Title : Side Story: One Day without Sex

Rated : M

Cast : Yunho, Jaejoong, Yoochun, Changmin, Kyuhyun, and other casts.

Summary : -"Yang ada di pikiranmu hanya sex, sex, dan sex saja! Kau anggap aku apa? Aku namjachingumu, tapi kau perlakukan aku seperti boneka sex!"-

Disclaimer : Semua karakter milik diri mereka, orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Tetapi plot dan cerita murni milik author dan apabila ada kesamaan, mohon dimaafkan m(_o_)m

Hanya lanjutan dari One Day without Sex sesuai janji saya :D

Warning : PWP, maybe OOC

.

One Day without Sex

By eL-ch4n

29.12.2011

.

Jaejoong bersumpah kalau lain kali dia tidak akan pernah pergi ke taman bermain lagi. Tetapi dia terlalu sibuk untuk memikirkan apapun dengan bibir Yunho yang dengan lihainya sedang bermain di titik sensitif yang ada di lehernya. "Urm..Yun." Desahan nikmat keluar dari mulutnya. Kedua tangannya melingkar di leher sang kekasih untuk mendekatkan kedua tubuh mereka yang sudah mulai bergairah. Dia bisa merasakan bahwa bianglala mereka sedikit bergoyang karena gerakan dari Yunho. Untung saja dia tidak takut ketinggian.

Dia memutar lehernya sedikit memberi akses bagi kekasihnya untuk mengeksplor bagian tubuhnya itu. Dia bisa merasakan milik kekasihnya dan miliknya sudah mulai membesar membuat celana mereka mengetat dan sedikit terasa sakit. Tangan Yunho dengan lihai masuk ke dalam bajunya dan mencari kedua tonjolan di dadanya. Tanpa menunggu, namja tampan itu segera memilin kedua tonjolan tersebut dengan lihai membuat Jaejoong merasa nikmat ketika dua titik sensitifnya tersentuh.

Satu tangannya menutup mulutnya, mencoba untuk menahan desahannya agar tidak keluar. "Keluarkan desahanmu, boo. Aku ingin mendengarnya." bisik Yunho di telinganya dengan lembut membuat tubuhnya bergetar dalam penantian. Namja tampan itu selalu bisa melakukan hal ini pada dirinya. Dia seperti kehilangan kontrol terhadap dirinya sendiri dan dia berharap bahwa dia juga melakukan hal yang sama pada kekasihnya itu. Jaejoong pun melepaskan tangannya dari mulutnya dan mengeluarkan desahan-desahan yang tertahan di mulutnya.

Bibir mereka kembali bertemu, Jaejoong tidak akan menyerah dengan mudah kali ini. Akhirnya Yunho pun memijit kedua tonjolan pink yang mulai menegang di dada Jaejoong yang membuat namja cantik itu mengerang sehingga bibirnya terbuka dan sekali lagi membiarkan lidah Yunho berkuasa atas mulutnya. Tangan kedua namja cantik itu sendiri sudah mulai menyelip ke dalam tubuh Yunho dan menelusuri setiap inci dari tubuh kekasihnya, merasakan otot-otot milik kekasihnya yang terlatih.

Dalam sekejap mereka sudah bertelanjang dada, hanya tinggal celana yang masih dengan setia menutup bagian intim mereka. Yunho bergerak turun dengan lidahnya, menjilat setiap inci dari tubuh Jaejoong dan terhenti pada celana Jaejoong yang sepertinya sudah membesar. Dengan lihai, dia membuka resleting celana dengan giginya dan menurunkan celana bahkan boxer kekasihnya dan memperlihatkan milik kekasihnya yang sudah sangat menegang. Terlihat precum yang keluar dari kepala dari junior sang kekasih. Menjilat bibirnya karena melihat hidangan yang nikmat di depan matanya, Yunho sedikit bermain dengan Jaejoong.

