TITLE : The Dawn Of Spring ( Fajar Musim Semi)
By : CosmoUskhaJewel
Disclaimer : They areall not mine,theybelong totheir own. But this storyis mine.
Main Cast : Lee Hyukjae/ Lee Eunhyuk , Cho Kyuhyun,Tan Hankyung as Lee Hankyung and etc.
Pair : KyuHyuk (main), slight MinHyuk (Friendship), WonHyuk, HaeHyuk
Warning : Typo, Misstypo, Plot like Snail, Yaoi, EYD tidak baku, waktu dan tempat yang tidak jelas.
.
.
.
Eunhyuk POV
Ceritaku selesai, Harabeoji masih menitikan air mata, Siwon Hyung ekspresi wajahnya bercampur antara sedih, kasihan dan benci begitu juga dengan Sungmin Hyung dan Namja Tampan itu. Tunggu, wajahnya sangat familiar tapi siapa? Apa sebelumnya aku pernah bertemu dengannya?
"Chagi, Harabeoji janji gak akan biarin kamu terluka lagi, karena sebentar lagi mereka akan berada dipenjara"
"Anni, jangan Harabeoji. Aku sudah ingin lepas dari mereka, jangan lakukan apa-apa. Yang penting aku sudah bertemu denganmu" Aku maju memeluknya, aku rindu pelukan hangat ini dan sekarang aku bisa mendapatkannya kapanpun.
Harabeoji sudah berhenti menangis, aku khawatir akan kondisi tubuhnya yang sudah berumur, tapi ternyata Harabeoji Hankyung sangat kuat, dia masih bisa mendaki gunung, main game, dan olahraga berat. Kami bercerita panjang lebar, Siwon Hyung dan Sungmin Hyung juga ikut meramaikan hanya satu yang tidak, ya Namja Tampan itu. Aku memperhatikan wajahnya dan dia juga sedang memperhatikanku, aku mengingat-ingat kembali, dimana aku bertemu Namja itu?
Eunhyuk POV End
.
.
Normal POV
"Ehm, Hyukkie aku belum kenalkan seseorang padamu"Hankyung menyadarkan Hyukkie dari tatapan matanya yang intens pada Kyuhyun. Dia memberi isyarat pada Kyuhyun untuk mendekat.
"Kau benar tidak mengenalnya Hyukkie?" Hyukkie menggeleng, dia ragu menjawab iya karena dia tak terlalu ingat dimana ia bertemu Namja Tampan itu.
"Rupanya kalian sudah lama tidak bertemu, hingga tidak mengenal satu sama lain" Eunhyuk terkejut dengan apa yang dikatakan Hankyung.
"Teman? Maksud Harabeoji ?"
"Ne, lebih baik kau saja yang menjelaskannya pada Hyukkie" Hankyung menepuk pundak Kyuhyun untuk segera menjelaskan siapa dia sebenarnya. Kyuhyun pun mengulurkan tangannya pada Eunhyuk, hendak bersalaman. Eunhyuk menyambutnya dengan ragu, dia merasa familiar dengan mata Kyuhyun.
"Kau tidak mengenaliku, Hyung? Ini aku Kyu" Kata Kyuhyun mengenalkan diri, Eunhyuk terbelalak tak percaya dengan apa yang didengar dan dilihatnya, teman yang selama ini menjadi penyemangat hidupnya untuk bertahan ditengah penderitaan hidup kini muncul dihadapannya dan jangan lupakan kalau Kyuhyun bekerja pada Hankyung.
"Ini benar kau Kyu?"Tanya Eunhyuk tak percaya, dia menangkup wajah Kyuhyun, memastikan Namja didepannya bukan khayalan.
"Ne, Hyung. Ini aku Kyu " Kyuhyun mengiyakan pertanyaan Eunhyuk, mereka akhinya berpelukan cukup lama dengan air mata yang terus menganak sungai.
.
.
.
Kyuhyun POV
Aku tak percaya kini dia ada di-pelukanku, orang yang kucari-cari selama ini akhirnya kutemukan. Kami berpelukan cukup lama, sampai Hankyung-sama berdehem , tanda bahwa pelukan itu sudah cukup.
"Kenapa kau kerja dengan Harabeoji, Kyu?" Tanya Hyukkie sambil berbaring lagi, karena kondisi tubuhnya masih harus diperhatikan.
"Kejadiannya panjang Hyung, kau ingat saat perusahaan Appa ku terkena inflasi?" Dia mengangguk lucu, ternyata kepribadiannya yang polos tidak hilang sampai sekarang.
"Ternyata itu adalah perbuatan seseorang yang dendam terhadap Appa" Hyukkie mengerjapkan matanya, matanya menatapku dia tak mengerti dengan apa yang ku katakan.
