Kuroko no Basuke Fanfiction
Drabble - 14
Disclaimer : Fujimaki Tadatoshi
KAIN artwork & Her OC (Kazuya & Seiji)
Rating : T
Warning : AkaKuro!Fam, Maybe OOC
Pair : Akakuro
A/N : Minna-san, hari rabu memang hari yang sangat melelahkan, bila kalian bertanya hari yang author tidak suka, mungkin hari rabu adalah hari yang pas #kok curhat. Oh, ya soal Fic kali ini, merupakan request dari Myadorabletetsuya, dimana hari ulangtahun sang Kembar dari keluarga Akashi XD Hak cipta OC Kazuya dan Seiji adalah milik KAIN, karena author tidak tahu bagaimana sifat mereka selain dari gambar yang terlihat di aku pixiv sang ilustrator, akhirnya author mengarangnya sendiri sesuai dengan yang author kira. Semoga kalian bisa menyukai ceritanya ya :D Dan untuk next Drabble, author akan membawakan tema Demon!Akashi dengan Human!Tetsuya, semoga kalian menyukai ceritanya juga ya XD
Akhir kata, Author ucapkan arigachuuu~~ buat semua yang sudah men-riview, fave, follow, alert, pm, bahkan untuk semua silent reader yang telah membaca fic abal-abal ini.. :D maaf juga bila terdapat banyak kesalahan dalam penulisan m(_ _)m
Happy Reading, all..
With Love,
Zelvaren Yuvrezla a.k.a ren-chanz
Manik Heterochrome kini memandang sebuah buku yang tengah dibacanya sedari tadi, ia bahkan tidak menyadari ketika seseorang kini duduk disebelahnya. Masih terhanyut oleh misteri dibalik buku yang ia pegang, tiba-tiba sebuah lengan menyentuh pundaknya. Ia lalu menengok kebelakang dan menemukan sosok yang amat dicintainya itu.
"Tetsuya" katanya sambil mengecup kening Tetsuya, aroma Vanilla dapat tercium dari tubuhnya yang kecil itu "Sejak kapan kau berada disini?"
Pemuda yang disebut Tetsuya itu tertawa kecil "Sedari tadi aku disini, kau terlalu sibuk membaca buku detektif itu, Seijuurou" katanya sambil tersenyum lembut.
Kilat mata Heterochrome kini memandang sepasang mata Aqua yang berada didepannya "Ah, aku terlalu hanyut dalam misteri ini, Tetsuya. Kau tahu aku menyukai Shogi, kan? Membaca buku detektif ini seperti memainkan pion-pion dalam permainan Shogi, dan secara perlahan, semua akan hilang seiring dengan terkuaknya misteri didalamnya" katanya sambil tersenyum melihat buku yang ia bawa.
"Seijuurou sekali" katanya sambil memegang lengan pemuda berambut Scarlet yang tengah memandangnya.
Tiba-tiba, langkah kaki datang menghampiri mereka, sang kembar dari keluarga Akashi, yaitu Akashi Kazuya dan Akashi Seiji datang sambil bergandengan tangan.
"Otou-san! Okaa-san!" kata mereka bersamaan seraya naik ke sofa yang diduduki oleh kedua orangtuanya.
Kazuya duduk tepat didepan Seijuurou, ia melihat buku yang Otou-san-nya baca, sedangkan Seiji langsung memeluk Okaa-san nya itu.
"Otou-san, apa yang Otou-san baca?" tanya Seiji sambil melihat keatas, melihat wajah Ayahnya yang sangat disayanginya itu.
"Ini buku tentang Detektif, Seiji" katanya sambil mengelus kepala anaknya itu, Akashi Seiji, pemilik iris Heterochrome Biru-Emas, berambut Icy Blue.
"Kazu dan Seiji tau" katanya mereka bersamaan "Seorang yang diminta" kata Kazuya "untuk memecahkan sebuah kasus, kan?" lanjut Seiji.
