Kiss The Rain

chapt 4

"Hae!" panggil Eunhyuk ketika melihat Donghae sedang berjalan menuju ruang musik bersama Wookie. Wookie hanya menunduk khawatir karena mungkin Eunhyuk telah salah paham. selama ini hubungan Eunhyuk dan Donghae membuatnya pusing. "kau dari tadi ku cari tapi tidak ada, handphone mu juga tidak aktif"

"baterai nya habis chagi"

"Wookie?"

Wookie mengangkat wajahnya dan tersenyum menatap Eunhyuk "a-anou.. aku mau keruang musik menemui Yesung oppa tetapi Hae selalu mengikuti ku jadi jangan salah kan aku ya Eunhyukie.. kau percaya pada ku kan?"

Eunhyuk menatap Donghae yang hanya nyengir gaje sambil berdoa dalam hati. "aku percaya padamu kok Wookie aku tahu kau bukan tipe yeoja yang menyakiti temannya"

Wookie mengangguk "kalau begitu aku menemui Yesung oppa dulu ya"

Setelah Wookie pergi tinggal Eunhyuk dan Donghae berdua. "kau tertarik dengan yeoja?" tanya Eunhyuk menginterogasi.

Donghae menggleng keras sambil memegang tangan Eunhyuk "tidak, Hyukie"

"lalu kau kenapa selalu mendekati Wookie"

"entah kenapa aku merasa ada yang aneh dengan dia, secara tidak langsung aku tertarik dengan nya"

Eunhyuk mengerutkan kening nya "jadi? Kau benar teratrik dengan yeoja Hae? Kau tega sekali!"

"dengarkan aku dulu..Hyukkie!"

"masa bodoh!" Eunhyuk berlari meninggalkan Donghae. Donghae menghela nafas sebentar dan menatap kosong ke depan.

"bukan seperti itu.. aku hanya mencintai Hyukkie hanya saja ada yang ingin ku pastikan kenapa aku bisa tertarik dengan Wookie" gumam Donghae sendirian

0o0o0o00o0o

"wah! Mendung nih hyungdeul!" seru Sungmin yang menatap langit di halaman kampus bersama Heechul dan Jungsoo. Namun tidak ada jawaban dari keduanya, Sungmin menatap wajah Heechul yang sedkit pucat dan tidak bersemangat seperti biasanya "kalian kenapa?"

"aku suka hujan, jadi kalau mau hujan ya silahkan" ucap Jungsoo pasrah. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi dengan namja berlesung pipi itu, hingga namja yang terkenal periang menjadi namja masa bodoh. Apa karena Kang in? mungkin. Mata Sungmin beralih ke arah Heechul.

"hujan atau tidak terserah tidak ada bedanya bagiku"

Sungmin mengerutkan dahinya bingung. Kenapa dua orang itu bisa bersikap aneh. Mereka bertiga mulai melangkah pulang kerumah.

Tes.. .

Lama-lama hujan turun dengan lebat,Sungmin segera membuka payung lipatnya dan memayungi kedua hyung nya. "aku pulang malam... " Jungsoo berbelok arah menuju ke tempat kerjanya tanpa menggunakan payung. Kini tinggal Sungmin yang masih memayungi Heechul "kau kenapa hyung? belakangan ini kau sama sekali tidak bersemangat apa terjadi sesuatu"

"tidak ada kok, jangan khawatir" ucap Heechul sambil berusaha tersenyum "lama-lama kenapa hatiku yang tersakiti begini ya" gumam nya yang tersamarkan oleh suara hujan yang turun dengan deras.

.

Paginya

"38 derajat celcius" Wookie memandang thermometer dan Heechul bergantian "ini beneran demam"

"gara-gara kehujanan kemarin nih hyung" Sungmin datang membawakan baskom kecil dengan kompresan "lebih baik istirahat saja hyung"

"uhuk..uhuk.. hmmm. Gumawo"

"tidak apa-apa.. tapi apa hyung bisa kami tinggal sendiri, Jungsoo hyung hari ini memilih berada di tempat kerjanya. Aku juga bingung dengan nya.."

Heechul merapatkan selimutnya "aku tidak apa-apa..sudahlah kalian pergi saja ke kampus" Wookie dan Sungmin mengangguk ragu. Setelah memastikan Heechul dalam keadaaan nyaman, mereka berdua segera pergi ke kampus.

.

"Sungmin-ah!" seru Kang in sambil beralri menghampiri Sungmin yang hendak ke ruang dosen untuk menemui Hankyung. Kang in mengatur nafas nya terlebih dulu.

"ada apa?"

"mana Jungsoo? Dia tidak masuk hari ini?"

Sungmin diam. Pasti hyung nya menjadi aneh gara-gara rakun besar di hadapannya ini "dia tidak masuk"

"kenapa?sakit? atau..." suara Kang in mengecil "menghindariku"

"sebenarnya ada apa? Apa gara-gara kau hyu—maksud ku Eonnie ku jadi aneh?"

Bola mata Kang in bergerak gelisah. Ia lupa kalau Sungmin menguasai martial arts meskipun dia seorang yeoja. Belakangan ini hubungan nya dengan Jungsoo memang lebih baik, tetapi Kang in sempat ingin mencium Jungsoo ketika hujan turun di box telephone umum. "tidak..tidak.. bukan apa-apa.. ya sudah kalau begitu" Kang in langsung pergi meninggalkan Sungmin begitu saja.

.

"apa!" teriakHankyung histeris ketika mendnegar bahwa Heechul sakit. Hankyung memaksa Sungmin untuk memberitahukan alamatnya dan mengijinkannya menjenguk Heechul tetapi Sungmin bersikeras, mana mungkin dia memberitahukan alamat rumah nya sedangkan Heechul sedang tidak menyamar menjadi yeoja. "ayolah Sungmin"

"maaf...Seonsaeng tidak bisa. Tapi dia sudah agak baikan kok.. dan saya mau kinta ijin pulang lebih cepat untuk merawatnya"

Meski Hankyung kecewa, dia akhirnya mengangguk dan memberikan ijin agar Sungmin bisa pulang lebih cepat. Setelah Sungmin keluar, Hankyung duduk di kursinya sambil memijit kepalanya yang sedikit pusing, rasa khawatir juga hinggap di hatinya. "Sungmin..kau.." gumamnya. Namja itu membuka lacinya dana membuka file "ah! Data mahasiswa kenapa tidak terpikir oleh ku. aku kan bisa melihat alamat rumah Heechul lewat data mahasiswa." Hankyung segera bangkit dari kursinya menuju ruang administrasi untuk meminta data mahasiswa bernama Kim heechul.

Hankyung pasti mendapatkannya.. apalagi jika alasannya menyangkut akademis pasti pihak administrasi akan memberikannya.

Sesuai perkiraan, Hankyung mendapat data siswa, namja itu tersenyum setelah mengetahui alamat dimana Heechul tinggal "aku harus menjenguknya sekarang" ucapnya dan langsung bersiap menuju kerumah kekasihnya itu.

TBC

pendek? hyaa! maafkan saya #bowed mpe kejedot. gumawo buat yang udah baca dan review di chapt ini. secepat mungkin akan di selesaikan. heheh sekali lagi gumawo readers