THE RAINBOW ROSE
Author : HanDik
Main Cast : Byun Baek Hyun (Exo), Xi Lu Han (EXO)
Support Cast : Do Kyung Soo (EXO), Oh Se Hoon (EXO), Wu Yi Fan (EXO)
-,
-,
"Baekhie, berjanjilah terus tersenyum ya" Ucap Luhan lemah setelah mengecup bibir Baekhyun sekilas, yang merupakan ciuman pertama Baekhyun selama ini dan Kris hanya pernah menciumnya di kening saja.
"Hyu.. Hyung men.. cin.. ta..i… mu.. Baek…"
-88888888-
-,
Satu Tahun Kemudian
KEDIAMAN KELUARGA BYUN 'BAEKHYUN'
Semenjak kejadian tertabraknya Luhan satu tahun lalu Baekhyun kembali muram namun tidak sampai seperti apa yang dirinya rasakan saat meninggalnya Kris karena Luhan sedang mengalami perawatan di Beijing. Luhan dibawa ke Beijing karena semingu setelah kejadian dirinya dirawat di Korea namun tidak ada perkembangan sehingga Tuan Xi memutuskan untuk membawa Luhan ke Beijing untuk dirawat lebih intensif namun siapa sangka Luhan masih belum menunjukkan kesadarannya selama setahun ini, semua harapan keluarga tidak pernah putus untuk kesadaran Luhan. Walau Luhan dibawa ke Beijing tetapi Sehun tetap tinggal di Korea untuk tetap sekolah dan hanya dua minggu sekali dirinya selalu pulang ke Beijing untuk melihat kondisi hyung-nya, Luhan dan memberi kabar mengenai perkembangan Luhan kepada Baekhyun.
Baekhyun hanya bisa mendapatkan kabar mengenai kondisi Luhan hanya dua minggu sekali itupun dirinya dapatkan dari Sehun. Semenjak Luhan dirawat di Beijing, Baekhyun selalu menuliskan surat dan menitipkan serta meminta Sehun untuk membacakan surat yang ia tulis kepada Luhan dan menyimpannya pada suatu kotak yang akan diserahkan setelah Luhan sadar. Sehun pun sadar bahwa Baekhyun begitu mengkhawatirkan Luhan dan ia dapat memperkirakan kalau Baekhyun sangat menyayangi Luhan, dan tentunya Sehun tahu bahwa Luhan begitu mencintai Baekhyun dibanding mantan sebelumnya. Hal ini Sehun ketahui setelah melihat sebuah kotak berukuran sedang berisi dua buah kalung dengan bandul L dan B dengan sebuah surat didalamnya.
"Sayang, kau sudah selesai belum ? Nanti kau telat kesekolah Baekhie" Ucap Nyonya Byun memanggil anak semata wayangnya dari luar kamar.
"Neeomma. Sebentar lagi Baekhie turun" Ucap Baekhyun setelah selesai berdoa.
Baekhyun kini selalu rajin berdoa dipagi hari sebelum ia berangkat dan malam saat dirinya hendak untuk tidur. Doa yang selalu dipanjatkan oleh Baekhyun selalu doa yang sama dengan harapan doanya akan terkabul, Baekhyun meminta kepada Tuhan untuk diberikan kesadaran untuk Luhan yang masih koma.
"Kris hyung, Luhan hyung. Baekhie berangkat sekolah dulu ya" Ucap Baekhyun kepada dua bingkai foto dimana terdapat dua namja yang sangat ia sayangi.
Kris merupakan tunangan Baekhyun yang telah meninggal karena kecelakan pesawat sedangkan untuk Luhan, Baekhyun baru menyadari bahwa dirinya menyayangi Luhan sesaat Luhan menyatakan cinta kepadanya.
