Inside the SuJu High School

Chapter 2

~X~HANCHUL STORY: MY BEIJING FRIED RICE~X~

Genre: Be-eL, humor, typo(s) *berjaga-jagaa…*, GeJe, Gak nyambung, AU, etc!

Rate: T yah?

Disclaimer: HanChul punya Tuhan. Semua SuJu member punya Tuhan.

Story punya Author ^^

ENJOY!


Di hari Minggu pagi, Leeteuk tidak menemukan kekasih barunya, KangIn di kamarnya. 'Mungkin sedang belajar bareng teman-temannya…' batinnya sambil tersenyum sendiri. 'Ke kamar Heechullie aja deh…'

Leeteuk pun menuju ke kamar Heechul yang tidak jauh dari kamarnya. Rencananya dia mau curhat.

TOK..TOK..TOK…

"Masuk!" jawab orang di dalam. Ya, Heechul.

"Hechullie~ Aku punya kabar gembira…" kata Leeteuk girang.

"Kabar gembira apa?" jawab Heechul lesu. Entah apa yang membuatnya jadi begitu…

"Aku jadian sama Youngwoon-ah! Aah~ bahagianya~" Leeteuk pun memeluk-meluk Heechul… Ia terlalu bahagia sekarang.

"Yah, aku sudah tahu dari Yesungie…Ia memberitahuku kemarin…"

"Eeh? Dia tahu dari mana? Yasudah, gak penting! Oh iya, kemarin aku bertemu sahabat lamaku lho~"

"Siapa?"

"HanGeng-ah… Sahabat SMP-ku… Dia sangat jago masak lho! Ah, Tuhan! Kemarin menyenangkan sekali… Oh iya, kamu kenapa?"

"Huf… Aku sudah bête gara-gara tahu kau punya pacar duluan, sekarang tambah bête lagi karena kau punya sahabat selain aku…"

"Oh… Maaf-maaf.. Nanti kapan-kapan kuajak kau bertemu dengannya deh!"

"Baiklah…"

"Eh, aku dapat SMS dari Youngwoon-ah, katanya ia mau bicara sesuatu… Pasti sesuatu yang indah… Yasudah… Daah! Habis ini aku ke sini lagi yah?" kata Leeteuk dan langsung pergi, meninggalkan Heechul yang sedang bête.

Heechul POV

Dunia sangat tidak adil! Kenapa dia duluan dari pada aku? Huft, enaknya ngapain yah? Twitter-an? Bosan… Chatting? Baiklah, akan kucoba…

Aku pun membuka laptopku. Aku membuka sebuah situs chatting yang lumayan terkenal. ID-ku adalah Kim Heechullie. Sangat simple bukan? Haah…

Tapi aku punya masalah, mau chatting sama siapaa? Sialan… Oh, kulihat ada seseorang sedang chatting. Aku tidak mengenalnya karena aku asal meng-add orang. ID-nya Beijing Prince. Apa-apaan dia? Sudah, kucoba ajak mengobrol saja…

Kim Heechullie : Hai,

Beijing Prince : Hai, apa aku mengenalmu?

Kim Heechullie : Tidak, makanya aku mau berkenalan…

Beijing Prince : Ahaha... Kau duluan…

Tiba-tiba kulihat Leeteuk online. Ada apa sih?

Sweet Leeteukie : HanGeng-ah dan Heechullie sudah ngobrol nih? Koq kenalan aja ribet?

Aku terheran. Jadi si Beijing Prince ini sahabat SMP Teukie? Aku akan menemuinya! Aku mau tahu dia kayak gimana!

Kim Heechullie : Oh, jadi dia HanGeng itu? Hey, aku mau bertemu denganmu…

Beijing Prince : Bisa saja… Hari ini aku kosong jadwal kerja… Pekerjaan rumahku juga sudah selesai… Mau ketemu dimana? =)

Kim Heechullie : Taman kota… Teukie, kau harus ikut!

