Publish di FB :

02 Agustus 2011 jam 7:02

.

.

.

Touch Me Please © 0609prince

a MINKYU一Chang Min x Kyu Hyun一's fanfiction

Don't like? GO AWAY from ma FF! Now!

.

.

.

Genre : Romance, a little bit humor and drama, maybe?

Warn : Alur yang LAMBAT. Karena author niat nyebarin virus MinKyu buakakakak xD

"…" speak.

'…' mind.

.

.

.

BIG WARNING!

Membaca dapat menyebabkan kebosanan, serangan kantuk, terpengaruh virus dan gangguan pada syaraf otak dan janin *?*

Sekian dan terima kasih.

.

.

.

.


Kyuhyun POVPoint of View一

Kenapa akhirnya jadi seperti ini lagi sih. Ini sudah untuk kesekian kalinya Minnie menyentuhku dan dia selalu berhenti ditengah-tengah jalan. Huh, menyebalkan! Uhm, apa aku bau sehingga Minnie enggan menyentuhku lebih jauh?

Segera kuangkat kedua lenganku dan mengendusnya pelan. Tidak tuh, aku tidak bau, tubuhku masih harum dan wangi dan juga tadi aku tidak melakukan aktivitas yang bias menghasilkan keringat. Lalu apa? Mulutku? Ah, itu mustahil, tadi Minnie menciumku dengan sangat dalam. Jika mulutku bau, dia pasti sudah menghentikannya ditengah jalan. Jadi apa dong alasannya~ masa seorang Cho Kyuhyun, CHO KYUHYUN! Yang mempunyai gelar sebagai evil magnae dari Super Junior dan seorang namja dengan IQ yang diatas rata-rata ini atau bisa dibilang orang paling pintar didunia tidak tahu apa yang menjadi penyebab Sim Changmin一namjachingu-ku itu tidak mau menyentuhku lebih jauh dan hanya sebatas melakukan ciuman! Gezz, aku, Cho Kyuhyun, FRUSTASI.

Kutolehkan kepalaku kesamping kanan一tempat dimana duduknya seseorang yang menjadi pikiranku selama seminggu ini, tempat dimana seorang Sim Changmin duduk dengan antengnya dan sibuk melahap semua makanan yang ada diatas meja. Kami sekarang sudah berada dimeja makan dan begitu sampai disini Minnie langsung duduk dan yaah~ kalian tahu sendiri apalah itu. Ia melahap makanan yang dihidangkan Wookie yang dibantu Yesung hyung. Dasar, gara-gara tinggi tubuhnya yang kelewat batas itu dia jadi butuh pasokan makanan yang lebih banyak dari ukuran namja biasa. Ukuran porsinya hamper menyamai atau mungkin lebih dari porsi Kangin hyungdan Shindong hyung yang notabene memiliki badan besar.

PUK

Kurasakan tepukan pelan dipundak kiriku, segera kualihkan pandanganku yang semula tertuju pada Minnie kearah asal tepukan itu. Kulihat Sungmin hyung yang tengah tersenyum kearahku.

"Wae, Bunny hyung?" tanyaku.

"Sebaiknya kau mulai makan sekarang, Kyu. Kalau tidak semua makanan akan habis dimakan tiga orang monster makanan itu," jawabnya sambil menunjuk kearah Kangin hyung, Shindong hyung dan Minnie yang kini tengah meributkan semangkuk besar bulgogi.

Aku menggelengkan kepalaku pelan, "Ani, aku tidak lapar, hyung."

Ya, aku memang tidak lapar atau lebih tepatnya tidak mempunyai nafsu makan untuk saat ini. Nafsu makanku hilang karena sibuk memikirkan alasan kenapa Changmin tidak mau menyentuhku lebih jauh. Aku menghela nafas kecil.

"Ah, ya. Tadi aku dan Wookie masak sukiyaki lho~ kau mau tidak?" suara Sungmin hyung membuyarkan lamunanku.

"Jeongmal? Aku mau, hyung!" seruku. Aku memang sedikit tertarik dengan salah satu jenis makanan dari negeri sakura itu.

"Ne, tunggu sebentar, kuambilkan." Sungmin hyung segera menyendok sukiyaki itu dan mengarahkannya kedepanku. "Buka mulutmu, Kyu, aaaaa~"

"Aaaaa~" aku membuka mulutku dan bersiap dengan suapan yang akan diberikan Sungmin hyung. Saat sedikit lagi sukiyaki itu akan masuk kedalam mulutku一

SREET

一aku merasakan tangan kananku ditarik.

End of Kyuhyun POV

.

.

.

Author POV

Sungmin mengambil sesendok sukiyaki dari mangkuk didepannya dan segera mengarahkan sendok itu kearah Kyuhyun, "Buka mulutmu, Kyu, aaaaa~" ujar Sungmin.

