Disclaimer : Bleach © Kubo Tite.

Author : The Abnormal Kid.

Rate : M Gore.

Genre : Supernatural.

Chapter 05.

Warning : AU, OOC, Typo (s), Gore, gaje, hancur, abal-abal, dan lainnya.

Immortal Blood merupakan sebuah penemuan yang cukup menggemparkan di tahun 2099.

Bentuknya terlihat seperti batu biasa tapi di dalamnya terdapat dua darah yang diyakini merupakan darah dari leluhur manusia.

Immortal Blood ditemukan secara tak sengaja oleh Isshin saat berada di salah satu gua di kota Delta.

Entah mengapa saat itu Isshin tertarik pada batu itu sehingga menganalisa isinya dengan alat khusus miliknya.

Setelah mengetahui bahwa di dalam batu tersebut terdapat sesuatu, akhirnya dia memutuskan untuk membawanya ke kantor pusat Luce di kota Alpha yang memiliki fasilitas paling lengkap.

Setelah melihat hasilnya, Isshin sangat terkejut dan tak menyangka kalau batu yang ia temukan merupakan peninggalan leluhur mereka.

Luce pun akhirnya meneliti lebih dalam tentang batu itu termasuk mengumpulkan informasi tentang kehidupan leluhur mereka dari berbagai sumber.

Dan hasilnya membuat mereka semakin tercengang.

Dari hasil pengamatan lukisan-lukisan di di beberapa dinding gua, mengungkapkan bahwa leluhur mereka bukanlah manusia.

Dikatakan bahwa mereka dikutuk karena aksi kanibalisme.

Hasil kutukan itu, membuat sebagian dari mereka menghisap darah dan sebagian lainnya memakan daging manusia dan dapat berubah menjadi serigala ketika bulan purnama.

Luce menyebut mereka sebagai Vampire dan Werewolf.

Sayangnya, penemuan berharga ini justru dicuri oleh seseorang tak dikenal.

Dia berhasil membobol sistem keamanan Luce dan membawa kabur Immortal Blood.

Polisi sudah berusaha mencarinya tapi tak bisa menemukan pencuri itu berada.

Last Blood.

"Uh, di mana ini?" tanya Ulquiorra yang baru saja terbangun dengan seluruh tubuhnya terikat oleh belenggu Lumina tipe Altair di sebuah tempat yang mirip penjara yang terletak di bawah tanah gedung pusat penelitian Luce, tak jauh darinya ada Ichigo yang juga bernasib sama.

"Ulquiorra, apa kau ingat apa yang kau lakukan sebelumnya?" tanya Sousuke yang berada di luar sel.

"Memang apa yang kulakukan? Dan kenapa aku diikat begini? Lepaskan aku!" Ulquiorra mencoba melepaskan diri, tapi belenggu itu tak bisa ia lepaskan.

"Tenanglah, Ulquiorra. Jika kau mau tenang, kami akan menceritakannya padamu," kini giliran Isshin yang berbicara sambil melihat kondisi anaknya yang masih tak sadarkan diri.

"Baiklah, aku akan tenang. Sekarang, katakan padaku apa yang terjadi."

Keduanya akhirnya menceritakan semua yang terjadi sebelumnya kepada Ulquiorra termasuk apa yang dia dan Ichigo lakukan pada beberapa staff yang ada di sana.

Ulquiorra sangat terkejut mendengarnya, ia sama sekali tak pernah menduga ini akan terjadi sebelumnya.

Dirinya juga merasakan ada sesuatu yang berbeda di tubuhnya.

Dia melihat Ichigo yang berada di samping kanannya dan juga merasakan ada sesuatu yang berbeda darinya.

"Jadi, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh kami? Apakah kami harus dikurung di sini untuk selamanya karena perbuatan kami?" Walaupun terkejut, tapi Ulquiorra sama sekali tidak terlihat menyesal karena telah membunuh sesudah mendengar apa yang terjadi.

"Tubuh kalian telah disuntik dengan darah Vampire dan Werewolf yang merupakan leluhur kita. Aku tidak tahu bagaimana Noire mengeluarkan darah itu dan jumlah darah yang masuk ke dalam tubuh kalian pun tak diketahui. Obat untuk menyembuhkannya juga belum ditemukan dan dengan kemampuan kami pun hanya bisa untuk menekan kemungkinan perubahan kalian menjadi makhluk itu lagi. Dan Sebenarnya kami telah memikirkan suatu cara, tapi ini cukup sulit untuk dilakukan mengingat kondisi kalian saat ini," jawab Sousuke.

"Apa itu? Akan kulakukan apapun untuk kembali normal!"

