THE RAINBOW ROSE

Author : HanDik

Main Cast : Byun Baek Hyun (Exo), Xi Lu Han (EXO)

Support Cast : Do Kyung Soo (EXO), Oh Se Hoon (EXO), Wu Yi Fan (EXO)

-,

-,

-88888888-

-,

Baekhyun kini sedang berjalan lurus disebuah taman bunga yang belum pernah ia kunjungi namun ia merasa senang karena dapat melihat berbagai macam bunga yang belum pernah ia lihat. Ia terus menyelusuri taman bunga tersebut sampai sorot mataya melihat sebuah air mancur besar dari kejauhan, Baekhyun berfikir bahwa air mancur tersebut berada di tengah taman karena sedari tadi ia belum menemukan bagian tengah taman tersebut.

Saat Baekhyun hendak sampai menuju tengah taman, ia melihat sosok namja tinggi yang sangat ia kenal dan juga ia rindukan, Kris tunangnnya. Kris yang sedang memandang air mancur tersebut dengan senyumnya yang memperlihatkan begitu tampan dirinya. Sesaat mata Baekhyun mulai berlinang air mata dan mulai berlari menghampiri Kris.

/Grep/

"Hyung.. Baekhie kangen hyung" Ucap Baekhyun yang memeluk Kris dari belakang.

"Nado Baekhie" Ucap Kris yang merasakan pelukan Baekhyun yang kemudian membalik tubuhnya untuk menghadap kearah Baekhyun.

"Kau lihat Baekhie, ini taman impian kita. Apa kau mengingatnya ?"

"Ne hyung. Baekhie mengingatnya. Kita berdua berjanji akan membuat taman bunga yang besar dirumah kita dengan air mancur ditengahnya dan ini seperti taman impian kita"

"Ne Baekhie. Mari kita jalan mengitari taman impian kita"

Kris pun mengajak Baekhyun berkeliling mengelilingi taman bunga impian mereka tersebut. Tangan mereka yang saling bertautan yang menandakan bahwa mereka tidak ingin berpisah untuk kedua kalinya. Baekhyun begitu menyayangi Kris begitupun Kris yang sangat begitu menyayangi Baekhyun.

Semua keinginan Baekhyun selalu dipenuhi oleh Kris sampai bunga yang langkah pun Kris sampai meminta para pesuruhnya untuk mendapatkannya walau harus mengeluarkan berapa pun yang penting bisa membahagiakan Baekhyun. Begitu pun dengan Baekhyun, ia selalu menuruti perintah Kris walau bersifat protective namun ia memakluminya. Dan Kris pun hanya mempercayai Baekhyun kepada Sehun dan Kyungsoo sahabat tunangannya itu.

Setelah sekian lama mereka berkeliling taman mereka melihat sebuah meja dan kursi taman yang tesedia banyak makanan dan tentunya makanan tersebut dari buah favorite Baekhyun yaitu strawberry. Saat melihat itu pun mata Baekhyun berbinar dan terpancar senyum karena melihat makanan yang terbuat dari buah favorite -nya itu sementara Kris hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku Baekhyun yang sangat ia rindukan itu.

Walau Baekhyun makan seperti anak kecil, Kris tidak pernah letih selalu membersihkan sisa makanan yang tertinggal dipinggiran bibirnya itu. Sudah menjadi kebiasaan Kris selalu membersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal itu.

"Bagaimana apa makanan ini enak ?"

"Enak hyung! Ayo hyung juga ikut makan ya. AAAAAAAAAA" Ucap Baekhyun yang kemudian menyuapi Kris dengan pancake strawberry.

"Hmm.. Manis seperti dirimu Baekhie" Ucap Kris yang agak sedikit menggombal dan tentunya Baekhyun mendapatkan semburat merah di kedua pipinya.

Kris maupun Baekhyun kini tengah duduk dibawah pohon besar yang berada dipinggiran taman seusai acara makan mereka tersebut. Kris duduk dengan bersandar dipada pohon sedangkan Baekhyun duduk dipangkuan Kris dengan manjanya. Kris memeluk Baekhyun begitu erat dan tidak lupa mencium curuk leher Baekhyun yang beraroma strawberry yang sangat ia rindukan.

