THE RAINBOW ROSE

Author : HanDik

Main Cast : Byun Baek Hyun (Exo), Xi Lu Han (EXO)

Support Cast : Do Kyung Soo (EXO), Oh Se Hoon (EXO)

-,

-,

-88888888-

-,

Kediaman Keluarga Xi (Luhan & Sehun)

Sore ini Luhan sedang berdiam diri di ruang keluarga kediamannya, ia sedang mengerjakan tugas kuliahnya setelah ia mengambil materi kelompok yang harus ia kerjakan. Biasanya, ia akan mengerjakan dikamarnya sendiri namun untuk kali ini dirinya harus mengerjakan diruang keluarga karena dikamarnya ada seorang namja manis yang sedang tertidur sebenarnya sih dia pingsan dengan tidak elitnya.

"Huft, kenapa coba itu orang pakai pingsan saat ku bilang abis menabrakku dua hari lalu" Gerutu Luhan.

"Merepotkan saja dia, udah pakai nabrak plus pingsan lagi. Mana disana lagi banyak orang mau tidak mau aku harus menggendongnya ditengah hujan dari pada aku dikeroyok massa saat itu juga" Lanjut Luhan dalam gerutunya sesaat setelah mengerjakan tugasnya.

"Hmmm.. Lebih baik aku kekamar dan melihat kondisi namja itu dulu. Lagi pula aku belum menyiram mawar hitam itu lagi" Monolog Luhan yang sedang membereskan materi kuliahnya dan pergi menuju kamarnya.

/Ceklek/

Luhan melangkah menuju meja belajarnya yang tepat berada di sebrang tempat tidurnya dan kemudian ia melangkah menuju kamar mandinya dengan membawa gelas yang berukuran kecil untuk menyiram mawar hitamnya. Tetapi sesaat itu, dirinya berhenti saat melewati tempat tidurnya. Ya dirinya memperhatikan sosok namja yang kini tengah tertidur ditempat tidurnya menggunakan pakaian milik Luhan, karena pakaian yang ia kenakan basah oleh hujan dan tentunya bukan Luhan yang mengganti pakaian namja tersebut tapi maid kepercayaannya.

Sudah lima belas menit lamanya Luhan tampak temenung melihat sosok namja manis yang kini sedang tertidur. Tanpa ia sadari tangan kanannya menyentuh surai coklat namja tersebut dan mengelusnya dengan perlahan. Tanpa ada pergerakan dari namja tersebut dirinya terus mengelus rambutnya dan tanpa ia sadari terukir senyum diwajah Luhan.

"Hyung, besok jadi ya ? Aku sudah memberi tahu.. BAEKHYUN!"

Tanpa disadari Luhan, Sehun sudah masuk kedalam kamarnya dan mengagetkan acara memandang sosok malaikat yang kini sedang tertidur harus terhenti.

"Ya sudah tapi kenapa hanya Baekhyun bukankah hyung menyuruhmu mengajak Kyungsoo juga ya ?"

"Bukan itu hyung, aku mau bertanya kenapa Baekhyun ada disini ? diranjangmu dan sedang tertidur ? Kau menculiknya ya ? Aduh hyung kau jangan sampai begini dong, jangan karena putus dan dikhianati oleh Minseok hyung kau jadi menculik sahabat dongsaeng-mu yang paling tampan ini" Cerocos Sehun yang terus bicara tanpa henti.

"Apa dia bilang ? Menculik sahabatnya karena dikhianati ? Malas banget pacaran sama anak SHS. Sialan nih anak satu, untung kau dongsaeng-ku kalau tidak sudah kulempar kau. Eh.. tunggu ? Baekhyun ? Jadi ini yang namanya Baekhyun" Batin Luhan yang tengah sweatdrop dan sadar akan siapa yang ada dikamarnya ini.

"Baekhyun ? Jadi ini Baekhyun ? Dan apa kau bilang tadi ? Hyung menculiknya ? Seenak jidatmu Sehun! Tadi hyung ditabraknya saat hujan dan baru kubilang sesuatu eh dia malah pingsan. Ya mau tidak mau hyung membawanya kerumah" Jelas Luhan.

