Chapter 4
.
.
Sekarang jam sudah menunjukkan pukul 11.00 dan tak ada tanda-tanda bahwa kyungsoo akan pulang dari mengunjungi panti tersebut, membuat jongin sedikit bosan dan pegal karna dia terus-terusan berdiri semenjak tadi.
Jongin pun memilih untuk memesan ramen instant di sebuah mini market karna tiba-tiba saja ia ingin memakan ramen, selagi ia menunggu ramen pesanannya ia duduk di bangku yang ada di sana, jongin sempat berfikir bagaimana kalau dia kepergok nunna fans bahwa dia sedang menikmati ramen disini bisa-bisa ia dikerubuti fans dan kehilangan jejak kyungsoo nya karna sibuk menghindar dari nunna fans. Tapi fikiran yang membuatnya bingung itu hilang saat ramen pesanannya datang, jongin duduk di kursi sebelah kiri jadi dia bisa melihat kalau-kalau saja kyungsoo nya pulang .
Jongin makan dengan focus yang terbagi dua karena saat ia makan ia selalu menengok kearah jalan untuk mengecek situasi, membuat kasir di mini market itu menatapnya curiga.
"kau pasti takut fans melihatmu sedang makan disini ya?" Tanya kasir itu ada jongin
"ne?" jongin berhenti menengok keluar lalu menatap kasir itu
"apa jangan-jangan kau memang sedang bersembunyi dari seseorang?"
"sebenarnya keduanya benar .. haha aku lupa kalau aku sedang menyamar " ujar jongin sambil menggaruk tengkuknya
"ku kira seorang artis tidak mungkin terkena penyakit lupa"
"mungkin karna aku takut ketahuan jadi aku melupakan hal penting, itu lumrah terjadi haha" jongin menjawab sambil tertawa garing
.
.
.
"apa itu D.O exo? Aigoo benar itu dia" monolog kasir itu
'mwo?' batin jongin tak percaya
Jongin yang sedang makan pun langsung melihat kearah pintu masuk, ia langsung melotot dan terbatuk-batuk karna tersedak kuah ramennya lalu dia bersembunyi dengan menundukkan kepalanya dan menyandarkan kepalanya ke meja dan menutup kepalanya dengan topi jaket yang ia pakai, lalu ia pura-pura tertidur. Kasir itu mengabaikan kelakuan jongin yang menurutnya aneh itu, jadi langsung saja ia membenarkan penampilannya saat ada seseorang membuka pintu mini market.
.
"osseo osseyo~" sapa kasir itu
Yang disapa hanya tersenyum ramah dan sukses membuat pipi si kasir itu merona karnanya.
.
.
"berapa semua?" Tanya kyungsoo sambil menyimpan barang beliannya di meja kasir
"eum… jadi 9000 won" jawab kasir itu sambil memberikan sekantong belanjaan pada kyungsoo
Kyungsoo pun memberi selembar uang pecahan 10.000 won lalu pergi berlalu meninggalkan minimarket, tanpa menghiraukan panggilan si kasir karna belum menyerahkan kembaliannya.
Jongin langsung berbangun dari persembunyiannya saat mendengar suara kasir yang memanggilnya
"hey, kau tinggal satu rumah dengan d.o exo kan ?" Tanya kasir itu pada jongin
"ah.. iya kenapa?" Tanya balik jongin sambil membenarkan rambutnya
"ini tolong berikan uang kembalian ini padanya"
"bayarkan saja untuk ramen yang aku beli, aku kan belum membayarnya.." tawar jongin
"ah oke baiklah"
"oh iya tadi d.o pulang kearah mana ? " tanya jongin saat dia akan membuka pintu
Jongin langsung mengangguk saat kasir itu menunjuk ke arah kiri
'akhirnya dia pulang juga' kata jongin dalam hati
.
.
.
Jongin menelusuri jalan sambil menyimpan ke dua tangannya di saku jaketnya, dia berada di belakang kyungsoo saat ini meskipun berjarak sedikit jauh supaya kyungsoo tak curiga. Tapi ke santaian jongin membuntuti kyungsoo hanya berangsur sekejap mata karna kini kyungsoo nya sepertinya dalam bahaya, Jongin langsung berlari karna ia melihat kyungsoo nya didekati 3 orang,1 wanita dan 2 pria yang menggunakan seragam lalu menarik kyungsoo ke sebuah tempat ia melihat kyungsoo memberontak tapi tetap saja kyungsoo tak bisa terlepas karna kyungsoo itu sangat kecil dibandingkan 2 orang laki-laki yang menariknya yang mengamankannya dikedua sisi lalu si wanita berjalan di depan mereka
.
Jongin menendang punggung 2 laki-laki itu hingga membuat dua laki-laki yang tingginya hampir sama dengan jongin itu terjatuh dan melepaskan kyungsoo, sebenarnya dia takut tapi ini demi kyungsoo nya. Kyungsoo langsung jatuh terduduk sambil memegang kedua pergelangan tangannya yang memerah karna digenggam erat oleh kedua orang itu, wanita yang berada di depannya tadi langsung kabur saat melihat dua temannya ditendang orang bermasker itu yang sebenarnya jongin itu.