Sweet Leeteukie : Tidak bisa, Heechullie, aku mau main bareng Youngwoon-ah… Kan aku bilang sabar, aku akan membawamu menemuinya koq… Tenang…

Beijing Prince : Oh, maaf, hyung! Mendadak aku ditelepon bosku untuk bekerja… Mianhae, hyung!

Dia pun offline. Koq dia ramah banget sih…? Jadi penasaran deh...

Kim Heechullie : Kapan bisa, Teukie?

Sweet Leeteukie : Sabtu depan mungkin? Hehe… Yasudah… Aku mau main dulu… Bye-bye, Heechullie!

Karena semua offline, aku pun ikut-ikutan. Koq bisa-bisanya situs itu gak ada orang yang online sama sekali? Gila…

Tapi lebih heran lagi, rasanya HanGeng itu ramah sekali… Heh, bikin penasaran…

Normal POV

Heechul baru saja bangun tidur. Ya, sedari tadi dia tertidur pulas… Entah karena factor bosan atau memang mengantuk. Ternyata dilihatnya sang roommate sudah ada di depan laptop.

"Yesungie, kau sedang apa sampai cekikikan sendiri?" tanya Heechul pada Yesung si adik kelas.

"Ah, Heechul-hyung… Ini, Wookie memberiku situs yang gila… Hyung mau lihat?" tanya Yesung. Heechul yang penasaran melihatnya. Ia langsung marah seketika.

"Ya! Apa-apaan ini? Ini kan fotoku? Kenapa bisa masuk ke sini dan dijadikan bahan lelucon?" marah Heechul.

"Ahaha, hyung… kan ditulis jangan marah… Hahaha… Lucu! Mukamu! Gyahaha… Lihat comment-nya!" tawa Yesung.

Jelas saja Heechul marah, itu fotonya yang sudah di-edit orang-orang sinting disana. Bukan, bukan yang membencinya, tapi hanya sekumpulan orang gila…

Ia pun pergi keluar kamar sambil ngambek. Bukan hanya kelua kamar, tapi kabur dari , bukan kabur, tepatnya hanya pergi sementara untuk meredakan amarah. Jadi dia minta izin kepala asrama untuk keluar asrama. Dia bilang akan pulang malam.

Ia pun pergi ke stasiun terdekat dan memilih pergi ke kota. Ia bosan di asrama, diam, mendengar si kepala besar (nan ganteng) itu meledeknya.

'Haah~Teukie sedang senang-senang, Yesungie senang meledekku… Apa yang harus kulakukan hari Minggu ini? Makan di café? Cari pacar?' batin Heechul. 'Ya sudah lah… Ke café saja…'

HanGeng POV

Hua~ Bosku bisa marah kalau aku telat datang! Ada apa sih…? Ini kan hari Minggu! Masa ada kerjaan? Oh, atau jangan-jangan ada pelanggang yang tergila-gila pada masakanku? Hehehe…

Aku pun lari ke café tempatku bekerja. Untungnya aku tidak dimarahi bosku saat sampai. Hahahah..!

"Hah… Ada apa, Jaejoong-sshi? *A/N: Aku pinjem Jae yak? Hihi…* Apa ada pelanggan yang tergila-gila masakanku?" tanyaku pada bosku

"Ya… Ada yang tergila-gila pada masakanmu, tuh… Sebaiknya kau cepat memasak sekarang!"

"Baiklah…!"

Aku lari ke dapur. Rekanku, Jung Yunho, *A/N: Aku minjem dia juga… kakaka…* memberitahukan si pelanggan akan membeli berapa banyak. Dan aku membelalakan mataku saat tahu harus membuat 30 bungkus Beijing Fried Rice. Apa-apaan ini? Aku harus minta gaji lebih pada bosku…!

1 jam kemudian.

"Aaah! Selesaai~" teriakku lepas. Akhirnya setelah bergelut dengan dapur, bumbu-bumbu dan semacamnya, aku diizinkan pulang!