Jujur saja Baekhyun merasa sangat senang dan merindukan moment-moment sepert ini bersama Kris. Ia merebahkan kepalanya di dada bidang Kris dengan nyaman sementara Kris mengusap surai coklat Baekhyun dengan lembut.

"Baekhie sangat menyangimu hyung"

"Hyung juga sangat menyayangimu Baekhie"

"Hyung janji ya jangan tinggalkan Baekhie lagi"

"Sebelum itu Baekhie janji ya jangan bersedih lagi ? Hyung sangat sedih melihat Baekhie selalu muram semenjak hyung meninggalkanmu"

"Karena Baekhie tidak mau kehilangan hyung. Hiks.. Hiks.."

"Ssssst.. Jangan menangis ya Baekhie, hyung tidak akan meninggalkanmu karena hyung selalu ada disini dihati Baekhie dan selalu disampingmu" Ucap Kris yang menunjuk dada Baekhyun.

"Berjanjilah Baekhie untuk selalu tersenyum. Banyak orang yang merindukan senyummu. Apa Baekhie tidak sedih meliaht appa, eomma, Sehun, Kyungsoo, Lay hyung dan Luhan hyung bersedih ?"

"Luhan hyung ?"

"Ne Luhan hyung. Hyung sangat senang ternyata Baekhie bisa bertemu dengannya. Dia merupakan sahabat terbaik hyung. Mangkanya Baekhie jangan bersedih lagi ya"

"Ne hyung tapi Baekhie mau ikut hyung"

"Tidak boleh. Baekhie harus buat mereka bahagia dulu ya. Dan suatu saat ada namja yang akan membantumu untuk selalu tersenyum Baekhie"

"Tapi Baekhie maunya sama hyung"

"Sssstt.. Turuti perintah hyung dan berjanji ya nah sekarang tidurlah kau pasti lelah hyung akan disini menemanimu"

"Ne hyung"

"Dan ingat ya, jangan bersedih lagi. Kalau Baekhie memang menyayangi hyung tunjukkanlah dengan senyum dan kebahagianmu yang seperti dulu dan ikhlaskan hyung" Ucap Kris yang menggenggam tangan Baekhyun dengan erat.

"Hyung berjanji akan selalu ada disampingmu tepatnya disini" Ucap Kris yang melihat Baekhyun mulai tertidur.

"Kutitipkan Baekhyun padamu Luhan" Ucap Kris yang kemudian menyandarkan tubuh Baekhyun pada pohon yang kemudian mencium kening Baekhyun dengan lembut dan pergi meninggalkannya.
-,

-,

-88888888-

-,

Baekhyun dengan perlahan membuka kedua matanya yang telihat begitu silau, ia sama sekali tidak menyadari berapa lama ia tertidur atau tidak sadarkan diri karena ia melihat sebuah infus yang terpasang ditangannya dan seketika ia melihat seseorang yang tertidur disamping tempat tidurnya dengan menggenggam tangannya begitu erat.

"Lu.. Luhan hyung ?" Tanya Baekhyun yang tanpa sadar ia mengelus surai hitam Luhan dengan lembut.

"Ia begitu damai saat tidur. Apa ia yang selalu menungguku ?"

"Euuuungh… Eh kau sudah sadar ?"

"Ne hyung. Aku sudah sadar dan maaf aku telah merepotkanmu hyung"

"Eh eh, kau tidak merepotkanku kok. Aku kesini karena ingin menjengukmu saja eh tahunya aku tertidur . hehehe…"

Luhan pun menemani Baekhyun hingga malam, dan tentunya Luhan berhasil membuat Baekhyun untuk tertawa kembali dan itu membuat kedua orang tau serta para penghuni rumah begitu bahagia bisa melihat Baekhyun kembali tersenyum.

Kini Luhan tengah makan malam bersama dengan kedua orang tua Baekhyun bersama-sama dan tentunya suasana ruang makan kembali berwarna karena sosok Baekhyun telah kembali. Dan jangan lupakan Luhan yang terus berbicara tanpa henti dan membuat Baekhyun bersama kedua orang tuanya tertawa karena tingkah Luhan yang begitu konyol.