"Pagi eomma, appa"
"Pagi sayang"
"Pagi Baekhie, sekarang kau makan sarapanmu dan bergegaslah untuk berangkat karena kau akan telat nanti"
Tuan dan Nyonya Byun mengetahui apa yang Baekhyun rasakan semenjak kejadian setahun lalu yang menimpa Luhan. Mereka berdua sangat takut apabila Baekhyun kembali menjadi sosok Baekhyun yang rapuh seperti saat kehilangan Kris. Namun mereka percaya Luhan akan segera sadar dari masa komanya, karena Baekhyun selalu menceritakan kepada mereka perkembangan Luhan.
"-,
-,
-88888888-
-,
YONGSANG SENIOR HIGH SCHOOL
Suasana kantin yang ramai tidak menghiraukan tiga sekawan yang tengah menikmati makan siang mereka, Sehun, Baekhyun dan Kyungsoo. Baekhyun sekarang bukan seperti Baekhyun yang dulu yang hanya bisa diam karena ketepuruknya tapi sekarang dirinya bisa menjadi Baekhyun yang ceria walau hanya didepan orang-orang yang ia sayangi. Mereka bertiga tengah sibuk dengan perbincangan mereka dengan diselingi canda tawa yang bisa didengar oleh seluruh siswa dan sisiwi yang berada dikantor.
"hyung cepatlah sadar. Apa kau tidak merindukkan Baekhyun dan tidakkah kau hendak melihat tawanya yang ingin kau dengar itu" Batin Sehun.
"Luhan hyung, cepatlah kau sadar. Baekhyun telah menunggumu selama setahun dan kumohon cepat sadar agar Baekhyun tidak kembali terpuruk" Batin Kyungsoo.
Ditengah canda-tawa mereka, tiba-tiba raut wajah Sehun berubah menjadi sangat serius setelah melihat sebuah pesan dari Tuan Xi dan itu sukses membuat Baekhyun dan Kyungsoo memandang Sehun dengan intens dan ingin bertanya namun Sehun sudah keburu pamit meninggalkan sekolah.
"Baekhie, Kyungie aku pulang dulu dan aku mesti berangkat ke Beijing sekarang" Pamit Sehun yang kemudian langsung bergegas berlari.
"Sehunie! XI SE HOON! Apa yang terjadi!" Teriak Baekhyun yang ikut menyusul Sehun begitu pula Kyungsoo yang ikut mengejar Sehun.
"Tasnnya sudah dibawa olehnya Baek, sepertinya terjadi sesuatu dengan Luhan hyung"
"Tidak! Luhan hyung pasti baik-baik aja Kyungie. Dia tidak akan meninggalkan ku seperti Kris hyung meninggalkanku"
"Kuharap seperti itu Baek" Batin Kyungsoo.
"Sebaiknya kita pulang sekarang Baek, biar kuizinkan kau pulang dan beristirahat. Aku yakin kau tidak akan kuat untuk sekolah hari ini" Ucap Kyungsoo yang diangguki oleh Baekhyun
-,
-,
-88888888-
-,
OTHER LAND
Luhan yang terbangun dari tidurnya kini merasa aneh, seingatnya dia sedang berada dijalan namun dirinya kini berada disebuah kebun bunga yang sangat indah. Luhan yang sebenarnya tidak menyukai bunga kini tengah berjalan dengan perlahan menuju sebuah hamparan deretan bunga mawar yang tertanam dengan rapih dibarisan bunga tersebut.
"Seandainya aku bisa membawa Baekhyun kesini pasti dia sangat senang dengan bunga-bunga ini"
"Ini merupakan taman impianku dengan Baekhyun, Lu" Ucap Kris yang telah berada dibelakang Luhan.
"Kris ?"
"Ne ini aku Kris, Wu Yi Fan. Kau pasti bertanya kenapa aku disini dan tempat apa ini"
"Ne Kris, ini dimana ? dan kenapa kau bilang ini taman impianmu dengan Baekhyun ?"