Bukannya menuju milik Jaejoong yang sudah menegang, Yunho malah menuju kedua twinsball Jaejoong dan mengulumnya seperti mengulum permen. Tangan yang satu mengelus twinsball yang lain sementara tangan yang satunya mengelus milik Jaejoong dengan pelan. Namja cantik itu mengerang kesakitan. "Urgh." Pasalnya dia sudah ingin keluar, tapi Yunho masih saja asyik bermain dengan dirinya membuat cairan itu seolah tertahan. "Yun...argh...sentuh Yun." Jaejoong mencoba mengurai kata-kata dengan pikiran yang sudah tidak jernih lagi. Dia merasa tersiksa karena Yunho masih asyik memainkan twinsballnya dan membiarkan juniornya menegang begitu saja.

"Aku (ulum) sudah menyentuhmu (ulum) Jae." Yunho terkekeh pelan melihat kekasihnya yang sedang berusaha menahan sakit yang dirasakannya.

"Yun." ujar Jaejoong pelan dengan nada memelas. Memutuskan untuk tidak bermain-main lagi, Yunho segera melahap milik Jaejoong seperti seorang anak yang sedang mengulum permen lolipop. Kali ini tangan kanannya memberikan gesekan pada milik Jaejoong yang tidak masuk ke dalam mulut Yunho. Sementara tangan kiri Yunho berada di lantai untuk menahan keseimbangan. Jaejoong menggenggam rambut Yunho dengan erat memaksa agar kekasihnya mengulum miliknya lebih dalam. "Yun...aku...hah..mau keluar."

"Keluarkan (ulum) saja, boo." Tak berapa lama Yunho bisa merasakan cairan putih hangat milik kekasihnya keluar, dia segera menelan cairan putih itu setengahnya, dan langsung menarik Jaejoong yang sedang terduduk di kursi agar namja cantik itu merasakan miliknya. Tanpa melawan, Jaejoong menerima ciuman itu dan saliva mereka saling bertukar sementara desahan pelan keluar dari mulut sang namja cantik. "Ah."

Yunho segera mundur sedikit sehingga sekarang punggungnya menyandar pada kursi di seberang Jaejoong sementara sang kekasih sudah turun ke bawah dan mulai mendekat ke arah celana Yunho yang mulai membesar, minta dikeluarkan. Jaejoong tahu ini adalah gilirannya memuaskan sang kekasih, maka dia segera membuka celana Yunho entah ke mana. Sekarang, kedua sejoli itu sudah terekspos. Tidak ada satu helai benang pun yang menghalangi mereka untuk menikmati satu sama lain.

Jaejoong menjilat milik Yunho dengan pelan, mungkin ingin membalas perlakuan Yunho padanya tadi. Tapi, memang dasar Yunho yang tidak sabaran segera menarik rambut Jaejoong dan mendorong Jaejoong sehingga junior Yunho sudah masuk sepenuhnya dalam mulut hangat milik Jaejoong. "Urgh." Jaejoong sedikit tersedak karena gerakan Yunho yang tiba-tiba dan juga karena milik Yunho yang lebih besar darinya, tapi Jaejoong segera menemukan kecepatan yang tepat dan segera mengulum milik Yunho dengan lidahnya yang sudah mulai terlatih. Tangan Yunho tidak tinggal diam. Dia memasukkan satu jari dari kedua tangannya ke dalam lubang Jaejoong untuk mempersiapkan kekasihnya itu. Jaejoong merintih sedikit kesakitan dan Yunho menggumam, "Mianhae." Jaejoong hanya mengangguk dan kembali menikmati milik kekasihnya yang terlihat lebih menegang dari sebelumnya.

Kembali Yunho mempersiapkan Jaejoong dengan memasukkan jari kedua dari dua tangannya sehingga sekarang lubang Jaejoong terdapat empat jari milik Yunho. "Boo, lubangmu rakus sekali ya. Aku sudah memasukkan 4 jari, dan dia masih meminta lagi." bisik Yunho dengan nada menggoda di telinga Jaejoong membuat sang kekasih yang sedang mengulum tersedak karena malu dengan pernyataan barusan. Yunho hanya terkekeh kecil.

