OVER PROTECTIVED

.

.

Chapter : 2

©VyinHunhan947©

Rate T+ / M

Romance, Fluff, sad, YAOI

WARNING : TYPOS, CERITA PASARAN, YAOI, DAN BAHASA ANEH

DONT LIKE DONT READ! NO PLAGIARISM AND SIDERS GO AWAY!^_^

.

.

.

Sehun yang melihat itu sontak langsung berada di tengah tengah mereka dan melepas tautan tangan KaiLu.

Api kecemburuan terlihat jelas di mata elangnya ia menatap marah ke kai yang sedang memasang wajah kebingungan. Sehun langsung menggantikan tangan kai yang menggenggam tangan luhan sehingga tangannya dan tangan luhan sekarang bertautan. Luhan dan kai yang melihat itu sontak membelalakan matanya.

"KAJJA AKU IKUT!"

Chapter 2

Still author pov

Setelah mendengar pernyataan sehun yang begitu mengejutkan - menurut mereka - kai memutuskan untuk bertanya

"Sehun.. kau yakin? Bukannya kau tak suka keluar saat siang karna panas? Kau yakin?" Kata kai, dahinya mengernyit karna bingung

"Tentu saja! Hey, ayolah kkamjong.. aku sedang ingin keluar. Kau kenapa sih?"

"Hanya saja... aish sudahlah, apa alasanmu ingin ikut? Ini terlalu aneh"

'Karna aku tak akan membiarkanmu berduaan dengan luhanku!' Batin sehun, namun ia memutuskan untuk memberikan kai tatapan datarnya dan melenggang pergi dengan tangannya yang masih menggenggam tangan luhan manis.

"Hey! Ya! Tunggu akuu!" Teriak kai saat luhan dan sehun sudah keluar dorm mereka

BLAM

Saat di perjalanan menuju whystyle, toko topi milik sunbae mereka, yesung kai tak henti hentinya menanyakan keadaan luhan - mereka memutuskan berjalan kaki - apakah ia lelah atau tidak, haus atau tidak dan hal itu sukses membuat telinga sehun memanas mendengarnya

"Luhan hyung? Kau kepanasan? Mau ku-"

"YA! KAU MEMBUAT TELINGAKU PANAS! AISH JINJA!" potong sehun saat lagi lagi kai akan menawarkan hal yang sama selama 5 kali.

"Sewot banget sih lu del!" Kai mendengus,

"Luhan hyung aku rasa ini tempatnya"kata kai sambil menunjuk toko yang agak besar dengan bertulisan

'WHYSTYLE'

"Kau benar kai-ah~ kajja" luhan tersenyum tipis saat melihat sehun yang sudah banjir keringat di balik maskernya.

"Kajja!" seru kai sambil mengajak luhan masuk,sehun? Tentu saja ia hanya bisa mendengus kesal dan mencibir kai, yahh walaupun pada akhirnya ia tetap mengekori luhan dari belakang

"hyung bagaimana dengan ini? Apakah cocok?" tanya kai sambil memakai topi bercuping serigala

"tidak cocok kkamjong, kau akan terlihat menjijikan jika memakai topi imut seperti itu" bukan luhan yang menjawab, tetapi sehun yang sedang memakai snapback yang bertuiskan queen back the money. Sehun menoleh kearah luhan "hyung apakah ini cocok ku pakai?" tanya sehun

"ne! Kau terlihat tampan sehun-ah~" kata luhan sambil tersenyum malu

'kyaaa kyeoptaaa kenapa bisa ada namja seimut dia? Huaaaa aku nervouss'batin sehun menjerit

"ehm, hyung coba kau pakai... pasti akan terlihat sangat manis" sehun tersenyum kecil

"gomawo sehun-ah.. tetapi itu bukan style ku ehehee" luhan memaksakan senyumnya saat yang di sodorkan sehun ternyata sebuah wig hitam gelombang sebahu. HELL NO! SEHUN KIRA DIA BANCI? Ugh. Tanpa sadar luhan meringis pelan

"hyung aku sudah selesai. Dan sehun! Cepat bayar topimu dan kita pulang, luhan hyung memiliki janji dengan temannya" kata kai yang baru datang dari kasir. Sehun pun izin untuk ke kasir

"kai! Hyung rasa hyung harus pergi sekarang.. gwenchana?" kata luhan setelah melihat arloji hitamnya

"jinja? Baiklah.."

"gomawo kai~ hyung pergi dulu ne"

"ne! Hati-hati hyung"

Kai melihat punggung luhan yang telah menjauh dengan tatapn sendunya

"andai aku yang bisa lebih dulu bertemu dengan mu hyung... pasti tak akan sesusah ini.." gumam kai dengan senyum kecutnya

Kai mengeluarkan smartphonenya dan mulai bermain game

Setelah 10 menit

Puk

Sehun menepuk pundak kai pelan

"eh hun? Kenapa lama sekali?" kata kai

"tadi kartu kredit ku mengalami sedikit gangguan... dimana luhan hyung?"