"Ada seorang Master tipe Altair bernama Ryuuken Ishida yang tinggal di kuil Alcor yang letaknya di sebuah bukit yang agak terpencil dari kota. Mungkin dia bisa menyegel darah leluhur yang ada di tubuh kalian. Tapi ada satu masalah, dia sudah tidak mau menggunakan kekuatan Luminanya lagi semenjak istrinya meninggal. Mungkin jika kalian bisa membujuknya dia mau menolong kalian," ucap Isshin.

"Heh! Kalau cuma begitu mah, aku juga bisa!" Ichigo akhirnya terbangun setelah terganggu percakapan mereka bertiga.

"Ichigo? Kau sudah sadar? Bagaimana keadaanmu?" tanya Isshin yang terus mencemaskan keadaan anaknya.

"Kurasa aku tidak apa-apa, tapi entah mengapa selama aku tak sadar, kupingku ini bisa mendengar semua perbincangan kalian tadi. Dan suaranya sangat berisik sehingga aku tak tahan lagi untuk bangun!"

"Apanya yang berisik? Kami semua berbicara dengan pelan bahkan hampir seperti berbisik di sini," jawab Ulquiorra ketus.

"He? Kok aneh sih? Aku beneran lo dengar kalian berisik banget!" ucap Ichigo kesal.

"Sudahlah, tak usah bahas yang tak penting. Sekarang, lepaskan kami supaya kami bisa menemui orang yang bernama Ryuuken itu!" Nampaknya Ulquiorra sudah tak sabar lagi untuk menemui Ryuuken dan menyegel darah yang membuatnya cukup menderita.

"Tapi akan sangat beresiko jika kalian pergi sendirian, kalian bisa saja mengamuk di luar sana kapan saja. Sementara kami masih harus mengurus kasus pembunuhan yang kalian lakukan karena ada salah satu staff yang melihatnya dan melaporkannya ke polisi, kondisi akan semakin gawat jika kita tidak mengatasinya," Sousuke sepertinya dibuat kerepotan karena kejadian ini apalagi anaknya terancam masuk penjara dan dihukum mati jika tak bisa membayar uang tebusan juga denda yang luar biasa besar.

Di zaman ini, hampir semua pelaku kejahatan dapat dibebaskan dengan membayar uang tebusan dan denda.

Semakin berat kejahatannya maka semakin mahal harga tebusannya.

Penjahat yang bebas akan mengalami cuci pikiran, pembersihan mental dan penghapusan ingatan kejahatannya dengan teknik Lumina tipe Altair.

Dengan begitu, walau banyak penjahat yang bebas tapi tak ada yang mengulangi kejahatannya kembali.

Dan karena hal ini pula, kebanyakan Sorcerer dan Warlock tipe Altair bekerja di kepolisian atau militer.

Tipe Altair memang lemah dalam serangan tapi mempunyai banyak kegunaan seperti untuk penyembuhan, penyegelan dan yang berkaitan soal pikiran dan mental manusia.

"Paman Sousuke memiliki Lumina tipe Altair kan? Kalau begitu, kenapa tidak paman saja yang menyegelnya?" tanya Ichigo.

"Walau aku bisa menyegelnya, tapi segelku tak sebanding dengan segel Ryuuken, apalagi untuk menyegel darah leluhur. Segelnya mungkin hanya akan besifat sementara dan itu akan sangat berbahaya jika segelnya lepas nanti," jawab Sousuke.

"Om Isshin memiliki tipe Polaris kan? Cukup lakukan teleportasi pada kami ke tempat dimana Ryuuken berada, masalah selanjutnya serahkan pada kami," Ulquiorra sepertinya yakin sekali pada perkataannya untuk menemui Ryuuken tanpa didampingi mereka berdua.

"Hey, Sousuke. Kurasa lebih baik kita percayakan pada mereka berdua. Memang cukup beresiko, tapi diam di sini terus pun tak akan menyembuhkan mereka," Isshin sepertinya ingin percaya pada mereka berdua tapi kelihatannya Sousuke masih ragu-ragu.

"Sepertinya memang tak ada pilihan lain, tapi sebelum kalian pergi aku ingin Ulquiorra supaya membangkitkan mereka yang telah kalian bunuh," untuk pertama kalinya Sousuke menyuruh Ulquiorra membangkitkan orang mati setelah sebelumnya dia selalu melarangnya untuk membangkitkan ibunya yang tewas karena kecelakaan saat Ulquiorra masih SMP.

Soul Revive merupakan teknik Medium Flow Algol yang bisa membangkitkan orang yang sudah mati dengan menggunakan sebagian darah pengguna dan menyebutkan nama orang yang akan dibangkitkan.

Hanya pengguna tipe Algol yang bisa melakukannya, tapi Soul Revive tidak bisa dilakukan jika targetnya telah mati lebih dari setahun.

Karena kemampuan ini, Sorcerer dan Warlock dengan tipe Algol banyak dicari orang.

