengah ruangan. "Alat penggetar maksudmu?" Tanya yang pura-pura polos atau bahkan sungguh tidak mengerti.

"Ya, begitulah." Mereka diam menikmati teh panas yang baru dihantarkan maid rumah. "Aku mau keatas sebentar, jangan-jangan mereka yadongan tanpa sepengetahuan kita lagi," Yoona selaku anak pemilik rumah beranjak dari duduknya naik keatas –dilantai 3 dimana kamarnya berada.

Tap Tap Tap Telinga Yoona menangkap suara lain, ini jelas bukan suara langkah kakinya, dia mendengar seseorang masuk kedalam kamarnya, Klek dan membukanya. Yoona berjalan mengendap-endap menuju pintu kamarnya yang terbuka setengah, dilihatnya didalam sana duduk sesosok manusia memakai dress panjang warna merah didepan laptop.

"Nuguya?" Yoona berlari cepat berusaha menutupi laptopnya. "'Ahjumma'." Gugupnya kemudian mendapatkan deathglare dari sepasang mata elang (?) Heechul.

"Kau memata-matai mereka eoh?" Tuduh Heechul dan mengancungkan pisau yang dia dapat dari meja didekat laptop Yoona tadi. "Mianhae," Kemudian menyengir kuda sok innocent.

"Bagus Yoona-ah, kita bisa melihat apa yang dilakukan anak manisku selama bersama tiga namja mesum itu," Blank sejenak, Yoona diam tidak merespon uncapan Heechul barusan yang sama saja memperbolehkan Yesung dirape ketiga namja mesum itu.

"Ahjumma-" Ucapan Yoona terpotong. "Ya! Aku sengaja tidak ingin tidur sama Yesung, biarkan dia jadi dewasa. Aku bosan melihatnya jalan sama Kangin terus, sekali-kali diperkosa Siwon juga tidak apa-apa." Yoona marah, senang, histeris, malu, semua rasa bercampur menjadi satu didadanya. Heechul memperbolehkan tiga lelaki mesum itu bersama Yesung hanya karena Heechul bosan melihat Yesung bersama Kangin? Apapun alasannya yang jelas Yoona merasa ingin mencium Heechul saat ini juga.

"Maksud ahjumma?" Tanya Yoona memperjelas karena dia masih kurang faham penjesalan absurd Heechul. "Ya! Dimana otakmu? Kau tahu? orang tua diKorea sangat ingin anaknya berpacaran apalagi cepat menikah agar bisa menimang cucu. Rata-rata orang Korea lebih suka menghabiskan waktu dua sampai lima tahun hanya untuk pacaran, sedangkan saat mereka menikah tidak sampai dua tahun sudah cerai. Aku tidak mau hal itu terjadi, masa anak semanis Yesung tidak menikah diusia muda? Kan sayang."

"Jadi ahjumma ingin Yesung menikah diusia sekarang?" Heechul mengangguk lalu mengupas apel yang entah darimana dia dapat, padahal dari tangan Yoona. "Orang tua diKorea suka anaknya menikah muda daripada menikah diusia tua, kau lihat? Artis-artis tidak menikah bahkan ketika usianya sudah 40. Itu fakta Yoona-ah, makanya kau sering-sering menggosip dan nonton bersamaku."

Yoona hanya mengangguk lalu kembali menatap layar laptopnya. "Kaki Yesung!? Kenapa?" Tanyanya merasa ada keanehan, Heechul mengikuti arah pandang Yoona. "Dia aneh! Tidur memang begitu, diakan AB line sama sepertiku." Bangga Heechul sambil membusungkan dada.

Dikamar Kyuhyun Dijam Yang Sama

Raut wajah Yesung berubah setiap saat, tidur indahnya hancur merasakan benda aneh didalam holenya terasa seperti mengganjal hingga ia tidur kakinya harus dibuka lebar-lebar agar benda itu keluar, namun nihil benda itu tetap bersikeras berada didalam sana.

"Uh! Hiks.. Wonnie." Lirihnya sambil melepaskan pelukan Kyuhyun beralih menempel pada Siwon. Lelaki tampan itu terbangun merasa punggungnya basah, dibaliknya tubuhnya lalu segera mendekap Yesung.

"Ada apa Sungie?" Siwon mengecup sekilas bibir Yesung. "Aku haus," Ucapnya setengah manja, Siwon tersenyum. "Kita keluar, jja." Siwon menggendong tubuh Yesung merasa lelaki manis itu malah semakin bergelut didalam selimut dan terlihat malas bergerak.

"Apa kau bosan berteman dengan aku?" Tanya Yesung sembari menenggelamkan kepalanya diperpotongan leher Siwon. "Uh! Maksudku, aku manja, bahkan tidak sedikit yang mengatakan aku bodoh. Aku tidak bodoh Siwonnie, aku pintar,"

"Ya. Kau pintar Yesung, mereka yang mengatakan kau bodoh itu hanya iri." Siwon mengusap-usap butt Yesung yang berada dikedua tangannya. "Kau tidak ikut mengatakan aku bodohkan? Jangan pernah mengatakan aku bodoh Siwonnie. Aku benci,"

"Tidak Yesung. Jangan samakan aku dengan mereka arra?" Tangga terakhir mereka lewati dan Siwon langsung menuju dapur rumah Kyuhyun setelah sebelumnya melalui Sooyoung dan Yuri yang asyik bercengkrama.