"tadi dia harus bertemu dengan temannya, ini sudah hampir malam... ayo pulang!"ajak kai. Sementara yang diajak masih memikirkan kata kata kai tentang luhan yang pergi ehm.. ketemuan

Drap drap drap drap *backsoundgagal-_-

"yak! Sehun kau mau kemana!? YAAKK!" teriakan kai semakin kencang saat melihat sehun menaiki taxi lewat

"sudah kuduga... responnya sperti itu, apakah aku terlambat?" kai tersenyum miris sebelum pergi dari toko itu

LUHAN PLACE

"ghamsamnida atas sarannya raehwanniee~" kata luhan sambil memeluk kecil raehwa

"gwenchana oppaa... ini sudah tugasku sebagai salah satu hunhan shipper. Semoga gau menjalankannya di TLP guangzhou yaa~" raehwa tersenyum manis sebelum menghilang di persimpangan jalan

"hah~ lelahnya"

"lelah kenapa?" sesorang dengan nada suara amat teramat datar menjawab

"S-sehun-ah? Kenapa ada disini?"

"karna aku mencarimu... siapa yeoja tadi?"

"t-temanku... kenapa?"

"ada hubungan apa kau dengan dia?"

Luhan tersentak saat sehun memanggilnya tanpa embel embel hyung.

"kami hanya berteman" kali ini luhan berani balik menatap sehun dengan intens

"BOHONG! AKU MELIHAT KALIAN BERPELUKAN!" luhan meciut takut saat mendengar sehun berteriak kepadanya

"KAU! KAU MENYAKITI PERASAANKU!" sehun menendang keras tempat sampah di dekatnya membuat sampah sampah itu berhamburan. Beruntunglah tempat ini sangat sepi jadi tak akan ada yang merasa terganggu

"se-sehun-ah... dengarkan hyung dulu~" luhan berkata sambil melihat sepatunya dan menggigit bibir bawahnya

Sehun mendekat kearah luhan, secepat kilat ia menyambar tengkuk luhan dan melumat bibirnya dengan intens. Luhan yang syok hanya dapat mengepalkan tangannya di keudua sisi tubuhnya.

Sehun mulai gencar menggit kecil bibir luhan, meminta akses untuk masuk. Luhan pun membuka bibirnya dengan senang hati

Dengan nekat luhan mengalungkan lengannya di leher sehun dab merapatkan tubuhnya membuat monster yang berada pada diri sehun bangkit

"Aah~ sehunhhhh" luhan mendesah keras saat tangan sehun mencubiti niplenya dengan gemas, namun sekelebat bayangan luhan memeluk raehwa tadi membuatnya tersadar. Ia menjauhkan dirinya dari luhan membuat desahan kecewa lolos dari bibir luhan

"Aku tanya sekali lagi.. kau... apakah yeoja tadi adalah kekasihmu?" Sekarang tatapan sehun tidak setajam tadi

"Ani... dia temanku sehun-ah. Kumohon percayalah padaku.. aku hanya mencintaimu sehun-ah~"

"M-mwo?" Kali ini giliran sehun yang kaget

"Ne! kau bisa jijik kepadaku! Aku mencintaimu dari 1 tahun lalu.. hiks.. a-akuㅡ"

Ucapan luhan terpotong karna bibir sehun sudah menempel (lagi) di bibir merahnya

"Nado.. Lu.. nado saranghae. Jeongmal saranghae" ucap sehun dengan jarak yang hanya 3cm

"Hueeeeeee" luhan menangis semakin kencang membuat sehun panik

"Y-ya! Kau kenapa? Uljimaa" ucap sehun sambil mengecup kedua mata luhan pelan

Sehun menunggu luhan berhenti menangis

"Gwenchana? Kau kenapa lu?" Ucap sehun sambil menatap luhan sayang

"Ani.. aku takut ini mimpi" keluh luhan

"Eyy.. Xiaolu.. apa aku perlu mencubitmu sayang?"

"Andwee.. dicubiti itu sakit" kata luhan sambil mempoutkan bibirnya

"Kyaa kyeoptaa~" sehun yang gemas pun memeluk luhan dengan erat sambil menciumi pipi merona luhan berkali kali

"Lu.. aku rasa ini sudah larut.. mau pulang? Besok kita harus pergi ke china untuk TLP Guangzhou"

"Kau benar.. kajja!" Kata luhan sambil tersenyum manis

Mereka pun pulang dengan senyum manis yang terus terpasang di wajah rupawan mereka

T.B.C

VyinNote : tuuuhh hunhan udh jadiann, *lirik atas*

Vyin galo banget liat babylu nangis di tlp uhuuu.. rasanya kea tersayat-sayat(?) Oiya maafin vyin yaa buat lama apdet.. maklum kelas 9 itu sibuk banget! Sumpahan! Vyin juga gereget sendiri sama pr pr yang dikasi.

And alsooo vyin juga minta maaf gara gara gak bisa bales review.. ini aja susah banget nyempilin waktunya T^T maafin vyin yah? Vyiin sayang kok sama readers semuaa *kecupreaders*

Buat yang nanya kai itu suka ama cilu ato gak..udh kejawab kan di chapter ini?~^^

Trus disini tlp nya acak gegara vyin gak inget mana duluan eheheeee:3 segitu aja yaa makasiiii buanyaakkk

BIG THANKS FOR REVIEWS GUYS! YOUR REVIEWS IS MY TREASURE AND MY SPIRIT^^

10review=update ehee:3 hargailah vyin~ ;)

Wanna review again?^_^