Tetsuya lalu tersenyum "Dan Otou-san kalian ini salah satu maniak novel detektif" katanya sambil tertawa kecil.
Kazuya lalu memandang kearah Seiji, yang ketika itu sedang memandangnya juga "Ne, Otou-san" kata mereka bersamaan "Apa Kazu dan Sei bisa menjadi detektif nanti?" kata mereka sambil tersenyum lebar.
Seijuurou lalu tersenyum lembut sambil mengusap kepala kedua anaknya ini "Tentu saja kalian bisa, masa depan kalian, kalianlah yang akan memutuskannya nanti"
"Kazu mau bermain Shogi bersama Otou-san!" Ucap Kazuya sambil melihat kearah Seijuurou. "Seiji juga mau, Otou-san!" Dan ucapan mereka tidak bisa membuat Seijuurou dan Tetsuya tersenyum.
"Baiklah, Sementara Kazu-kun dan Seiji-kun bermain dengan Otou-san, Okaa-san akan menyiapkan pancake untuk kalian" katanya sambil mengelus kepala sang Kembar.
Mendengar cemilan yang akan dibuatkan oleh Ibunya, wajah mereka langsung berubah bahagia "Okaa-san, Arigatou!" kata mereka bersamaan, Kazuya langsung mencium pipi Okaa-san nya itu, disusul oleh Seiji yang kemudian mengecup sebelah pipinya. Melihat tingkah kedua anaknya, Seijuurou pun tidak mau kalah, ia lalu memegang pipi Tetsuya kemudian mengunci jarak mulut diantara mereka berdua.
Tetsuya lalu tersipu malu, meskipun bukan pertama atau kesekian kalinya ia berciuman didepan anaknya, tetapi yang membuatnya merona adalah sikap Seijuurou yang seakan-akan tidak ingin kalah dengan perlakuan anaknya itu kepadanya.
"Nah, Ayo kita pergi ke dekat halaman, bermain Shogi disana tentu akan mengasikkan" katanya sambil tertawa kecil lalu menggendong Kazuya dan Seiji di kedua lengannya, meninggalkan Kuroko yang masih tersipu malu. "Tetuya juga, segera menyusul kami setelah memasak nanti"
Siang itu, kediaman Akashi dipenuhi dengan aura keluarga yang sangat tenang, kebahagiaan tampak dimuka sang Kembar, Akashi Kazuya dan Akashi Seiji. Jarang-jarang mereka bisa meluangkan waktu bermain bersama dengan Ayahnya, yang kebetulan sedang menikmati masa liburnya sebelum esok hari melanjutkan pekerjaannya yang kian tiada henti itu.
- xXx -
Malam harinya, ketika Seiji dan Kazuya sedang tidur, terlihat Tetsuya dan Seijuurou yang sedang membicarakan sesuatu. Tetsuya mengangguk, lalu tersenyum kecil. Ia tampak memegang buku telephone dan menghubungi beberapa nomor yang berada di buku tersebut.
Pagi harinya, Akashi Seijuurou berada di kamar sang kembar "Otanjoubi wa Omedetou, Kazu, Seiji" katanya sambil mengecup kedua dahi anaknya yang masih terlelap itu.
"Otou-san?" tanya Seiji sambil mengusap matanya, tak lama Kazuya pun terbangun.
"Ohayou!" kata mereka berdua bersamaan, yang tidak mendengar ucapan selamat yang keluar dari mulut yang Ayah sebelumnya.
"Ohayou" kata Ayahnya sambil mengusap kepala anak-anaknya itu "Kalian berdua bersiap-siaplah, Sudah waktunya pergi ke sekolah. Berita baik untuk hari ini, karena Otou-san akan menjemput kalian nanti sewaktu pulang" katanya sambil tersenyum.