"Oh jadi seperti itu, terima kasih ya Luhan hyung sudah mau membawa Baekhyun kemari. Eh tunggu tadi apa yang hyung bilang dikalimat terakhir ? Mau tidak mau membawa kerumah ? Oh jadi hyung begitu ya sebenarnya tidak berniat membawa sahabat Sehun kemari" Ucap Sehun yang diakhiri dengan nada sinis.

"Bu.. Bukan begitu. Hyu.. Hyung mana tahu kalau dia ini sahabatmu Sehun. Kalau hyung tahu juga langsung hyung bawa kerumah"

"Sensian amat sih kalau sahabatnya kenapa-kenapa. Repot amat kalau punya dongsaeng yang seperti ini. Dikit-dikit marah kalau bahas sahabatnya atau sedih kalau terjadi sesuatu. Coba aku yang sebagai hyungnya yang megalami mana mungkin ia seperti itu"Batin Luhan

"Sebentar, sejak kapan Baekhyun berganti pakaian dan bukankah ini pakaianmu hyung ? Atau jangan-jangan kau melakukan sesuatu ya ?" Tuduh Sehun.

"Apa-apaan dia bilang ? Menuduhku memperkosa sahabatnya yang masih Senior High School ini ? Tidak mungkin!" Umpat Luhan dalam hati.

"Seenaknya aja kau Sehun menuduh hyung seperti itu. Hyung meminta Tao hyung menggantikannya"

"Syukurlah, aku tidak akan membiarkan kau menyentuh Baekhyun, karena aku tidak akan rela bila dia denganmu yang mesum itu hyung" Jelas Sehun yang kemudian pergi keluar sebelum kena damprat Luhan.

"Kutitip Baekhyun pada hyung, ku yakin dia cocok denganmu dan Baekhyun akan baik-baik saja denganmu setalah aku melihat senyummu kembali hyung. Kenalilah dia dengan baik dan berjuang merebut hatinya karena ku tahu hyung kau pasti memiliki rasa padanya saat kau menatapnya tadi" Batin Sehun yang pergi menuju kamarnya.

"Awas kau Sehun! Hah lebih baik aku segera menyiram mawar ini dan segera mandi, satu jam lagi waktunya makan malam"

-,

-,

-88888888-

-,

Kediaman Keluarga Byun (Baekhyun)

Seluruh para maid dan tentunya kepala pelayan Keluarga Byun tengah merasakan rasa khawatir dan cemas karena tuan muda mereka Byun Baek Hyun belum pulang juga sampai jam makan malam berlalu. Semua supir dan bodyguard terah dikerahkan oleh kepala pelayan untuk mencari Baekhyun dipenjuru kota dan jalan biasa Tuan Muda mereka pulang.

Sementara beberapa maid menghubungi teman-teman terdekat Baekhyun tapi tidak ada satupun yang mengangkat sedangkan kepala pelayan Lay sedang panik karena Tuan Byun dan Nyonya Byun akan segera sampai dirumah mengingat ini jam pulang mereka.

/Ting Ting Ting/

Suara bel depan pagar rumah keluarga Byun kini tengah berbunyi menandakan ada tamu atau bisa jadi Tuan dan Nyonya Byun sudah sampai dirumah. Para maid dan tentunya Lay kini sedang menahan rasa takut mereka bila yang datang ialah Tuan besar mereka, keringat dingin mulai mengucur di pelipis Lay dengan bergegas ia menuju gerbang utama seorang diri dan berdoa semoga saja itu Tuan Muda mereka.

"LAY HYUUUNG! BAEKHIE PULANG!"

Perasaan Lay yang acak adul ini menjadi sangat gembira karena melihat sosok Tuan Muda nya, Baekhyun yang kini tengah berdiri didepan pintu dan tentunya langsung memeluk Baekhyun.

"Hiks.. Tu.. hiks. Tuan.. hiks. Muda.. Hiks.. kemana saja kenapa baru sampai dirumah" Ucap Lay.