"Aaaaa~" Kyuhyun membuka mulutnya lebar一bersiap menerima suapan dari Sungmin hingga一

SREET

一seseorang menarik lengan Kyuhyun dengan cukup kencang.

Kyuhyun kaget, ia melihat Changmin memandangnya tajam dengan lengan Kyuhyun yang kini tengah berada di genggamannya.

"Wae, Minnie?" Kyuhyun bertanya pada Changmin. Ia menekuk alisnya一bingung.

Sungmin terdiam dengan tangan yang masih mengudara一uhm, maksudku dengan tangan yang masih bersiap untuk menyuapi Kyuhyun. Ia melihat Changmin tengah menatap tajam secara bergantian antara dirinya dan Kyuhyun. Sungmin terkekeh kecil一sepertinya ia tahu apa yang sedang ada dipikiran anak sematawayang Yunho dan Jaejoong ini sekarang. Ia menurunkan tangannya dan menaruh sukiyaki yang tadinya ingin ia berikan pada Kyuhyun kepiringnya dan menatap kearah Changmin dengan tatapan aku-tidak-akan-merebutnya.

"Minnie~ bisakah kau melepaskan tanganmu dari lenganku? Kau menyakitiku," rajuk Kyuhyun.

Changmin yang semula menatap Sungmin segera mengalihkan tatapannya pada Kyuhyun lalu kearah tangannya. Ia segera melepaskan cengkramannya, "Aigoo, mianhae nae baby, aku menyakitimu."

"Gwenchana, Minnie." Jawab Kyuhyun sambil memberikan senyum kecilnya.

"Apa masih sakit? Sini, biar kulihat." Changmin menarik lengan kanan Kyuhyun yang tadi ia cengkram dan langsung merasa bersalah begitu melihat ada bekas kemerahan dilengan Kyuhyun. Ia mengelusnya pelan, "Mian, baby, masih sakitkah?"

Kyuhyun menepuk pelan tangan Changmin yang sekarang tengah mengelus lengannya dengan perasaan bersalah, "Ani, jangan khawatir. Aku baik-baik saja."

"Benar?" tanya Changmin tidak percaya. Kyuhyun mengangguk. Changmin menghela nafas lega, kalau Leeteuk tahu ia menyakiti anaknya yang paling evil ini, ia tidak akan selamat.

Changmin berhenti mengusap lengan Kyuhyun, ia melirik piring Kyuhyun dan itu sukses membuat alisnya menekuk. Piring Kyuhyun hanya berkurang sedikit一bahkan tidak sampai setengahnya.

"Kenapa makananmu masih bersisa banyak, eoh?" tanya Changmin pada Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum kecut, pasti Changmin akan memarahinya. "Aku sedang tidak nafsu makan, Minnie."

"Andwae, itu tidak boleh! Kau harus makan. Pantas saja badanmu kurus begitu, kau makan sedikit sekali," dan pikiran Kyuhyun benar一Changmin memarahinya.

'Andai saja kau tahu kalau penyebabnya itu kau, Minnie' batin Kyuhyun gemas.

"Aku kan sudah bilang, aku tidak nafsu makan. Jangan paksa aku!" Kyuhyun bersikeras.

"Ani, kau harus makan." Changmin menarik lengan Kyuhyun kearahnya dan setelah tubuh Kyuhyun cukup dekat dengan tubuhnya.

"Y-yah!" Kyuhyun tersentak kaget.

Changmin menyelipkan kedua tangannya dipinggang Kyuhyun lalu一

HUP

一Ia mengangkat Kyuhyun keatas pangkuannya dengan Kyuhyun menghadap kearahnya.

"Y-yah! Tu-turunkan aku!" Kyuhyun memberontak diatas pangkuan Changmin. Ia malu, sekarang ia tengah berada di ruang makan yang artinya bukan hanya ia dan Changmin saja. Tapi semua member Super Junior yang berjumlah lima belas orang ada disini. Bayangkan betapa malunya Kyuhyun! Masa seorang evil magnae yang setiap harinya selalu mengerjai para member lainnya malah takhluk begitu saja oleh Sim Changmin sang monster makanan. "Min, turunkan aku sekarang."

"Aku akan menurunkanmu kalau kau menghabiskan makananmu," jawab Changmin.

"Ne, akan kuhabiskan. Sekarang ayo turunkan aku."

"Ani," tolak Changmin pendek.

"Haaa?"

"Jika aku menurunkanmu sekarang, kau pasti akan pergi dan tidak menghabiskan makananmu." Jelas Changmin. Ia tahu jelas sifat namjachingu-nya ini, jika ia menurunkan Kyuhyun sekarang, Kyuhyun akan segera kabur dari sini karena malu diperlakukan begini olehnya didepan semua member lainnya.

"Lalu?"

"Aku akan menyuapimu, jadi kau mau tak mau harus memakannya." Changmin tersenyum evil sambil mengeratkan pegangan tangan kirinya pada pinggang Kyuhyun.

