I Will Go
Main Pair: Wu Yi Fan
Huang Zi Tao
Oh Sehun
Genre: Hurt/Comfort, Angst,Drama,Romance
Rated: T
Warning: Yaoi,OOC,typo(s) dll :3
Summary: "Dasar Berengsek"maki Kris dengan nada marahnya. "baiklah,aku akan pergi jika itu maumu"ucap Tao dengan air mata yang mengalir deras dimatanya. FANTAO/KRISTAO,YAOI,OOC Silakan membaca dan tinggalkan komentar anda ^^.
A/N: Anyeonggg~ maaf saya updatenya lama :3 *dihajar readers* ini karna factor saya udah gak dapat feel sama sekali di KT,jadi udah agak susah buat ngelanjutinnya T.T dan mohon dimaklumi saya ini juga udah kelas 3 SMK harus sibuk ngurusin ini itu buat persiapan ujian mendatang (eaaa sok sibuk XD) dan alasan yang bikin saya males banget buat lanjut nihh FF karena saya lagi kepincut (?) sama anime,banyak anime bagus akhir" ini apalagi yang seiyuu'nya Hiroshi Kamiya,kyaaaa kyaaa kyaaa _ udah treak" gaje saya *malah curcol* :v awalnya aja udah berniat buat nggak ngelanjutin nih FF tapi serasa kaya ada beban di hati gitu kalo gak dilanjut *eaaaa* dan maafkan saya kalau cerita ini Angstnya gak dapet SAMA SEKALI, ingetlah saya ini author abal-abal :v .Para pemain bukan milik saya tapi cerita ini mutlak dan sudah dipatenkan milik saya XD. Jika tidak suka ceritanya dimohon untuk tidak membacanya. It's YAOI STORY. Don't Like Don't Read ^^
Ӝ
~RDTSYD~
Ӝ
"Sehun"
"Apa yang ingin kau lakukan kepada Tao,Ge?"ucap lelaki yang masih setia berdiri didepan pintu itu sambil menatap tajam kearah Kris.
"A-ku,,Aku hanya ingin menyentuh pipi Tao,ya hanya ingin menyentuh pipi Tao"jawab Kris mencoba tenang.
"Cih,tak usah berbohong,jangan kau kira aku tidak tau apa yang selama ini kau lakukan pada Tao"terdengar nada tidak suka yang keluar dari mulut lelaki itu.
"Ouh,jadi selama ini kau sudah tau,jadi sekarang kau mau apa?membawa lelaki brengsek ini pergi,ouh silakan saja, aku akan sangat berterima kasih sekali kepadamu tuan Oh Sehun"
"Jaga ucapan mu Ge,bahkan disini yang terlihat seperti lelaki brengsek adalah kau"lelaki itu mengepalkan kedua tangannya erat terlihat sekali dia sedang memendam amarahnya yang sebentar lagi akan meledak.
"Apa kau bilang?"ucap Kris yang terlihat sudah mulai naik pitam.
"Sudah hentikan,Sehun jaga ucapanmu"Tao yang sedari tadi diam mulai angkat bicara untuk melerai adu mulut yang mungkin saja akan segera menjadi adegan adu jotos didepannya.
"kau,lelaki brengsek yang sudah dengan seenaknya menghancurkan hidupku,lebih baik diam saja"Kris menatap Tao tajam, yang tentu saja langsung membuat lelaki bermata panda itu diam seketika.
"Berhenti berkata brengsek,seolah-olah kau adalah yang paling benar disini"lelaki yang dipanggil Tao dengan nama Sehun tadi datang menghampiri Kris dengan pandangan membunuhnya,mengepalkan tangannya siap untuk menonjok pipi mulus milik Kris.
Tangannya sudah terangkat, siap melayangkan tinjunya tapi tiba-tiba saja gerakannya terhenti,lengannya dipegang oleh sebuah lengan lengan Tao,pikirnya.
"Sehun,kumohon hentikan"Tao berucap lirih.
"tidak akan kuhentikan,sebelum dia meminta maaf padamu"Sehun kembali menatap tajam Kris.
"apa?kau bilang apa?minta maaf?kau pikir dia siapa sehingga aku harus minta maaf,cih"
Sehun yang sudah tidak tahan mendengar ucapan Kris,langsung saja melayangkan tinjunya tepat mengenai pipi kiri milik si lelaki tinggi yang tidak terima dengan apa yang sudah dilakukan oleh Sehun mulai membalas menojok pipi putih pucat si lelaki tanpa ekspresi.
"kumohon hentikan"teriak Tao dengan air mata yang kembali mengalir dimata sembabnya.
