BLACK NOTE

Naruto : Masashi Kishimoto

Story : Haruta Uzunaru

Warning : AU, OOC, TYPO bertebaran, Maybe akan ada OC dan segala keanehan lainnya.

Don't like don't read

Naruto hanya menatap ke luar jendela mobil ``Shika kupikir sebaiknya aku berhenti dari kasus ini,''

``eh?,''

Shikamaru membalikkan wajahnya menatap Naruto tidak percaya, selama ia mengenal Naruto tak pernah sekalipun dia menyerah pada kasus yang ditanganinya.

``kau bercanda kan Naruto?,'' Shikamaru mencoba memastikan berharap sahabatnya itu kembali tersenyum dan berkata kalau tadi itu cuma bercanda.

``Shika kau tahu sejak awal aku menerima kasus ini ada seseorang yang menerorku,'' Shikamaru terkejut mendengar penuturan sahabatnya itu.

``apa maksudmu?,''

``huh,'' menarik napasnya sebentar Naruto lalu berbicara. ``sebenarnya di pagi hari sebelum aku menerima kasus ini aku mendapat sebuah surat tantangan entah dari siapa dia menyuruhku untuk menemukannya,''

``ku kira itu hanya perbuatan orang iseng tapi setelah aku masuk ke sekolah ini, aku diserang oleh sesuatu yang tidak terlihat yah mungkin,'' Naruto lalu membuka seragam sekolah yang dikenakannya di balik bajunya ada perban yang menutupi bagian pinggangnya.

``kau yakin Naruto ini perbuatan orang yang menantangmu itu?,'' Shikamaru terkejut melihat luka yang ada di tubuh Naruto setahunya sahabatnya itu jago bela diri bagaimana mungkin ia bisa diserang.

``iya, setelah itu aku mendapat tulisan `welcome' bukankah itu berarti dia orang yang sama?,''

``jadi sekarang kau mau berhenti?,''

``tidak, aku hanya berpikir bagaimana kalau sekarang aku harus berhenti bermain-main di sini,''

``kau mau memakai cara itu?,''

``iya ada seseorang yang menarik perhatianku di kelas itu dan sekarang saatnya aku serius,'' Naruto menyunggingkan sebuah senyuman``yeah sebaiknya dia tahu konsekuensi dari mengancam seorang Naruto Uzumaki.''

Xxxxblacknotexxxx

18 Januari 2015

Siang itu Naruto tengah berdiri di depan sebuah rumah yang tidak terlalu besar, meskipun sederhana tapi rumah itu cukup rapi dan nyaman.

Berdiri sebentar naruto mencocokkan alamat rumah itu dengan alamat yang ada di kertas yang diberikan oleh Shikamaru padanya.

Naruto lalu membunyikan bel rumah itu, tak lama kemudian pintu pun terbuka dan dari dalam rumah itu muncullah seorang wanita paruh baya usianya sekitar 30-an tahun.

``Konnichiwa, ano apakah ini rumah Shion?,''

Wanita itu tampak menatap Naruto dengan pandangan menyelidik.

``Saya Uzumaki Naruto teman sekelasnya, karena baru pindah saya ingin mengakrabkan diri dengan teman-teman di kelas, tapi saya tidak pernah melihat Shion di kelas, katanya dia pindah tahun lalu ya?,''

``mari kita bicara di dalam,'' di luar dugaan wanita itu malah mempersilahkan Naruto untuk masuk ke alam rumahnya.

Mereka berdua duduk di ruang tamu dalam diam,

``ano...Shion itu orangnya seperti apa?,'' Naruto membuka pembicaraan.

``Shion adalah anak yang baik, mudah bergaul dan selalu tersenyum pada semua orang, dia selalu menjadi yang terbaik di antara teman-temannya,'' wanita itu mulai berbicara.

``terus kalau dia sebaik itu kenapa dia pindah?,''

``sebenarnya dia sudah meninggal Naruto-san,''

Naruto sengaja memasang wajah terkejut mendengar hal itu ``go...gomen ne oba-san watashi wa wakarimasen,''

``dia meninggal karena bunuh diri setahun yang lalu, tidak ada pesan kematian yang dia tinggalkan entah apa yang membuat gadis sebaik dia melakukan hal seperti itu,'' wajah bibi itu kelihatan muram.

