Disclaimer : Bleach © Kubo Tite.
Author : The Abnormal Kid.
Rate : M Gore.
Genre : Supernatural.
Chapter 08.
Warning : AU, OOC, Typo (s), Gore, gaje, hancur, abal-abal, dan lainnya.
Vampire dan Werewolf bukan hanya terkenal karena kesadisannya tapi juga karena perseteruan antar keduanya dan juga kemampuan bertarung mereka.
Werewolf memiliki kekuatan yang lebih besar daripada manusia normal walaupun dia tidak sedang menjadi serigala.
Tapi kebanyakan Werewolf di masa lalu kurang cerdas sehingga walaupun memiliki kekuatan besar tapi tak bisa mengalahkan dominasi Vampire.
Sementara Vampire memang tidak memiliki kekuatan sebesar Werewolf, tapi mereka memiliki kecerdasan dan kecepatan jauh di atas Werewolf.
Sehingga Vampire bisa memenangkan pertempuran melawan Werewolf di masa lampau.
Dalam pertempuran, kebodohan Werewolf menyebabkan mereka tak tahu apa kelemahan Vampire yang akan mati jika ditusuk tepat di jantungnya.
Sementara Vampire yang cerdas dengan cepat mengetahui kelemahan Werewolf akan perak sehingga membuat segala senjata yang terbuat dari perak.
Ratusan Vampire dan Werewolf ikut serta dalam pertempuran itu, meninggalkan istri mereka di rumah, ajaibnya para Werewolf mampu membunuh banyak Vampire hanya dengan kekuatannya saja.
Di sisi lain, para Vampire juga dapat menghabisi Werewolf dengan jumlah yang tak kalah banyaknya.
Pertempuran ini berjalan selama seminggu dan selama itu pula tak ada yang mau menyerah.
Sampai akhirnya pertempuran ini hanya menyisakan satu orang Vampire dan satu orang Werewolf.
Untuk menghindari kepunahan ras mereka, akhirnya keduanya mengadakan gencatan senjata.
Bukti perdamaian mereka dibuat dengan batu yang diteteskan darah keduanya lalu disimpan di sebuah gua.
Batu itu disebut Immortal Blood sementara pertempuran itu dinamakan Ragnarok.
Last Blood.
Serigala besar berwarna hitam itu masih berdiri kokoh di atap rumah Ryuuken.
Suara lolongannya terdengar keras seakan memanggil kawannya untuk datang.
"Rukia! Kau tak apa-apa?" tanya Orihime yang langsung menuju ke tempat serigala itu melompat atas perintah Ulquiorra dan ternyata disana ada Rukia yang sepertinya masih shock melihat Ichigo yang berubah menjadi serigala.
"Ini bohong bukan? Ichigo berubah menjadi makhluk mengerikan seperti itu, aku hanya sedang ngobrol dengannya lalu saat dia melihat bulan, dia menjadi monster mengerikan!" Rukia tampaknya benar-benar terkejut melihat kejadian ini, apalagi ini bukan yang pertama untuknya.
"Tenanglah, Rukia. Ulquiorra pasti akan mengembalikan Ichigo kembali seperti semula, itu pasti! Sekarang, kita serahkan saja pada Ulquiorra dan lainnya," Orihime kemudian membawa Rukia masuk ke dalam rumah dan membuat perisai segitiga yang melindungi mereka.
Di tempat lain, Ulquiorra tengah berpikir bagaimana caranya mengubah Ichigo menjadi normal sambil menatapnya.
Di saat itulah, sebuah suara tembakan terdengar dari salah satu sudut rumah dan mengenai tubuh serigala itu sehingga membuatnya melompat ke arah pepohonan yang ada di sekitar rumah.
"Cih! Tidak mempan rupanya," ucap Uryuu yang berlari menuju Ulquiorra dengan Gungnir di kedua tangannya.
"Sudah kuduga bakal tidak mempan. Uryuu kau jaga para gadis yang ada di sini, aku akan mengejarnya. Aku tinggalkan Familiarku di sini, aku akan mengirim pesan lewat Familiar jika aku sudah menghentikannya," dengan cepat Ulquiorra menciptakan sebuah kelelawar kecil yang langsung hinggap di bahu kiri Uryuu lalu dengan segera menyusul serigala itu.
Pepohonan yang ada di sekitar rumah Ryuuken sangat banyak dan menyerupai hutan sehingga menyulitkan Ulquiorra mengejar Ichigo.
Ditambah perbedaan kecepatan yang berbeda jauh, membuat Ulquiorra terpaksa menggunakan teknik yang tidak disukainya.
"Super Enhance! Body Manipulation, Wolf!" Ulquiorra memperkuat tubuhnya sebanyak tiga kali lipat dari sebelumnya lalu mengubah dirinya menyerupai serigala dan berlari cepat menggunakan empat kaki.
Setelah terus berlari untuk waktu yang cukup lama, akhirnya jarak keduanya semakin mendekat.
Ulquiorra yang sudah bisa melihat serigala itu di depannya, langsung menambah kecepatan lalu memukul punggungnya dari belakang dan membuat serigala itu terdorong beberapa meter ke depan.
Ulquiorra kemudian menonaktifkan dua teknik sebelumnya dan bersiap menggunakan teknik lainnya.
"Akhirnya sampai juga, saatnya membuatmu tak bisa kabur lagi. Open Hex, Set Barrier," sesaat setelah Ulquiorra menyebutkan nama tekniknya, setengah lingkaran berwarna ungu terbentuk dan mengurung keduanya di dalam.