"T-ta一"

"Tidak ada tapi-tapian," potong Changmin. "Nah, sekarang ayo buka mulutmu, aaa~"

Kyuhyun mendengus kesal, dengan enggan ia membuka mulutnya一menerima suapan dari Changmin. Dan begitu seterusnya sampai makanan dipiring Kyuhyun habis tak bersisa.

Sementara itu semua member Super Junior一minus Kyuhyun一 tersenyum geli melihat interaksi yang dilakukan oleh Changmin dan Kyuhyun dari awal. Jarang-jarag mereka bisa melihat Kyuhyun tunduk dan patuh pada seseorang. Teryata tidak sia-sia waktu itu Leeteuk menitipkan Kyuhyun di dorm DBSK.

.

.

.

Skip Time

Kyuhyun mengantongi PSP hitamnya dan berjalan keluar kamar yang ditempati oleh ia dan Sungmin. Malam ini ia akan menginap di dorm DBSK, tadi Changmin yang mengajaknya ditengah-tengah acara suap-suapan yang mereka lakukan. Setelah menutup pintu kamar, Kyuhyun melangkahkan kakinya sambil bersenandung kecil dan ia melihat Eunhyuk dan Donghae tengah saling menghimpit satu sama lain dengan tangan Donghae yang menjalar kemana-mana. Kyuhyun membulatkan matanya.

"Y-YAH! Kalau ingin melakukan 'itu' jangan disini!" teriaknya.

Donghae menarik tangannya dari tubuh Eunhyuk, "Ck, dasar pengganggu!"

"Biarin, salah sendiri kenapa kalian melakukan itu dikoridor," cibir Kyuhyun.

"Sudahlah, Hae. Lebih baik kita lanjutkan di kamar saja," ucap Eunhyuk sambil membelai pipi Donghae.

"Kau benar, chagy~" Donghae mengecup kening Eunhyuk.

"Dan kau, Kyu," tambah Eunhyuk. "Lebih baik kau pikirkan Changmin, asal kau tahu saja aku sedikit heran dengannya. Padahal kalian sudah lama pacaran dan kulihat sepertinya Changmin belum menyentuhmu terlalu dalam. Ini lumayan aneh, karena setahuku dia itu tidak jauh bedanya dengan Yunho一Appanya, sama-sama pervert. Dan fakta bahwa dia belum menyentuhmu lebih jauh itu lumayan一atau bisa kubilang sangat aneh."

"Aku setuju denganmu, Hyukkie." Ucap Donghae, lalu ia menatap kearah Kyuhyun, "Sebaiknya kau tanyakan padanya. Dia itu serius atau hanya main-main berpacaran denganmu. Ayochagy , kita lanjutkan yang tadi," Donghae menarik tangan Eunhyuk dan masuk kedalam kamarnya一meninggalkan Kyuhyun dengan pikiran yang kalut. Kini ia tengah memikirkan kata-kata yang diucapkan duoyadong itu.

Kyuhyun memutuskan berjalan kembali sambil memikirkan kata-kata Donghae dan juga Eunhyuk. Kini ia berada di ruang tamu, terlihat olehnya Changmin tengah asyik berbicara dengan Shindong一dan sudah pasti topiknya itu adalah seputar makanan. Tidak lain dan tidak bukan.

"Ah, baby~ kau sudah selesai?" Changmin yang melihat Kyuhyun segera memutuskan obrolannya dengan Shindong dan menghampiri Kyuhyun. "Kajja, kita pergi sekarang."

Kyuhyun menurut saja ketika Changmin menggandeng tangannya dan berjalan kearah pintu dorm.

"Minnie," panggil Kyuhyun.

"Ne, baby?" Changmin menjawab.

"Apa kau menyayangiku?"

"Eh? Kenapa kau bertanya begitu?" bukannya menjawab pertanyaan Kyuhyun, Changmin malah balik bertanya.

"Ani, lupakan saja pertanyaan konyol itu." Ucap Kyuhyun gelagapan saat ia tersadar betapa bodohnya ia melontarkan pertanyaan itu.

"Tentu saja aku menyayangimu, baby. Ah, tidak, aku tidak hanya menyayangimu tapi juga mencintaimu." Changmin berkata mantap, membuat Kyuhyun tertunduk malu. Melihatnya Changmin tertawa kecil.

"Hahahaha, kau lucu sekali sih~" Changmin mencubit pipi Kyuhyun gemas. "Ayo cepat, Umma pasti senang kalau tahu kau akan menginap." Changmin mempercepat langkahnya dan diikuti oleh Kyuhyun yang kini tengah tersenyum senang.


.

Tsuzuku.

.


Arigatou gozaimashita buat kalian yg udah mau bca ff abalku ini m(_ _)m

Semoga chapter ini memuaskan.

.

Sign,

0609prince