Disclaimer : Bleach © Kubo Tite.

Author : The Abnormal Kid.

Rate : M Gore.

Genre : Supernatural.

Chapter 03.

Warning : AU, OOC, Typo (s), Gore, gaje, hancur, abal-abal, dan lainnya.

Terciptanya perbedaan kasta antara Sorcerer dan Warlock akhirnya semakin meluas.

Tindakan diskriminasi pun terjadi di seluruh negara.

Sorcerer yang menganggap dirinya lebih mulia daripada Warlock bertindak semena-mena pada mereka, tak jarang Warlock itu disiksa hingga sekarat.

Geram karena tindakan tak adil ini, seorang Warlock mengajak para kawannya yang bernasib sama untuk membentuk organisasi teroris bernama Noire.

Tujuan mereka hanya satu yaitu melenyapkan seluruh Sorcerer yang ada dan membuat dunia baru.

Meskipun Luce telah membuat peraturan baru bersama pemerintah untuk meniadakan diskriminasi ini, tapi sampai sekarang kelakuan semacam itu masih ada.

Last Blood.

"Tu-tunggu dulu, aku masih belum kalah," tubuh lemas Ichigo yang jiwanya baru saja kembali, berusaha untuk sedikit demi sedikit bangkit dan mencoba berdiri.

"Kau bodoh atau apa? Kita tak bisa kembali dan kau masih ingin bertarung?" ucap Lisa yang paling panik diantara mereka setelah mengetahui kristal teleportasi tidak berfungsi.

"Wasit, apa kau mempunyai kristal teleportasi cadangan?" tanya Ulquiorra tanpa mempedulikan Ichigo.

"Hoi Ulquiorra sialan! Hadapi aku! Rukia telah membuatkan pedang ini untukku, jadi aku takkan kalah!"

"Aku tak mempunyai kristal cadangan dan tipe Luminaku juga bukan Polaris yang bisa melakukan teleportasi," wajah Lisa masih pucat dan keringat dingin mengalir dari wajah hingga lehernya, sepertinya terjebak di tempat ini benar-benar buruk baginya.

"Karena Battle Arena ini merupakan dimensi buatan, jadi tak ada cara lain untuk keluar dari sini selain memakai teleportasi ya. Tapi kristalnya tak berfungsi dan tak ada yang bisa teleportasi di sini, kurasa aku harus menunggu mereka memperbaiki kristalnya," ketenangan Ulquiorra yang sangat luar biasa di mata Lisa membuatnya berdecak kagum, tapi tidak bagi Ichigo yang tidak sabaran.

"Wah, seingatku Rukia memberikanku Teleport Device untuk jaga-jaga. Tapi kurasa aku hanya akan pergi bersama wasit daripada harus bersama orang yang tak mau menerima tantanganku," Ichigo sengaja mengubah gaya bicaranya untuk memancing Ulquiorra mau bertarung dengannya.

"Oke, kali ini akan kumakan umpanmu itu demi keluar dari sini. Jika alat yang kau maksud tak ada, maka akan kupotong lidahmu yang cerewet itu," Ulquiorra akhirnya mau beranjak dari tempatnya duduk menuju Ichigo untuk bertarung dengannya.

"Wasit! Perhatikan pertarunganku! Dan akan kubuat kau menyesali keputusanmu tadi!" Ichigo mengarahkan pedangnya pada Lisa lalu pada Ulquiorra, jarak keduanya cukup dekat jika ingin langsung memulai serangan, tapi tak ada satupun yang melakukannya.

"Rolling Fire!" Sama seperti sebelumnya, Ichigo yang pertama menyerang dengan mengayunkan pedangnya dan melancarkan sebuah bola api besar pada Ulquiorra.

Bola api itu mengenai telak pada tubuh Ulquiorra, tapi setelah asap akibat bola api menghilang, Ulquiorra muncul dan tak mengalami luka apapun.

"Cih, kalau begitu bagaimana dengan ini?! Rising Strike!" Ichigo bergerak dengan sangat cepat dan menebas Ulquiorra berkali-kali.

