BLACK NOTE
Naruto : Masashi Kishimoto
Story : Haruta Uzunaru
Warning : AU, OOC, TYPO bertebaran, Maybe OC dan segala keanehan lainnya.
Don't like don't read
17 Januari 2015
Sabtu pagi yang suram langit abu-abu masih setia melayang di atas sana, Naruto Uzumaki berjalan gontai memasuki kelasnya, ditangannya ada sebuah amplop cokelat yang tidak terlalu besar, setelah menaruh tasnya di tempat duduk ia bejalan menuju atap sekolah sambil membawa amplop itu.
Sesampainya di atap sekolah Naruto lalu membuka amplop itu isinya hanyalah kertas berukuran A4 yang tidak terlalu banyak, itu adalah data dari seluruh siswa yang ada di kelas III A ia lalu membaca satu per satu data dari siswa-siswa itu sampai akhirnya matanya berhenti di salah satu lembar kertas bertuliskan ``Uchiha Sasuke''.
``Uchiha, bukankah ini...,'' Naruto lalu mengambil ponselnya dan mengetik sesuatu di mesin pencarian otomatis.
``brak''
``Ah,''
``hah, maaf ya kau tidak apa-apa?,''
Entah disengaja atau tidak seseorang datang dan menabrak Naruto sehingga ponselnya jatuh dan sepertinya rusak.
``ah tidak apa-apa,'' Naruto memungut ponselnya yang jatuh ia mencoba untuk menyalakan ponselnya memang isinya masih baik-baik saja tapi aplikasi pencarian yang tadi dibukanya tiba-tiba saja terkunci.
``kau anak pindahan itu kan? Perkenalkan namaku Uchiha Sasuke,'' orang yang tadi menabrak Naruto malah memperkenalkan dirinya, meskipun ucapannya terdengar ramah tapi ekspresi wajahnya datar.
``Uzumaki Naruto, panggil saja Naruto,''
``ayo cepat masuk kelas bel sudah berbunyi,'' pemuda bernama Sasuke itu lalu berjalan meninggalkan atap sekolah.
Naruto mengikutinya dari belakang dengan memasang wajah penuh selidik `Uchiha, bukankah itu adalah keluarga yang ada pada kasus 15 tahun lalu!.'
Xxxxblacknotexxxx
Selama pelajaran hari itu nama yang menarik perhatian Naruto adalah ``UCHIHA SASUKE"
Uchiha kalau dia tidak salah itu adalah satu nama keluarga yang terlibat pada kasus 15 tahun lalu, kabarnya semua anggota keluarga itu dibunuh dalam waktu semalam dan sampai sekarang pembunuhnya belum ditemukan. Tidak ada seorangpun yang hidup pada malam naas itu.
Naruto sibuk membaca seluruh data siswa yang ada di kelas itu dan mencocokkan dengan murid yang hadir. Tidak ada yang aneh Hanya...
Naruto kembali membolak balikkan data-data yang ada di tangannya.
Kurang satu siapa gadis bernama Shion ini, apa hari ini dia tidak datang atau ada sesuatu.
Ketika bel istirahat berbunyi Naruto segera bangkit dari tempat duduknya dan berdiri di depan kelas.
``minna-san tunggu dulu ada yang mau kutanyakan,'' teriak Naruto, akhirnya Naruto sukses mendapatkan perhatian dari seisi kelas itu mereka semua menatap Naruto dalam diam.
``Kalian tahu siapa gadis bernama Shion?,'' canggung itulah reaksi yang didapat oleh Naruto. Semua siswa dalam kelas itu hanya terdiam menatapnya tajam.
Hal itu tidak berjalan lama karena seorang murid yang memiliki tato berbentuk segitiga terbalik di kedua pipinya bangun dari duduknya dan menghmpiri Naruto di depan kelas.
``hei anak baru darimana kau tahu nama itu? Apa ada seseorang yang memberitahumu?,''
Sepertinya anak ini adalah penguasa di dalam kelas ini, Naruto harus sedikit berhati-hati dengannya.
``ah tidak hanya aku baru saja mendapat daftar nama anggota kelas ini tapi setelah kuperhatikan gadis bernama Shion ini tidak ada jadi...,''
``dia pindah keluar kota tahun lalu jadi jangan mencarinya lagi,'' setelah memotong perkataan Naruto orang itu keluar diikuti oleh seluruh murid lain di dalam kelas.
Sekarang di dalam kelas itu hanya ada Naruto, dan Sasuke yang entah kenapa dari tadi hanya menatap keluar jendela.
Naruto tidak terlalu memperdulikan kejadian barusan dia lalu kembali ke tempat duduknya dan kembali melihat data siswa yang ada di mejanya.
Cowok bertato segitiga terbalik tadi bernama Inuzuka Kiba, memang benar dugaan Naruto tadi dia adalah penguasa kelas ini dia setahun lebih tua dari anak-anak yang lainnya, sempat tinggal kelas dan tampaknya dia murid bermasalah.
``Kiba itu orang yang baik, jangan salah sangka karena sikapnya barusan,'' suara ini Naruto berbalik, sejak kapan Sasuke berdiri di belakangnya.
``sebenarnya kau yang terlihat seperti penguntit dari mana kau mendapatkan semua data itu?,'' Sasuke bertanya dengan nada dingin.
``a..ah ini, data ini kudapat dari kepala sekolah karena aku ingin lebih mengenal teman-teman yang ada di kelas ini,'' Naruto sedikit memaksakan senyumnya.