``ano kalau bibi tidak keberatan bisakah saya melihat fotonya?,''

Bibi itu bangkit dari tempat duduknya ``kalau begitu mari kita masuk ke kamarnya,''

Kesempatan, dari tadi hal inilah yang ditunggu oleh Naruto ini akan sangat berguna bagi penyelidikannya.

Naruto mengikuti bibi itu dari belakang bibirnya tersenyum yeah senyuman yang sangat tipis.

Mereka lalu memasuki sebuah ruangan yang tidak terlalu besar, ruangan itu tertata dengan rapi dan kelihatan sedikit berdebu di beberapa tempat.

Di dalam ruangan itu hanya terdapat sebuah tempat tidur lemari dan sebuah meja dan di dinding depan meja itu ada banyak foto yang ditempel secara vertikal.

Naruto mengamati semua foto-foto itu di sana sebagian besar ada foto murid-murid dari kelas III A, dan yang menjadi pusat dari semua foto-foto itu adalah seorang gadis berambut pirang panjang.

``bibi apakah Shion adalah gadis yang ini?,'' Naruto menunjuk ke salah satu foto.

Bibi itu hanya tersenyum mengiyakan pertanyaan dari Naruto. Naruto memandang foto-foto itu lagi ada sesuatu yang aneh.

``bibi kalau saya boleh tahu kapan foto-foto ini diambil?,''

``semuanya diambil tahun kemarin saat Shion masih kelas 2 hanya foto ini yang diambil saat mereka semua naik ke kelas 3 bibi itu menunjuk ke salah satu foto yang berada paling ujung.

Di foto itu semua murid dari kelas III A tengah berfoto bersama lagi-lagi Shion menjadi fokus utama dari foto itu.

``bibi kalau saat naik ke kelas 3 Shion masih ada di kelas itu berarti kapan tepatnya Shion ditemukan bunuh diri?,''

``Shion ditemukan bunuh diri di gudang sekolah pada awal bulan oktober tahun lalu,'' raut wajah bibi itu sedikit berubah.

``kalau begitu bisakah saya membawa foto ini?,'' Naruto lalu mengambil foto yang tadi setelah itu dia berbincang cukup lama dengan bibi itu barulah pada sore harinya Naruto meninggalkan rumah Shion.

Naruto baru saja menghubungi Shikamaru untuk menjemputnya, sekalian mereka akan pergi ke tempat tinggal sementara Naruto, akan terasa aneh kalau Naruto tinggal di kota sedangkan ia sekolah Ame Senior High School.

Sambil menunggu kedatangan Shikamaru Naruto memilih untuk berjalan-jalan dan melihat sekitar Amegakure betul juga dia jarang sekali bepergian seperti ini jadi tidak ada salahnya kan sedikit bersenang-senang ditengah penyelidikan.

Sore itu langit tidak terlalu mendung sehingga sinar matahari sore dapat terlihat meski sedikit tertutupi oleh awan.

Tanpa sadar Naruto sudah berjalan sampai di depan Ame Senior High School karena rumah Shion tidak terlalu jauh dari sekolah itu.

Pintu gerbangnya terkunci tentu saja tapi Naruto yang sudah terbiasa dengan hal itu langsung memanjat gerbang itu dan mendarat dengan mulus di halaman sekolah.

Naruto lalu mencari gudang tempat Shion ditemukan bunuh diri tahun lalu. Kalau tidak salah gudangnya ada di lantai 3 di sana juga merupakan tempat untuk seluruh murid kelas 3, gudangnya berada di koridor paling ujung dan merupakan salah satu tempat tersepi di sekolah.

``ah ketemu,''

Setelah menemukan gudang itu Naruto lalu mencoba membukanya ``terkunci,'' Naruto sudah biasa menghadapi hal seperti ini jadi dia sudah ada persiapan. Naruto membuka sepatunya dan di dalam sana ada sebuah benda yang menyerupai kunci tapi bentuknya sedikit kecil dan terbuat dari kawat yang halus.

Dengan lincah Naruto mengotak-atik benda itu ke lubang kunci pintu gudang dan tak berapa lama kemudian pintu itu pun terbuka.