"Ah tadi Baekhie pingsan saat pulang dan ditolong oleh hyung-nya Sehun dan Sehun juga ada disini kok mengantar Baekhie pulang"

"Terima kasih Tuan Muda Sehun dan Tuan Muda.."

"Luhan imnida" Ucap Luhan memperkenalkan dirinya

"Ah ne Tuan Muda Luhan, maaf merepotkan kalian. Dan Tuan Muda Sehun kenapa telponnya tidak diangkat ? Tadi saya sudah menelpon Tuan Muda dan juga Tuan Muda Kyungsoo menelpon anda tapi tidak diangkat juga"

"Eh, anu smartphone-ku tertinggal dirumah dan maaf aku lupa memberitahumu Lay hyung kalau Baekhyun ada dirumahku" Jelas Sehun.

"Sudah Lay hyung jangan marahin Sehun. Lebih baik kita masuk Baekhie sudah kedinginan ini"

"Nah benar itu sepertinya dia kedinginan dan lebih baik kami segera pulang" Ucap Luhan yang menyetujui perkataan Baekhyun.

"Baiklah kalau begitu, kami pamit dulu ya Bakehyun, Lay hyung" Ucap Sehun yang kemudian masuk kedalam mobil dan melaju meninggalkan kediaman Byun.

"Nah ayo Tuan Muda sekarang masuk, biarkan saya dan maid menyiapkan air hangat untuk Tuan Muda mandi" Ucap Lay yang kemudian masuk kedalam rumah bersama Baekhyun.

-,

-,

-88888888-

-,

Pagi ini Baekhyun tengah bersiap-siap karena ia, Kyungsoo dan Sehun serta Luhan hyung akan pergi ke Lotte World. Dirinya sudah menguatkan diri, dengan pergi berlibur mungkin akan melupakan tunangannya, Kris hyung. Tentu saja Tuan dan Nyonya Byun menyetujuinya karena putra mereka sudah mau berpergian keluar semenjak Kris meninggal.

Sementara itu, Lay dan para maid tengah sibuk membuatkan bekal makanan untuk Baekhyun dan tentunya juga untuk teman-teman Tuan Muda mereka. Para maid dengan raut wajah gembira menyiapkan semua keperluan Baekhyun, mereka semua gembira karena ini pertama kalinya Baekhyun keluar rumah semenjak kejadian itu.

/Ting Ting Ting/

"Ah itu pasti Tuan Muda Kyungsoo, Tuan Muda Sehun dan Tuan Muda Luhan" Ucap Lay yang kemudian bergegas menyambut mereka semua dipintu utama.

"Annyeonghaseyo Tuan Muda, mari masuk kedalam Tuan Muda Baekhyun sedang bersiap-siap" Ucap Lay menyambut mereka.

"Annyeonghaseyo Lay hyung" Ucap Kyungsoo dan Sehun berbarengan dan diikuti senyum Luhan.

"Ini tidak salah hyung ? Kenapa banyak sekali ?" Tanya Kyungsoo yang kaget dengan banyaknya bekal makanan yang tersedia dengan rapih.

"Tentu saja tidak Tuan Muda Kyungsoo. Ini kan pertama kalinya Tuan Muda Baekhyun keluar jadi kami menyiapkan semua keperluannya serta Tuan Muda sekalian" Jelas Lay.

"Astaga, seluruh maid disini ternyata sangat menyayangi Baekhyun. Sampai mereka menyiapkan ini semua tapi sedikit berlebihan" Batin Luhan.

"Saya mengerti dengan raut wajah penasaran anda Tuan Muda Luhan. Tuan Muda Baekhyun merupakan kesayangan kami para maid, karena ia begitu menyayangi kami dan mengganggap kami semua hyung dan noona-nya sendiri mungkin karena Tuan Muda merupakan anak satu-satunya" Jelas Lay

"Tapi semenjak kejadian itu Tuan Muda menjadi murung walau masih bisa tertawa dengan Tuan dan Nyonya Besar, bersama kami para maid yang selalu mengajak main Tuan Muda dan juga kami berterima kasih kepaad Tuan Muda Kyungsoo dan Tuan Muda Sehun yang selalu menemaninya saat liburan dengan membuatnya tertawa" Jelas Lay dengan air mata yang berlinang mengingat apa yang telah dialami oleh Baekhyun.