Dia segera menarik Jaejoong dari miliknya mendatangkan desahan kecewa dari namja cantik itu. Bibir mereka kembali bersentuhan dan saliva saling bertukar. "Aku ingin mengeluarkannya di dalammu, Jae." bisik Yunho dengan lembut. Kedua pipi Jaejoong memerah dan dia mengangguk. "Ride me, Jae." Kedua tangan Yunho berada di pinggang Jaejong dan membantu kekasihnya itu memosisikan tubuhnya di atas milik Yunho yang mulai menegang. Jaejoong turun dengan perlahan. Dia dapat merasakan ketika kepala milik Yunho sudah berada di depan lubang miliknya. Perlahan dia menurunkan tubuhnya. Ketika lubangnya sudah melahap 0_o milik kekasihnya, dia mengerang kesakitan. "AHHH!"

Yunho segera menarik sang kekasih dan menciumnya untuk mengurangi rasa sakit yang dirasakan kekasihnya. Bisa dirasakannya bahwa lubang kekasihnya mulai menyempit membuat juniornya bergesekan pada dinding milik sang kekasih. Kehangatan serasa meliputi juniornya dan dia juga mendesah. "Ah, Jae."

Setelah terdiam dalam posisi ini cukup lama, Jaejoong mulai bergerak. Dia menaikkan badannya hingga tersisa kepala junior di lubangnya dan segera duduk kembali dan memasukkan semua milik kekasihnya dalam satu hentakan. "Argh." Jaejoong melakukannya beberapa kali setelah terbiasa. "Ahh." Dan desahan kali ini membuktikan bahwa dia berhasil menemukan prostat miliknya. Jaejoong segera melakukan gerakan yang sama dan menusuk pada titik yang sama membuat pikirannya berkabut karena kenikmatan.

Yunho menikmati pemandangan yang begitu indah di depannya. Meskipun tempatnya agak tidak nyaman, tetapi pemandangan kekasihnya yang sedang terduduk dan juniornya yang sedang berada di milik sang kekasih membuatnya bisa melupakan kenyataan itu. Kedua tangannya tidak diam dan mulai bergerak mencari titik sensitif sang kekasih. Tangan kiri memilin tonjolan pink yang mulai menegang di dada sang kekasih, sementara tangan kanannya mengocok junior sang kekasih dengan tempo yang sama.

Jaejoong tidak tahu lagi apa yang dirasakannya ketika tiga titik tersensitif miliknya tersentuh dan membawanya terbang ke langit ke tujuh. "Ah, Yun..ah." Dia mempercepat hentakannya ketika dirasakannya milik sang kekasih yang mulai membesar dan cairan dalam dirinya yang mulai meronta untuk dikeluarkan. Ketika lidah sang kekasih dengan lihai menjilat tonjolan pink di dadanya, cairan putih segera memompa keluar ke badan mereka yang tidak tertutup sehelai benang pun. Sementara milik Yunho sendiri pun belum keluar walaupun sudah menegang. Jaejoong sudah merasa kelelahan karena dia telah mencapai orgasmenya selama dua kali. Dia merasakan bahwa Yunho benar-benar pria sejati dan salut akan ketahanan tubuh sang kekasih.

Yunho kembali mencium Jaejoong dan lidahnya kembali mengeksplor mulut sang kekasih. Jaejoong sudah tidak bertenaga untuk melawan dan membiarkan Yunho melakukan apa yang diinginkan sang kekasih. Tubuh ringan sang kekasih diangkat Yunho dan dia membalikkan tubuh sang kekasih dengan pelan tanpa mengeluarkan miliknya dari lubang sang kekasih sehingga sekarang dia berhadapan dengan pundak sang kekasih. "Pegang pada kaca itu, boo." bisik Yunho pelan dan Jaejoong mengangguk. Dia meletakkan kedua tangannya ke arah kaca sehingga dia bisa melihat pemandangan luar. Dia tidak peduli dengan kenyataan bahwa bisa saja orang luar melihat dirinya dan Yunho. Rasa lelah dan nikmat sudah menguasai akal sehatnya saat ini.

