JOURNEY
Cast : Yunho, Changmin, Jaejoong and the other cast yang namanya numpang lewat
Pairing: HOMIN! YUNJAE! tinggal pilih!
Rate: T up to M!
Length: 1- till end
Disclamer : Yunho, Changmin, Jaejoong and the other cast milik diri mereka sendiri dan dikontrak sangat eklusive sama agensi masing-masing/saya cuman pinjem nama doang~ /ide nyontek sama drama Paradise ranch ma emergency couple~/ tapi dengan alur berbeda/ read n review oke!
WARNING!
TYPO /Chaptered /Bacanya pelan-pelan biar ga bingung/perhatikan keterangan tahun dan tempat/alur maju-mundur!/italic itu yang flashback/cerita aneh bin gaje /YAOI/HOMIN couple/DLDR/OOC.
Seoul 2014
.
"Yunho" suara merdu itu membuyarkan lamunan Yunho. Lamunan Yunho tentang mantan kekasihnya yang tak bisa ia lupakan. Bahkan selama tiga tahun ini yunho terus memikirkannya. Yunho menengadahkan kepalanya melihat seseorang yang telah berdiri didepannya.
"Jae?" alis Yunho bertaut heran melihat namja cantik itu tersenyum manis berada didepan meja kerjanya.
"ne, kau sedang sibuk?" Tanya jaejoong.
"ani, aku hanya melihat laporan hasil rapat tadi" jawab Yunho bohong.
"ahhh~ baguslah aku ingin mengajakmu makan siang bersama" ajak Jaejoong riang.
"kajja kita berangkat, ku dengar ada restoran jepang yang baru buka tak jauh dari sini." Tangan Jaejoong mengatup rapat didepan dadanya dengan matanya yang mengerjap imut memohon pada Yunho.
Yunho terkekeh pelan melihat tingkah tunangannya sebelum beranjak dari kursi kerjanya dan mengenggam tangan mungil tunangannya.
.
.
.
Seoul 2006
"Yunho!"
Yunho terlonjak dari duduknya begitu mendengar namanya diteriakan tepat ditelinganya. Yunho mendengus sebal begitu lengkingan itu berubah menjadi suara tawa. Ia tak perlu menoleh untuk mengetahui siapa pelaku yang membuatnya terkaget-kaget seperti ini. Yunho merebahkan tubuhnya direrumputan menegadahkan kepalanya melihat langit.
"kenapa kau suka sekali mengagetkan ku sih?" Tanya Yunho kesal. Ia bisa merasakan seseorang disebelahnya ikut merebahkan diri disampingnya.
"kenapa kau suka melamun?" tanya namja disamping Yunho.
"ani. Aku bukan melamun" elak Yunho tetap memandang langit. Yah memang akhir-akhir ini ia sering melamun. Terlalu banyak hal yang memenuhi pikirannya. Abojinya, sekolahnya bahkan namja disebelahnya.
"kau bohong"
Yunho mengerutkan alisnya, ia menolehkan kepalanya menatap namja disampingnya yang masih setia menatap langit biru seperti dirinya tadi.
Srett..
Namja itu berbalik menatap Yunho. Mata musang dan mata bambi milik mereka berdua saling menatap satu sama lain. Seolah berusaha menggali hati masing-masing. Hening beberapa saat sebelum namja manis itu mengeluarkan suaranya kembali.
"kau tak bisa membohongiku baby~" ucap namja bermata bambi itu, jemari panjangnya mengelus rahang Yunho lembut. Yunho memejamkan matanya menikmati jemari tangan kekasihnya di wajahnya.
"kau tak bisa membohongiku baby" perkataan namja disampingnya itu membuat kedua mata Yunho terbuka perlahan.
"aku baik-baik saja" ucap Yunho lirih. Lidahnya serasa kelu untuk memberitahukan masalahnya kepada kekasihnya.
"aku baik-baik saja. Cukup kau ada disampingku Changminah~" ucap Yunho sambil mengeleminasi jarak diantara mereka.
"cukup kau disampingku baby" ucap Yunho sebelum memejamkan matanya berusaha meredam keraguannya dengan mencicipi bibir merah merekah milik kekasihnya.
"aku ada disini untukmu baby" ucap Changmin sebelum lumatan bibir hati itu membuat dirinya menutup matanya.
.
.
.
Seoul 2014
Cup
Lamunan Yunho kali ini buyar begitu benda kenyal terasa dipipinya. Ia menolehkan kepalanya mendengar tawa kecil disebelahnya.
"kau senang sekali melamun yun" ucap Jaejoong tertawa kecil. "aku sudah memanggillmu sedari tadi tapi kau sama sekali tak menyahut, jadi aku menciummu" ucap Jaejoong pelan diakhir kalimatnya. Yunho melihat Jaejoong yang menatapnya malu. Bisa ia lihat semburat merah dipipi Jaejoong. Yunho tersenyum kecil. Tunangannya memang memiliki segala cara membuat dirinya melupakan masa lalunya. Benar masa lalunya. Bukankah Jaejoong berjanji membuatnya melupakan masa lalunya.
"kajja yun, kita sudah sampai" Jaejoong menarik tangan Yunho turun dari mobilnya.
"kau tahu aku mendengar makanan disini sangat enak, bahkan chefnya berasakl dari jepang. Ah..aku rindu jepang" celoteh Jaejoong riang,
"kenapa kau yakin sekali makanan direstoran ini sangat enak?" tanya Yunho.
"Umm..aku tahu dari kenalaan ku dijepang yun"
"nugu?"
"umm.. aku lupa namanya" Jaejoong memasng pose berpikir dengan tangan kirinya yang memegang dagunya. "aku lupa~" ucap Jaejoong manja. "tapi dia desainer yang baru merintis karirnya dijepang yun, aku bertemu dengannya sebelum aku kembali ke korea yun" lanjut Jaejoong.
Yunho menautkan alisnya sekali lagi. Jepang? Desainer? Ntah kenapa dua kata itu membuatia teringat dengan kekasihnya yang ia lepaskan namun masih ia cintai.
"Changminah" ucap Yunho pelan
.
.
.
.
T.B.C.
Diketik kilat setengah jam. Typo bertebaran. Maaf pendek.
Saya apdet disini karena melihat makin dikitnya epep DBSK, disela-sela tugas saya yng numpuk saya ngetik ini epep.
Ayo kita saling menghormati!
