Kuroko no Basuke Fanfiction

Drabble

Disclaimer : Fujimaki Tadatoshi
Rating : T
Warning : Shounen Ai, Maybe OOC
Pair : Akakuro

A/N : Minna-san, arigatou buat semua yag udah review, follow sama fav cerita abal-abal ini XD
Drabble kali ini dibuat sebelum author tidur, sambil menunggu ngantuk, tiba-tiba terlintas deh. Awalnya mau pake ide yang lain, tapi idenya malah bakal jadi cerita di chaper 4 nanti. Sekian kata dari Author, maaf kalau banyak Typo ya.. XP

Happy Reading, all..

With Love,

Zelvaren Yuvrezla a.k.a ren-chanz


Bel tanda pelajaran telah usai telah lama berbunyi. Dari dalam gedung olahraga basket, terdengar suara sang kapten yang bergema

"Ryouta! Gerakanmu sangat lambat! Jangan pulang sebelum kau melakukan 2x latihanmu!"

"Ehh.. Akashichii~" suara memelas sang Perfect Copy terdengar seperti bisikan, ia hanya bisa pasrah mendengar titah sang ketua yang baru saja memberinya 'bonus' latihan. Ia hanya terdiam, tidak mau berurusan dengan kaptennya yang saat ini sedang dalam mood terburuknya

"Hey! Akashi, Kise hanya melakukan sedikit kesalahan, tidakkah kau memberinya sedikit toleransi?" Tanya Aomine yang sedang mencoba membela Kise

"Kesalahan tetap kesalahan! Karena hal kecil saja bisa membuat kita lengah dan kalah. Dan kalah itu tidak ada dalam kamus kita! Daiki, temani Ryouta dan jangan pulang sebelum kalian masing-masing melakukan 2x latihan kalian!" Tegas Akashi kemudian melihat kearah lapangan, mengamati setiap anggota yang melakukan kesalahan

Dari kejauhan dapat terdengar suara erangan serta gerutu kecil Aomine, tetapi ia hanya menutup mulutnya, tidak mau latihannya dilipatkan lagi oleh kaptennya bila ia mengoceh lebih lanjut

'Ramalan Oha-Asa memang tidak pernah meleset. Sagittarius hari ini sedang dalam mood terburuknya, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya aku menyimpan baik-baik benda keberuntunganku..' Midorima yang selesai melakukan pemanasan segera mencari dimana benda keberuntungannya, namun ia kebingungan dimana benda itu berada, sampai ia melihat bahwa benda keberuntungannya ada di mulut Murasakibara

"Murasakibara! Apa yang kau lakukan dengan benda keberuntunganku -nanodayo- !"

"Heee ~ ~ habis aku lapar Midochinn ~ lagipula kau membiarkan lollipop ini di kursi~" kata Murasakibara dengan nada malas dan mengemut kembali lollipop-nya

"B..benda keberuntunganku..."

"Atsushi! Shintarou!" Terdengar suara tegas dari belakang mereka. Midorima sudah menelan ludahnya, ia tahu apa yang akan terjadi selanjutnya

"Kembali ke lapangan dan lakukan 2x latihan kalian! Waktu terus berjalan dan kalian membuangnya dengan mengobrol! Kalian bisa melakukannya nanti! Dan jangan makan permen itu, Atsushi! Tidak ada makanan selama latihan!"

Midorima hanya menghela nafas sebelum ia berkumpul dengan Kise dan Aomine

Murasakibara melihat kearah Akashi sebelum akhirnya pasrah dan menelan benda keberuntungan Midorima itu bulat-bulat "Akachinn kowaii ~" kata Murasakibara sambil berjalan ketempat anggota lainnya

Tak lama Akashi dapat merasakan ujung bajunya ditarik pelan oleh seseorang, seorang Kuroko Tetsuya

"Akashi-kun, tidakkah terlalu berat menambah menu mereka?"

"..." Akashi hanya terdiam sambil menatap wajah Kuroko "kau mau aku lipatkan juga latihanmu, Tetsuya?"

Kuroko hanya terdiam menatap wajah Akashi, tak lama ia tersenyum kecil sebelum kembali berkata-kata "aku tidak keberatan bila selesai latihan kita bisa makan bersama dan membeli vanilla shake"

Mulut Akashi terbuka, hendak mengatakan sesuatu sebelum ia kembali menutupnya "lupakan.." Katanya sambil melihat kearah lain "ganti bajumu sekarang Tetsuya, setelah aku selesai mengurus lapangan, kita pergi" katanya sambil mulai mengamati kembali gerakan anggota basket lainnya

Sesuai titah Akashi, Kuroko pun langsung meninggalkan lapangan dan mengganti pakaiannya. Tak lama setelah itu, Akashi datang ke ruang ganti dan segera mengganti pakaiannya

"Masih bad mood, Akashi-kun?" Namun Akashi tak menghiraukannya

Kuroko menghela nafas kecil, sebelum akhirnya memberanikan diri dan maju mendekati Akashi, lalu dengan segera ia memeluk Akashi dari belakang

"T..Tetsuya?" Tanya Akashi yang agak kaget menerima pelukan mendadak dari Kuroko

"Maaf kalau aku berbuat salah.. Seijuurou-kun.." Kuroko mempererat pelukannya

Akashi menutup matanya kemudian tersenyum kecil 'akhirnya ia menyebut nama depanku lagi'

Ternyata, dalang semua bad mood Akashi adalah karena Kuroko memanggilnya dengan sebutan 'Akashi-kun' bukan 'Seijuurou-kun'

"Baiklah, tapi makan bersama kita masih berlaku" kata Akashi tegas

"..dan Vanilla Shake?" Tambah Kuroko

Akashi tertawa kecil sebelum berbalik dan menyentuh dahi Kuroko dengan dahi miliknya "Ya, dengan Vanilla Shake" katanya dengan suara lembut

"Baiklah, aku setuju" kata Kuroko gembira

Akashi menatap wajah Kuroko sebelum menyentuh pipinya dengan perlahan dan berbisik "..atau dengan 'vanilla' yang lain?" Dan tak lama wajah Kuroko langsung merah padam.

Akashi tertawa kecil sebelum berbalik dan mengambil tas-nya "ayo, kita pergi, Tetsuya~"

~ Owari ~