MY LOVELY SWEET HEART
CHAPTER IV
DISCLAIMER : MASASHI KISHIMOTO
PAIRING : SASUKE U. & HINATA H.
WARNING : TYPO(S), CRACK PAIR, ANEH, OOC, DLL(DON'T LIKE DON'T READ)
Seminggu Hinata hilang tanpa jejak, angel yang ditugaskan untuk mencari sang tuan putri di dunia manusia begitu kuwalahan. Sosok putri mahkota itu hilang dari pengawasan Sakura beberapa hari yang lalu. Tak ada yang mengetahui keberadaan gadis itu bahkan di Hell sekalipun yang dilakukan pencarian dari pihak Sasuke, tapi semua itu tak membuahkan hasil sedikitpun.
Saat ini Sasuke sedang menuju tempat kali pertama ia bertemu dengan Hinata. 'Belum berubah!' yah tempat itu belum berubah masih sama seperti dulu.
Sasuke memutarkan pandangannnya menelusuri adakah hawa lain yang akan mengganggunya disini atu tidak, tapi apa yang ditemuinya malh membuat ia tersenyum sumringah, seminggu sosok itu tak lagi muncul dihadapannya lagi, tapi kali ini tanpa ia memintapun sosok itu muncul dipandangannya. Memang benar kata orang mencari suatu yang bahkan tak usah kau cari pasti kau temukan dengan mudah, kadangkalanya kita membuat sesuatu yang lebih susah ketimbang kenyataannya.
"Hai!" sapanya, Hinata membuka matanya dan terkejut melihat sosok Devil dalam bentuk manusia itu.
"Sedang apa kau disini?" tanya Hinata garang. Matanya menatap tajam dan menantang kearah Sasuke.
"Ini adalah tempat umum nona! Kau menghilang hingga membuat Heaven kalang kabut. Jadi apa posisimu di Heaven?" tanya Sasuke langsung.
"Seharusnya kau sudah tahu jika kau memang pernah mengenal Neji-nii sebelumnya." Jawab Hinata acuh, pandangannya tak sedikitpun menoleh kearah Sasuke yang sedari tadi bicara hanya menoleh saat pertama kali Sasuke menyapanya.
"Kenapa kau pergi?" tanya Sasuke.
"Karena aku tak bisa hidup dalam pengawasan Heaven. Kau tahu cara menumbuhkan sayap Angel yang pernah dipotong?" tanya Hinata yang hanya dijawab oleh gelengan dari Sasuke. "Membunuh devil." Lanjutnya.
"Apa maksudmu?" tanya sasuke kaget atas lanjutan kalimat Hinata.
"Seperti seratus tahun yang lalu saat kau melakukan perang padahal niatmu hanya untuk mengklarifikasi saja. Hari itu seorang angel memasuki Hell dan membunuh salah satu devil. Mungkin pertama kali yang mereka lihat hanya manusia tapi begitu satu devil itu terbunuh, sayapnya perlahan muncul kembali dan identitasnya sebagai angel terungkap. Tenang saja aku tak akan melakukan hal tak berguna itu hanya untuk mendapatkan sayapku kembali." Jawab Hinata panjang lebar, walaupun dalam hatinya ia ingin kembali mendapatkan sayapnya.
"Jadi kau lari karena hal itu?" tanya Sasuke dingin.
"Yah walaupun aku ingin menjadi Angel kembali tapi aku tak mau mengorbankan semua orang, tidak dan tiidak akan pernah."
"Pilihan yang bagus atau mungkin aku akan membunuh semua ras mu yang ada!" ucap Sasuke kejam.
"Yah itu memang sifatmu, terlihat jelas ambisi membunuhmu dalam raut wajahmu. Bukankah sebaiknya kau membunuhku sekarang?" tanya datar dari Hinata walaupun hatinya sakit saat mengucapkan itu tapi ia harus mengucapkannya.
"Aku tak bisa membunuhmu!" aku Sasuke jujur, yah bagaimana mungkin bisa ia membunuh orang yang dalam bulan terakhir ini mengisi hatinya.
"Aku juga tak bisa membunuuhmu." Ucap hinata tanpa sadar. "Walaupun kekuatanku cukup besar untuk membunuhmu, aku tetap tak bisa membunuhmu."
"Yah karena entah sejak kapan perasaan terlarang ini muncul iya kan Hinata?" tanya Sasuke yang sukses membuat Hinata menoleh kearahnya.
"Kau, jangan bilang kau ju-?"
"Jangan berfikir bahwa hanya Angel yang memiliki hati kami para Devil pun memilikinya, memiliki rasa cinta tapi entah mengapa aku harus mencinatai Angel yang jelas-jelas dilarang oleh langit." Curhat Sasuke, mengungkapkan semua yang ada difikirannya.
"Aku juga memiliki rasa dan perasaan yang sama denganmu Sasuke, tapi bagaimana cara kita bersatu? Angel dan Devil tak akan pernah bisa bersatu atau sebuah kehancuran akan terjadi."
"Kau percaya ramalan kuno itu Hinata?" tanya Sasuke.
"Yah tentu saja aku percaya." Jawab Hinata tegas.
"Bahkan kebenaran itu tak pernah ada dan kau mempercayainya?" tanya Sasuke memandang tak percaya kearah Hinata.
"Lalu apa yang harus kita lakuakan Sasuke?" tanya Hinata frustasi.
"Kita pergi dari urusan langit masing-masing. Menjadi manusia dan hidup bahagia didunia ini." Ucap Sasuke, Hinata mengangguk mengiyakan.
Sebuah jalan baru menuju kebahagiaan mereka berdua tapi malapetaka untuk Heaven dan Hell karena langgaran kedua Putra Mahkota kerajaan Hell dan juga Putri Mahkota kerajaan Heaven.
Hingga sebuah bayi-bayi kecil yang tumbuh perlahan di salah satu kota tersebut menangis, terlahir dalam kesengsaraan baru dalam hidupnya. Bagaimanapun dan cara apapun jika Hitam bertemu Putih pasti tak semuanya mulus sesuai rencana,
Anak ketiga dari pasangan jelmaan manusia Sasuke Uchiha dan Hyuuga Hinata yang memiliki sayap putih dan hitam, sepasang sayap berbeda warna yang melambangkan bersatunya Angel dan Devil yang ditentang oleh Langit.
"Bunda kenapa aku terlahir berbeda dari kakak-kakak ku?" tanya gadis kecil itu anak ketiga dari pasangan tersebut yang bernama. Reika Uchiha.
"Kau istimewa nak, berbeda dengan Daiki maupun Rieki saudara kembarmu." Jawab sang bunda, yah anak pertama Daiki Uchiha yang memiliki sayap hitam dan anak kedua dan ketiga yang kembar beda gender. Reiki dan Reika Uchiha. Reiki memiliki sayap putih dan Reika memiliki sepasang sayap berbeda warna. Walupun begitu mereka tak akan pernah lagi menginjakkan kaki di Hell maupun Heaven karena kesalahan dimasa lalu.
Hidup yang tak selalu mulus, perjalanan cerita yang dimulai dari kesalahan orang tua akan berimbas pada anak-anaknya kelak.
SEMOGA KALIAN HIDUP BAHAGIA!
END
Hikari Kaitani