"Kau tahu kan Baekhyun itu menyukai bunga, saat awal pertunanganku dengannya aku berjanji suatu saat setelah aku dan dirinya menikah, aku akan membuatkannya sebuah taman bunga dengan berbagai macam bunga dihalaman rumah kami nantinya" Ucap Kris menjelaskan kenangan masa lalunya.
"Dan kau berada disini. Akupun tidak tahu Lu, saat aku menuju kesini kulihat sosokmu yang tengah memandang sederet bunga ini. Bukankah kau tidak menyukai bunga Lu ?"
"Awalnya aku memang tidak menyukai bunga, tapi semenjak bertemu dengan tunanganmu, aku jadi menyukai bunga dan maaf aku tidak bisa menjaga Baekhyun tapi aku malah mencintainya"
"Tidak ada yang perlu dimaafkan Lu, kau tahu Baekhyun sudah mendapatkan kebahagiannya sekarang dengan orang itu dan orang itu adalah kau Lu"
"Aku ? bagaimana bisa ?"
"Apa kau tidak sadar bahwa kau selalu ada untuknya dan kau pun yang selalu membuatnya tersenyum dan aku sangat senang setelah tahu ternyata itu adalah kau Lu"
"Aku memang ingin membuatnya tersenyum dan bahagia, aku tidak ingin mekihatnya terpuruk Kris"
"Itulah yang aku sukai darimu, dengan begini aku bisa memberikan Baekhyun kepada orang yang tepat. Lu, apa kau ingin selalu ada untuk Baekhyun, menggantikanku membuatnya bahagia, tersenyum dan menggantikanku membangun sebuah taman bunga untuknya"
"Aku ingin Kris, tapi bukan menggantikanmu karena aku ingin melakukannya dengan caraku dan untukku dan Baekhyun bukan atas dirimu hal itu aku lakukan tapi aku akan mengabulkan semua janjimu itu kepadanya"
"Aku percaya itu Lu, sekarang kembalilah kau keduniamu karena Baekhyun masih membutuhkanmu Lu. Jaga dan lindungi dia" Ucap Kris yang kemudian menghilang dan Luhan berasa ditarik dari dunia yang mempertemukannya dengan Kris.
-,
-,
-88888888-
-,
BEIJING INTERNATIONAL HOSPITAL
Suasana kamar UGD (Unit Gawat Darurat) begitu mencekam karena seluruh uisa dan para suster tengah sibuk dalam menangani kondisi Luhan yang tiba-tiba saja semakin memburuk karena detak jantung Luhan yang menjadi lemah untuk berdetak. Seluruh keluarga Xi tengah berkumpul diruang dimana Luhan dirawat dengan perasaan panik dan khawatir akan apa yang terjadi didalam.
Tidak henti-hentinya Nyonya Xi terus menangis karena kondisi putra sulungnya yang tiba-tiba saja memburuk padahal selama setahun ini kondisi Luhan biasa-biasa saja tidak ada kondisi yang memperlihatkan kondisi Luhan akan menjadi seperti ini. Sementara Sehun terus duduk dengan mata terpejam dan terus berdoa untuk kesembuhan Luhan dan Tuan Xi sedari tadi hanya dapat berjalan bolak-balik tepat diruang Luhan.
/Ceklek/
"Uisa! Bagaimana keadaan putra saya" Tanya Tuan Xi langsung saat dokter yang mengurusi Luhan selama setahun ini keluar dari kamar rawat Luhan.
"Mohon maaf Tuan Xi, kami sudah beruang yang terbaik untuk kesembuhan putra anda Luhan namun Tuhan berkehendak lain, baru saja Tuan Luhan menghembuskan nafas terakhirnya"
"Tidak! Tidak mungkin! Tolong uisa lakukan lagi untuk membuat Luhan kembali kumohon"
"Lu-Luhan jangan tinggalkan eomma Luhan"
"Hyung! Kenapa kau pergi meninggalkan kami setelah kami menunggumu selama setahun ini. Kenapa hyung! Kenapa! Kau tidak tahu kami selalu berdoa yang terbaik untukmu terutama Baekhyun. Dia selalu menunggumu di Korea dan terus berdoa untukmu, apa kau tidak mau bertemu dengannya?" Batin Sehun.