"Otou-san akan menjemput kita?" tanya mereka bersamaan, kemudian keduanya berdiri dan memeluk Ayahnya yang sedang berjongkok itu. "Hari ini kita bisa bermain dengan Otou-san lagi?" tanya mereka bahagia.
Seijuurou lalu tersenyum kecil "Tentu saja, Kazuya, Seiji. Nah, sekarang bersiap-siaplah, Otou-san akan mengantar kalian" katanya sambil menepuk punggung kedua anaknya.
Setelah mereka selesai bersiap-siap dan memakan sarapan pagi yang telah ibu mereka persiapkan, akhirnya mereka pergi menuju sekolah dimana Akashi Kazuya dan Akashi Seiji berada. Selesai menurunkan kedua anaknya dan mengantar mereka kedalam, Seijuurou pun lalu kembali ke mobilnya. Ia kemudian mengambil ponselnya yang kini berdering.
"Ada apa, Daiki?" tanyanya sambil tersenyum kecil, suara dapat terdengar dari seberang sana, lalu Akashi menjawab dengan tenang "Tentu saja, kuharap kalian tidak akan telat, kau tahu apa yang akan terjadi ketika kau telat nanti" Sesaat itu, Aomine dapat merasakan bulu kuduknya berdiri, aura mencekam dapat terasa dari sosok Akashi Seijuurou, meskipun mereka tidak bertemu secara langsung sekalipun.
"Ah, dan kutitipkan pesan itu pada yang lainnya juga, meskipun Tetsuya mungkin sudah mengingatkan kalian sebelumnya" katanya sebelum menutup ponselnya ketika Aomine hendak mengeluh padanya.
Siangnya, ketika Kazuya dan Seiji telah keluar kelas, ia menunggu sosok Ayahnya, Pemuda berambut Scarlet yang memiliki paras muka yang mirip dengan Kazuya. Namun, orang yang mereka tunggu ternyata telah berdiri di ambang gerbang sedari tadi, menyita banyak perhatian para ibu rumah tangga yang hendak menjemput anaknya.
Setelan Jas yang tampak formal, dengan kacamata yang terlias di mukanya, ditambah lagi rambut yang dia sibakkan kebelakang, membuat paras muka Pemuda ini tampak sangat tampan. Dan ketika Kazuya maupun Seiji menghampirinya, mereka tahu bahwa harapan mereka hancur ketika melihat pemuda tersebut ternyata telah berkeluarga.
"Kazuya, Seiji" katanya sambil melebarkan kedua tangannya, yang langsung disambut oleh pelukan sang Kembar.
"Otou-san! Otou-san datang menjemput kita!" kata mereka dengan perasaan senang.
"Tentu saja, bukankah Otou-san bilang akan menjemput kalian?" Katanya sambil mengecup kedua pipi anaknya itu. "Nah, ayo kita masuk, kita akan pulang kerumah" katanya sambil menggandeng kedua anaknya itu.
Namun, sebelum ia memasuki mobilnya, suara dering lain terdengar dari ponselnya. Seijuurou lalu melihat ID-name yang terpasang dilayarnya itu, sebelum cepat-cepat mengangkat telephone tersebut.
"Ada apa?" katanya agak panik, yang membuat Kazuya maupun Seiji melihat kearah Ayahnya yang jarang menunjukkan ekspresi seperti itu.
"Apa!? Tetsuya jatuh!? Aku akan kerumah sekarang, Okaa-sama" kata Seijuurou yang langsung memutuskan sambungan ponselnya itu.
Sang Kembar kini memegang ujung celana milik Seijuurou "Otou-san, Okaa-san kenapa?" tanya keduanya dengan wajah yang khawatir.
"Kazuya, Seiji.. Okaa-san terjatuh, Oba-san berada di rumah tadi, dan segera menghubungi Otou-san. Ayo kita cepat kembali!" katanya sambil membuka mobilnya.