Yesung duduk dimeja makan sedangkan Siwon membuatkannya susu yang dia dapat dari kulkas yang diketahui susu milik Yoona. "Siwonnie.. Aku bingung, aku bingung kenapa aku bingung."

Ucap Yesung berhasil membuat Siwon ikut bingung, gerakan namja tampan itu terhenti lalu menatap Yesung. "Ini. Aku tidak memiliki payudara? Kenapa? Padahal aku mau memilikinya, lucu Wonnie-ah, aku akan menyuruh kau meremasnya nanti."

Blank lagi. Siwon menganga ditempatnya mendiamkan Yesung berbicara sambil mengusap-usap dadanya sendiri, bingung kenapa dadanya datar tidak seperti perempuan kebanyakan *?*. Padahal dia sangat ingin memiliki benda itu didadanya, jadi dia bisa membiarkan Siwon dan Kyuhyun menyusu seperti bayi kehausan.

"Eum! Kenapa Wonnie? Apa aku harus tanyakan pada Dokter?" Yesung memandangnya polos, mata Yesung mengerjab-erjab cepat. Siwon menelan air liurnya sesusah ketika ia BAB tidak lancar (?). "Aku saja yang memeriksa, bagaimana?" Tawar Siwon, matanya berbinar penuh harap Yesung mengangguk. Tapi lelaki itu menggeleng, ia hanya bisa menghela napas.

"Oh Iya. Kenapa kemaluanku ada punya dua bola dibawahnya? Apa punyamu juga?" Pertanyaan polos dari Yesung tanpa sadar membangunkan singa dibagian bawah Siwon yang tadinya tertidur pulas. "Aku mau liat punyamu Siwonnie."

Yesung berjalan menuju Siwon, semakin dekat. "Kau sudah lihatkan waktu kita mandi bersama?" Membuat langkah Yesung terhenti tepat beberapa centi dari Siwon.

"Aku tidak memperhatikannya, yang aku lihat hanya kemaluan Kyuhyun yang sangat besar, ada uratnya dan.. Hua~ mengerikan." Yesung menggeleng-gelengkan kepalanya dan lanjut mendekati Siwon. Punyaku jauh lebih mengerikan baby, bathin Siwon miris. Takut apa yang akan dikatakan Yesung ketika melihat kemaluannya yang mungkin lebih besar lagi.

"Punya Siwonnie pasti bagus.. Aku yakin, sini aku lihat." Yesung berhasil memegang celana Siwon, lalu melorotkannya secara cepat bahkan Siwon tidak dapat menahan Yesung. "Kenapa juga besar? Apa hanya punyaku yang kecil disini?" Dia menyentuh ujung junior Siwon yang sudah berdiri.

"YESU~~~~~NG" Kedua lelaki itu menoleh kepintu masuk dapur menemukan Kyuhyun berdiri dengan wajah memerah. "Kyunnie!" Seru Yesung sambil berlari menuju Kyuhyun.

"Kyu!? Aku baru saja-" Kyuhyun menyeret Yesung meninggalkan Siwon sendirian yang terduduk lemas dibawah kursi.

"Kyu, kenapa? Ada apa?" Kyuhyun menghentakkan tangan Yesung ketika mereka tiba di ruangan terasing dari yang lain. "Apa yang kau lakukan bersama Siwon?" Bentaknya pada lelaki tak berdosa yang menunduk takut akan marahannya.

"Tidak ada. Aku hanya melihat alat kelaminnya," Ucapan polos Yesung justru menambah tingkat kemarahan Kyuhyun. Remote kecil ditangannya ia remas, tapi tidak ia banting, melainkan menekan salah satu tombol disana.

Tubuh Yesung menggeliat kecil, benda aneh didalam hole nya bergerak-gerak menggelikan. "Ahh.. Kyuhh.." Erangnya antara nikmat dan sakit. "Uh! Sakit," Kyuhyun menyeringai nakal melihat tubuh Yesung didepannya seperti berniat menggodanya dengan tarian erotis.

"Refleks yang bagus," Puji Kyuhyun. Kecepatan vibrator didalam sana dia tambah kemaksimum. "Kyu.. benda apa didalam pantatku?" Yesung memandangnya resah, matanya memerah hendak menangis.

"Aku tidak memasukan apapun," Bohong Kyuhyun sambil memasang wajah sepolos mungkin. Peluh mengalir dikeningnya tidak tahan melihat gerakan Yesung yang menurutnya menggoda. "Tapi kenapa ada sesuatu yang bergetar didalam sana?" Wajah Yesung masih menunjukkan keresahan dan ketidak nyamanan.