"Jadi seperti itu ya hyung, baiklah hari ini aku eh kami akan membuat Baekhyun tertawa dan melupakan masa lalunya" Jelas Luhan yang tanpa sadar dirinya mengucapkan hal tersebut.

"Wah kalian sudah lama ya datangnya, maaf aku lama" Ucap Baekhyun yang berjalan turun di tangga.

"Tidak kok Baekhie, bagaimana kalau kita berangkat sekarang hyung biar tidak kesiangan" Ucap Kyungsoo kemudian.

Luhan dan Sehun bersama Lay dan para maid memasukan keperluan dan bekal makan siang serta cemilian yang telah disiapkan oleh para maid keluarga Byun kedalam mobil Luhan, sementara Kyungsoo dan Baekhyun kini tengah asik bercanda didalam mobil.

-,

-,

-88888888-

-,

Lotte World

Baekhyun, Luhan, Sehun dan Kyungsoo kini tengah berada di Lotte World, bagi mereka bertiga ini merupakan hal biasa tapi bagi Baekhyun, ia seperti seekor burung yang baru saja keluar dari sangkarnya yang kelam. Semua kata takjub, sorakan serta tingkahnya seperti anak kecil yang merasa bahagia karena pergi ke sebuah taman bermain yang lumayan besar ini. Sementara itu, Sehun dan Kyungsoo tersenyum bahagia sedangkan Luhan hanya menutup wajahnya malu melihat tingkah Baekhyun .

"Astaga, ini anak satu si Baekhyun tidak bisa diam apa ? Kayak pertama kalinya kesini padahal ia bisa kesini setiap minggu juga" Batin Luhan.

"Tapi melihatnya bisa tersenyum seperti itu, entah mengapa aku merasa sangat senang dan ia jadi terlihat sangat manis" Lanjut Luhan dalam hatinya.

"Baekhie, aku jadi senang karena melihat kau begitu senang" Ucap Kyungsoo yang dijawab senyuman oleh Baekhyun.

"Kau benar Kyungie, eh iya aku punya ide karena kita berempat bagaimana kalau kita berpasangan ? Aku dengan Kyungie dan Luhan hyung bersama Baekhie" Usul Sehun yang dijawab anggukan oleh Kyungsoo sedangkan Luhan dan Baekhyun hanya berdiam tanpa berbicara.

"Oke tidak ada jawaban maka setuju. Yuk Kyungie kita jalan duluan" Ucap Sehun sambil merangkul Kyungsoo.

"Apa ? Aku harus bersama dengan Baekhyun ? Huft sepertinya aku harus menjadi baby sitter hari ini ?" Batin Luhan.

"Ini kesempatanmu Luhan untuk mengenal lebih dalam dengan Baekhyun ? Bukankah kau menyukai wajah manisnya yang menggetarkan hatimu ini" Kata hati Luhan yang berada disisi baik.

"Ckck. Sudah kau tidak usah percaya yang akan namanya cinta Lu. Buat apa ? Lihat saja diwajah yang polos itu belum tentu ia akan menyukaimu. Kau lupa perkataan Sehun kalau Baekhyun itu sangat mencintai tunangannya yang sudah meninggal itu, belum tentu kau bisa seutuhnya ada dihatinya" Kata hati Luhan disisi buruk.

"Sudah kalian jangan bertengkar. Tinggal duduk manis, kita lihat siapa diantara kalian yang paling benar" Oceh Luhan pada dirinya sendiri.

"Bersama Luhan hyung ? Apa aku bisa, kemarin aja aku takut dengan wajah dinginnya itu dan terlebih lagi sudah berteriak seenaknya dan menuduh ia telah memperkosaku" Batin Baekhyun.

