Jinyoung tampak tidak tahan ditatap dengan sedemikian intens apalagi dalam
posisi yang sangat intim, dipalingkannya kepalanya setelah mengangguk
pelan. Mark menarik napas pelan, kemudian dengan hati-hati, sangat berhati-
hati, dia mengangkat tubuhnya dari atas Jinyoung dan bergeser ke samping,
menyadari kernyitan tidak nyaman di wajah Jinyoung ketika dia menarik diri.
Direngkuhnya tubuh mungil Jinyoung, diletakkannya kepalanya di lengannya, gadis
itu tampak pasrah, mungkin sudah terlalu lelah, kasihan, kasihan Jinyoung nya
yang masih suci.
Kepuasan seksual yang luar biasa masih mempengaruhi pikirannya, tangannya dengan santai mengelus punggung Jinyoung yang bergelung
dipelukannya, sampai lama kemudian disadarinya pundak Jinyoung berubah santai
dan napasnya mulai teratur pelan. Gadis itu tertidur. Mark mengatur posisinya "Maafkan aku Jie, aku akan berusaha untuk hubungan ini"..
.
.
MARKJIN
.
.
Jinyoung terbangun dari tidurnya, tubuhnya berlindung di pelukan Mark. Semalam bukan mimpi, setelah perdebatan dengan Mark akhirnya Mark mau melakukannya. Senyum terkembang di bibir Jinyoung, merapatkan tubuhnya dengan tubuh Mark. Berada dipelukan dan mencium aroma tubuh mark yang sangat ia sukai.
Mark terbangun karena pelukan Jinyoung, tidak menjauhkan tubuh yang sama-sama telanjang itu. Semakin merapatkan pelukan dan mencium pucuk kepala Jinyoung-Nya.
"Selamat pagi Jie" Mark menyapa masih dengan mata terpejam.
"Selamat pagi pangeranku" sapa Jinyoung dengan ciuman didada Mark.
Mark mendesah, kecupan Jinyoung membuat "dia" bangun "Jie jangan menggoda kita baru melakukan semalam dan aku tau kau pasti butuh istirahat ini yang pertama untuk "
Jinyoung terkikik dengan ucapan panjang Mark, mendongak menatap wajah tampan Mark "aku tidak menggodamu Mark, aku hanya suka mencium dadamu ini, kau tau aroma tubuhmu sangat membuatku tenang."
Mark tersenyum mencium dahi, hidung, bibir manis Jinyoung-nya "Jie bagaimana kal…" ucapan Mark terhenti karena dering ponsel Jinyoung.
Mark meraih ponsel Jinyoung di nakas, -dua pesan dari Jaebum- memberikan ponsel itu pada jinyoung.
"ada pesan dari Jaebum Jie, bukalah dulu mungkin penting"
"kau yang terpenting Mark dalam hidupku" Jinyoung mengecup bibir Mark, mengambil ponsel dari tangan mark.
Lim Jaebum : sayang terimakasih untuk kencan malam ini,Mark tidak memarahimukan?karena kita telat pulang 30menit. jangan tidur terlalu larut. Aku tunggu dimimpi. Aku mencintaimu Jinyoung.
Lim Jaebum: pagi sayangku, diluar hujan cukup deras, apa tidurmu malam tadi nyenyak? Aku mencintaimu.
Mark hanya memandang Jinyoung yang sedang membaca pesan dari kekasih sekaligus teman baiknya -jaebum- lalu meraih celana basket yang semalam terbuang di samping tempat tidur, memakainya mencium dahi Jinyoung beranjak dari tempat tidur, meninggalkan jinyoung dikamar itu sendiri.
Jinyoung hanya memandang kepergian Mark, kembali menatap ponsel membalas pasan Jaebum
-pagi juga oppa, tidurku sangat-sangat nyenyak, apa tidur oppa nyenyak? Aku mau mandi dulu oppa. Bye-
Jinyoung menaruh ponsel kembali ke nakas, beranjak dari tempat tidurnya uugh bagian bawah tubuhnya terasa sakit, Jinyoug teringat kembali dengan kegiatannya semalam dengan kekasih tercinta Mark, senyum terkembang di bibir manis jinyoung, dia benar-benar bahagia. Jinyoung harus segera mandi dan membereskan kekacaun ditempat tidurnya.
.
.
MARKJIN
.
.
"Mark kau memasak apa untuk sarapan pagi kita?" Jinyoung muncul dari balik pintu dapur dengan pakaian santai.
"hanya sup Jie kau mau jus atau susu?" Mark menjawab ssambil menaruh sup untuk masing-masing.
"apa pun itu asal dari kau akan ku habiskan pangeranku Mark"
Mark mencium bibir Jinyoung sedikit melumatnya duduk di samping Jinyoung. "Makanlah supnya untuk menghangatkan tubuhmu diluar hujan masih lumayan deras, apa kau ada janji dengan Jaebum?"
Jinyoung mempoutkan bibirnya "aku lebih suka hangat pelukan mu Mark dan aku tidak ada janji dengan siapa pun dan ku harap kau juga, aku ingin menghabiskan hariku ini denganmu Mark kekasihku tercinta, ayo makan telalu lama berbicara bisa-bisa sup ini dingin"
.
maaf ya chap ini bener-bener pendek
.
.
terimakasih untuk Review-nya:
KimkaChoi , Anna-Love 17Carats, Aiko Vallery , EunhyukJinyoung02 , jiraniatriana , HK , Abi