Walau sudah diserang seperti itu pun, tubuh Ulquiorra masih bebas dari luka.

Dengan mudahnya Ulquiorra memegang pergelangan tangan kanan Ichigo dan mematahkannya.

Membuat pedang yang dipegangnya langsung jatuh ke rerumputan di bawahnya.

"Sudah puas? Sekarang, mana alat itu? Berikan padaku," Ulquiorra yang masih memegang tangan kanan Ichigo, menggerakkan tangan kirinya untuk menerima alat tersebut.

"Heh! Masih belum! Ignite!" Pergelangan tangan yang dipegang Ulquiorra seketika terbakar tapi api yang berada di tangan Ichigo tak berpengaruh apa-apa pada Ulquiorra.

"Biar kuberitahu satu hal yang mungkin jarang diketahui orang padamu, pengguna tipe Algol takkan terluka oleh apapun kecuali oleh serangan tipe yang sama dan Lumina yang menyimpang. Merasa tak adil? Salahkan takdirmu yang memang dari awal sudah tak adil padamu. Sekarang, berikan alat itu."

Mendengar perkataan Ulquiorra, Ichigo tampak sangat terkejut.

Dia menonaktifkan serangannya dan memberikan Teleport Device pada Ulquiorra.

"Hei wasit! Berhentilah murung dan kemarilah kalau kau mau kembali ke sekolah!" panggil Ulquiorra pada Lisa yang kemudian disambut dengan sorak gembiranya.

Setelah ketiganya berdekatan, Ulquiorra mengaktifkan alat itu dan melakukan teleport ke aula sekolah.

Sesampainya di aula, mereka dikejutkan dengan pemandangan yang mereka lihat.

Aula itu sudah hancur, puing-puing atapnya jatuh ke lantai dan tak ada seorangpun teman mereka yang terlihat.

Sebuah kapal besar melayang tepat diatas mereka, lambang organisasi Noire tertera di kapal tersebut.

Senandung lagu terdengar di telinga mereka seakan menemani ketiganya saat melihat kapal tersebut.

"London bridge is falling down, falling down. London bridge is falling down, my fair lady," seseorang dengan surai perak menghampiri mereka dari balik kepulan debu di depan mereka.

"Wah wah, kukira semuanya sudah tewas tertimpa reruntuhan, ternyata masih ada sisanya. Kalau begitu, izinkan aku memperkenalkan diri. Namaku Gin Ichimaru, Sorcerer Noire yang terhormat."

To be continued.

Authors Note.

Beberapa waktu lalu, L bertanya dalam reviewnya, tapi berhubung karena dia tak memakai akun alias anon, jadi saya akan menjawabnya di sini.

Sebenarnya sih hampir semua pertanyaannya terjawab di chapter ini, jadi saya hanya menjawab satu pertanyaannya saja yaitu pertanyaan mengenai apakah ada orang yang tidak menjadi Sorcerer atau Warlock.

Jawabannya, ada.

Mereka adalah orang biasa yang tidak menjadi Sorcerer maupun Warlock dengan berbagai alasan.

Mulai dari tidak tertarik sampai karena masalah dana (karena untuk menjadi Sorcerer/Warlock itu membutuhkan uang untuk keperluan belajar dan lainnya).

Jawaban diatas juga bisa menjadi semacam trivia untuk fict ini karena tidak disebutkan dalam cerita.

Glosarium.

Ignite : teknik tipe Alpheratz yang termasuk Medium Flow.

Teknik ini menyelimuti tubuh pengguna dengan api yang sangat panas, biasa digunakan sebagai teknik bertahan.

Rising Strike : teknik Starting Flow yang termasuk paling mudah dipelajari.

Tapi Rising Strike yang digunakan Ichigo adalah versi yang lebih kuat.

Rolling Fire : teknik Normal Flow Alpheratz, teknik ini membuat sebuah bola api dan melemparkannya pada musuh.