Keika diperjalanan, Seijuurou dapat melihat Kazuya yang tampaknya berdoa demi keselamatan ibunya, Seiji berada disisinya sambil memeluknya. Seijuurou kini melajukan pedal gas mobilnya dengan kecepatan yang bisa ditoleransi oleh keduanya, meskipun saat ini ia sudah ingin kembali ke rumahnya secepat yang ia bisa.
Ketika mereka sampai didepan rumah, Akashi lalu membuka pintu mobil untuk kedua anaknya. Ia dapat melihat Seiji yang nyaris menangis. "Seiji, semua akan baik-baik saja" katanya sambil memegang pipi Seiji "Kazuya, ayo bantu adik kembarmu memasuki rumah" katanya melirik kearah Kazuya, yang menunjukkan wajah yang sama khawatirnya dengan Seiji.
Dan ketika mereka memasuki rumah, semua gelap. Seiji dan Kazuya kebingungan ketika rumah mereka berubah menjadi gelap, karena tidak biasanya Okaa-san menutup semua jendela didalamnya, mereka lalu berhamburan masuk, menuju ruang tengah, sebelum akhirnya sebuah suara berhasil mengagetkan mereka.
Beberapa Confetti kini meledak di ruangan tersebut, menunjukkan hiasan rumah dengan tulisan "HAPPY BIRTHDAY TO KAZUYA & SEIJI". Didalam ruangan tersebut, telah berada beberapa orang didalamnya, teman dekat dari kedua orangtua sang Kembar. Dimulai dari Aomine Daiki dan Kise Ryouta yang mengarahkan Confetti kearah mereka, Murasakibara Atsushi yang berada didepan sebuah Cake besar dengan hiasan permen yang ia buat menyerupai muka Kazuya & Seiji, dengan lilin beragka 7 yang berada diatasnya. Tetsuya Himuro berdiri tak jauh dari tempat Murasakibara berada, dia sedang menyalakan lilin yang berada di kue tersebut. Lalu Midorima Shintarou yang baru saja selesai menuangkan beberapa minuman ke gelas plastik yang telah disediakan.
Dekorasi ruangan yang tadi pagi masih terlihat kosong pun kini ramai dengan berbagai hiasan didalamnya, dan diantara Sofa keluarga, terdapat banyak bungkusan Kado berwarna-warni yang telah mereka persiapkan untuk sang Kembar.
"HAPPY BIRTHDAY, KAZU! SEIJI!" Kata mereka bersamaan dengan logat mereka masing-masing.
Keduanya tercengang, kaget mendapati berita buruk tentang ibunya, sekarang malah kejutan bahagia yang mereka dapatkan.
Mereka juga melihat ibunya yang tampak sehat walafiat berada disebelah Cake yang telah dinyalakan lilinnya itu.
"Okaa-san? Okaa-san baik-baik saja?" tanya keduanya berlarian kearah Tetsuya, yang langsung dipeluk oleh sosok yang bersangkutan.
"Okaa-san baik-baik saja kok, Kazu-kun, Sei-kun"
"Maaf membuat kalian khawatir, Kazuya, Seiji" suara Seijuurou dapat terdengar dari belakang "kami semua berbohong pada kalian, kami ingin mengejutkan kalian dihari ulangtahun kalian" katanya berdiri dibelakang orangtua Tetsuya yang masuk bersamaan dengan Seijuurou.
Lalu, Seijuurou pergi ke sebelah Kazuya dan Seiji, menatap Tetsuya sebentar, kemudian keduanya saling mengucapkan "Otanjoubi wa Omedetou" dan secara bergantian mengecup kedua pipinya.
Kedua orangtua Tetsuya pun kini mendekat kearah cucunya itu dan memberikan pelukan serta ciuman selamat pada mereka.
"Happy Birthday to you, Happy Birthday to you, Happy Birthday.. Happy Birthday.. Happy Birthday to you.." Ruangan tersebut kini dipenuhi oleh nyanyian semua orang yang berada disana.
