Tittle
Love of Two Sisters
{Chapter 3 : Beautifull Voice}
Author: Movlexo (Park Min Ah)
Main Cast:
•Byun Baekhee
•Park Chanyeol
•Byun Lu Na
•Oh Sehun
Other Cast:
•Kim Jong In (EXO Kai)
•Park Soo Young (Joy R.V) as Ham Bo Mi
•Taemin Shinee - Jongin best friend
•Krystal f(x) as Jung So Eun
Genre : Romance, family, Genderswitch
Rating : T
Length : Chapter
*Disclaimer : This story is pure MINE. Don't plagiat or copy paste without my permission. Semua cast yang thor pakai adalah milik Tuhan dan agensi mereka masing-masing. Author cuma pinjem bentaran :) Dan maaf beberapa tokoh akan jadi cast cewek. Tolong jangan berpikir aneh-aneh. Anggap saja saya memang pake cast cewek. ^^ Gomawo..
•Attention!
– don't copy this article
– don't claim as Yours
– don't plagiat
– typos everywhere
– if you want to share this post, please report to me first
– thankyou for your attentions
Chapt 2 End
"Apa kau tidak tahu, dengan ucapanmu barusan kau hanya akan menambah masalah dihidupku? Park Chanyeol aku mohon berhenti menyusahkanku" sentak Baekhee dengan airmata yang kembali menggenangi kedua mata indahnya.
Disaat yang sama Chanyeol benar-benar merasa aneh melihat yeoja itu berlinang airmata. Perasaan bersalah dan rasa tidak nyaman yang sangat aneh menggerogoti dirinya.
.
.
.
Happy Reading❤: Chapter 3 (Beautiful Voice)
Chanyeol sedang berkeliling di sebuah koridor yang sepi. Ruangan-ruangan yang ada disamping kanan dan kikesiswaan.
Chanyeol menghentikan langkahnya ketika sayup-sayup mendengar melodi dari sebuah piano.
"Dari ruangan ini" gumam Chanyeol seraya mendekatkan telinganya kesebuah pintu ruang musik.
Sekarang ia mendengar seseorang sedang menyanyikan sebuah lagu.
"Hello yeogin icheon shibi nyeon iweol..
Aju chuun gyeouriya~
Where are you eolmana gakkai wa inni~
Geu torok weonhadeon kkume..
Yeogi nan ajik neomeo jigo tto ulgo
Dashigo jichyeoseo
Ireoseol himjocha eopseo
Geu chiman neon nal bogo utgetji~
Hello to myself
Hello to myself
Ulji mallago nal wirohae jullae
Hello to myself
Hello to myself
Halsu ittago neo malhae jullae
Hello hello uljima~
Hello hello ireona"
Chanyeol tersenyum mendengar lagu yang sedang dinyanyikan oleh orang itu. Entah kenapa ia merasa lagu ini sangat cocok untuk Baekhee. Chanyeol menggelengkan kepala dan kembali mendengarkan lanjutan lagu itu.
"How are you eotteoni kkumeul irun daneun geon
Jeongmal kkoji beodo apeuji anhni
Eojjeomyeon ijen negen pyeongbeomhan ilsangira
Ttaron jigyeomni
Hokshi neodo werobgo jichimyeon
Yeogi kkumkkudeon nal gieokhae jullae~
Hello to myself
Hello to myself
Yeogi nal saenggak hamyeo useo jullae
Hello to myself
Hello to myself
Gaseum beokchage haengbokhae jullae~ "
Semakin lama mendengar suara itu membuat Chanyeol semakin pensaran siapa pemilik suara merdu tersebut. Chanyeol memutar knop pintu itu perlahan dan mengintip kedalam. Matanya membulat ketika melihat seorang yeoja yang duduk di balik piano dan sibuk menikmati nyanyiannya.
"Dia.."
"Hello hello useobwa~
Hello hello geureohke...
Hello to myself
Hello to myself
Yeogi nal saenggakhamyeo useo jullae
Hello to myself
Hello to myself
Kkumkkudeon nal itjimara jullae
Hello
Yeogin icheon shibi nyeon iweol
Aju chuun gyeouriya"
"Huff"
Prok..Prok..Prok
Baekhee terkejut ketika mendengar suara tepukan tangan. Yeoja itu menoleh kepintu dan wajahnya bersemu merah.
"Se-sejak kapan kau berdiri disana?"
"Sejak kau menyelesaikan bait terakhirnya"
"Ya! Bukankah tidak sopan masuk sembarang dan mengamati kegiatan orang lain" gerutu Baekhee.