"Ah." Jaejoong kembali mengeluarkan cairannya ketika lagi-lagi Yunho menghentakkan juniornya tepat pada prostat miliknya. Tangan Yunho menarik muka Jaejoong sehingga lagi-lagi mereka berciuman dan saliva bertautan ketika bibir mereka terpisah.

"Ah..kau ketat sekali...ah, Jae. Sebentar lagi." Jaejoong sendiri bisa merasakan bahwa junior milik namjachingunya sudah mulai membesar dan dapat dirasakannya sebuah cairan hangat yang diyakinin precum milik sang kekasih sudah mulai keluar. Tandanya sebentar lagi Yunho akan mencapai orgasmenya. Dalam keadaan seperti ini, Jaejoong sempat melirik ke arah luar mendapat ketua OSISnya sedang berbicara dengan namja manis yang tidak dia ketahui siapa namanya. Satu hentakan dalam dari kekasihnya kembali menyadarkan dirinya dan kali ini mereka keluar bersamaan. Cairan putih milik Jaejoong keluar dan mengenai kursi bianglala tersebut sementara cairan dari sang kekasih keluar di dalam lubang miliknya dan keluar perlahan karena terlalu banyak.

Yunho menarik Jaejoong dalam sebuah ciuman hangat penuh cinta sekali lagi sebelum memeluk Jaejoong yang sudah pingsan/tertidur karena kelelahan. Merekapun terduduk di kursi bianglala dan Yunho masih terlalu lelah untuk memakaikan baju mereka. Ketika pintu akan dibuka oleh sang penjaga, Yunho menatap tajam membuat sang penjaga berpikir dua kali untuk membukanya dan membiarkan kotak Yunjae berjalan. Untung saja saat itu taman bermain cukup sepi dan Yunho sudah menjadi langganan taman bermain itu sehingga sang penjaga membiarkannya. Yunho kembali menatap kekasihnya yang sudah tertidur dengan nyenyak. Sebuah senyuman tipis terpasang di wajahnya. "Tidurlah yang nyenyak, boo." Dia mengecup kening Jaejoong dengan lembut. "Saranghae, boo."

.

.

Dua kotak dari Yunjae couple, terdapat Minkyu couple yang sedang berciuman. Changmin mencium Kyuhyun dengan lembut dan sedikit bernafsu. Ketika bibir mereka terlepas, Changmin bisa melihat kedua pipi sang kekasih yang memerah, bibir yang sedikit membengkak karena french kiss mereka. Saliva mereka saling bertautan. Changmin menjilat bibirnya melihat keadaan Kyuhyun yang sungguh menggoda. Tanpa babibu, dia segera menyerang leher putih Kyuhyun yang terlihat mengundang mendatangkan desahan dari sang kekasih. "Ah...Min."

Changmin segera melahap bibir sang kekasih dan tersenyum di sela ciuman mereka. Tangannya dengan lihai masuk ke dalam t-shirt hitam milik Kyuhyun dan memilin kedua tonjolan di dada sang kekasih mendatangkan erangan nikmat dari Kyuhyun. Changmin sedikit membuka t-shirt Kyuhyun dan lidahnya segera menuju ke kedua tonjolan yang menegang minta diajak bermain. Bibir Changmin terbuka dan mengulum tonjolan itu dengan nikmat. Tangan Kyuhyun terletak di atas keningnya. Dia merasa sangat nikmat dari perlakuan yang dilakukan oleh Changmin kepadanya.

Dia tidak polos, dia sudah tahu hal-hal yadong seperti ini, terima kasih untuk kedua temannya Haehyuk couple. Dia sering membayangkan untuk melakukan hal ini dengan Minnie-hyungnya ketika mereka masih menjadi kekasih. Tentu saja dalam pikirannya saat itu, dia yang akan melakukan ini kepada Minnie-hyungnya dan bukan sebaliknya, tetapi dengan Changmin. Oh, dia tidak keberatan harus berada di bawah jika dia bisa merasakan kenikmatan seperti ini.