"Luhan, mau kah kau menginap disini semalam ? untuk menemani Baekhyun ?"

"Tapi ahjushi.."

"Tidak ada tapi-tapian Luhan, ahjushi mohon dan sepertinya Baekhyun juga butuh teman untuk mengobrol. Benarkan Baekhyun ?" Tanya Tuan Byun yang dijawab anggukan oleh Baekhyun.

"Hmmm.. Baiklah kalau begitu ahjushi, aku akan menghubungi Sehun nanti kalau aku tidak pulang malam ini"

"Kalau begitu biarkan maid untuk membersihkan kamar tamunya terlebih dahulu" Ucap Nyonya Byun yang dijawab anggukan oleh Tuan Byun dan Luhan.

"Eh Baekhyun tunggu, ada sisa makanan dibibirmu" Ucap Luhan yang kemudian membersihkan sisa makanan yang berada di pinggir bibir Baekhyun.

/Deg/

"Kenapa ia terlihat begitu manis dalam kondisi seperti ini ? Maafkan aku Kris bila aku terjatuh dalam pesonanya" Batin Luhan.

"Dia begitu baik, mungkin memang benar kata Kris hyung" Batin Baekhyun.

Sementara, Tuan dan Nyonya Byun yang melihat hal itu merasa senang karena Luhan begitu perhatian kepada Baekhyun sama seperti Kris. Dan mereka berdua berharap bahwa namja tersebut adalah Luhan.

-,

-,

-88888888-

-,

Yonsang Senior High School

Sehun dan Kyungsoo kini tengah berdiri didepan gerbang untuk menunggu Baekhyun, karena Baekhyunlah yang meminta mereka untuk menunggunya digerbang sekolah.

"Hunnie, kau yakin Luhan hyung menginap dirumah Baekhyun ?"

"Aku sangat yakin Kyungie, semalam Luhan hyung menelponku kalau diminta ahjushi untuk menemani Baekhyun"

"Wah kalau begitu aku sangat senang, semoga saja hyung mu itu bisa menjadi pengganti tuangannyanya"

"Aku juga berhapara begitu Kyungie, tapi kalau dia berani menyakiti Baekhyun, aku tidak segan-segan akan membunuhnya walau ia hyung ku sendiri"

"Ne, aku juga sama Hunnie"

Perbincangan mereka berdua terus berlanjut hingga Baekhyun datang dengan diantar oleh supirnya, sementara Luhan lebih memilih naik taksi saat akan pulang kerumahnya pagi ini setelah sarapan bersama keluarga Baekhyun.

"Annyeong Sehunnie, Kyungie"

"Annyeong Baekhie"

Mereka bertiga pun pergi menuju kelas mereka dan tentunya banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh Sehun dan Kyungsoo mengenai Luhan yang menginap dirumahnya. Sementara Baekhyun yang ditanya hanya menjawab seadanya tapi mereka berdua tetap tidak percaya.

Selama jam pelajaran berlangsung Baekhyun tetap terfokus kepada pelajarannya, baginya saat belajar ya belajar bukannya bermain, mengobrol ataupun tidur dikelas itu pesan yang selalu Kris ucapkan untuk selalu belajar dan hormati guru yang sedang menerangkan pelajaran.

/Drrrrtt/

"Siapa sih jam segini mengirimkan message" Batin Baekhyun sesaat merasa getaran dari smartphone nya yang mengganggu acara belajarnya, setelah melihat siapa yang mengirim pesan sebuah senyum tergambar diwajahnya yang manis

From : Luhan Hyung

Pagi Baekhie,

Apa aku menggangu belajarmu ? Sepertinya menggangu ya?

Hahaha..

"Ckckck.. Dasar Lulu hyung" Ucap Baekhyun pelan sambil membalas message dari Luhan.

To : Luhan Hyung

Kau ini menggangu belajarku saja hyung,

Sudah sana belajar pasti ada dosen kan

Sent

Sesaat Baekhyun akan memasukannya smartphone-nya malah kembali bergetar.

From : Luhan Hyung

Hahaha.. Maaf Baekhie,

Aku sedang bosan hari ini mau kah kau menemaniku makan ice cream ?

