THE RAINBOW ROSE
Author : HanDik
Main Cast : Byun Baek Hyun (Exo), Xi Lu Han (EXO)
Support Cast : Do Kyung Soo (EXO), Oh Se Hoon (EXO), Wu Yi Fan (EXO)
-,
-,
-88888888-
-,
Songhan University
Semenjak pagi ini hidup Luhan menjadi sangat ceria dibanding hari-hari sebelumnya dan biasanya setiap pagi Luhan akan langsung bête bila melihat mantan kekasihnya sedang bermesraan didepannya, namun siapa sangka Luhan sudah tidak mempedulikannya lagi karena sudah ada yang mengisi hatinya. Walau ia sedikit merasa bersalah pada dirinya karena mengingat perkataan Kris untuk menjaga Baekhyun sampai ada seseorang namja yang akan datang untuk Baekhyun. Jujur saja dirinya sangat sakit bila mengingat hal itu, mengingat akan datang seorang namja untuk Baekhyun, sungguh ia ingin sekali egois menjadikan Baekhyun miliknya dan bukan menjadi milik namja yang tidak jelas wujudnya itu.
"Ah aku yakin aku lebih tampan dari namja itu, terlebih lagi aku ahli dalam jenis olah raga dan akademis ku juga bagus" Ucap Luhan percaya diri."Eh tapi kalau dia lebih baik bagaimana ? AARRRRRGGHH!"
Luhan yang frustasi ditengah koridor kampusnya kini menjadi pusat perhatian seluruh mahasiswa yang berlalu lalang dikoridor tersebut.
/Sreeek/
"Yah Suho! Apa yang kau lakukan menarikku seperti ini" Teriak Luhan yang tidak diterima karena Suho menarik kerah kemeja nya begitu saja.
"Kau membuatku malu Lu! Tiba-tiba berjongkok tidak tahu malu sambl teriak-teriak tidak jelas! Sudah cukup kau menjadi pusat perhatian saat kau tiba-tiba menghajar Jongdae dan itu membuatku sedikit kesal padamu Lu"
"Hey-hey kan aku sudah minta maaf soal itu terlebih lagi aku kan sedang kalap!"
"Kalap matamu peyang! Itu mah bukan kalap tapi kau yang tidak bisa menahan emosimu. Dan sekarang kau frustasi karena tidak bisa move on ?"
"Hey hey! Seenaknya saja kau Suho! Gini-gini aku sudah move on tahu. Aku sudah menemukan sosok namja yang sangat manis dan aku merasa harus melindunginya tapi…."
"Tapi kenapa Lu ?" Tanya Suho yang melepas kerah Luhan dan langsung menghadapnya.
"Tapi dia sahabat Sehun"
"Hahahaha.. Jadi kau frustasi karena kau menyukai anak sekolah ? Hahaha.."
"Bukan masalah dia sahabat Sehun atau masih sekolah tapi dia itu…. Tu… Tuna… Tunangan Yifan" Ucap Luhan sedikit takut.
"Oh dia tunangan Yifan sahabat kita toh… EH! KAU BILANG APA ? TUNANGAN YIFAN!" Ucap Suho yang kaget akan pernyataan dari Luhan dan hanya dijawab anggukan oleh Suho.
"Mak.. maksudmu Baekhyun ? Byun Baek Hyun ?"
"Iya Suho. Kau pikir Yifan punya berapa tunangan"
"Tapi bagaimana bisa ? Bukankah kau waktu itu tidak datang ke acara pertunangan mereka dan bagaimana kau bisa tahu dan terlebih lagi bertemu dengannya ?"
"Jadi tuh dia sering menabrakku setiap kami berpapasan sampai suatu ketika pas hujan dia menabrakku lagi dan pingsan begitu saja ya udah aku bawa kerumah aja eh aku baru tahu dia sahabat Sehun pas si Sehun teriak melihatnya tidur diranjangku"
"Oh gitu.. Eh kok kau baru tahu dia sahabat Sehun ? Kau ini masa sahabat adikmu sendiri tidak tahu dan pasti si Sehun menuduhmu melakukan sesuatu yang tidak-tidak pada Baekhyun ya ? Lulu, aku tahu kau frustasi putus dari Xiumin tapi tidak usah menodai anak dibawah umur"
"HEH! Siapa yang menodai!"
"Ampun Lu ampun.. Hehehe. Oh iya pertanyaanku belum dijawab satu olehmu, kenapa kau bisa mengetahui dia adalah Baekhyun tunangan Yifan ?"