""Mmm… Baekhyun, mau jalan sekarang ? Sepertinya mereka berdua akan meninggalkan kita"

"Ah nehyung"

Mereka berempat kini tengah berjalan berpasangan dan tentunya ini semua rencana Sehun dan Kyungsoo agar Luhan dapat melupakan mantan kekasihnya dan Baekhyun juga dapat melupakan tunangannya yang telah tiada.

Suasana diantara mereka berempat sangat berbeda, dimana Sehun dan Kyungsoo saling bercanda gurau dan tertawa bersama. Hal ini, malah berbanding terbalik dengan pasangan dibalekang mereka yaitu Baekhyun dan Luhan yang diam seribu bahasa. Sepanjang jalan mereka berdua tidak melakukan interaksi sedikitp pun sampai mereka tiba di suatu tempat yaitu Rumah Hantu (Anggap saja di Lotte World ada rumah hantu, soalnya saya tidak tahu hehehe..).

Awalnya Baekhyun sudah menolak mentah-mentah dan meminta naik wahana lain tapi dengan sedikit ancaman dari Sehun dan Kyungsoo kini dirinya tengah duduk paling depan di sebuah perahu kecil yang akan membawa mereka mengelilingi rumah hantu tersebut.

"Sepertinya Baekhyun memang takut dengan hal yang berhawa horror, sedari tadi tubuh nya terus sedikit bergetar seperti ini. Apa aku harus merengkuhnya ?" Tanya Luhan dalam hatinya.

/Greep/

"Sudah jangan takut ya Baek, ada hyung disini. Lihat itu semua hanya boneka-boneka yang bergerak" Jelas Luhan yang setelah memantapkan hatinya untuk memegang tangan Baekhyun.

"Ne hyung. Tapi tetap saja mereka menakut… KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" Teriakan Baekhyun yang memotong ucapannya karena dengan tiba-tiba muncul sosok Boneka di samping perahu dalam kondisi basah dan tanpa ia sadari telah memeluk Luhan dengan sangat kuat.

"Sudah Baek tenang, lihat sudah tidak ada lagi" Ucap Luhan halus sambil mengelus surai coklat milik Baekhyun.

"Luhan apa yang kau lakukan, lihat kau dengan berani mengelus dan semakin erat merengkuh namja kecil yang tengah ketakutan ini" Teriak Luhan dalam hatinya.

"Hiks.. Ta.. Hiks. Pi .. Hiks.. Aku.. Hiks.. Tak.. Hiks.. Kut hyung" Ucap Baekhyun terbata-bata.

"Sudah jangan takut ya, disini ada hyung" Ucap Luhan menenangkan Baekhyun yang tanpa ia sadari atau dengan sadar mengecup pucuk kepala Baekhyun agar tidak takut lagi dan jangan lupakan genggaman tangannya yang kuat pada tangan Baekhyun.

Sementara itu, dua sosok namja yang tengah bahagia karena rencana mereka berhasil ah lebih tepatnya melebihi ekspetasi mereka, siapa lagi kalau bukan Sehun dan Kyungsoo. Awalnya, mereka sangat kaget saat dengan tiba-tiba Baekhyun memeluk Luhan dengan kuat saat sebuah boneka muncul dari air disisi kanan mereka dan yang lebih hebohnya Luhan mencium pucuk kepala Baekhyun.

Rencana demi rencana yang telah disusun oleh Sehun dan Kyungsoo bersama-sama kini berhasil total. Dimana sehabis dari Rumah Hantu, mereka berempat pergi menuju wahana lain yaitu sejenis Niagara-gara dan saat itu pula Luhan memeluk Baekhyun dari belakang dengan satu tangannya agar Baekhyun tidak kaget. Dan jangan lupakan tangan mereka yang selalu bertautan tdan tidak lepasnya satu sama lain, serta tidak lupa Sehun dan Kyungsoo mengabadikan moment langkah ini dengan memfotonya.