Kalau mau aku akan menjemputmu

"Luhan hyung mngajakku makan ice cream ? Baiklah alau begitu"

To : Luhan Hyung

Baiklah hyung,

Aku akan menunggumu disekolah

Sent!

Ntah apa yang dirasakan oleh Baehyun, namun ia merasa senang karena Luhan mengajaknya jalan. Ia sudah berjanji pada dirinya terlebih lagi pada Kris, untuk bisa tersenyum dan membuat bahagia orang lain disekitarnya lagi. Terlebih lagi, saat bersama Luhan, ia bisa merasakan rasa nyaman sama seperti bersama Kris dulu.

-,

-,

-88888888-

-,

Baekhyun dengan bosan menunggu Luhan yang akan mengajaknya makan ice cream , sudah semua game yang ada smartphone nya telah ia mainkan dan ini sudah satu jam berlalu dari jam pulang sekolah dan ia masih duduk dengan manis dikelasnya sementara yang berada disekolah hanya para siswa dan siswi yang mengikuti extrakulkuler.

"Kemana sih Luhan hyung, aku kan sudah bosan menunggu. Ah sudahlah aku lebih baik kedepan saja lah siapa tahu ia sudah ada didepan sekolah dan lupa menghubungiku" Ucap Bakhyun yang berjalan keluar kelas namun ia menabrak seseorang.

"Eh kalau jalan liat-liat dong! Kau tahu.. eh Lulu hyung" Ucap Baekhyun yang ia sadari ternyata yang menabraknya adalah Luhan

"Hehehe.. Maaf ya Baekhie" Balas Luhan dengan cengiran tidak berdosa nya karena tengah menabrak Baekhyun.

"Kenapa tidak memberitahuku kalau sudah datang!" Ucap Baekhyun dengan mem-pout-kan bibirnya.

"Hahahaha… Maafkan aku Baekhie, sebenarnya aku sekalian berjalan-jalan ya bisa dibilang mengenang sekolah ini lah. Kan aku alumni sini"

"Benarkah ? Kok Baekhie tidak tahu ya"

"Mangkanya bergaul dong. Gini-gini aku mempunyai idola banyak id… AUUUUUWWWW!" Jerit Luhan seketika Baekhyun menyubit pinggangnya.

"Jangan GR kau hyung, mana ada wajah jelek seperti itu punya banyak idola. Hello apa perlu Baekhie belikan kaca ? Hahahahaha!" Ucap Baekhyun yang kemudian berlari meninggalkan Luhan.

"YAKKKK! Awas Kau Byun Baek Hyun! Aku ini banyak idola karena aku tampan!" Ucap Luhan yang berlari mengejar Baekhyun.

Luhan dan Baekhyun terus berlari mengelilingi sekolah tanpa henti banyak mata dari para siswa dan guru yang melihat hal tersebut. Ada beberapa guru yang senang karena melihat Luhan mantan muridnya yang mempunyai banyak prestasi dan jangan lupakan para fans Luhan yang merupakan siswa-siswi tingkat akhir yang dulu merupakan adik kelas Luhan.

Namun disisi lain, guru-guru yang mengajar dikelas Baekhyun dapat tersenyum senang karena melihat murid kesayangannya itu bisa tertawa dan tersenyum kembali dan mereka sudah harus menyiapkan diri mereka karena dengan begini si Jail Baekhyun akan segera kembali.

"Cih! Tampan dar mana hyung ? kau itu JELEK! JELEK!" Ucap Baekhyun dengan penekanan kata 'Jelek' dan itu membuat siapa saja yang mendengar ucapan Baekhyun akan tertawa dan tentu saja semua yang melihat mereka tertawa karena baru pertama kali ada yang menyebut Luhan jelek selain Sehun.

"Awas kau Baekhyun! Jika kau kutangkap habislah kau" Ucap Luhan yang terus mengejar Baekhyun.

"Eh Tunggu aku punya ide untuk menangkapnya" Batin Luhan dengan smirk-nya.

Baekhyun terus berlari tanpa melihat kebelakang dan saat ia melihat kebelakang Luhan sudah tidak ada namun sesaat kemudiah ia menabrak seseorang didepannya dan langsung memeluknya begitu saja.