Saat melihat wanita itu kabur Kyungsoo beralih melihat dua orang yang memegangnya tadi sedang memukuli seseorang kyungsoo langsung mengambil handphonenya lalu menelpon polisi.
.
.
saat polisi sudah membawa 2 orang tadi ke kantor kyungsoo membawa orang yang dipukuli 2 orang tadi ke rumah sakit untuk pertolongan pertama, karna sepertinya orang itu pingsan saking lemahnya sekalian ucapan terima kasih karna telah menolongnya dari orang-orang jahat.
.
.
"jongin-ah mianhae.." gumam kyungsoo saat melihat jongin tertidur dengan wajah penuh lebam
Kyungsoo sebenarnya tahu itu jongin karna insiden susu kotak yang ia dapat saat bermain bola bersama won soo pagi tadi.
.
.
Flashback
"Oppaa ini ada seseorang yang memintaku untuk memberi ini" ucap anak itu sambil memberikan susu kotaknya pada kyungsoo
"Nuguya?"
"Molla.. Dia seperti penjahat, dah oppa, won soo" anak itu berlalu menuju panti
.
'Jangan sampai kelelahan :D susu ini bisa memberimu energi hihi fighting!'
.
.
Kyungsoo melihat kearah gerbang, ia melihat seseorang sedang berjoget tak jelas lalu ia juga melihat orang itu tiba-tiba terdiam saat dia tertangkap basah oleh kyungsoo,
Saat kyungsoo memergokinya orang itu langsung pergi entah kemana,kyungsoo hanya menggeleng.
"wonsoo-ya kau tahu siapa yang tadi berjoget-joget disana?" Tanya kyungsoo pada wonsoo
"molla, mungkin orang gila" jawab wonsoo polos
"ah.. coba kau tanyakan pada haera yang membawakan susu ini untuk hyung.." suruh kyungsoo
"arraseo hyung"
.
.
Beberapa saat kemudian wonsoo duduk disebelah kyungsoo dan memberitahu informasi yang ia dapat dari haera
"kata haera, orang itu seperti penjahat tapi katanya itu kai exo sebenarnya haera tak boleh memberikan informasi ini karna kai hyung sudah memberinya coklat" jelas wonsoo panjang lebar
"terus kenapa dia memberi tahu padamu?"
"aku menjanjikan hadiah padanya hyung"
"hadiah ?"
"ya.. aku mencium pipinya hyung hehe" tawanya garing
"aish kau ini hadiah macam apa itu " kyungsoo langsung mengacak-acak rambutnya
.
.
'jongin? Berarti susu kotak yang ada di nakas itu juga dari jongin ?' tayanya dalam hati lalu ia tersenyum.
"gomawo wonsoo-ya" ucap kyungsoo sambil menunjukkan eyes smilenya.
.
.
Selesai mengunjungi wonsoo, kyungsoo berniat membeli snack untuk ia makan dijalan, saat hendak membayar kyungsoo melihat orang yang sepertinya sedang tertidur tapi masih terdapat sisa ramen di mejanya itu
'mungkin ia kekenyangan sampai tertidur seperti itu' gumam kyungsoo
'mungkinkah orang itu jongin?' tanyanya dalam hati sambil berjalan keluar dari mini market
Karna penasaran kyungsoo terdiam di sebelah mini market itu, saat ia melihat orang yang tadi tertidur itu terbangun dan membenarkan rambutnya, kyungsoo melihat rambut pinknya dan ia yakin kalau itu memang jongin, kyungsoo tertawa lalu melanjutkan perjalanannya.
"kenapa mesti bersembunyi segala? Padahal kau sudah ketahuan" kyungsoo bermonolog
'
'
'
Saat ia ditarik 2 orang tak dikenalpun kyungsoo berharap jongin menolongnya karna ia tahu jongin mengikutinya dari belakang karna ia melihat siluet jongin saat kyungsoo melewati jajaran toko yang memiliki kaca yang memanjang sepanjang jalan.
Dan ternyata harapannya terkabul karna ada seseorang yang menendang 2 orang yang menggenggam erat tangannya sampai memerah itu dan ia yakin itu jongin.
Kyungsoo terduduk sambil memegangi tangannya yang memerah, sebenarnya ia tak tega melihat jongin dipukuli begitu, ia sangat ingin membantu jongin tapi ia berfikir sedikit drama itu mungkin lebih baik, kalau ia membantu jongin nanti yang jadi pahlawan bukannya jongin tapi kyungsoo, lalu ia kan berpura-pura tak mengenal jongin, jadi saat dia melihat jongin membuka maskernya dia bakalan pura-pura kaget dan kyungsoo juga ingin meihat wajah kaget jongin. Tapi kenyataan berkata lain, saat polisi membawa pergi 2 orang itu, ia melihat jongin pingsan karna dipukuli habis-habisan. Dan kyungsoo menyesal jongin terluka karnanya.
.
.
.
Flashback off
Jongin akhirnya siuman, ia meringis saat badannya terasa sakit semua
"jangan banyak bergerak jongin-ah" perintah seseorang pada jongin
'suara itu? Apa itu suara kyungsoo hyung? Seolma., oh my… NOOO~' Teriak jongin dalam hati lalu memejamkan kedua matanya.
.
.
.
TBC