``perkataan dan perbuatanmu berbeda,'' setelah mengatakan hal itu Sasuke pergi meninggalkan Naruto.
Naruto melihat keadaan di sekelilingnya sepi apakah ia harus memulai penyelidikannya sekarang, kemarin dia diganggu oleh sesosok err mungkin seseorang yang tidak terlihat.
Naruto belum sempat meneliti tempat kejadian sedikit pun karena insiden kemarin. Tapi ia kembali mengurungkan niatnya itu karena pasti akan sangat mencurigakan `sabar Naruto tunggu sedikit lagi.'
Xxxxblacknotexxxx
Pulang sekolah hujan deras kembali mengguyur kota Ame yah sesuai dengan namanya kota ini hampir selalu turun hujan.
Hampir semua murid sudah pulang mereka sudah biasa dengan cuaca seperti ini jadi mereka sudah membawa payung.
Sekarang tinggal beberapa orang yang ada di dalam kelas termasuk Naruto dia tengah menunggu kesempatan untuk meneliti tempat duduk para korban.
Tapi sekarang Naruto jadi lebih berhati-hati karena dia tahu seseorang dalam kelas ini sudah mencurigainya.
Sasuke memang dari tadi dia tampak tenang duduk di kursinya dengan mata tertutup tapi Naruto sempat melihat dia sedikit bergerak ketika Naruto membuat gerakan yang mencurigakan.
``a..ano Naruto-kun,'' terdengar suara lembut seseorang dari belakang Naruto, ia lalu menoleh untuk melihat siapa yang memanggilnya.
``eh ada apa,'' Naruto langsung mengeluarkan senyuman khasnya begitu tahu ternyata seorang gadis yang memanggilnya.
``kau mau tahu tentang Shion kan, sebenarnya dia tidak pindah keluar kota tapi dia ditemukan bunuh diri di rumahnya tahun lalu entah karena alasan apa tapi sekarang kasusnya telah ditutup oleh kepolisian,''gadis itu menjelaskan dengan suara yang tidak terlalu besar dan terkesan malu-malu.
``sebaiknya kau tidak bertanya tentangnya pada Kiba-kun, aku permisi dulu,'' setelah mengatakan hal itu gadis itu berjalan keluar di tangannya ada sebuah payung berwarna hitam.
Naruto sedikit terkejut melihat payung hitam itu kemarin sore saat pulang dengan basah kuyub dia melihat seorang berbaju hitam dan memakai payung hitam berjalan keluar dari halaman sekolah.
Gadis itu Hinata Hyuuga seorang putri dari orang yang terpandang di desa itu tapi menurut sebagian orang psikologinya sedikit terganggu dia tampak bertingkah aneh dan selalu memakai pakaian berwarna hitam pengecualian untuk seragam sekolahnya.
``orang dalam kelas ini memang sangat aneh,''
``genius,'' Sasuke yang sedari tadi diam akhirnya membuka suaranya.
``eh,''
``orang-orang yang ada di sini bukan aneh tapi genius, kau tahu kan setiap orang yang aneh punya otak yang cerdas?,''
``bisa juga mereka punya kelainan psikologi, kenapa kau belum pulang Uchiha?,''
``aku akan pulang jika kau sudah pulang,''
``kenapa,''
``kau tahu di kelas ini tengah terjadi teror pembunuhan sudah 3 orang dari kelas ini yang menjadi korban, di saat seperti ini tiba-tiba saja ada seorang anak baru dan dia memiliki data dari setiap orang di kelas ini entah dari mana, siapa kau sebenarnya?,'' Sasuke bangun dari tempat duduknya dan berjalan ke arah Naruto.
``aku hanya orang yang terlibat masalah di sekolah lamaku lalu dipindahkan ke sini aku tidak tahu apa-apa soal pembunuhan itu,'' Naruto menatap Sasuke dengan tajam.
``tidak ada seorang pembunuh yang mau mengakui kalau dia adalah pembunuh,'' Sasuke berhenti tepat di samping meja Naruto.
Drrrrt Drrrt
Hand phone milik Naruto bergetar dia lalu mengangkatnya ``moshi-moshi Shikamaru ada apa,''
``kau dimana aku ada di depan gerbang,'' jawab suara dari seberang.
Naruto melihat keluar jendela ada sebuah mobil sedan berwarna hitam terparkir di depan gerbang Ame Senior High School.
``baik aku akan keluar sekarang,'' Naruto lalu mengambil seluruh barang-barangnya dan keluar dari kelas itu meninggalkan Sasuke yang masih berdiri di dekat mejanya.
Sepeninggal Naruto Sasuke masih berdiri di situ dan menunduk dia seperti sedikit menahan tawanya, ``kau tidak akan bisa menemukan apa yang kau cari,''
Sementara Naruto tengah bersama Shikamaru di dalam mobilnya mereka sudah setengah perjalanan kembali ke Konoha.
``bagaimana apa kau sudah menemukan sesuatu?,'' Shikamaru bertanya pada Naruto.
Naruto hanya menatap ke luar jendela mobil ``Shika kupikir sebaiknya aku berhenti dari kasus ini,''
``eh?,''
TBC
OK chap 2 jadi juga semoga misterinya terasa dan tidak aneh terima kasih buat yang masih mau membaca fic ini.
Special thanks for
SteFanny Elizabeth, rikrika4, uzumaki himeka, guest
Arigato ne minna
Please
R
E
V
I
E
W
