Kiss The Rain
Cast :: super junior member
Genre:: yaoi
Rate ::K+
CHAPT 3
"Yo! Cho Kyuhyun!"
Kyuhyun menoleh ke arah suara dan memutar kedua bola matanya. kedua namja yang berseru tadi langsung merangkul Kyuhyun akrab. "ada apa?" tanya Kyuhyun malas.
"eh~ kau ini. Di SM university ini kau yang terkenal dingin dan ketus ubahlah sikap mu itu" ucap Donghae sambil menepuk-nepuk bahu Kyuhyun "bagaimana dengan yeoja itu"
"yeoja yang mana?" Kyuhyun balik bertanya.
Siwon melepaskan rangkulan nya di pundak Kyuhyun dan menatap teman nya itu "Sungmin. Kau lupa?"
"oh dia, aku sudah tidak ada urusan lagi dengan dia?"
"kau yakin" tegas Donghae
Kyuhyun mengangguk "tentu saja, dia hanya yeoja yang menyusahakan"
"apa maksudmu dengan menyusahkan"
Siwon,Donghae reflek menoleh ke sumber suara. Hanya Kyuhyun yang tetap memandang lurus ke depan tanpa menoleh sedikit pun. Siwon langsung mendekat dan merangkul Sungmin dengan se enaknya.
"jangan marah, bagi ku kau tidak menyusahkan kok" gombal Donghae yang sudah mulai lupa kalau dia memiliki Eunhyuk. "lepaskan rangkulan mu donk Siwon"
Sungmin tidak memperhatikan Siwon atau pun Donghae, ia memandang punggung Kyuhyun."justru kau yang membuat ku susah"
Kyuhyun mengerutkan kening nya, akhirnya dia memutar tubuh nya menghadap Sungmin. Saat itu Kyuhyun merasakan sesuatu yang aneh ketika matanya bertemu dengan manik mata Sungmin. Ada yang berbeda dari diri Sungmin,ia seakan ingat akan sesuatu. "itu..."
Sungmin menyerahkan blazer yang waktu itu Kyuhyun pinjam kan "punya mu. Sudah ku cuci bersih. Maaf kalau aku menyusahkan mu" Sungmin menegaskan kata 'menyusahkan'. Setelah itu Sungmin membungkuk dan berlari pergi.
Kyuhyun masih diam memandangi Sungmin yang menghilang. "Kyu?" tanya Siwon yang melihat perubahan drastis Kyuhyun
"aku tidak apa-apa"
"sudah ah! Aku mau mencari Wookie, kau mau ikut Siwon-ah?"
Siwon menggeleng pelan "aku mau mengejar Sungmin saja"
Degh! "untuk apa?"tanya Kyuhyun penasaran
"rahasia"
"bye Kyu!" setelah mengucapkan itu Donghae dan Siwon pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih diam di tempat.
"mereka berdua bukannya sudah memiliki kekasih? ini aneh? Dan Sungmin?" Kyuhyun menggelengkan kepalanya keras "tidak..tidak.. ittu bukan urusanku lagi" Kyuhyun berjalan menaiki anak tangga menjuju kelasnya "tapi Sungmin tetap saja tanggung jawab ku"
"loh! Kenapa mesti tanggung jawab ku? aish!" gumam Kyuhyun seorang diri hingga membuat orang-orang menatap nya.
...
Jungsoo menatap papan tulis dengan malas, ia seperti orang yang memiliki kepribadian ganda. Pagi hari jadi yeoja dan sore harinya menjadi namja yang bekerja sebagai pemain musik di sebuah restaurant terkenal. Setelah selesai dia buru-buru untuk menemui Sungmin dan Wookie,apakah kedua anak itu baik-baik saja atau tidak. Bagaimana pun Sungmin dan Wookie adalah tanggung jawabnya, sedangkan Heechul? Dia sudah dewasa tidak ada yang perlu di khawatirkan—pikirnya.
"pertama aku harus menemukan Wookie,orang tuanya sudah menitipkannya padaku. Aku bisa di mutilasi kalau dia sampai terluka. Ehmm dia pasti berada di ruang musik" Leeteuk melangkah keluar gedung fakultasnya dan berjalan menuju gedung fakultas musik yang letaknya berjarak 10 menit jika berjalan kaki karena terpisah oleh gedung perpustakaan dan taman.