Baik Kris maupun Sehun tak ada yang mendengar ucapan Tao,mereka masih terlihat focus pada adu jotos yang mereka lakukan.
"Henti_ Akkhh"secara reflek mereka berdua menghentikan kegiatan mereka,Sehun membelalakan matanya saat melihat dahi Tao yang mengeluarkan banyak darah.
"Tao,kau tak apa?"Tanya Sehun khawatir.
"aku tak ap_akhhh"jawab Tao sambil memegangi kepalanya yang mulai berdenyut-denyut sakit.
"Ge,apa yang kau lakukan?cepat bantu aku"teriakan Sehun membuyarkan lamunan Kris,Kris secara reflek memandang datar kehadapan Sehun.
"urus saja dia sendiri,aku sudah terlambat"ucap Kris enteng kemudian segera meniggalkan rumahnya setelah mengambil tasnya yang tergeletak di lantai.
"Dasar kau laki-laki brengsek"teriak Sehun murka.
"Sudahlah Sehun,dia suamiku dan kau tak pantas menyebutnya seperti itu dihadapa_,, akhh"
"kau tak apa?maafkan aku,seharusnya dulu aku tak meyerahkanmu kepada lelaki seperti dirinya"memeluk Tao dengan erat,merasa bersalah dengan apa yang sudah dia lakukan.
FLASHBACK
"Sehuuuun"namja beramput pirang yang sedang membaca bukunya itu, sepontan saja menutup telinganya saat mendengar namanya dipanggil dengan cukup keras.
"iya Tao,kau tak perlu berteriak,telingaku masih berfungsi dengan normal"Sehun menatap tajam namja diambang pintu yang sedang tersenyum lebar.
"kau tau,aku akan segera menikah? Dan kau tau siapa calonnya?"Tao tanpa memperdulikan tatapan tajam Sehun mulai mendudukan dirinya disebelah Sehun dan menggoyangkan lengan si namja pirang dengan cukup keras.
"yak yak hentikan"mencoba melepaskan tangan yang lumayan berotot itu dengan sedikit susah payah,karena sang pemilik tangan yang menggenggam lengannya terlalu kuat.
"coba tebak dulu dan aku akan melepaskan tanganmu"ucap Tao yang sekarang mulai merangkul manja lengan milik Sehun.
"jika kutebak-tebak mungkin hanya Suho hyung atau si hitam Kai yang mau denganmu,aku benarkan?"jawab Sehun dengan tampang sok bijaknya.
"yackk,kejam sekali kau, dan kau tau, tebakanmu salah, karena aku akan menikah dengan Wu Yi Fan, sang model majalah porno yang kutunjukan padamu beberapa waktu lalu,oh kau tau,aku merasa seperti mendapat emas sekarung,jika ini mimpi aku berharap aku tidak pernah bangun"ucap Tao kegirangan layaknya gadis remaja yang baru saja mendapatkan ciuman dari pacar tercintanya.
Sehun yang mendengar ucapan yang keluar dari bibir Tao langsung memasang wajah dinginnya, aura hitam terlihat kentara sekali disekitar tubuhnya,sorot membunuh terpancar jelas dari matanya,kenapa dengan Sehun?apakah dia tidak suka mendengar kabar bahagia dari Tao?
"aku tidak setuju"ucap Sehun dingin.
"Wae? Kau tau aku sudah memimpikan ini sejak lama"Jawab Tao dengan bibir yang dipoutkan kesal.
"batalkan pernikahanmu"ucapnya dingin sambil menatap tajam pada Tao.
"t-tapi_"
"pergilah"ucap Sehun tanpa mau menatap muka Tao.
"S-se_"
"KUBILANG PERGI"bentak Sehun yang tentu saja membuat Tao langsung terlonjak kaget.
Tao yang mendengar bentakan Sehun barusan,langsung pergi meninggakan Sehun tanpa sepatahkata pun.
FLASHBACK OFF
"Maafkan aku"Sehun masih belum melepaskan pelukannya.
"kau tidak salah Sehun,ini pilihanku dan aku akan menjalaninya dengan sekuat hatiku,aku yakin pasti Kris-ge juga akan mulai mencintaiku seiring waktu berjalan"bibir mungil itu berucap dengan senyum pahit yang terpatri diwajahnya.
"maafkan aku"dan tanpa sadar air mata menetes dari mata sipit seorang Oh Sehun,Tao yang merasakan pundaknya basah sedikit tersentak saat tau bahwa Sehun menangis.
"jangan menangis,atau Luhan-ge akan meninggalkanmu"hibur Tao yang bak hiburan yang dibuat oleh anak kecil.