"Sehari setelah aku, Sehun, Kyunsoo dan Baekhyun dari Lotte World tiba-tiba saja Sehun memberi tahuku kalau Baekhyun pingsan dirumahnya saat minta menjemputnya dan saat itu aku langsung bergegas dan hingga aku meihat foto dirinya dengan Yifan"
"Pantas saja, pasti yang kau lihat foto pertunangan mereka ya ?"
"Ne. Dan saat malamnya, Yifan datang kemimpiku dan memintaku untuk menjaganya sampai ada namja yang dapat membuat Baekhyun bahagia dan saat aku meningat perkataannya itu sangat sakit rasanya dada ini"
"Aku paham maksudmu Lu, memang benar kalau kau menyukai Baekhyun ah mungkin mencintainya jika memang kau mencintainya kejarlah dia, jangan kau tunda-tunda lagi dan buktikan kepada Yifan bahwa kau adalah namja itu atau buktikan kau bisa membuat Baekhyun lebih bahagia dan nyaman dari namja itu nanti"
"Hmmmm.. Kau benar Suho.. Kalau begitu aku harus apa ya ?"
"Bagaimana kalau kau kasih saja coklat atau sesuatu yang ia senangi kan besok hari Valentine"
"Ah iya benar juga kalau begitu kau harus menemaniku membeli sesuatu.. Kajja!"
"Sial! Kenapa aku jadi harus ikut dengannya juga tapi tak apalah yang penting bisa membuatnya ceria lagi dan membantu Yifan juga" Batin Suho
Jadilah hari ini Luhan menuju mall untuk membeli sesuatu untuk Baekhyun saat Valentine besok dan tentunya dengan bantuan Suho untuk memilih sesuatu yang romantis karena Suho sangat berpengalaman dengan kekasihnya.
-,
-,
-8888-
-,
Yonsang Senior High School
Suasana kelas begitu sunyi dimana setiap siswa tengah mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh songsaenim mereka, semua siswa terlihat sangat serius mengerjakan soal tersebut dan juga banyak bisik-bisikan siswa satu dengan siswa lainnya hanya untuk bertukar jawaban mereka. Namun tidak untuk tiga siswa terpintar dikelas ini yaitu Baekhyun, Sehun dan Kyungsoo, mereka bertiga mengerjakan soal dengan serius tapi tidak dengan Baekhyun karena ia tidak sabar menunggu jam istirahat berlangsung karena ingin memberikan sesuatu untuk kedua sahabatnya.
"Semoga mereka berdua senang. Kan besok libur dan mereka berdua punya rencana jadi aku kasih sekaran deh"Batin Baekhyun
/Drrrtt Drrttt/
From : Luhan Hyung
Baekhie besok ada acara kah ?
Kalau tidak ada, mau tidak temani hyung jalan-jalan sekalian cari buku buat tugas kampus hyung ?
Baekhyun yang sedang memikirkan reaksi Sehun maupun Kyungsoo tiba-tiba terganggu karena mendapat message dari Luhan dan setelah membaca isinya terukir senyum diwajahnya.
To : Luhan Hyun
Besok Baekhie tidak ada acara kok,
Sekalian Baekhie mau nyari beberapa buku,
Besok kutunggu ya hyung dirumah dan JANGAN BALAS PESAN INI
KAU LAGI-LAGI MENGANGGU BELAJARKU LULU HYUUUUUUUNG!
Sent
"Sip udah ku balas, kebiasaan banget sih Lulu hyung kalau message selalu jam-jam belajar.. ish!" Gerutu Baekhyun yang kemudian memasukan smartphone nya kedalam tasnya. "Eh apa kubuatkan sekalian coklat buat Lulu hyung ya ?"
Baekhyun yang telah selesai mengerjakan soal yang diberikan songsaenim nya segera mengumpulkan buku tugasnya dan beranjak keluar kelasnya dan membawa dua bungkus yang ia letakan di laci mejanya.
"Apa yang dibawa sama Baekhie ya ? Kok sampai ngumpet begitu ?" Batin Kyungsoo
"Baekhie bawa apa ya ? Jangan-jangan dia mau makan sendirian dan tidak mau membagi denganku karena aku suka nyomot makanan. Baiklah kukejar setelah ini, kau tidak boleh menyembunyikan makanan Baekhie" Batin Sehun
Bagai mempunyai telepati, Sehun dan Kyungsoo langsung bergegas menyelesaikan soal tersebut dan mengejar Baekhyun ketempat yang selalu mereka kunjungi.
"Kau penasaran dengan yang dibawa Baekhie itu ya Sehunnie ?"