Belum sempat bertemu dengan Wookie, Jungsoo sudah tidak tahan untuk menahan pipis "aduh kebelet..." Jungsoo berlari-lari kecil mencari toilet setelah menemukan toilet dia hanya berdiri. Bingung. Masuk toilet pria atau wanita? "aku lupa untuk menanyakan ini pada Chullie" orang-orang menadang nya aneh karena berdiri di pintu dan bergumam aneh "kalau aku masuk toilet wanita aku mengintip tapi kalau pria aku di cap yeoja pervert"
"apa yang kau lakukan di depan toilet? Mengintip?"
Jungsoo membalikan badannya dan melihat namja kekar yang menabraknya waktu itu "KAU!.. namja pervert!" serunya kencang. Sontak orang-orang yang lewat di dekat toilet menatap Kang in.
"aku Kang in! bukan namja pervert" balas Kang in kesal.
"ba-bagaimana pun juga kau kan sudah melihat rok ku tersingkap"
"itu kecelakaan, sudah jangan di bahas"
"miahn" ucap Jungsoo. Kang in tersenyum senang karean yeoja itu meminta maaf padanya "aku ke toilet sebentar" akhirnya dengan malu-malu dan muka yang merah Jungsoo masuk kedalam toilet wanita. Di dalam ada beberapa wanita yang sedang berganti baju, dan Jungsoo hanya bisa menutup matanya agar tidak melihat hal itu. dan jangan-jangan Jungsoo tidak menyukai yeoja? #plak
Setelah selesai Jungsoo keluar dari kamar mandi. Disana sudah ada Kang in yang menunggunya. Sepertinya namja itu ingin mendekati Jungsoo "kenapa masih disini?"tanya Jungsoo
"kau mau keruang musik kan Jungsoo-ssi?"
"hah? Bagaimana kau tahu nama ku?"
"kau adalah noona dari Sungmin kan? aku tahu dari Siwon yang menjadi guide Wookie"
Mendengar nama Wookie dan Sungmin, Jungsoo langsung ingat tujuan awalnya "kemana mereka"
"tidak usah panik Wookie ada di ruang musik bersama Yesung dan Donghae, sedangkan adik mu mungkin sekarang bersama Siwon"
Jungsoo menghela nafas lega "mau ku antar kau ruang musik?"
Jungsoo mengangguk, dia berjalan di samping Kang in. kang in menoleh kesamping dan menyadari sesuatu "kau yeoja, tetapi tinggi badan mu kenapa hampir sama dengan ku. tinggi badan mu berbeda dengan yeoja lainnya"
Jungsoo menghentikan langkah nya sejenak. Kang in pun ikut menghentikan langkahnya dan menatap Jungsoo heran "aku memang tinggi,ka-karena umma ku juga tinggi. Apa terlihat aneh?" Jungsoo memasang puppy eyes dan itu membuat Kang in ingin memakannya. Hanya ini satu-satunya cara agar tidak di curigai
"ti-tidak.. itu tidak aneh.. ya sudah ayoo!" Kang in menggandeng tangan Jungsoo. Detak jantung Jungsoo berdetak lebih cepat. Ia hanya melihat tangan nya di genggam oleh Kang in dan rasanya hangat.
0o0o0o0o0o0
"wahhh... kau cantik sekali Heechul-ssi" puji Hankyung ketika melihat Heechul datang dengan dandanan yang sempurna. Heechul tidak memakai make up tebal,dia juga hanya memakai kaus dan jaket, serta memakai celana pendek selutut dan memakai sepatu kets. Wajahnya juga memang sudah cantik, mau memakai apapun dia tetap cantik
"terimakasih Hankyung-ssi"
"jangan panggil aku seperti itu, kita tidak berada di lingkungan kampus. Kau bisa memanggil ku Hankyung"
"baiklah"
Hankyung mengulurkan tangan nya untuk menggandeng Heechul. Heechul dengan senang menggapai uluran tangan Hankyung "ayo pergi.."