"Nah ketangkap kau sekarang Byun Baek Hyun. Hahahaha.."

"Lepas Lulu hyung .. Lepas" Ucap Baekhyun yang berusaha melepas pelukan Luhan namun ia hentikan begitu saja tanpa ia ketahui.

"Aroma Luhan hyung begitu wangi, dan begitu nyaman pelukannya sama seperti pelukan Kris hyung" Batin Baekhyun

"Oh tidak bisa sekarang bersiaplah terima hukumanmu ya"

"Hahahaha.. Hentikan Lulu hyung.. Hentikan… Geli, geli, geli.. Hahahahaha.."

Baekhyun terus meminta maaf dan memohon kepada Luhan yang sedang menggelitiknya, namun Luhan bukannya berhenti malah semakin terus memberinya hukuman. Acara menggelitik tersebut terhenti ketika wajah Baekhyun dan Luhan saling bertatapan begitu saja.

"Sorot mata Luhan hyung begitu tajam, lebih tajam dari sorot mata Kris hyung" Batin Baekhyun.

"Kris sungguh aku meminta maaf, sepertinya aku tidak akan menyerahkan Baekhyun kepada namja yang kau bilang itu" Batin Luhan

Sementara dibelakang mereka terlihat sosok Kris yang sedang melihat mereka dengan senyum, jujur saja Kris merasa cemburu namun ia tidak boleh egois begitu saja. Ia telah ikhlas menyerahkan Baekhyun kepada namja tersebut namun ia berharap biarkan Luhan yang menjadi namja itu karena ia percaya sepenuhnya pada Luhan.

"Ternyata aku memang tepat menyerahkan Baekhyun padamu Luhan. Tolong jaga dia dan buat ia dapat tertawa lagi. Aku berharap namja itu adalah Kau Luhan, sahabat ku" Ucap Kris yang kemudian menghilang.

-,

-,

-88888888-

-,

Setelah acara memberi hukuman pada Baekhyun disekolah tadi, Luhan agak kerepotan karena Baekhyun kini sedang ngambek. Baekhyun ngambek karena Luhan tidak mau berhenti menggelitiknya, jujur saja Luhan kelabakan karena tidak tahu apa yang harus ia lakukan bila Baekhyun tengah ngambek seperti ini. Ia merutuki dirinya karena membuat Baekhyun seperti ini.

Dari perjalanan menuju kedai ice cream hingga sampai pun Baekhyun terus mempoutkan bibirnya dan itu sukses membuat Luhan merasa bersalah. Sementara Luhan hanya terus memandang Baekhyun yang tengah memilih ice cream yang akan ia pesan dan tentu saja sedikit terlihat Baekhyun masih kesal kepadanya.

"Dia terlihat lucu bilang sedang ngambek ternyata" Batin Luhan.

"Hyung, apa kau sudah memliih ?" Ucap Baekhyun dengan juteknya.

"Ah ne sudah. Jangan ngambek mulu dong kan tadi hyung sudah meminta maaf"

"Bodo amat hyung!"

"Yah, ayolah Baekhie! Please!"

"Nonono!"

"Hah! Ya sudah bagaimana kau boleh pesan apa saja nanti hyung yang akan bayar"

"Benarkah hyung ? Baiklah Baekhie mau memesan semua ice cream strawberry!" Ucap Baekhyun setelah mendapat anggukan dari Luhan.

"Hah! Semua ?"

"Ne! Kenapa memang ?"

"Tidak kok Baekhie"

"Duh, uang jajan bulanan abis dah ini" Batin Luhan yang melihat isi dompetnya tiris padahal masih awal bulan.

"Kalau tidak apa-apa senyum dong hyung masa cemberut gitu"

"Nih, nih senyum lihatkan" Ucap Luhan dengan senyumnya.

"Nah gitu dong hyung"

"Sabar Lu Sabar! Kris bisa ya kuat sama tunangannya ini. Ckckckc" Batin Luhan.

Setelah sedikit perdebatan ice cream pesanan mereka pun datang dan itu membuat Baekhyun matanya berbinar-binar melihat ice cream – ice cream tersebut sementara Luhan merasa senang karena dapat melihat senyum Baekhyun kembali. Ntah mengapa hobi seorang Xi Lu han sekarang ialah melihat Baekhyun tersenyum dan tertawa bahagia seperti ini.