Banyak moment yang diciptakan oleh Luhan maupun Baekhyun secara bersama-sama dan tentunya membuat rencana Sehun dan Kyungsoo berhasil total. Luhan dan Baekhyun selalu bersama-sama sepanjang waktu sampai sore hari.

-,

-,

-88888888-

-,

Kediaman Keluarga Xi (Luhan & Sehun)

Entah mengapa saat pulang dari Lotte World dirinya merasa sangat bahagia dan jangan lupakan ia selalu mengingat moment yang bisa dibilang belum pernah ia lakukan bersama mantannya, Minseok. Banyak hal yang Luhan semakin tahu mengenai Baekhyun pada hari ini. Salah satunya ialah Baekhyun sangat menyukai buah strawberry, Luhan mengetahuinya saat Baekhyun memesan berbagai macam ice cream rasa strawberry. Dan tentunya Luhan tahu bahwa Baekhyun tidak kuat dingin, hal ini ia ketahui saat setelah bermain Arum Jeram sorenya, mereka berempat yang basah kuyup dan Baekhyun yang menggigil karena kedinginan dan saat itu ia langsung memeluk Baekhyun agar merasa sedikit hangat.

"Ah, aku ini kenapa tadi ? Dengan seenaknya memeluk Baekhyun dan mencium surai coklatnya saat di Rumah Hantu, selain itu juga kenapa aku memeluk sengan seenaknya setelah menaiki arum jeram. Bodoh kau Luhan Bodoh" Ucap Luhan.

"Tapi kenapa aku merasakan sebuah perasaan untuk selalu menjaga Baekhyun ya ? Sesuatu perasaan ini yang tidak aku rasakan saat bersama dengan Minseok dulu ?" Lanjut Luhan dengan monolognya.

"Ah sudahlah. Mungkin hanya perasaan, lebih baik aku menyiram mawar hitam ini saja dulu" Ucap Luhan yang kemudian masuk kedalam kamar mandi dengan gelas berukuran kecii.

Saat Luhan berjalan menuju jendela yang berada didekat meja belajarnya untuk menyiram mawar hitam miiknya itu, dirinya tertegun kaget akan sesuatu yang aneh terjadi pada mawar hitamnya itu setelah melihatnya.

"Ke.. Kenapa kelopak mawar paling depan be.. berubah menjadi warna merah muda ? Apa yang terjadi sebenarnya ini" Ucap Luhan dengan kagetnya.

Sementara itu, diluar jendela kamar Luhan ada sebuah cahaya kecil dari sebuah peri kecil yang mengamatinya.

"Akhinya warnanya berubah juga, walau baru barisan pertama yang berubah semoga kau cepat menemukan kebahagianmu ya Luhan. Dan sepertinya ini akan susah untuk mawar biru muda milik Baekhyun, karena tidak ada perkembangan sama sekali setelah aku mengechecknya tadi" Ucap peri kecil tersebut.

Bersambung…

Saya datang dengan lanjutan The Rainbow Rose hehehe..

Sebelumnya terima kasih kepada para Review, Follow, Favorite serta para Sider :)

untuk para review terima kasih banyak nih kepada : nurhasanah . putri . 146, Baixian Gurls, BLAUESKI, rachel suliss, ViviPExotic46, young denim, utshukushii02, NoonaLU, SHINeexo, dan tomato cherry.

serta untuk Guest saya ucapkan terima kasih untuk : Xiao-xian, YOONA (kita ketemu lagi di cerita baru saya :))), LuBaek Shipper dan PokerBaconDeer

dan saya mengucapkan terima kasih banyak kepada SHINeexo, rachel suliss, young denim dan nurhasnah . putri . 146 atas reviewnya cerita saya yang lain :)

For young denim : tidak masalah kok :) saya malah sangat senang bila cerita saya ini cocok dengan anda terlebih lagi bila sangat cocok dan nyaman untuk para reader di FFN ini :)

sekian, semoga saya bisa cepat menyelesaikan tugas kampus dan kuliah agar bisa melanjutkan cerita ini dan yang lainnya :)

Semoga puas dengan chapter ini :)