"ne." Jawab Heechul senang. Kedua orang itu sudah berjanji akan pergi bermain di lotte world seharian. Sedangkan Wookie, Sungmin dan Jungsoo memilih untu istirahat di apartement. Menjadi yeoja memang melelahkan apalagi mereka menyamar dan berbohong.
Jujur Heechul merasa senang karean semakin lama Hankyung semakin memperhatikannya. Setelah sampai di lotte world dengan menaiki bus,Hankyung dan Heechul segera menentukan wahana yang akan mereka naiki. "bagaimana kalau kita naik itu" Hankyung menunjuk permainan yang cukup extrim
"tidak masalah, kita naiki semua wahana yang ada"serunya senang
"kalau begitu kita antri tiket"
Heechul mengangguk dan tersenyum manis. Dia seakan lupa bahwa sekarang dia sedang menyamar menjadi yeoja. Semua wahana mereka naiki, dan tinggal terakhir yang belum. Komedi putar.
Heechul mengerrutkan kening nya ketika Hankyung mengajak nya menaiki wahana itu. biasanya kan namja akan mengajak yeoja untuk menaiki wahana kincir angin dan berciuman ketika tepat berada di puncak. Tetapi itu tidak berlaku untuk Hankyung. "ayo..Chullie" Hankyung mengulurkan tangannya dan menggandeng Heechul untuk duduk di atas kuda "lalu kau?"tanya Heechul
"aku akan berada di belakang, nanti ku harap kau dengar baik-baik apa yang akan ku ucapkan karena aku akan mengucapkannya sekali"
Heechul mengangguk meski tidak mengerti maksud Hankyung. Komedi putar atau round round wheel itu berputar. "Hee chul!" teriak Hankyung kencang. Heechul langsung menoleh ke arah Hankyung,ia teringat akan ucapan Hankyung tadi. "sarranghae!" lanjutnya.
Komedi putar itu masih berputar kencang, tetapi bagi Heechul komedi putar itu seakan berhenti. Ia terlalu shock dengan pernyataan Hankyung. Dan setelah selesai,Hankyung menghampiri Heechul yang mash duduk di atas kuda,namja itu mengeluarkan cincin dari sakunya dan memakainya ke jari manis milik Heechul "apa jawaban mu?"
Heechul mengangguk dan langsung memeluk Hankyung."kau yakin Hankyungie?"
"tentu, nah sekarang ku antar kau pulang. Jungsoo pasti khawatir"
Hankyung mengantar Heechul pulang sebelum terlalu larut dan entah kenapa langit malam hari lebih gelap dan tidak secerah biasanya, bahkan bintang-bintang tidak tampak sama sekali. angin juga berhembus kencang. Hankyung menengadah menatap langit ketika sampai di depan apartement. "langit nya mendung,kau sebaiknya masuk sebelum hujan turun"
Heechul ikut menatap langit "wah benar, kau juga harus pulang"
"Chullie"
"ne"
Mata Heechul terbuka lebar ketika Hankyung menciumnya, ini anugerah atau awal dari malapetaka. Hankyung memejamkan matanya menikmati bibir lembut Heechul. Heechul hanya diam dan tidak membalas, membiarkan Hankyung bermain dengan bibirnya #bahsa #
Tes! Tes!
Hujan perlahan turun, Hankyung melepaskan ciuman nya dan menatap Heechul lembut "sebaiknya kau masuk, hujan sudah mulai turun"
"ne, hati-hati Hankyungie"
"saranghae!" seru Hankyung sambil berlari dan melambaikan tangan nya. Kini tinggal Heechul yang masih berdiri mematung dan menyentuh bibirnya. Ia tidak tahu harus senang atau sedih. Yang ia tahu Hankyung menganggapnya sebagai yeoja. Hujan turun semakin lebat, dan Heechul menengadah menatap langit. "apa yang harus ku lakukan" gumam nya pelan dan terisak kecil. "aku yang memulai semuanya"
TBC
a/n:: hoahhh!akhirnya chapt 3 selesai juga! Miahn kalao jelek yah, gumawo buat yang udah baca dan review..hehehe. miahne juga kalau pendek, Habiz Kagak sempet..coz ngajar murid-murid model kayak si Kyuhyun nguras tenaga..-_-"
gumawo all!#bowed