"Tidak. Siapa tahu itu makanan jadikan aku bisa minta"
"YAK! Kau ini makanan mulu"
"Ya siapa tahu Baekhie ngumpetin itu karena aku suka nyomot makanannya terus"
"Mangkanya kalau udah punya jatah sendiri jangan ngambil jatah orang"
"Ya lagi dia kalau makan lama bangetkan"
"Iya juga sih"
Sehun dan Kyungsoo terus saling berdebat diperjalanan mereka menuju taman belakang sekolah, tempat biasa mereka bertiga untuk makan siang bersama-sama sampai mereka melihat sosok Baekhyun yang membelakangi mereka dengan wajah tertunduk dan bahu yang bergetar serta terdengar isakan tangis.
"Baekhie kau kenapa ?" Tanya Kyungsoo dengan khawatir.
"Hey Baekhie kau kenapa ?" Tanya Sehun yang mencoba membalik tubuh Baekyun untuk menghadap kearahnya.
"TAAADAAAAAAA! Happy Valentine my bestfriend, Selamat hari kasih sayang Sehunie, Kyungie" Ucap Baekhyun dengan ceria sementara Sehun dan Kyungsoo hanya menatap dengan kaget dan ekspresi muka mereka yang terlihat sangat bodoh.
"YAKKKK! BAEKHIE KAU MEMBUATKU KHAWATIR DAN JANTUNGAN SAJA!" Ucap Kyungsoo dengan kesal.
"Maaf Kyungie, Baekhie hanya mau membuat kejutan"
"Eh tapi bukannya besok ya hari Valentine ?"
"Ah Kyungie, kalau besok gimana caranya memberi kalian ini ? Kau kan akan pergi bersama ibumu untuk memberli keperluan bisnis keluargamu sementara si albino satu ini kan mau kencan dengan mobil sportnya yang tersayang itu"
"Yak! Siapa yang kau bilang albino Baekhie?" Ucap Sehun yang tidak terima dipanggil Albino.
"Kau lah Sehunie siapa lagi" Ucap Baekhyun dan Kyungsoo berbarengan.
"Oh iya ini coklat yang kubuat sendiri tapi dengan bantuan juru masakku juga.. Hehehe.."
"Sudah kutebak pasti ada bantuan karena kau tidak bisa memasak Baekhie"
"Yak Sehunieeeeeeee!"
"Hahahaha"
Hari ini Baekhyun, Sehun dan Kyungsoo menghabiskan waktu istirahat mereka dengan memakan coklat buatan Baekhyun.
-,
-,
-8888-
-,
Gwang Mall
Book Store
Hari ini merupakan Valentine Day, baik Luhan maupun Baekhyun mereka berdua sama-sama membawa hadiah yang akan mereka berdua berikan masing-masing. Dan kini mereka berdua sedang berada di sebuah toko buku dan disibukkan dengan mencari buku yang ingin mereka beli. Beberapa menit, Luhan telah selesai mencari buku, ia kemudian berkeliling mencari Baekhyun disepanjang lorong toko buku rusanya menangkap sosok Baekhyun yang tengah mencoba meraih buku yang berada di rak teratas namun tidak sampai oleh jangkauan tangannya, saat itu Luhan hanya tersenyum geli melihat Baekhyun yang berusaha loncat untuk menggapai buku yang dicarinya.
"Kenapa dia tidak meminta bantuan orang lain saja" Batin Luhan yang kemudian berjalan kearah Baekhyun dengan senyum jailnya.
"Kalau tidak sampai jangan dipaksakan, kau kan bisa meminta bantuan orang yang lebih tinggi darimu"
"Yak! Lulu hyung! Baekhie tidak pendek hanya belum tinggi saja"
"Emang hyung bilang kau pendek ya ? Kan hyung bilang minta bantuan yang lebih tinggi darimu. Hahaha"
"YAAAK! Itu sama saja hyung menyindirku tahu!"
"Mangkanya banyakin minum susu"
"Baekhie setiap pagi dan sebelum tidur selalu minum susu tahu hyung, susu strawberry"
"Tadi kau bilang apa ? susu strawberry ? pantas saja kau tidak tumbuh-tumbuh. Mana ampuh susu itu"
"Bisa hyuuuuuung"
"Iya-iya bisa, nih buku yang mau kau ambil Baekhie"
"Ya udah hyung yang kekasir aku menunggu disana" ucap Baekhyun yang kemudian menuju keluar toko dan duduk disebuah bangku yang berada di depan toko buku tersebut sambil menunggu Luhan yang tengah mengantri disepanjang antrian yang panjang tersebut.