Melihat ada yang tak beres, serigala itu mencakar dinding pelindung yang tercipta tapi cakarnya langsung hancur saat menyentuh dinding itu.
"Percuma saja kalau kau ingin mencoba keluar dari Barrier ini karena dinding ini akan melumat siapapun yang menyentuhnya kecuali si pengguna yang tak lain adalah diriku. Tentu saja jika kau mau kembali seperti semula, maka aku akan menghilangkannya untukmu."
Tapi penawaran Ulquiorra sepertinya tak dapat dimengerti oleh serigala itu.
Dia malah menjadi ganas dan berlari cepat ke arah Ulquiorra dengan cakar kirinya yang tersisa.
"Kurasa otakmu terlalu kecil untuk mengerti perkataanku ya, sepertinya ini saat yang tepat untuk percobaan teknik baru. Open Hex, Immortal Control."
Immortal Control merupakan teknik baru yang dibuat Ulquiorra secara bertahap di setiap waktu luang yang ia dapat sejak ia tiba di rumah Ryuuken.
Ia membuatnya tepat di tempatnya bertarung saat ini secara diam-diam karena resiko pembuatannya yang cukup besar sehingga Ulquiorra tak mau melibatkan yang lain.
Setelah diaktifkan, teknik ini membuat pengguna dapat mengakses kekuatan Immortal Blood yang dimilikinya tanpa harus berubah menjadi monster.
Hanya saja, karena masih belum sempurna sehingga teknik ini hanya berlaku sementara dan sangat menguras stamina pengguna.
Dengan Immortal Control, Ulquiorra dapat menahan serangan serigala itu hanya dengan satu tangan saja.
Tapi serigala satu ini tak mau menyerah, dia berusaha menggigit kepala Ulquiorra walau bisa dihindari dengan mudah.
Jual beli serangan terus berlanjut, pukulan dan tendangan terus menerus dilancarkan.
Hingga akhirnya cakar serigala itu berhasil menancap di lengan kiri Ulquiorra dan menendang Ulquiorra sampai terlempar beberapa meter ke belakang.
"Sakitnya, tak kukira bahkan dengan Immortal Control dia masih bisa mengimbangiku. Tapi masalah utamanya adalah bagaimana mengembalikannya seperti semula? Jika harus menunggu fajar itu akan terlalu lama dan dia bisa pergi ke kota, aku juga tak bisa bertarung dengannya terus seperti ini. Kurasa tak ada pilihan lain, meskipun aku tak bisa melihat dengan semestinya, tapi aku harus melakukannya," ucap Ulquiorra sambil memegang lengannya yang berdarah.
Serigala itu juga tak mau diam, dengan segera dia berlari dan bersiap melancarkan serangan berikutnya.
Namun ia berhenti karena melihat suatu keanehan di mata Ulquiorra.
"Forbidden Algol, Medusa!" Mata Ulquiorra seketika berubah menjadi ungu dan serigala yang ditatapnya perlahan berubah menjadi batu.
Medusa, kutukan terlarang Algol.
Adalah sebuah teknik High Flow yang membuat apa saja yang dilihat pengguna berubah menjadi batu.
Akan tetapi, mata pengguna tak bisa kembali normal dan akan terus menggunakan mata Medusa selama tiga hari sehingga kurang cocok digunakan di pertempuran skala besar.
Sesuatu yang telah berubah menjadi batu oleh Medusa, bisa diubah seperti semula dengan melihatnya kembali untuk kedua kalinya.
Setelah serigala itu telah sepenuhnya berubah jadi batu, Uryuu datang setelah mendengar pesan dari Familiar yang Ulquiorra tinggalkan.
Dia agak terkejut melihat serigala itu kini sudah seperti patung batu.
Barrier yang dibuat Ulquiorra pun telah menghilang.
"Apa yang terjadi? Kenapa dia bisa jadi batu? Dan kenapa kau menutup matamu, Ulquiorra?"
"Sudah, tak usah banyak omong. Bawa serigala itu ke rumah dan berikan aku kain untuk menutup mataku," ujar Ulquiorra dengan mata yang terpejam.
"Baiklah, tapi bagaimana kau bisa pulang dengan mata tertutup?"
"Familiarku masih bersamamu kan? Dia yang akan menuntunku menuju rumah."
"Oh, ya sudah," Uryuu kemudian merobek sebagian bajunya dan menggunakannya untuk menutup mata Ulquiorra lalu membawa serigala yang menjadi sangat berat itu ke rumah.
To be continued.
Glosarium.
Body Manipulation : teknik Algol Normal Flow, teknik ini berupa kutukan pada diri sendiri untuk membuat tubuh pengguna sesuai keinginan.
Familiar : teknik Starting Flow, teknik ini dapat membuat pengguna memunculkan hewan kecil yang ia bayangkan.
Open Hex, Set Barrier : teknik Algol Medium Flow, teknik yang memungkinkan pengguna untuk membuat pelindung ungu yang akan menghancurkan apapun selain pengguna.
Open Hex, Immortal Control : belum diketahui termasuk ke dalam jenis apa, tapi dari tingkat kesulitannya bisa dikatakan termasuk ke dalam High Flow.
Super Enhance : teknik Starting Flow, teknik yang membuat pengguna dapat memperkuat tubuhnya sebanyak tiga kali lipat.