"Jadi ada yang dendam pada keluargamu lalu . ."Dia mulai paham dengan ceritaku, aku pun melanjutkan "Ne, yang Hyung lihat sekarang aku bekerja pada Harabeoji mu karena semua keluargaku mati, mereka membunuh semua keluargaku, saat itu beliau menemukanku pingsan dijalan, membawaku kerumahnya dan beliau berjanji akan membalaskan dendam keluargaku karena penjahat yang membunuh keluargaku juga punya urusan dengan Hankyung-sama, sebagai balas budi karena sudah menyelamatkanku, aku bekerja padanya. Dan dua tahun yang lalu aku tahu kalau Hyung adalah cucunya, kontan saja aku langsung semangat mencarimu dan akhirnya aku bertemu denganmu tempo hari" Dia menangis lalu langsung memelukku.
"Aku turut berduka cita Kyu, aku juga sangat sayang pada keluargamu. Lalu apa penjahat itu sudah berhasil ditemukan?" Tanyanya sambil mengusap air mata yang akan jatuh.
"Belum Chagi" Hankyung-sama menjawab "Jejaknya menghilang saat itu juga, mungkin dia sudah bunuh diri karena tidak ingin pemimpinnya ketahuan" Hyukkie manggut-manggut.
"Kyu, sudah kubilang jangan memanggilku dengan embel-embel sama , panggil aku Harabeoji sama seperti Hyukkie" Han-Harabeoji mengingatkanku lagi, aku tidak bisa menghilangkan kebiasaanku memanggilnya karena dia yang menyelamatkanku dan sudah kuabdikan hidupku padanya, jadi wajar saja aku memanggilnya dengan embel-embel itu.
"Ne Kyu, aku aneh mendengarnya" Hyukkie terkekeh, dia menampilkan gummy smile- nya, akhirnya dia tersenyum, Harabeoji juga ikut tersenyum begitu pun dengan dua Namja itu.
Kyuhyun POV END
.
.
Normal POV
Akhirnya Eunhyuk dapat tersenyum, dia melupakan sejenak rasa sakitnya dan melepas kerinduan dengan Hankyung dan Kyuhyun. Siwon dan Sungmin ikut senang melihat perubahan sikap Eunhyuk, dia yang tadinya takut terhadap Hankyung, sekarang sudah bermanja-manja dengan Harabeojinya itu.
"Hyukkie, aku pamit pulang dulu. Jaga dirimu baik-baik" Siwon sudah akan pergi, Eunhyuk pun menganggukan kepala.
"Ne, Hyung. Gamsahamnida untuk bantuanmu selama ini, kalau mereka mencariku_" Eunhyuk menggantungkan perkataannya, Hankyung yang mengerti perasaan cucunya, melanjutkan apa yang ingin dikatakan Eunhyuk.
"Kalau mereka mencari Hyukkie, bilang saja kau tidak tahu, atau kalau mereka mengancam mu, berikan saja alamat ini pada mereka" Hankyung menyerahkan selembar kartu nama pada Siwon, dia mengerti dan lalu langsung pamit.
"Sampai ketemu Hyukkie"
"Ne, sampai ketemu Hyung" Jawab Eunhyuk dia melambaikan tangannya sampai Siwon menghilang dibalik pintu. Mereka sekarang berempat tapi kemudian Sungmin mendapat panggilan dari peranta-nya, dia pun pamit untuk meninggalkan mereka.
"Chagi, kau mau makan? Semenjak pingsan selama itu kau belum juga makan, cairan infus itu hanya bisa menggantikan sebagian kecil cairan tubuhmu, dengan makan kau akan cepat pulih" Hankyung menceramahi Eunhyuk, sementara yang diceramahi hanya terkikik.
"Waeyo?"Hankyung tidak mengerti mengapa Eunhyuk terkikik seperti itu.
"Hehe Harabeoji seperti Eomma, selalu menyuruhku makan, padahal aku masih kenyang" Eunhyuk menjawab
"Ne Harabeoji, aku akan makan kalau aku lapar, sekarang aku masih kenyang."Hankyung tak bisa memaksa lagi, diliriknya Kyuhyun yang memberi tatapan─biarkan saja dia tidur─ padanya pun membiarkan Eunhyuk tidur.
"Harabeoji, apa anda ingin istirahat?" Tanya Kyuhyun yang melihat Hankyung sudah menyandarkan kepalanya di sofa.
"Aniyo Kyu, aku ingin terus melihat cucuku. Aku takut dia hilang dari pandanganku"
"Tenanglah Harabeoji, aku akan menjaga tuan muda jika anda ingin istirahat" Kyuhyun menawarkan diri karena melihat Hankyung sudah sangat lelah.
"Kau boleh memanggilnya Hyukkie atau Hyung, bukankah kau ingin memanggilnya begitu?" Kyuhyun tercengang.