Luhan terus mendengus sebal karena ia merasa antrian panjang ini sama sekali tidak berkurang, ia terus memandang sebal kesepenjuru toko buku tersebut dengan bosan. Namun saat itu matanya melihat Baekhyun yang tengah duduk sambil memandang setiap orang yang berlalu-lalang didepannya dan tentunya dengan wajah bosannya yang terus menunggu dirinya mengantri.
"Kau lucu sekali Baekhie" Gumam Luhan yang terus memandang Baekhyun.
"Sepertinya ia sebal karena terlalu lama, eh tunggu kenapa matanya terus melihat sepasang kekasih yang berjalan didepannya tadi.. Hmmmm… Oh pantas dia melihat ice cream yang dipegang mereka berdua. Dasar bocah liat ice cream aja langsung begitu. Hahahah.." Batin Luhan yang melihat Baekhyun tergoda akan ice cream yang dia lihat.
"Haaaah.. Lulu hyung lama sekali. Tidak bisa kah dia menyelak antrian, padahal kan aku mau ice cream" Ucap Baekhyun yang memajukan mulutnya beberapa centi dan seketika setiap orang yang melihatnya ingin sekali mencubit dirinya karena gemas akan tingkahnya tersebut.
"Kau lama menunggu kah Baekhie ?"
"Kau pikir saja sendiri"
"Kau kan tahu antrian ini begitu panjang"
"Kau kan bisa menyelak hyung.. Huuuuuuuuuu"
"Itu tidak boleh Baekhie. Baiklah kalau begitu mari kita makan ice cream buat menebus kesalahan hyung"
"YEEEAAAAAAAY!"
"Kajja Baekhie" Ucap Luhan yang kemudian menarik Baekhyun pergi dengan menggenggam tangan Baekhyun begitu erat.
"Pegangan ini seperti Kris hyung dan degupan ini seperti apa yang kurasakan saat Kris hyung menggenggam tangan ku" Batin Baekhyun yang mencoba menetralkan degupan jantungnya.
-,
-,
-8888-
-,
"Lulu hyung kita mau kemana sih sebenarnya, kan di mall tadi ada yang jual ice cream"
"Ssstt.. hyung tahu tempat ice cream yang enak dan disini tempatnya"
"Waaaaah! Kedai ice cream nya ada tamannya juga dan banyak bunga disini. Baekhie suka!"
"Tidak salah kan hyung bawa Baekhie kesini ?" Ucap Luhan yang dijawab anggukan oleh Baekhyun namun saat Baekhyun akan keluar tangannya ditahan oleh Luhan terlebih dahulu. "Sebelum keluar ada yang mau hyung berikan untukmu Baekhie.. Ini" ucap Luhan yang mengambil sesuatu kursi belakang mobilnya.
"Kyaaaaa! BANTAL STRAWBERRY YANG BESAR!" Teriak Baekhyun bahagia yang langsung menyambar bantal yang diberikan oleh Luhan.
"Kau suka ?"
"Ne hyung. Eh iya Baekhie juga punya semoga hyung menyukainya" Ucap Baekhyun yang meraih sebuah kotak didalam tasnya.
"Ne benarkah ? Wah apa ini"
"Itu coklat, semalam Baekhie mencoba membuatnya sendiri dan ini hasil buatan Baekhie sendiri tapi sedikit dibantu sama juru masak dirumah sih"
"Pasti ini enak, hyung makan ya ?"
"Tunggu! Makannya disana aja hyung sambil makan ice cream"
"Baiklah eh tapi tunggu sebentar"
/CUP/
"Happy Valentine Baekhie"
Baekhyun masih diam mematung sambil memegang pipinya keningnya yang baru saja dicium oleh Luhan dan jujur saja itu langsung membuat rona merah dikedua pipi Baekhyun, sementara Luhan setelah melakukan hal yang memalukan tersebut hanya bisa memalingkan wajahnya keluar jendela karena malu dan tentunya wajahnya kini sudah mulai memerah tentunya.
/CUP/
"Nado hyung. Happy Valentine too" Ucap Baekhyun yang dengan tiba-tiba mencium pipi kiri Luhan tanpa sadar dan langsung ikut memalingkan wajahnya.
"Tadi Baekhie mencium pipi ku kan ? Benarkan ? Tidak salah ? OH MY GOD! YA TUHAN TERIMA KASIH!" Teriak Luhan dalam hatinya karena kegirangan sambil memegang pipi sebelah kirinya.