Namun karena teknik ini menggunakan darah pengguna dalam jumlah yang cukup banyak, akan berbahaya jika teknik ini sering digunakan.

Oleh sebab itu, para Warlock dan Sorcerer tipe Algol menyembunyikan tipe Lumina mereka dan sebisa mungkin tak menggunakannya.

"Kau benar-benar tak adil ayah, kau larang aku menghidupkan ibu sementara hanya untuk staf ini kau suruh aku membangkitkannya. Tapi jika itu untuk mengembalikan tubuhku menjadi normal, walau berat hati akan kulakukan."

Kuil Alcor.

Kuil yang terletak di perbukitan ini masih dipenuhi berbagai pohon dan tanaman yang jarang ditemukan di kota.

Ratusan anak tangga berjajar dari bawah kuil untuk mempermudah perjalanan dari bawah menuju rumah bagi Ryuuken dan anaknya yang kini sudah beranjak remaja.

Sebutan kuil di zaman ini bukanlah sebuah nama untuk berdoa atau beribadah tapi merupakan sebuah generator Mana yang tersebar di berbagai tempat dan mengalirkan Mana ke seluruh penjuru negeri.

Bzzzt.

Dengan bantuan Isshin, Ulquiorra dan Ichigo berhasil sampai di depan rumah Ryuuken.

Tak jauh dari mereka, ada dua orang gadis yang sepertinya mereka kenal sedang duduk di beranda rumah itu.

"Rukia! Dan juga Inoue! Syukurlah kalian selamat!" ucap Ichigo yang menyadari dua gadis itu merupakan temannya yang menghilang dalam peristiwa itu.

"Oh, Ichigo. Sebenarnya sih itu karena bu Yoruichi yang dengan cepat memindahkan kami ke rumah ini, sehingga kami semua selamat, tapi hanya kami yang masih tinggal di sini untuk sementara karena kami rasa tempat inilah yang paling aman sementara yang lain sudah pulang ke rumahnya masing-masing. Kegiatan sekolah juga dihentikan sampai pemberitahuan selanjutnya demi mencegah kejadian selanjutnya terjadi. Ngomong-ngomong, kenapa warna rambutmu berubah jadi hitam? Dicat ya? Dan bagaimana kabarmu? Kami tak menerima kabar apapun darimu sejak kejadian itu," ucap Rukia.

"Oh itu, bagaimana ya menjelaskannya," saat Ichigo kebingungan mau jawab apa, Ulquiorra datang mendekat dan menjawabnya.

"Kebetulan Ichigo membawa alat teleportasi cadangan saat kami berada di Battle Arena dan kristal teleportasi yang tak berfungsi, sehingga kami bisa Teleport kembali ke aula. Tapi kami terkejut melihat keadaan aula saat itu dan teman-teman yang sudah tak ada sehingga kami putuskan untuk mencari kalian dan ternyata ada disini. Lalu soal rambut Ichigo, dia memang sengaja mengecat rambutnya untuk mencari suasana baru, benda yang di kepalaku ini juga merupakan simbol perlawanan anak muda yang tak mau diatur seenaknya."

Saat Rukia melihat Ulquiorra, seketika keadaan sekeliling membeku.

Matanya memancarkan tatapan membunuh yang kuat pada Ulquiorra.

"Sial, aku lupa kalau Rukia sudah mengetahui tipe Lumina Ulquiorra. Rukia, hentikan!" Ichigo berusaha menghentikan usaha Rukia untuk membunuh Ulquiorra, tapi sepertinya tidak berdampak apa-apa.

"Rukia, tolong hentikan! Ulquiorra bukanlah orang yang membunuh kakakmu!" Orihime juga berusaha menghentikan Rukia namun Rukia sepertinya tak mau menghentikannya.

"Penyimpangan Lumina, ya? Tak kusangka ada salah satu siswi di sekolah yang mempunyai Lumina yang menyimpang seperti ini," ucap Ulquiorra yang masih sangat tenang saat melihat salju dan es berkumpul dalam jumlah banyak di kedua tangan Rukia.

"Tales Arc, Snow White!" Sebuah gelombang es besar dilancarkan dari tangan Rukia menuju Ulquiorra dan menghantamnya dengan sangat keras.

To be continued.

Authors Note.

Sedikit info sebelum Glosarium, tak semua Sorcerer maupun Warlock bekerja untuk Board.

Seperti Isshin yang lebih memilih pekerjaan lain yang disukainya.

Karena banyak perusahaan atau pekerjaan lain yang mungkin lebih besar gajinya atau menawarkan kenyamanan lebih dalam bekerja.

Glosarium.

Tales Arc, Snow White : teknik yang termasuk ke dalam Medium Flow.

Pengguna mengumpulkan salju dan es di kedua tangannya dan mengubahnya menjadi gelombang es besar yang diarahkan pada lawan.