"Aku pulang dulu, Jaejoong-sshi…" kataku sambil keluar dari café. Aku tahu ia mengangguk, makanya aku pergi. Sebelum ada pelanggan gila lainnya yang datang…

Normal POV

HanGeng berjalan menuju rumahnya. Tadi dia sudah disuruh masak sampai tangannya pegal, jadi sekarang ia akan pulang dan istirahat. Namun saat sedang jalan, ia tidak sengaja menabrak seorang namja berparas cantik yang tak lain dan tak bukan adalah Heechul.

"Mian~" kata HanGeng. Ia masih menundukan kepalanya dan mengelus-elusnya karena sakit. Namun, saat mendongakkan kepalanya, ia langsung jatuh cinta. Love at the first sight.

"Tidak apa… Fuu~" jawab Heechul, masih menundukan kepalanya untuk majalah yang jatuh. Ia baru membeli sebuah majalah 'Cara menghilangkan Bosan' *?*

Ia pun mendongakkan kepalanya dan ia langsung merasakan hal yang sama seperti HanGeng. Cinta pandangan pertama.

Entah apa yang mendorong HanGeng, ia mengajak Heechul berjabat tangan dan berkenalan.

"Boleh kenalan? HanGeng iminda~" kata HanGeng. Sedang Heechul, ia masih kaget. Kaget karena melihat wajah tampan HanGeng dan kaget karena ternyata namja didepannya ini orang yang ia cari. Namun ia akhirnya membalas jabatan tangan HanGeng dan berkata,

"Heechul iminda… Kau teman Teu—maksudku—Park Jungsoo 'kan?"

"Eh, iya… Koq bisa tahu?"

Mereka pun mulai berjalan berdampingan. Entah mau kemana…

"Teukie memberi tahuku tentangmu…" jawab Heechul mencoba santai. Sebenarnya dia agak gugup karena ia menyukai HanGeng ini, padahal baru berkenalan.

"Oh, Leeteuk-hyung bicara apa saja? Aku tampan?" tanya HanGeng pe-de.

"Hahaha… Tentu tidak, pabbo! Katanya kau jago memasak Beijing Fried Rice… Betul?"

"Iya… Haha, aku sangat jago membuat Beijing Fried Rice, tapi akibatnya, aku tadi disuruh membuat Beijing Fried Rice dengan jumlah banyak dan membuat pegal tanganku…" curhat HanGeng. Heechul tertawa sedikit.

"Eh, boleh aku mencoba masakanmu, HanGeng-ah…?"

"Hm, gimana yah? Boleh sih, tapi dimana masaknya? Kalau aku kembali lagi ke café, bosku akan menyuruh membuat banyak Beijing Fried Rice…"

"Ke rumahmu saja… Aku sudah minta izin pada kepala asrama tadi…"

"Baiklah, ayo…"

HanGeng langsung menarik tangan Heechul, membuat Heechul sedikiiiit HanGeng tidak melihat.

Heechul POV

Kya~ rasa bosanku hilang sudah! Aku sedang berbunga-bunga sekarang… Jadi ini HanGeng? AH, dia tampan… Tidak bisa aku pungkiri, aku menyukainya! Tapi, apa dia juga sama? Biar, aku akan membuatnya jatuh cinta~ Ahaha

Setelah berlari beberapa menit, akhirnya sampai juga di rumah HanGeng. Ia melepaskan pegangan tangannya dan mempersilakan aku masuk.

"Hyung, ayo masuk…"

"Baiklah…"

Setelah masuk, betapa terkejutnya aku. Rumahnya rapi dan banyak hiasan Tradisional China di sini.

"Umma, aku pulang…! Appa? Umma?" katanya. "He… Sepertinya mereka sedang pergi…" lanjutnya. Wah, berarti di sini Cuma ada aku dan dia? Hahaha.. menyenangkan~

"Baiklah, karena mereka pergi kau bebas disini, hyung…"

"Oke, sekarang buatkan aku Beijing Fried Rice…"

"Baiklah!" jawabnya semangat. Sementara ia memasak, aku malah melamun. Memandang punggung seorang chef China ini. Aneh juga aku… Haah~

Selang 3 menit-an, ia datang dengan Beijing Fried Rice.

