Don't You Remember
(Sequel of Different)
Author : Lee Melina
Pairing : Yesung Ryeowook
Genre : Romance, Hurt/comfort
Rated : T (Sewaktu-waktu bisa berubah)
Disclaimer : Semua cast © Tuhan YME,Orang tua mereka, SMEnt., dan semua fans. Ye milik Wook, Wook milik Ye, dan YeWook saling memiliki.
Warning : YAOI,Gaje, Maybe OOC, Typos *Kalau ada bilang ne, xD DON'T LIKE DON'T READ.
Summary : Don't you remember, Don't You remember, the reason you loved me, YeWook fic/YAOI/Chap. 2 update/sequel of gak bisa bikin Summary, baca aja ne, xD
Backsound : Super Junior – Only You
Taaadddaaaaa. . . .Author nalik lagi. . ada gak yang kangen ? Author updated kilat ni, cz author mau ijin hiatus dulu selama 1 minggu, cz author mau UAS, Do'a in nilai author ntar bagus ya, Gomawo.
Happy reading chingudeul, ^^
Chapter sebelumnya. .
"Kenapa wajahmu merah begitu Wookie ?"
"A-Ani hyung,"
"Sudahlah, aku sudah tau, kau menyukai Yesung hyung kan ?"
"Kau bicara apa sih ?"ucapnya mengelak.
"Lalu kenapa tadi kau tidak berhenti memandanginya, lalu kenapa kau seperti tak rela saat aku mengajak kembali ke kelas, lalu kenapa kau cengo saat Yesung hyung bicara, lalu kenapa mukamu merah saat aku menggodamu tadi ?"
"CUKUP HYUNG ! Kau mau seluruh murid di SM menertawaiku karena bicaramu yang seperti ember bocor itu eoh ?"
"Hehehehehehe, biar saja, agar Yesung Hyung mendengarnya," Setelahnya Sungmin berlari menjauhi Wookie, takut menjadi amukan buku yang sedang di pegang Wookie.
"Awas kau hyung, !"
Author POV
Beberapa orang bijak berkata bahwa kasmaran tidak begitu bagus untuk anak sekolahan, karena itu dapat mengganggu konsentrasi belajarnya. Experiment yang dilakukan pada seorang murid SM High School membuktikan bahwa penelitian itu memang teruji kebenarannya. Lihat saja apa yang dilakukannya sekarang, menulis sesuatu di buku yang seharusnya berisi rumus matematika yang tak ada hubungannya sama sekali dengan matematika.
"Ehm. ." Suara itu tak cukup mengagetkan namja manis kita, masih terus tersenyum melihat hasil karyanya di buku itu,yang artinya memancing amarah pelaku deheman tadi.
"Pagi ini, aku bertemu seorang namja yang begitu tampan. ." Seonsaengnim itu mengeja apa yang ditulis Ryeowook di bukunya, tapi belum juga menyadarkan namja itu dari lamunannya.
"Aku berkenalan dengannya, dia adalah seniorku. ."Kali ini cukup membuyarkan namja manis itu dari lamunan indahnya, dia menoleh ke belakang mencari tau siapa pelaku yang beraninya membaca tulisannya.
"S-Seon-Seonsaengnim ?"
"Hmmmmmm. .kau tau sekarang pelajaran apa ?"
"T-tau seonsaengnim,"
"Apa yang kau tulis itu masuk dalam materiku ?"
"A-Ani seonsaengnim,"
"Lalu kenapa kau menulisnya ?"
"A-Aku. ."
'PLAAAAKKKK. .'
"Kerjakan soal ini, dan jangan kembali kesini jika semuanya belum selesai !"
"T-Tapi seonsaengnim,"
"Aku tak menerima penolakan !"
"NE SEONSAENGNIM," Ryeowook segera berlari meninggalkan kelasnya, takut menjadi amukan kemarahan dari gurunya itu.
Ryeowook POV
Menyebalkan sekali, kenapa aku harus kena hukuman dari Park seonsaengnim ? Mengerjakan tugas yang sangat banyak ini, mana mungkin aku bisa menyelesaikannya dalam waktu 60 menit ? Hah. . ada-ada saja, Taman belakang sekolah adalah satu-satunya tempat yang ada dalam fikiranku saat ini, tempat itu adalah tempat yang tenang, apalagi pada saat jam pelajaran, ku langkahkan kakiku ke sebuah pohon besar yang aku yakini sudah berdiri cukup lama. Duduk, dan menikmati semilir angin sejenak yang menerpa wajahku dan aku memejamkan mataku, menajamkan hidungku, menikmati aroma angin yang menyambutku. Tunggu dulu. . aku rasa aku mengenal bau ini, seperti de javu, ku tajamkan kagi hidungku dan mencoba berdiri, mencari sumber bau ini, Oh my Goodness. . kalian tau siapa yang ku temukan ? Namja yang membuatku harus diusir keluar, tapi rasanya aku berterima kasih padanya, karenanya juga aku bisa berduaan dengannya sekarang, tapi tunggu dulu, kenapa dia ada disini ?
"H-Hyung ?" Seketika ia terperanjat, kenapa ia bisa sekaget itu ?
"A-ah, k-kau?"
"Ne, sedang apa kau disini hyung ?"
"A-Aku. ." Ia menggaruk tengkuknya,sungguh begitu tampan,membuatku semakin tak bisa melupakannya.
Author POV
Yesung langsung terperanjat dan salah tingkah saat Wookie menyapanya, langsung menyembunyikan komik yang sedari tadi dibacanya, takut-takut nanti Wookie melihatnya.
"Aku keluar dari kelas,"
"Kenapa kau bolos hyung ?"
"Aku bosan,"
"Memangnya boleh seperti itu hyung ?"
"Boleh saja, kau sendiri kenapa keluar ?"
"Aku disuruh Park seonsaengnim keluar hyung,dan mengerjakan soal ini,"
"Apa itu ? banyak sekali ?"
"Begitulah hyung,"
"Mari ku bantu. ."
"Benarkah hyung ?"
"Ne, aku tak bohonk. ."
"Gomawo hyung,"
"Cheonma. ."
-TBC-
Okay. .mianhae ne readers chapter yang ini pendek, soalnya author ngejar updated kilat 3 fanfic sekaligus, author kan mau ujian, mohon reviewnya ya, kalau reviewnya meningkat, ntar abiz UAS author janji langsung updated, tapi kalau enggak, author hiatus aja. . Gomawo. .
Author mau balasin review dulu. .
Ichigo song : Hahahahaha, asik ya, Alhamdulillah. Hehehehe, iya sungmin oppa udah ketularan evilnya kyu oppa, kekekekekeke review lagi ne, xD gomawo,
Niisaa9 : Oke. . .udah di lanjut, gende, mianhae. . .chap yg ini pendek, tapi aku janji, chap besok bakalan panjang,
GOMAWOOOOO. . . xD