"UISA! UISA! Pasien sadar kembali, detak jantungnya telah kembali dengan normal dan pasien telah membuka matanya" Ucap Suster yang berada didalam kamar rawat Luhan.
"Uisa kau dengar anakku telah sadar"
"Tunggu disini Tuan Xi, biar kami periksa keadaan Luhan terlebih dahulu"
Setelah uisa kembali memeriksa Luhan dan sesaat kemudian keluar dan langsung memerintahkan suster untuk memindahkan Luhan karena kondisinya sudah cukup baik untuk dipindahkan kekamar lain. Setelah itu, uisa kemudian langsung meminta Tuan dan Nyonya Xi beserta Sehun untuk ikut keruangannya tersebut dan menjelaskan bahwa Luhan tengah mengalami kehilangan ingatannya karena benturan yang sangat keras pada kepalanya saat kecelakaan tersebut, dan hal ini sukses membuat Nyonya Xi kembali menangis dan uisa meminta untuk secara perlahan membantu Luhan mengembalikan ingatannya
-,
-,
-88888888-
-,
KEDIAMAN KELUARGA XI 'LUHAN & SEHUN"
Dua minggu lamannya Luhan dirawat di China selepas sadar dari komanya yang cukup lama dan kini ia telah berada dirumahnya di Korea dan disambut dengan hangat oleh para maid dan juga dua sosok namja yaitu Baekhyun dengan Kyungsoo.
Baekhyun sudah tidak kuat membendung air matanya karena dapat melihat Luhan yang kembali walau hatinya sangat sakit karena Luhan sama sekali tidak mengingatnya tapi tidak membuat Baekhyun untuk menyerah. Baekhyun dengan perlahan menuju kearah Luhan yang tengah berada dikursi roda bersama Sehun dan Tuan serta Nyinya Xi yang berada tepat dibelakang Luhan.
"Hyung, itu Baekhyun yang sering kuceritakan. Apa kau mengingatnya sekarang setelah melihat wajahnya ?" Ucap Sehyun yang hanya dijawab gelengan kepala oleh Luhan.
"Segitukah kau tidak mengingatku Lulu hyung?" Batin Baekhyun yang masih dapat mendengar apa yang dibicarakan oleh Sehun kepada Luhan.
"Hai Lulu hyung bagaimana kondisimu apa baik-baik saja ? Oh iya aku sampai lupa, Aku Byun Baek Hyun" Ucap Baekhyun dengan suara yang seperti tertahan karena perasaan sedihnya dan itu sukses membuat semua yang berada disana mengetahui apa yang dirasakan olehnya.
"Aku baik-baik saja kok Baekhyun dan bagaimana kau bisa memanggilkan dengan 'Lulu hyung'" Tanya Luhan dengan penasaran.
"Itu karena dulu Lulu hyung bilang kalau mau memanggil pakai nama panggilan itu" Ucap Baekhyun dengan senyum yang ia paksakan untuk menutupi kesedihan yang dirasakannya dan mendapat jawaban dari Luhan dengan anggukan kepalanya.
Seharian ini Baekhyun terus mengajak Luhan mengobrol sesekali menceritakan hal-hal lucu yang pernah ia alami dengannya dulu. Dan saat ditaman keluarga Xi pun Baekhyun mengajak Luhan untuk mengelilingi taman belakang milik keluarga Xi sesekali diberbincang dengannya untuk meghilangkan kecanggungan yang dimiliki oleh Luhan.