"Apa yang kulakukan ? Kenapa tiba-tiba aku mencium pipi Lulu hyung ? Aigoooo! Semoga Lulu Hyung tidak marah. Eh, tapi tadi Lulu hyung juga mencium keningku" Batin Baekhyun.
"Eh.. Baekhie mari kita ke.. Kedainya sekarang" Ucap Luhan yang memulai pembicaraan setelah lima belas menit mereka berdiam diri karena kejadian tersebut dan dijawab oleh anggukan oleh Baekhyun.
Luhan dan Baekhyun kini tengah menikmati acara makan ice cream mereka, dan tentunya sudah tidak ada rasa canggung lagi diantara mereka setelah kejadian tersebut. Setiap Luhan membersihkan sisa ice cream yang berada disekitar bibir Baekhyun dan tentunya Baekhyun tidak menolak malah memberi senyuman andalannya.
"Wah coklatnya enak"
"Benarkah hyung?"
"Ne, nih kau coba Baekhie. AAAAAAA"
"Wah iya, padahal juru masak Baekhie hanya memberi intruksi saja tidak ikut turun tangan. Ternyata Baekhie berbakat. Hahaha.. Nanti Baekhie buatkan lagi ya hyung"
"Dia akan membuatkan ku lagi ? Kyaaaa!" Teriak Luhan dalam hatinya.
"Baiklah, buatkan hyung yang banyak ya. oh iya Baekhie tunggu sebentar ya, hyung melihat bola yang dilempar anak kecil itu terlempar ke jalan. Hyung mau mengambilkan untuknya dulu"
"Ne hyung"
Setelah Baekhyun menyetujuinya, Luhan bergegas menghampiri anak kecil yang menghampiri jalan tersebut dan berbicara padanya kemudian mengambil bola yang mengelinding di jalan raya tersebut. Baekhyun terus memperhatikan Luhan yang berjalan dengan berhati-hati dan saat mengambil bola tersebut mata Baekhyun menangkap sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi hingga mobil tersebut menabrak Luhan dan terpental kepinggir jalan namun sebelum hal itu terjadi Luhan telah melempar bola tersebut kearah anak kecil tersebut.
"LUHAN HYUUUUUUNG!" Teriak Baekhyun yang kemudian berlari menghampiri tubuh Luhan yang sudah lemah dan penuh dengan darah.
"Lulu hyung bangunlah. Jangan tinggalkan Baekhie" Ucap Baekhyun yang mendekatkan wajahnya pada wajah Luhan
/CUP/
"Baekhie, berjanjilah terus tersenyum ya" Ucap Luhan lemah setelah mengecup bibir Baekhyun sekilas, yang merupakan ciuman pertama Baekhyun selama ini dan Kris hanya pernah menciumnya di kening saja.
"Hyu.. Hyung men.. cin.. ta..i… mu.. Baek…"
Bersambung….
Saya benar-benar meminta maaf sebelumnya karena benar-benar telat update,
jujur saja buat chapter ini saya ganti-ganti ide sampai dapat ide valentine hehee..
mungkin chapter ini belum cukup atas permintaan maaf saya yang telat banget.
semoga aja chapter ini bisa memuaskan leader sekalian ya :)
sebelumnya saya ingin meminta maaf lagi, untuk 2 - 3 minggu kedepan saya tidak akan update cerita apapun, karena saya harus menyelesaikan tugas kantor, tugas kuliah dan dua minggu lagi saya ujian jadi saya akan update setelah ujian saya selesai. maaf sekali lagi maaf :(
Terima kasih untuk dibawah ini yang sudah me-review :
ByunViBaek : terima kasih kalau cerita yang sebelumnya nyambung hehe.. semoga aja cerita ini juga nyambung ya:)
utshukushii02 : Udah dilanjut ya, kalau ini kencan juga nggak :D
teleporters01 : Maaf ya di chap ini momentnya belum banyak tapi insya allah chapter depan banyak moment-nya :)
rachel sulis : wah, kalau itu adalah... ingat peri kecil di chapter sebelumnya ? itu dia hehehe...
LuBaek Shipper : Udah dilanjut ya hehe.. Maaf telat update dan maaf bila tidak sesuai :(
naru ryu : semoga cerita ini bisa buat kamu makin suka sama lubaek ya :) hehe.. udah dijawab ya di bagian terakhirnya :)
young . denim : sudah saya lanjut ya, maaf banget baru lanjut :( semoga chapter ini bisa membuat rasa rindunya hilang ya :)
sekian dari saya, dan sekali lagi saya meminta maaf karena lama update dan saya akan lama update karena hal tertentu :)
semoga puas dengan chapter ini.. terima kasih :)