-,

-,

-88888888-

-,

Kediaman Keluarga Xi (Luhan & Sehun)

Malam ini, Sehun merasa aneh dengan tingkah sang hyung nya itu. Sejak pulang Luhan terlihat senyum-senyum sendiri seperti orang gila dan sukses membuat Sehun bingung sampai Sehun bertanya pada Luhan dan hanya dijawab 'Hari ini hyung bahagia sekalii' dan itu sukses membuat Sehun membelakak tidak percaya.

Sehun berfikir saat pulang mungkin hyung nya terbentur sesuatu, padahal ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Apalagi saat jatuh cinta sama Minseok saja tidak seperti ini, Sehun pun tidak bisa mewawancarai Luhan karena, Luhan melarang siapa saja untuk masuk kekamarnya mala mini.

Sementara Luhan didalam kamar hanya senyum-senyum sendiri dimeja belajarnya sambil mentapa mawarnya itu. Padahal ia sama sekali tidak menyukai bunga namun kini bunga pertama yang ia sukai adalah mawar anehnya itu yang kini warna kuning dan biru tengah menghiasi kelopaknya.

"Mungkin aku sudah masuk kedalam pesona Baekhyun. Tapi bagaimana kalau namja itu datang ?" Ucap Luhan bermonolog.

"Bila namja itu datang akan kupertahankan Baekhyun. Karena seorang namja harus mempertahankan miliknya. Aku tidak ingin seperti kejadian Minseok lagi. FIGHTING XI LU HAN! XI BAEK HYUN, YOURS MINE eh maksudnya Byun Baek Hyun" Ucap Luhan yang menyemangati dirinya sendiri.

-,

-,

-88888888-

-,

Kediaman Keluarga Byun (Baekhyun)

Seluruh penghuni kediaman Keluarga Byun termasuk Tuan dan Nyonya Byun merasa rumah ini kembali bersinar dan penuh kebahagian, setekah melihat Baekhyun pulang sekolah dengan riang dan bahagia dan tentunya denganh senyumnya. Tuan dan Nyonya Byun bahkan tidak memarahi Baekhyun karena pulang telat karena Luhan lah yang mengajak jalan dan mengantarkan anak mereka pulang, mereka berdua bersyukur akan kedatangan Luhan dalam kehidupan Baekhyun.

Baekhyun dengan senangnya ia menuju taman kecil nya dan bersiap menyiram bunga-bunga nya selama ini yang ia lupakan. Dengan riang ia bernyanyi sambil menyiram semua bunga-bunganya tersebut.

"Eh sejak kapan ya aku punya mawar aneh ini ? Kenapa warna kelopaknya ada kuning, biru dan biru muda begini ? Terus mawar biru mudaku mana ya ?" Tanya Baekhyun pada dirinya yang tanpa sadar mencari mawar nya hilang.

"Eh sebentar ini pot mawar biru muda ku, jangan-jangan mawar ini bisa berubah warna ya ? Aneh sekali mawar ini. Ya sudahlah aku tidur saja" Ucap Baekhyun yang kemudian menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan bergegas untuk mandi.

-,

"Akhirnya bunga milik Baekhyun mulai berubah, terima kasih Kris"

"Tidak perlu berterima kasih, yang penting ini demi kebahagian Baekhyun tunanganku dan juga sahabatku Luhan. Aku hanya tidak ingin mereka berdua bersedih"

Bersambung….

-,

Kyaaa saya lanjut juga cerita ini walau sedikit kurang tapi lebih banyak kurang nya sih soalnya ini yang ada dipikiran saya.

Terima kasih untuk reviewnya : ViviPExotic46, Utsukushii02 dan ByunViBaek

dan terima kasih untuk YOONA atas reviewnya dan sarannya terima kasih banyak, saya kan mencoba mengubah sedikit soalnya saya kebiasaan bercerita sedikit. jujur saja takut nggak nyambung.. Hehhee.. tapi terima kasih banget sarannya akan saya jalankan dan bika dicerita ini belum akan diusahakan di chap selanjutnya :)

Sekian terima kasih semoha memuaskan :)