Gudang ini hanyalah tempat penyimpanan barang yang rusak di sekolah dan tampaknya sudah lama tak dimasuki dilihat dari banyaknya debu yang ada di sana.

Di tengah gudang itu ada sebuah tali yang tergantung, Naruto mendekat untuk melihat lebih jelas karena cahaya dalam gudang itu minim apalagi karena matahari sudah mulai tenggelam.

Tali itu masih terlalu tinggi untuk Naruto jadi dia mengambil salah satu kotak kardus yang ada di pojok ruangan dan berdiri di atasnya agar dia bisa melihat tali itu dengan jelas.

Tali ini tidak terlalu berdebu berarti ini adalah tali yang digunakan Shion. Naruto lalu mengambil poselnya dan meneliti sekitar ruangan itu ``tempat ini terlalu berdebu tapi,'' Naruto kembali naik ke kardus dan melihat tali itu. ``tali ini tidak,''

``ugh,''

``brak''

Naruto terjatuh ke lantai barusan sperti ada yang mendorongnya. Pintu gudang yang tadi terbuka pun sekarang telah tertutup. ``gawat,'' Naruto berlari dan berusaha membuka pintu itu tapi ``terkunci''

Dan alat yang tadi digunakan untuk membuka pintu tertinggal di luar sempurna. Naruto lalu mengambil poselnya dan menghubungi Shikamaru.

``moshi-moshi Shika,''

``kau di mana Naruto aku berusaha menghubungimu dari tadi''

`` aku sekarang ada di gudang lantai 3 yang ada di Ame Senior High School, cepatlah ke sini aku diserang,''

Pukul 6 sore pantas saja sudah gelap dan kenapa lampu di lorong belum menyala mungkin penjaga sekolah lupa menyalakannya.

Naruto mengintip keluar lorong sekolah masih sepi belum ada tanda-tanda kedatangan shikamaru.

Naruto duduk di pojok ruangan sialnya di tempat itu tidak ada lubang ventilasi dan jendela yang bisa digunakan untuk keluar. Tak lama kemudian Naruto sudah tertidur, entah kenapa Shikamaru yang ditunggu sejak tadi pun belum muncul.

``srek srek''

Naruto terbangun karena mendengar suara aneh dari dinding gudang tersebut. Dia lalu mengecek ponselnya sebentar lagi pukul 20:00 kenapa Shikamaru belum datang juga, Shikamaru juga tak menghubunginya sejak tadi.

``srek''

Suara itu mulai terdengar lagi kali suaranya makin keras dan terdengar seperti seseorang tengah berjalan di sepanjang tembok di luar, Naruto mengenyahkan pikiran itu dengan cepat karena gudang ini berada di lantai 3 tidak mungkin ada seseorang di luar sana.

``kriet''

Pintu gudang tiba-tiba saja terbuka dan dari balik pintu itu muncullah sosok Shikamaru dengan wajah malasnya.

``akhirnya ketemu juga kenapa kau bisa terkunci di dalam sini?,''

``tadi ada sedikit masalah,'' Naruto tersenyum pada Shikamaru.

Di belakang Shikamaru ada penjaga sekolah ternyata Shikamaru meminta bantuannya. Mereka lalu berjalan keluar dari sekolah karena hari sudah malam.

Mereka menyusuri lorong kelas yang tampak sepi hingga...

``prang''

Naruto dan Shikamaru berbalik suara itu berasal dari dalam ruang kelas III A Naruto lalu berlari dan membuka pintu ruangan itu tapi terkunci.

``pak tua cepat buka pintunya,''

Beberapa lama kemudian barulah pintu itu terbuka, betapa terkejutnya mereka karena di dalam ruangan itu di salah satu tempat duduk ada mayat yang bersimbah darah seorang murid perempuan yang memakai seragam sekolah Ame Senior High School.

``Ka...Karin-san,''

TBC

Yosh selesai juga chap 3nya terima kasih banyak minna sudah mendukung black note sejauh ini semoga kalian suka dan misterinya terasa

special thanks for : rizkyuzumaki603, sira-kun, fannyc, Joker, SR not AUTHOR, Galura no Baka Lucky22, , dan para guest lainnya

please

r

e

v

i

e

w