-,
-,
-88888888-
-,
KEDIAMAN KELUARGA 'BYUN'
Sudah dua minggu lamanya Baekhyun terus bersama Luhan dan membuatnya mengingat semua yang pernah dialaminya namun semua itu bagi Baekhyun sangatlah tidak ada hasilnya. Luhan bagai menutup semua ingatannya yang dulu. Baekhyun teruduk dengan lesu memandang bunga yang mawar aneh yang terus ia rawat dan warnanya tidak berubah lagi semenjak terjadi kecelakaan tersebut.
"Bagaimana ya aku bisa mengembalikan ingatan Luhan hyung" Tanya Baekhyun pada bunga mawarnya.
"Ah bodoh sekali aku bertanya pada mawar ini, mana mungkin ia bisa menjawabnya"
"Ada satu cara"
"Hah! Suara siapa itu ?"
"Ini aku peri yang memberimu mawar ini ditoko bunga waktu itu"
"Tidak mungkin, mana ada peri didunia ini terlebih lagi yang memberikan bunga ini adalah ahjushi pemilik florist"
"Itu aku yang menyamar menjadi ahjushi itu. Dan aku kemari ini memberi tahumu cara untuk mengembalikan ingatan namja bernama Luhan itu"
"Bagaimana caranya ?"
"Kau bawa saja mawar ini kehadapanya kuyakin dia pasti akan mengingatnya"
"Kau yakin ?"
"Aku sangat yakin, kau lupa aku pernah berkata bahwa mawar ini akan menunjukkan suatu kebahagiaan kepada pemiliknya dan sekarang sudah waktunya untuk mawar ini menunjukkan kebahagiaan kepadamu. Sekarang lekas pergilah kerumahnya, dia pasti menunggumu"
Baekhyun yang tanpa berfikir panjang dan hanya ingin ingatan Luhan kembali, dirinya langsung mengikuti saran peri yang menurutnya tidak mungkin ada. Namun demi kembalinya Luhan, ia tidak peduli lagi dengan hal itu yang terpenting ia dapat melihat Luhan kembali mengingatnya, mengingat akan ucapan cinta yang ia ucaokan dulu.
-,
-,
-88888888-
-,
KEDIAMAN KELUARGA XI 'LUHAN & SEHUN'
Sesampainya Baekhyun dikediaman Keluarga Xi dirinya langsung menuju kekamar Luhan dan membuat seisi rumah terutama Tuan dan Nyonya Xi beserta Sehun penasaran dan mengikutinya. Mereka penasaran karena Baekhyun datang dengan sebuah mawar aneh dengan warna yang berbagai macam pada kelopak bunganya.
Sesampainya disana mereka dapat melihat Baekhyun dengan perlahan berjalan mendekati ranjang Luhan, dimana Luhan yang sedang tertidur dengan damainya. Dengan perlahan Baekhyun meletakan bunga mawar miliknya diatas nakas yang terletak disamping ranjang milik Luhan
"Kumohon kembalikan ingatan Luhan hyung" Doa Baekhyun dalam hatinya.
Baekhyun yang berdoa dalam hatinya kini terkejut karena mawar miliknya bersinar begitu saja dan ia dapat merasakan sebuah sinar tepat dimeja Luhan dimana terdapat sebuah mawar dalam pot-nya yang telah layu namun dapat menunjukkan sinar dan dengan ajaib bunga mawar tersebut kembali segar. Baekhyun yang melihat hal tersebut sungguh terkejut namun tidak hanya dirinya tetapi kedua orang tua Luhan dan juga Sehun pun terkejut melihat kejadian aneh yang mereka lihat.
Baekhyun dapat melihat pergerakan pada mata Luhan dan tangannya mulai menggenggam tangan Luhan dengan erat.
"Baekhie ?" Ucap Luhan dengan perlahan setelah berusaha membuka matanya dan mempelihatkan sosok Baekhyun yang sangat ia cintai.