"bodoh,itu tak akan terjadi"tawanya disela air mata yang masih mengalir.
.
.
.
.
"Kris-ge,kau ingin sarapan apa pagi ini?"senyum cerah terpatri diwajah cantiknya.
"sesukamu saja,semua masakanmu sangat enak,sayang"lelaki yang dipanggil Kris itu menjawab dengan senyum lembut dipagi hari.
"bagaimana dengan nasi goreng Beijing yang diajarkan oleh Han-gege beberapa waktu lalu?"Tanya Tao sambil mengikatkan tali apronnya.
"boleh,aku suka itu"jawab Kris dengan wajah yang masih sibuk menghadap lembaran kertas penuh dengan kata dan gambar sebut saja Koran pagi.
"baiklah~"ucap Tao girang,kemudian pergi ke dapur untuk memasak.
KRINGGG KRINGGG
"hah~sepertinya mimpi indah yang tak akan pernah terwujud lagi ataukah ku sebut saja ini mimpi buruk?"monolog sedih sang lelaki panda ketika mengingat mimpinya barusan.
"apakah Kris-ge sudah pulang?sudah dua hari ini dia tidak pulang"kaki jenjangnya melangkah pergi meninggalkan kamarnya,melihat ke pintu depan untuk melihat apakah sepatu suami tercinta sudah berada di rak sepatu.
Dan ternyata hasilnya NIHIL disana hanya ada beberapa sepatu miliknya dan sepasang sepatu olahraga milik Kris,dia tidak melihat sepatu kerja milik Kris.
"hah,ternyata Kris-ge tid_"
CKLEKK
Terdengar suara pintu terbuka,secara reflek Tao mendongakan kepalanya untuk melihat siapakah gerangan yang membuka Kris-ge?Apakah dia sudah pulang?ucap innernya bahagia.
Tebakannya benar,itu memang Kris dan Tao merasa sangat senang karena hari ini KrisNYA tidak pulang membawa perempuan jalang yang lainnya.
"Kris-ge kau su_minggirlah"ucap Kris tanpa menghiraukan perkataan Tao.
"Kau sudah makan?Ingin ku buatkan sara_berhentilah bicara brengsek,kau membuat kepalaku semakin pusing saja"kata-kata kasar kembali keluar dari mulut Kris setelah dua hari dia tidak mengucapkannya lagi.
BRAKK
Kali ini Tao dapat mendengar dengan jelas suara pintu yang dibanting,kepalanya menunduk sedih,hatinya terasa sakit lagi,tapi dia harus kuat dia yakin pasti Kris akan mencintainya juga seperti dia mencintai si model porno itu.
"Kris ge,aku akan membuatkanmu nasi goreng kesukaanmu,kuharap kau akan memakannya"ucapnya getir kemudian meninggalkan kamar Kris menuju dapur.
"sial,melihat mukanya membuatku makin muak saja,kalau bukan karna perjodohan gila itu,aku pasti akan hidup bahagia tak akan pernah ada yang namanya hidup pura-pura bahagia dengan lelaki sialan itu"mulutnya itu tak hentinya mengucapkan kalimat yang bahkan akan sangat menyayat hati orang yang mendengarnya,beruntung Tao tak ada disini sekarang,jika ada bisa dipastikan kita akan melihat air bening yang tak sepantasnya mengalir dimata panda indahnya itu.
Kau kejam Kris.
"Tao,ayo ikut aku"samar-samar dia dapat mendengar suara diluar sana.
'ternyata si albino sialan itu'ucapnya dalam hati.
"kau ingin mengajakku kemana?"
"kesuatu tempat kau pasti suka"
Tanpa sadar Kris mulai mempertajam pendengarannya untuk bisa lebih jelas menguping apa yang sedang mereka bicarakan.
"t-tapi_ayolah"dan terakhir yang dia dengar adalah suara pintu yang tertutup secara perlahan.
"Selingkuh,eh?"
Bukankah lucu kau bilang begitu Kris?Bercerminlah dan kau akan tau siapa yang berselingkuh selama ini,bahkan berselingkuh didepan pasanganmu sendiri,dimana kau letakan rasa malumu itu?Bercerminlah.
"Lihat saja nanti"ucapnya dengan seringaian yang terpasang diwajah tampannya itu.
TBC
Maaf ya kalau ceritanya nggak memuaskan dan gak sedih sama sekali,taulah saya inikan author abal-abal T. chapter selanjutnya ^^ Bye Bye Minna-san :*
Riviews for this story and I Will continue my story as soon as :*