Kyuhyun mendekati Yesung dan. Srek. Merobek piyama pink kesukaan Yesung membuat kancing-kancing tidak bersalah itu berserakan dilantai, baju berwarna pink bergambar kura-kura itu sudah tidak layak pakai akibat keganasan Kyuhyun.

"Hiks.. Kyu.. kenapa kau robek?" Airmata mengalir dikedua sudut mata Yesung. "Jadi tidak bisa dipakaikan!?" Lirihnya lagi. "Tenang Yesungie~ nanti aku belikan lagi yang lebih bagus." Yesung menggeleng sambil melepas bajunya.

"Aku tidak mau! Aku maunya yang seperti ini!" Tukas Yesung kesal kini ikut melorotkan celananya. "Tukan rusak! Kenapa celana itu bolong dipantatnya Kyu? Kau apakan?" Kyuhyun menepuk jidatnya.

"Jadi kau baru sadar?" Yang dibalas anggukan bodoh dari Yesung. "AKU TIDAK MAU PAKAI BAJU SEBELUM KAU MEMPERBAIKI PIYAMA ITU!" Ucap Yesung final, malah itu menjadi senjata untuk Kyuhyun.

"Kalau aku tidak bisa memperbaikinya bagaimana? Atau tidak ada yang menjual piyama sejenis?" Mata Kyuhyun liar menatap setiap jengkal tubuh Yesung dari atas sampai bawah. "Sudah kubilang aku tidak mau pakai baju kalau begitu."

"Hua~ jangan mendekat.." Teriak Yesung histeris merasa Kyuhyun berjalan mendekatinya, sampai dia terhenti dipojok ruangan, disana Yesung duduk meringkuk ketakutan. "Aku benci Kyuhyun! Kyuhyun jahat,"

"Ayolah Yesung. Aku baik, sangat baik. Semua juga karena kau, makanya aku berubah." Yesung mengangkat kepalanya. "Aku?" Kemudian menunjuk hidungnya sendiri. Kyuhyun mengangguk.

"Lalu benda didalam pantatku apa? Bisa kau lihat Kyu?" Yesung menungging didepan Kyuhyun, hole merahnya terbuka lebar mengundang siapa saja untuk memasuki.

"Begini. Kau mau benda itu keluar dari pantat seksehmu?" Yesung mengangguk. "Aku akan memasukkan kemaluanku kedalamnya, setelah aku keluarkan maka benda itu keluar juga. Bagaimana?"

"Terserah apapn itu. Kajja lakukan, aku tidak suka. Rasanya mengganjal Kyuhyun-ah," Kenapa dia sangat bodoh Ya Tuhan!, Kyuhyun menjambaki rambutnya sendiri. "Sesakit apapun jangan berteriak ne, jika Sungie berteriak maka bendanya tidak akan keluar."

Yesung hanya mengangguk patuh, membiarkan Kyuhyun berlaku seenaknya pada tubuhnya. Kini Kyuhyun berbaring diatas Yesung, memposisikan juniornya tepat didepan hole menggoda itu.

"Tahan.. Jangan berteriak.." Kyuhyun memasukkan sedikit juniornya, merasa Yesung tidak melakukan apapun maupun bersuara Kyuhyun semakin leluasa menghentakkan juniornya memasuki rektum Yesung.

Brak. "KYUHYU~~~~~~~N"

Hingga suara-suara jeritan terdengar memilukan diruangan kosong didaerah terasing rumah Kyuhyun. "Wonnie~" Yesung merangkak seperti bayi menuju Siwon diambang pintu, sedangkan Kibum sibuk memukuli Kyuhyun.

"Hya! Kenapa kau telanjang?" Siwon segera mendekap Yesung kepelukannya berusaha menghalangi pandangan mata mesum dari TOP, Changmin, Yunho, dan Kakak Yesung sendiri.

"Mianhae Oppa! Mereka menemukan kau dimana? Aku tidak dapat menghalangi," Yoona berteriak ditengah nasib malang Kyuhyun, babak belur ditangan sepupu sendiri.

"Kyuhyun merobek piyamaku." Yesung mengalungkan tangannya dileher Siwon, sedangkan kakinya melingkar dipinggang Siwon. Tiba-tiba Siwon kembali tercengo merasa cairan hangat kental membasahi perutnya. "Siwonnie.. Bisa kau priksa pantatku?" Semua mata tertuju pada YeWon. Bahkan Kibum yang tadinya sibuk menghajar Kyuhyun malah diam.

"Aku merasa ada yang mengganjal," Tukasnya dengan wajah kelewatan pabbo. "Eh.. Bergetar juga,"

"CHO~~ KYU~~~ HYU~~~~N"

"Gya~~~"

PRANG

BUGH..

PLAK..

DOR..

"Kya~~ Ampu~~~n"

.

T.B.C

.

Okeh okeh.. Aku tau ini semakin gajekan? Hu~ Mianhae #bow.. Biar gaje tapi kasih masukan ne ^^

Gimana Ucchan? Mau stop atau next? Masih bingungkah?

Review juseyo ^-^

-GOMAWO-