"Nehyung ini aku Baekhie"
"Baekhie" Ucap Luhan yang langsung memeluk Baekhyun. "Baekhyun aku ingin mengatakan bahwa aku mencintaimu"
"Ne hyungnado"
"Tadi kau bilang apa ?"
"N. A. D. O" Ucao Baekhyun dengan mengeja kata-kata tersebut dan langsung dipeluk oleh Luhan sementara Tuan dan Nyonya Xi beserta Sehun pun ikut tersenyum karena keajaiban yang mereka lihat telah berhasil membuat Luhan mengingat kembali.
-,
-88888888-
-,
Lima Tahun Kemudian
Luhan dan Baekhyun akhirnya telah menikah tepat satu tahun lalu dan kini mereka berada disebuah tamah yang telah mereka bangun bersama dan penuh dengan bunga yang tubuh dengan cantik. Tangan Luhan tengah melingkar pada pinggang Baekhyun dengan sangat erat menandakan bahwa Baekhyun adalah satu-satunya yang ia miliki.
"Kau tahu Baek, saat aku tidak sadar aku bertemu dengan Kris dan ia bilang kepadaku untuk mengabulkan janjinya untuk membangun sebuah taman bunga untukmu dan kini akhirnya aku bisa membangun taman Bunga ini untukmu, untukku dan juga untuk Kris"
"Ne hyung"
"Kau tahu Baek bahwa aku sangat mencintaimu dan terima kasih telah datang dalam kehidupanku yang tengah dilanda oleh kebencian"
"Nado hyung, aku pun sangat mencintaimu dan terima kasih telah datang dalam kehidupanku yang saat itu tengah bersedih akan kepergian Kris hyung"
Setelah mendengar perkataan Baekhyun, Luhan dengan bergegas mencium bibir Baekhyun dan begitupula Baekhyun yang membalas ciuman Luhan dengan intens. Sudah biasa bagi mereka melakukan hal ini ditaman bunga miliknya dan tentunya bunga mawar mereka tengah ditanam kembali oleh mereka tepat dikamar mereka dan menjadi bunga favorite mereka karena bunga mawar tersebut telah berubah sepenuhnya dengan berbagai macam warna yang menunjukkan sebuah pelangi dikelopknya.
"Akhirnya aku bisa melihat Baekhyun yang kini telah bahagia, kalau begini aku bisa bahagia di duniaku sendiri. Terima kasih peri kecil"
"Sama-sama Kris ini sudah menjadi tuagsku untuk membawa kebahagian kepada siapa saja"
ENDING / TAMAT
Maaf telah menunggu lama dan ini saya malah membawa ending ceritanya hehe..
maaf kalau memang terlalu cepat tapi ini yang ada di fikiran saya :)
telepoertes01 : sudah disatukan kan hehe.. maaf ya endingnya terlalu cepat :)
utsukushii02 : nggak mati kok hanya koma dan sudah bersama Baekhyun sekarang hehe...
xiubaekhan : tidak apa apa kok :) terima kasih sudah menyempatkan membaca cerita saya :)
naru ryu : terima kasih, ini sudah dilanjut tapi maaf sudah ending :)
dhantieee : sudah dilanjut dengan endingnya ya :)
ByunViBaek : Dipikiran saya tertabrak hehe.. itu udah sama Luhan :D
NoonaLu : Terima kasih tapi sepertinya chap ini tidak keren hehe.. udah ending soalny a:)
: hehe.. waktu itu saya lagi ngetik chap sebelumnya pas dan langsung di post hehe...
terima kasih sudah mengikuti The Rainbow Rose sampai sini, dan maaf bila kualitas cerita saya kadang bagus tapi juga bisa turun menjadi kurang menarik :)
insya allah saya akan membuat LuBaek lagi dengan genre Fantasy tapi belum dapat dipastikan kapan karena mesti mencari ide baru :)
Terima kasih sekali lagi :)
