Apdet2 dari chap 1… (halah bahasanya…)

AHAHAHAH….

Suda ada yang menantikan kelanjutannya…

Siapakah yang d cium Lulu di belokan koridor?

Mari kita lihat bersama…

Lelouchkuuuuuuuu~~~………

"Su… Suara ini…" Wagh.. Lulu mulai tau nih suara siapa….

"ni… Nii-san…" NANI?? ROLLO???

"Ro… Rolo… sedang apa kamu di sini?"

"Ni.. Nii-san.. maaf itu tadi tidak di sengaja.."

"Sudahlah… jangan di pikirkan… yang sudah terjadi biarlah terjadi…" (Itu sih maunya Lelouch)

"Akh… Sudah hampir terlambat… ayo Nii-san.. nanti kita terlambat masuk kelas."

"Rollo, kamu duluan saja. Aku ada urusan penting."

"Nii-san…"

Dia tersenyum manis… (OHOHOHO…) "Aku pasti akan kembali. Aku berjanji padamu.."

"Nii-san… Jangan ingkari janjimu…"

"Aku akan selalu menepati janjiku.. Kembailah ke dalam kelas."

"Hati2 nii-san…"

Lulu berbalik dan segera pergi ke tempat di mana "WANITA ITU" menunggu Lulu.. Tepat sesuai dugaan "WANITA ITU" menunggu Lulu di atap…

"Apa yang kamu inginkan? Padahal harusnya tidak seperti itu kejadiannya." Kata Lulu

WANITA ITU hanya tersenyum sinis dan kembali melihat pemandangan sekolah dari atas.

"Kamu tau bahwa akulah yang memberikan kekuatan padamu untuk melawan Britannia?" Kata C.C

"Ya.. Aku tau.. Lalu, apa maumu?"

"Seharusnya aku mendapatkan perhatian lebih darimu.. karena akulah pengubah bagian dalam dirimu.. biarkan aku mengubah kedua bagian dirimu.. bagian luar dan dalam." Kata C.C dengan muka MESUM (jangan di caps lock!! Norak dah lo!)

"He… Hei…. Aku tak mengerti maksudmu…"

"Dasar pria… dimana2 sangat mudah tertipu dengan wajah seorang wanita tanpa tau isi hati wanita tersebut. Oh ya, soal timpukan buah kelapa muda di kepalamu tadi, maaf ya…"

"Jadi… Jadi kamu yang melemparkan benda berat itu padaku?"

"Ya… Lalu, apa kamu akan marah padaku?"

"Kamu…. Kamu…."

"Apakah kamu akan memukul seorang wanita yang telah berjasa besar ini?"

"Hh… Kapan2 lakukan itu lagi…." (JGERRR….. BANYAK MAUNYA LO!!!)

"Sepertinya telah tumbuh bibit cinta antara kalian berdua.." Kata C.C sambil melihat pemandangan

"Ya.. Kurasa…"

"Kenapa tak di lanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi?"

"Maksudmu?"

"ya… melakukan sesuatu yang seharusnya tak di lakukan"

"Tidak… aku tak akan melakukan hal itu.. apakah tidak ada hal penting lain untuk di bicarakan? Kau hanya membuang waktuku saja"

C.C hanya diam… Lelouch pun berbalik dan kembali ke kelas.. C.C tampak menangis…

"mengapa? Aku sudah memberikan apa yang kamu mau.. Tapi mengapa kamu tidak dapat menerimaku di antara kalian berdua? Apakah aku hanya di anggap sebagai pengganggu?"

Setelah mengatakan hal itu, dia pergi… dan tak kembali lagi… tak ada seorangpun yang tau tentang keberadaan dia.. Tak terkecuali Lelouch.

4 bulan kemudian, Area 11 makin kacau… Lelouch makin bingung apa yang harus di lakukannya. Dia di hantui rasa bersalah pada C.C karena berkata hal seperti itu pada C.C. (KENAPE BARU NYADAR SEKARANG?? BUKANNY DARI DULU!!)

"Aku… Apa yang harus aku lakukan? C.C… Dimana kamu? Aku sangat membutuhkan kamu saat ini. Aku tak mau kamu pergi… C.C!!!!!!! KEMBALILAH!!!!!"

Pada saat itu, knightmare Britannia menyerang Lelouch hingga terpental. Lelouch tak sadarkan diri.

"Brengsek! Terima ini!!!! TAK ADA SEORANGPUN YANG BOLEH MENYAKITI LELOUCH!!!" hajar aja Kallen!! HAJAR!!! (Lo mau ikutan perang?)

Pertarungan pun terjadi dengan sangat sengit. Hamper sepertiga daerah 11 menjadi korban perang tersebut. Kallen menghampiri Lelouch.