Kyuhyun yang terlalu asyik dengan pikirannya tidak sadar bahwa Changmin sudah berhenti mengulum kedua tonjolannya dan menjilat perutnya dengan lembut kemudian segera menurunkan t-shirt hitamnya kembali. Changmin tersenyum simpul melihat keadaan Kyuhyun. Dia menarik kedua tangan sang kekasih yang menutup matanya dan membawa Kyuhyun ke dalam ciumannya sekali lagi sebelum berhenti. "Kita lanjutkan ini lain kali. Aku tidak mau melakukan malam pertama kita di sini." bisiknya di telinga Kyuhyun membuat pipi sang uke memerah.

Sebenarnya alasan Changmin bukan karena itu, tapi dia bisa merasakan gemetaran yang ada dalam diri Kyuhyun. Dia akan menunggu sampai kekasihnya siap untuk menerima dirinya untuk sepenuhnya. "Dan aku akan menunggumu sampai kau siap, Kyu."

"Dan aku akan menunggumu sampai kau siap, Kyu."

Deg. Kyuhyun sedikit tersentak. Dipandanginya wajah sendu sang kekasih. "Minnie?" Changmin mengecup kening Kyuhyun dengan lembut. "Aku akan menunggumu sampai kau bisa melupakan Sungmin-hyung dan menerimaku seutuhnya sebagai namjachingimu." Dia tersenyum lembut pada Kyuhyun. "Lagipula, aku tidak mau melakukannya di sini untuk pertama kali. Aku ingin melakukannya dengan lembut."

Kyuhyun tahu bahwa sebagai namja tidak seharusnya dia menangis, tetapi melihat ketulusan hati sang kekasih, dia tidak bisa menahan dirinya dan segera memeluk Changmin dan menangis di dada bidang milik sang kekasih.

"Ya, aku akan selalu ada di sini untukmu, Kyu, sampai kau bisa melupakan Sungmin-hyung dan menerima bahwa dia adalah hyung mu dan bahwa aku adalah namjachingmu. Sampai saat itu tiba, aku akan selalu berada di sampingmu, Kyu."

.

The End

.

Urgh...saya gemetar pas ngetiknya...demi apapun, kenapa saya bikin Rated M lagi? X0

[Habisnya pada minta sih #plak]

Semoga rated M ny memuaskan :D

Saya tidak menyangka bahwa saya akan mengupdate cerita lagi. Rasanya ide saya lagi banyak sekali. Dan kasihan Changmin, huhu T^T...kalau Kyu gak mau, aku masih mau menerima dirimu kok Changmin #digamparKyu.

Ya, akhir kata terima kasih sudah membaca

Makasih buat reviewnya ya XD sekalian saya juga mau balas yang anonymous :D

jung hana cassie Makasih ya, ini saya sudah bkin lagi :p semoga suka :D

HaeRieJoongie Asyik...soalnya saya suka banget sama Sibum jadi seneng deh kalau ada yang penasaran dengan kisah mereka XDD semoga saya punya waktu (harus punya) untuk lanjut bikin cerita mereka.

cho tika hyun Jangan dong, kalau ngerape si Kyu nanti Kyu nangis, terus minta putus sama Changmin terus Changmin kecewa, terus author sedih karena Changmin sedih #plak. Abang siwon? Kasian siwon dibilang abang :p hayo siapa itu namja baca buku? Haha...

someone iyaaa...ini saya bikin yunjaenya dulu...minkyu menyusul. Sibum? Ketemuan aja mereka belum :P

Enoo KimLee Ya, namanya juga mau mencoba segala tempat #ditamparhanchulcouple Soalnya kyu itu kan pacar changmin dalam cerita ini :D iya, soalnya dia kasihan liat yunjae couple hubungannya gak maju-maju. Hehe...Sip, emang rencana mau buat sequel sih, tapi gak tahu kapan mau bikin -_-"

Makasih ya buat jung hana cassie. Park Nara Quinnevil. HaeRieJoongie. cho tika hyun. Someone. Ca-Latte. KimHanKyu. Enno KimLee. Arisa Adachi.

Oh ya saya juga mau ngucapin

2

0

Happy New Year 2012

May this new year bring us new hope, new wish, new resolution, new strength, and maybe new life

1

2

Luph :D

.

_AKTF_

.Yunjae

:D