"Miaann~ aku tidak bermaksud melakukannya. Sungguh. Tadi aku kebetulan lewat dan melihat pintu ini sedikit terbuka lalu aku mendengar suaramu yang merdu jadi aku sekalian saja melihatnya. Suaramu memang yang terbaik Baekhee-ya"
Wajah Baekhee semakin memerah mendengar pujian itu, "gomawo... tapi Sehun-a?" ucap Baekhee sambil berpikir, "kau bilang pintu itu terbuka?"
Sehun hanya mengangguk dengan pertanyaan Baekhee.
"Aneh.. padahal aku sudah menutupnya dengan benar tadi"
•Love of Two Sister•
Chanyeol berdiri di depan kelasnya sambil mengamati pemandangan di luar melalui jendela. Setelah melihat sosok pemilik suara emas tadi Chanyeol segera berlalu pergi.
"Hahh" namja itu mendesah, entah sudah yang keberapa kali, 'aku terlalu meremehkan Baekhee, aish.. aku jadi tidak enak. Kau ini bodoh sekali Park Chanyeol seharusnya kau berpikir dulu sebelum bicara. Dan lagi Baekhee itu adik dari yeoja yang kau suka kau harus memperlakukannya dengan baik' gerutu Chanyeol dalam hati. Namja itu pun membalik tubuhnya dan kerutan nampak di dahinya ketika ia melihat seorang namja berkulit tan tengah berdiri didepan kelasnya sambil celingukan.
"Maaf, anda mencari seseorang?"
Namja itu terkejut dan menoleh kearah Chanyeol. Ia memperhatikan Chanyeol dari ujung kaki hingga ujung rambut, "kau murid baru?"
Chanyeol menganggukkan kepalanya.
"Aa pantas aku tidak pernah melihatmu. Siapa namamu?"
"Park Chanyeol."
"Ohh. Kalau begitu perkenalkan aku Kim Jong in. Siswa kelas 3 dan namja tertampan disekolah ini. Aku adalah kekasih Baekhee"
"Mwo?!" pekik Chanyeol tak dapat menyembunyikan keterkejutannya.
"Maaf. Aku tidak pernah merasa memiliki hubungan spesial denganmu Jongin-ssi"
Kedua namja itu terpekik ketika seorang yeoja berdiri disamping Chanyeol.
"Aah chagii kenapa bicara seperti itu?"
"Hentikan aku bukan kekasihmu dasar hitam."
Melihat sikap jual mahal Baekhee membuat emosi Jongin tersulut.
"Akh" erang Baekhee ketika namja itu mencengkram rahangnya dengan cukup kuat.
"Jangan mempermalukanku Baekhee-ya"
Chanyeol yang melihat sikap kasar Jongin tak bisa tinggal diam. Ia segera menepis tangan Jongin dari wajah Baekhee membuat kedua orang itu menatapnya.
"Hei anak baru tidak usah ikut campur"
"Jeosonghamnida sunbaenim tapi aku tidak bisa melihat seorang namja yang bersikap kasar pada seorang yeoja"
"Kau"
Grep.
Chanyeol terkesiap ketika sebuah tangan mungil dan halus menggenggam tangannya. Namja itu sontak menoleh ke arah Baekhee yang sedang menatap tajam kearah Jongin, "tidak usah ladeni namja sinting ini, kita masuk saja" celoteh Baekhee seraya menarik Chanyeol masuk kedalam kelas mereka.
Jongin mendengus kesal mendengar ucapan Baekhee kemudian melenggang pergi.
Perhatian seluruh kelas pun teralih pada Baekhee yang menggandeng tangan Chanyeol. Baekhee yang menyadarinya segera menghempaskan tangan namja itu dan duduk dibangkunya disusul oleh Chanyeol yang terlihat linglung.
"Apa dia baru saja menggandeng Chanyeol?"
"Aigoo dasar genit" bisik beberapa yeoja dibangku belakang.
Chanyeol memandangi Baekhee yang termenung menatap keluar jendela, "apa dia selalu seperti itu?"
Baekhee terpekik dan menoleh kearah Chanyeol. Namun ia segera memalingkan pandangannya dan mengangguk. Sejujurnya Baekhee masih tidak menyukai Chanyeol namun bagaimanapun juga ia harus berterima kasih karena namja itu sudah menolongnya barusan.
"Aku tidak mengerti kenapa dia bisa sekasar itu pada yeoja?" gumam Chanyeol bingung. Sementara Baekhee terhanyut dalam lamunannya.
•Love of Two Sister•
"Luna.. kau melihat Jonginie?"