"Lulu… Lulu… Sadarlah Lulu…"

Dengan kepala bersimbah kecap merah (DARAH GITU!! MASA KECAP?) Lelouch merintih dan memanggil nama C.C

"C.C….C.C… Jangan tinggalkan aku…"

Batin Kallen "C.C? ada apa dia dengan C.C?"

"C.C… Jangan kamu sakiti hatiku… aku tak mau kamu pergi… Kembalilah…" (Lelouch ngigo ya?)

Batin Kallen "C.C? Dia menyakiti Lelouch… TAK AKAN AKU MAAFKAN…"

Satu Knightmare menghampiri mereka.. Knightmare itu tampaknya milik Area 11… Seseorang turun dari Knightmare itu.. wanita berambut panjang berwarna hijau… C.C…

C.C berlari dan segera menghampiri Lelouch.. Tapi…

*PLAKK....!!!*

C.C Diberikan tanda tangan Kallen di pipinya.

"Apa yang kamu lakukan? MASIH BELUM PUASKAH KAMU MENYAKITI HATINYA?" Tampar Kallen

"Aku.. Selalu membantu dia …" C.C mukanya melas

"MEMBANTU? DIA SEDANG MERINTIH TENTANG DIRIMU!!IA INGINKAN KAMU KEMBALI! TAPI MENGAPA KAMU TAK MAU KEMBALI?" Kallen mulai nangis

"Aku hanya ingin tahu perkembangan cinta antara Lulu dan Shirley."

"SELAMA KAMU PERGI, DIA JARANG BICARA DENGAN SHIRLEY KARENA IA SELALU BERADA DI ATAP, MENUNGGUMU, MENANTI JAWABAN DARI DIRIMU!! TAK SADARKAH KAMU BAHWA DIA SANGAT MENYAYANGI KAMU?"

"Aku juga… sangat menyayangi dirinya… Lebih dari apapun…"

"KENAPA KAMU TINGALKAN DIA? AKU MAU MENJADI DIRIMU… KARENA KAMU DI PERHATIKAN OLEHNYA.. KAMU BISA SELALU BERSAMANYA.. TAK SEHARUSNYA KAMMU MENYAKITI DIA!! TAKKAN KU BIARKAN KAMU MENYAKITINYA LEBIH DARI INI!!"

Kallen pun pergi meninggalkan C.C dan membawa Lelouch ke rumah sakit.. Kallen dengan setia menunggu Lelouch hingga ia sadarkan diri. Setiap kali Ia menyabut mana C.C, Kallen hanya bisa menangis sedih dan berharap ia cepat sadar dan ta bahwa Kallen sangat menyayangi dirinya.

Sudah 3 minggu Lelouch terkapar di rumah sakit dan tak sadarkan diri… Hari demi hari dilalui Kallen dengan menjaga Lelouch.. Nunally datang…

"Kallen-chan, bagaimana keadaan Nii-san?" Tanya Nunally

"masih seperti yang kemarin.. tak ada perubahan…"

"Nii-san.. kapan kamu cepat sadar? Semuanya rindu padamu.." Air mata Nunnaly mengalir

Seakan mendengar kata2 Nunnaly, Lelouch menjawab..

"Tak satu orangpun yang rindu padaku… termasuk wanita itu… C.C… aku sayang padamu…"

"Nii-san.. kamu sudah sadar?" Tanya Nunnaly.. Air matanya mengalir..

"tidak.. dari kemarin ia sering menyebut nama C.C…" Kallen juga nangis

"C.C? siapa itu?"

"Ia adalah orang yang sangat sayang pada Lelouch.. akan tetapi hanya karena beberapa kata, Lelouch pergi, dan C.C pergi meninggalkannya"

"Siapa wanita itu? Tak seharusnya ia menyakiti Nii-san.."

Rollo masuk ruangan..

"Nii-san tak menepati janjinya padaku.. ia bilang ia akan kembali.. sudah lama aku tunggu.. Nii-san.. Kamu harus menepati janjimu…"

Shirley masuk bersama C.C

"Lu.. Lulu… Sadarlah…" Shirley memegang tangan kiri Lelouch..

"Le… Lelouch.. Maafkan aku… aku akan kembali asalkan kamu sadarkan diri… aku akan menerimamu…" Air mata C.C mulai mengalir deras

Lelouch tersenyum.. tetapi alat pendeteksi detak jantung menunjukkan garis lurus…

BERSAMBUNG…

Apakah Lelouch akan mati?

Apakah Kallen akan memberikan tanda tangan untuk C.C lagi?

Apakah hubungan Lulu dengan Shirley akan berlanjut?

Kita lihat cerita pada Chap selanjutnya…