Kuroko no Basuke Fanfiction
Drabble - 5
Disclaimer : Fujimaki Tadatoshi
Rating : T
Warning : Shounen Ai, Maybe OOC
Pair : Akakuro
A/N : Konnichiwa, Minna-sama.. Gomenn Author ga bisa update cerita dikarenakan tugas yang mat menggunung, ditambah virus Writer's Block yang mewabah = A =a karena itu, sekarang Author mau memberi kalian lanjutan Drabble ditambah dengan oneshot yang merupakan selingan dari chapter ini, tapi untuk peringatan! side-chapter yang akan author publish itu ratingnya M, dengan bumbu Sei-chan mengrepe-grepe Tetsu #plak. Okeii deh, Author ga akan ngomong lebih panjang lagi, semoga kalian menikmati ceritanya ya :)
Happy Reading, all..
With Love,
Zelvaren Yuvrezla a.k.a ren-chanz
Kuroko melihat ke arah Akashi yang dari pagi ini sudah bertingkah aneh, lebih tepatnya bukan hari ini saja, tapi beberapa hari ini Akashi sudah bertingkahlaku aneh. Akashi lebih banyak melamun, dan moodnya sangat tidak stabil, ia bahkan menambah menu latihan anggota lainnya tanpa alasan yang jelas saat latihan pagi.
Hari itu, Akashi membubarkan latihan sore dan menyuruh anggota lainnya untuk pulang. Kuroko ingin bertanya padanya, namun anggota lain mengajaknya pergi, dan ketika Kuroko berbalik untuk menemui Akashi setelah menolak tawaran tersebut, ia tidak menemukan Akashi dimanapun
"Seijuurou-kun.." Kuroko menghela nafas, membawa tasnya dan tidak sengaja melihat ke arah atas, dan ia menemukan sosok Akashi Seijuurou yang sedang berjalan di lorong. Melihat sosok kekasihnya, Kuroko pun langsung bergegas lari menyusul Akashi
'Kalau tidak salah, lorong ini..' Kuroko berpikir sambil memandang ke arah sekitar, dan berhenti di sebuah tempat dengan tulisan "Perpustakaan"
Kuroko pun memutuskan untuk memasuki Perpustakaan. Suasana disana sangat sepi, bahkan penjaga perpustakaan entah berada dimana. Kuroko dengan perlahan menutup pintu dan mencari keberadaan Akashi
Di ujung, lantai 2 Perpustakaan, akhirnya Kuroko dapat menemukan Akashi, ia sedang berada dengan papan shoginya, namun yang membuat Kuroko kebingungan adalah Akashi terdiam, tidak bergerak dan pandangannya melayang jauh dari tubuhnya saat ini
"Seijuurou-kun..?" Tanya Kuroko memecahkan keheningan
Akashi mengangkat sedikit wajahnya dan menemukan sosok Kuroko berada di depannya "Ah..Tetsuya.. aku tidak menyadari kedatanganmu, ada apa?"
"..sesuatu terjadi?" Kata Tetsuya sembari duduk di depan Akashi dan menyentuh pipinya
Akashi hanya tersenyum kecil, "tidak..tidak apa-apa.."
"Kumohon, Seijuurou-kun.." Kata Kuroko tetap memandang lurus kearah Akashi, menunggu jawaban dari sang kaptennya itu
Akashi menghela nafas, kemudian berdiri dan mendekati jendela yang tak jauh dari mereka berada, meninggalkan Kuroko yang masih memendam seribu pertanyaan untuknya. Hujan mulai turun dengan perlahan, ketika Akashi menyentuh jendela di depannya, ia pun mulai berkata-kata..
"Ne, Tetsuya.. Kau pernah tahu bahwa kupu-kupu melambangkan beberapa arti?"
Kuroko memandang kearahnya sambil menggelengkan kepala
"Arwah yang telah meninggal datang dengan wujud seekor kupu-kupu dan menghampiri orang terdekatnya.." Katanya dengan nada yang dingin
Setelah mendengar itu, Kuroko lalu berdiri dan mendekat kearah Akashi. Betapa terkejutnya Kuroko ketika sang Kaptennya telah menitikkan airmatanya sedari tadi, yang ia tidak sadari karena tidak ada perubahan ekspresi apapun dari Akashi. Ia menangis dalam kesunyian
"Seijuurou-kun.." Kata Kuroko yang langsung memeluk kekasihnya itu, mengelus pundak Akashi yang kini membenamkan kepalanya di leher Kuroko "..sesuatu terjadi?"
Akashi hanya terdiam untuk beberapa saat, sebelum ia membuka mulutnya kembali "oba-sama.."
Tanpa mendengar penjelasan lebih lanjut dari Akashi, Kuroko langsung mempererat pelukannya "..tidak apa-apa..kau tidak sendiri, Seijuurou-kun..aku disini.." Kata Kuroko sambil mengelus kepala Akashi, kemudian mencium dahinya dengan lembut
Akashi tersenyum kecil sambil membalas pelukan Kuroko "Arigatou, Tetsuya.." Katanya berbisik kecil
- xXx -
"S..Seijuurou-kun! Jangan.. Seseorang bisa melihat kita.." Kata Kuroko sambil menahan pundak Akashi
"Tidak ada seseorang yang akan kemari, Tetsuya.." Kata Akashi sambil mencium dahi Kuroko "Aku yakin semua sudah pulang ke rumah sebelum hujan mulai turun.."
"Hmnn..Seijuurou-kun.." Kata Kuroko dengan wajah memerah
"Maaf Tetsuya, aku tidak bisa menunggu sampai dirumah.." Katanya langsung mencuri bibir Tetsuya
- xXx -
"Tetsuya.." Kuroko melihat kearah Akashi yang memanggil namanya, Akashi mengantarkan Kuroko pulang menuju rumahnya, kini mereka berdua berada di depan pintu Kuroko
"Hmn..Ada apa, Seijuurou-kun?"
"Akan kuberi izin khusus untuk tidak berlatih mulai besok" kata Akashi sambil memegang pipi Kuroko "setidaknya sampai kau sembuh.." Kata Akashi sedikit merona
Kuroko tertawa kecil lalu mengalungkan lengannya di sekitar leher Akashi "Seijuurou-kun wa daisuki.."
Akashi lalu tersenyum dan mencium Kuroko kembali
"Sampai besok?" Kata Akashi mengelus kepala Kuroko
Kuroko mengangguk sebelum mengecup pipi milik Akashi "Sampai besok. Terimakasih untuk hari ini, Seijuurou-kun"
Akashi tersenyum "lain kali kita pergi ke makam oba-sama ya?"
Kuroko melihat kearah Akashi dan tersenyum "dengan senang hati, Seijuurou-kun"
Akashi lalu mencium bibir Kuroko dan memeluknya, sebelum akhirnya ia melangkah untuk pulang ke rumahnya "sampai besok, Tetsuya"
~Owari~