"Nah, ayo Make a Wish, Kazucchi, Seicchi~~ hari ini dalah hari spesial kalian berdua, jangan melewatkan momen indah ini –ssu" kata Kise yang langsung memeluk sang Kembar dan mengucapkan ucapan selamatnya.
Beberapa bunyi kamera terdengar ketika Himuro memfotonya secara tidak disadari, momen yang sangat pas pada hari spesial ini.
"Ayo tiup lilinnya, Kazu, Seiji" kata Aomine tersenyum lebar.
Cake berukuran jumbo yang telah dibuat oleh Murasakibara Atsushi, satu-satunya kue yang sangat disukai oleh Kazu maupun Seiji. Setelah mereka selesai memberi permohonan, mereka pun dengan bersamaan meniup lilin yang berada di atas kue tersebut.
"Karena hari ini adalah hari spesial Kazu-chin~ dan Sei-chin~ aku sudah membuatnya khusus dari kemarin malam~" kata Atsushi sambil melihat kearah keduanya "Happy Birthday~"
Setelah mereka berdua mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah datang dan memberi mereka ucapan selamat, termasuk Midorima Shintarou yang membawa benda keberuntungan untuk mereka berdua, lalu Kazuya dengan iseng mengambil cream yang berada di kue tersebut, kemudian melukisnya di wajah Seiji yang sontak kaget mendapat perlakuan tidak terduga dari Kakak Kembarnya itu. Kazuya lalu tertawa kecil "Otanjoubi wa omedetou, Seiji!" katanya sambil memeluk adiknya itu.
Seiji kemudian tersenyum kecil dan membalas pelukan Kazuya, tidak mau kalah akan perlakuan Kakaknya, diam-diam ia mengambil cream dan memeperkannya ke muka Kazuya yang tampaknya tidak sadar bahwa adiknya mengoleskan cream di wajahnya itu "Otanjoubi wa omedetou, Kazuya"
Dan orang-orang yang berada disana tidak bisa menahan senyum mereka, ternyata, seorang Akashi Seiji yang selama ini terlihat diam bisa juga berbuat hal yang iseng.
Tiba-tiba, ponsel Seijuurou kembali berbunyi untuk kesekian kalinya, ia kemudian mengangkatnya tanpa melihat ID dari sang penelepon "Seijuurou's Speaking" katanya dengan logat Inggris, namun, mendapat jawaban diseberang ponselnya, membuat ia kembali menggunakan bahasa sehari-harinya.
"Ah, iya..Terimakasih, Otou-sama, Okaa-sama, akan kusampaikan pada Kazuya dan Seiji" dan tak lama telepon itupun terputus.
Akashi lalu menghampiri Kazuya dan Seiji "Kazuya, Seiji, Oba-san dan Oji-san dari pihak Otou-san tidak bisa datang kemari, mereka masih berada di Hawai dan mengurusi urusan pekerjaan mereka. Tetapi mereka menitipkan salam untuk kalian berdua" katanya sambil mengelus kepala anaknya itu.
"Kazu dan Seiji sudah senang kok" kata mereka bersamaan "Otou-san, Okaa-san, Onii-chan tachi, Oba-san, dan Oji-san sudah mau merayakan ulangtahun Kazu dan Seiji" kata keduanya serempak, bahkan gerakan yang mereka laukan pun sama.
'Dasar kembar, bahkan gerakan mereka sama' pikir orang yang berada di dalam rumah kediaman Akashi tersebut.
Dan pada hari itu, merupakan hari yang sangat menyenangkan bagi Kazuya maupun Seiji, selain bisa mengisi hari ulangtahunnya bersama dengan kedua orangtuanya, bahkan sahabat dari kedua orangtuanya, ditambah dengan Kakek dan Nenek mereka yang kini ikut mengisi ulangtahun mereka yang ke-7.
~Owari~