"Jinjja?" Hankyung mengangguk, Kyuhyun tersenyum senang, sementara Hankyung mencoba untuk tidur. Kyuhyun mengamati Eunhyuk yang sedang tertidur, terlihat tenang dan lepas, entah kenapa sekarang tangan Kyuhyun sudah berada di puncak kepala Eunhyuk, membelai surai brunnetnya dan tersadar saat tangannya mengusap pipi halus Eunhyuk.
"Apa yang ku lakukan?" Kyuhyun menggelengkan kepalanya cepat, sadar dengan apa yang dia lakukan. "Dia masih butuh istirahat, kau tenang saja Hyukkie aku akan selalu disisi mu" mengambil tempat disamping Eunhyuk sambil terus mengamatinya.
.
.
.
"Aku tak tahu Wonnie-ah, kalau Hyukkie mengalami penderitaan seberat itu, aku sampai tak bisa berhenti menangis saat dia sudah ada dibatas akhir" Sungmin memulai percakapan dengan Siwon saat mereka tak sengaja bertemu di kafetaria rumah sakit.
"Aku juga baru tahu lengkapnya sekarang, dia waktu itu hanya menceritakan garis besarnya. Aku sangat membenci keluarganya itu, sudah menerima uang dari orang tua Hyukkie, malah menguras tenaga Hyukkie untuk mengurus rumah mereka, aku yakin uang yang mereka terima itu sangat cukup bahkan lebih untuk menggaji pembantu rumah tangga" Siwon mengemukakan pendapatnya, Sungmin setuju dengan apa kata Siwon.
"Kita harus membantu Hyukkie mendapat hak-nya, aku yakin sekali ada apa-apa dibalik surat wasiat orang tua Hyukkie" Siwon bersemangat
"Mwo? Kenapa kau jadi bersemangat seperti itu Wonnie-ah?" Sungmin heran dengan tingkah laku Siwon yang berapi-api itu.
"Aku sayang padanya, entah kenapa saat melihatnya pertama kali aku sudah_"
"Sudah apa?"Sungmin bertanya karena Siwon tidak meneruskan.
"Sudah jatuh cinta"
"Jinjja? Kau yakin?"Tanya Sungmin, tak percaya dengan apa yang didengarnya
"Ne, jantungku berdebar kalau aku ada didekatnya, saat dia tersenyum dan menampilkan gummy smile nya, hatiku merasa hangat"
"Kau benar-benar jatuh cinta padanya?" Sungmin memastikan kembali dan Siwon mengangguk mantap.
"Waeyo? Jangan-jangan kau juga sama" Tebak Siwon asal
"Entahlah, aku juga merasakan perasaan sepertimu. Tapi sepertinya aku hanya menganggapnya sebagai adik jadi kau tidak ada saingan lagi"
"Mwo? Apa kau bilang? 'lagi' memangnya siapa sainganku?"
"Namja yang selalu bersama Hankyung Harabeoji"
"Namja ikal itu?"
"Ne"
"Dia tidak pantas untuk Hyukkie-ku, hanya aku yang pantas bersamanya!"
"Hahaha Wonnie-ah kau ini lucu, belum tentu Hyukkie ingin bersamanya dan ingin bersamamu, Hankyung Harabeoji juga pasti tak akan mengijinkan"
"Apa salahnya mencoba? Kalau memang aku harus bersaing dengannya, akan aku jalani. Demi Hyukkie-ku!" Siwon bersemangat lagi, sedangkan Sungmin hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat kelakuan teman akrabnya itu.
END/DELETE
Mianhae untuk yang menunggu fic ini tapi belum ada kelanjutan. *emang ada?*
Aku masih harus mengumpulkan kepingan hatiku yang berserakan melihat trafic story.
Aku akan melanjutkan fic ini walaupun tak ada yang membaca atau mungkin aku publikasikan pada satu orang saja yang masih sudi membaca fic gak jelas ini.
Dan kalau ada yang membaca fic ini dengan tokoh yang berbeda jangan kaget, karena memang dari awal plotnya begitu, entah kenapa aku pakai tokoh yang sekarang. Yang pasti hyuk tetap jadi pemeran utama.
Terimakasih yang sudah membaca dan mereview, tanpa kalian aku gak akan bisa melanjutkan fic ini sampai chapter 6.
Terimakasih yang sudah mampir dan tidak meninggalkan jejak, mungkin memang fic ku ini tidak pantas untuk direview.
Terimakasih untuk unnie arit291, tanpa unn aku gak akan bisa nulis sampai chapter ini.
Dan reviewer lain yang sudah mereview dan ber-PM ria bersamaku.
Kalian adalah alasanku untuk melanjutkan fic ini.
yadong wannabe| Aira Kiyoko| | Chwyn| ressijewelll | meyminimin | Revita Kuzo | riaadinata| ShinNa Daniel | MrsVampie | Reeiini | Haehyuk addictmyeolchileeArit291| dan para guest yang sudah menyempatkan waktu untuk mereview
#deepBow