Luna mendongak dan menatap kawannya yang celingukan dikelas.
"Barusan aku melihatnya keluar dari kelas. wae?"
"Aih.. dia pasti menemui adikmu" gerutu yeoja itu, "saat kelas satu dia menyukaimu, setelah bertemu adikmu dia jadi mengejar-ngejar adikmu sampai sekarang, kenapa dia tak pernah sekali saja melirikku"
Luna tersenyum kearah kawannya itu, "Soeun-a apa yang kau harapkan dari namja sepertinya? Adikku bahkan merasa sangat terganggu olehnya"
"Ya~ kau tidak mengerti Luna, aku tidak bisa membohongi perasaan ku sendiri.. Kau juga tidak bisa memilih kepada siapa kau ingin jatuh cinta.."
Luna tercengang mendengar perkataan yang keluar dari mulut kawannya itu, "uwaa Soeun-a gaya bicaramu sekarang benar-benar luar biasa"
"Aahh... kau ini" gerutu Soeun.
"Brengsek"
Siswa yang berada di kelas menoleh kearah namja yang baru saja memasuki kelas sambil mengumpat.
"Dia kenapa?" bisik Luna.
Soeun mengangkat kedua bahunya, "mungkin adikmu membuatnya kesal lagi"
Luna terkikik kecil mendengar ucapan Soeun. Ia teringat pada ucapan Baekhee ketika menceritakan tentang betapa menyebalkannya Kim Jong In.
"Lihat saja, aku akan membuatnya kesal hingga ia tidak menggangguku lagi" - itulah ucapan yang Baekhee sampaikan pada kakaknya.
"Baekhee benar-benar melakukannya" gumam Luna.
"Mwo?"
Luna menggeleng cepat, "ani..hehe"
"Hei Jongin kau kenapa?" tanya seorang siswa yang tidak lain adalah teman sebangkunya.
"Yeoja itu lagi-lagi membuatku kesal" cetus Jongin.
"Adik Byun Luna?" bisik namja itu lagi dan dijawabi anggukan oleh Jongin.
"Aku heran kenapa kau masih saja mengejar adik Luna, sementara kakaknya jauh lebih menarik"
"Kau ini tidak mengerti Taemin, Luna memang jauh lebih menarik dibanding Baekhee. Tapi sikap Baekhee yang jual mahal membuatku penasaran dan merasa tertantang untuk mendapatkannya.."
"Jadi kau tidak benar-benar menyukainya?"
"Tentu saja tidak, setelah berhasil mendapatkannya aku akan segera mencampakkan yeoja menyebalkan itu.. dan kau akan melihat siapa yang akan menang nanti"
•Love of Two Sister•
"Sehun!"
Tubuh Sehun menegak ketika mendengar suara yang memanggilnya. Perlahan namja itu membalik badan dan melihat seorang yeoja tengah tersenyum kearahnya.
"Ah.. noona. Apa kabar?" ucap Sehun seakan mereka sudah lama tak bertemu. Mereka memang sering bertemu namun jarang sekali mereka bicara seperti saat ini.
"Yaa~ aku baik, kau seperti tidak pernah melihatku saja"
Sehun tersipu sambil menggaruk tengkuknya, "bukan begitu noona, hanya saja kita memang jarang mengobrol bukan?"
"Itu karena kau terlalu sombong Oh Sehun"
Kedua mata Sehun melebar mendengar ucapan Luna, "ah anio, aku tidak bermaksud som..."
"Aku mengerti, aku hanya bercanda Sehun-a..hehe"
Melihat senyuman itu jantung Sehun berdegup dengan kencang.
"Ehm..sepertinya aku harus pulang sendiri"
Mereka berdua terkejut ketika seorang yeoja tiba-tiba saja muncul dihadapan mereka.
"Baekhee?"
"Aku mengganggu eoh?" Tanya Baekhee dengan nada menggoda.
"Apa maksudmu? Tentu saja tidak, kami hanya saling bertegur sapa" sahut Luna.
"Jinjja?"
"Aish..kau ini. Kau sendiri bagaimana? Sepertinya kau sukses membuat Jongin kesal hari ini"
"Tentu saja, salah sendiri dia menggangguku terus" gerutu Baekhee.
"Jadi Jongin mengganggumu lagi?" cetus Sehun yang segera mendapat anggukan dari Baekhee.
"Tapi kalian tenang saja aku bisa mengatasi namja menyebalkan itu" celetuk Baekhee sombong dan membuat kedua orang dihadapannya terkekeh.
•Love of Two Sister•
Cklek-Blam
Sehun memutar kursinya dan melihat sepupunya sudah berbaring diatas bednya.
"Ya! Park Chanyeol sudah kubilang berapa kali kau seharusnya permisi dulu" gerutu Sehun.
"Aish.. mian aku lupa.." balas Chanyeol seraya mengotak-atik rubik milik Sehun.
"Sehun. Apa kau tahu kakak kelas yang bernama Kim Jong In?"
Kening Sehun berkerut mendengar Chanyeol menyebut nama Jongin, "Tentu. Wae?"
"Tadi dia datang ke kelasku untuk menemui Baekhee, tapi aku terkejut ketika melihat sikapnya sangat kasar pada seorang yeoja, terlebih lagi yeoja itu kerdil"
"Mwo?"
"Sikapnya kepada si kerdil itu kasar sekali.."
"Baekhee?"
"Em.. menurutmu siapa lagi yang aku panggil kerdil"
Sehun menatap Chanyeol intens, "kau bilang kau suka pada Luna kan?"
Chanyeol menghentikan kegiatannya dan menoleh kearah Sehun, "Iya"
"Tapi kenapa yang selalu kau bicarakan itu Baekhee?"
Chanyeol termenung memikirkan ucapan Sehun. Memang benar sejak pertemuan pertamanya dengan Baekhee dan Luna, Chanyeol lebih sering membicarakan Baekhee.
"Jangan-jangan yang sebenarnya kau suka itu Baekhee"
"Mwo?! Ani! Tentu saja tidak, aku tidak tertarik dengan yeoja yang kasar dan menyebalkan sepertinya.." elak Chanyeol.
"Baekhee tidak seperti itu Chanyeol-a. Kau hanya belum mengenal sifat aslinya saja" cetus Sehun membela.
Chanyeol menyipitkan matanya memperhatikan Sehun, "sepertinya kau sendiri yang menyukainya Sehun-a. Iyakan? Dan kau cemburu karena aku selalu membicarakan si kerdil itu"
Kening Sehun berkerut mendengar ucapan Chanyeol, "kenapa jadi aku? Aku tidak menyukai Baekhee, kami hanya bersahabat.. itu saja"
"Aku tidak percaya" celetuk Chanyeol.
Tak!
"Akh" erang Chanyeol ketika sebuah kotak pensil menimpuk kepalanya. Namja itu terduduk di bed Sehun seraya memegangi kepalanya. Chanyeol menatap Sehun yang sudah kembali berkutat dengan bukunya, "Ya! Kenapa kau melemparku dengan kotak pensil eoh?!" gerutu Chanyeol pada punggung Sehun. Namja itu tidak merespon ocehan Chanyeol dan terus melanjutkan tugasnya.
"Dasar cadel"
•Love of Two Sister•
Baekhee merebahkan dirinya diatas ranjangnya yang empuk. Ia menghembuskan nafasnya seraya menatap langit-langit kamarnya. Pikirannya melayang pada kejadian tadi siang saat namja jangkung itu menghempaskan tangan Jongin dari wajahnya.
"tidak seharusnya namja berlaku kasar pada seorang yeoja bukan?" - Chanyeol.
Baekhee segera menggelengkan kepala kuat-kuat ketika menyadari apa yang sedang ia pikirkan, "kenapa aku mengingat alien itu..arrgghh"
"Baekhee?"
Yeoja itu menoleh kearah pintu kamarnya dan terkesiap melihat sosok siapa yang memasuki kamarnya sekarang.
"Eo-eonni?"
"Kau sedang apa?"
Baekhee segera bangkit dan duduk bersila diatas bed-nya, "tidak ada.. aku hanya sedang melamun saja. Ada apa eonni?"
Luna tersenyum seraya duduk disamping Baekhee, "aku ingin bertanya..menurutmu lagu apa yang bagus untuk kita nyanyikan nanti?"
Baekhee memasang ekspresi berpikir yang sangat menggemaskan bagi Luna.
"Emm? Bagaimana kalau... Heaven?"
"Heaven? dari Ailee eonni?" sahut Luna. Baekhee mengangguk-angguk semangat. "Lagu itu bagus sekali eoh.."
Luna termenung kemudian menganggukkan kepalanya, "benar juga. Liriknya benar-benar bagus. Baiklah ayo kita nyanyikan lagu itu bersama, Baekhee-ya"
"Emm!"
'Aku..akan berlatih dengan baik sehingga aku tidak akan mempermalukanmu eonni' batin Baekhee menatap kakaknya yang sedang tersenyum hangat kearahnya, 'aku janji..'
.
.
.
TBC