"Wah, harum…"

"Tentu saja…" katanya sambil mengambil sendok. Ia mengambil sesuap nasi dan bilang, "Buka mulutmu, hyung~"

Wajahku sedikit memanas. Dia menyuapiku? Ini yang kuharapkan!

Aku membuka mulutku dan ia memasukan sesuap nasi tadi ke mulutku. Wah, aku terkejut, masakannya enak.

"Ini enak, HanGeng-ah..Coba di kantin ada yang seperti ini…"

"Haha, xie-xie, hyung…"

Kami pun bercanda gurau. Tak jarang ia melontarkan lelucon garing juga. Kami bermain sampai pukul 18.00. Sepertinya aku harus pulang…

"HanGeng-ah, aku pulang yah? Sudah sore… Sampai ke asrama membutuhkan waktu setengah jam…" kataku.

"Yah, hyung serius? Padahal mengasyikan… Yasudah, hati hati hyung~" katanya.

"Oh iya, boleh aku minta nomor teleponmu?"

"Boleh…"

Setelah bertukar nomor telepon, aku pulang dengan berat hati namun senang juga. Buku yang tadi kubeli tidak ada artinya dan rasa kesalku akibat café yang super lemot hilang. Oh iya, aku lupa, iya, tadi aku ke Seoul Café yang sangat penuh itu.. Ahaha…

Normal POV

Heechul akhirnya sampai di asrama. Ia lapor pada kepala asrama dan langsung menuju kamarnya. Ternyata, Yesung sang roommate sedang keluar kamar. Ia menemukan surat dan isinya, 'Hyung, aku di kamar Wookie-Siwon…'

"Ah, siapa peduli..." kata Heechul acuh. 'Aku harus menceritakan hari ini pada Teukie… Ia ada tidak yah?' batinnya kemudian. Ia pun mengirim pesan singkat pada Leeteuk yang berisi suruhan agar Leeteuk ke kamarnya. Anehnya, Leeteuk nurut saja…

TOK…TOK…

"Masuk~" jawab Heechul pada orang yang mengetuk pintu. Ia tahu itu siapa, ya, Leeteuk.

"Ada apa Heechullie?" tanya Leeteuk. Ia segera duduk di ranjang, sedangkan Heechul sedang membuatkan Leeteuk kopi. Hah? Heechul? Melakukan itu? Sangat tidak mungkin… Namun itulah kenyataannya.

Heechul pun menghampiri Leeteuk sambil membawa kopi.

"Ini…"

"Ah, gomawo yo, Heechullie… Anu, tapi kau kenapa?"

"Aku? Aku sedang jatuh cinta~"

Leeteuk pun memuntahkan kembali kopinya dan bertanya, "Sama siapa? Beritahu aku! Beritahu!"

"Beijing Prince~ Dia memang benar-benar pangeran tampan dan jago masak…"

"Siapa maksudmu? HanGeng-ah? Dia?"

"Iya.. Aku bertemu dengannya tadi…Hah~ Tidak kusangka dia itu tampan…" kata Heechul mulai OOC.

"Haha… Kau ini… Yasudah, kudoakan hubunganmu dengannya semakin dekat…"

"Gomawo, Teukie…"

Leeteuk pun keluar kamarnya dan meninggalkan Heechul yang sedang kasmaran. Karena mulai merasa bosan lagi, Heechul mencoba mengirim HanGeng pesan singkat. Ia hanya berkata 'Hai…' Benar-benar pemborosan…

Namun tak disangka, HanGeng membalas. Balasannya, 'Hai juga, hyung… Sedang apa?' Heechul langsung senyum-senyum sendiri karena SMS-nya dibalas.

'Sedang tidur-tiduran… Aku ingin mencoba Beijing Fried Rice-mu lagi… Dan bertemu denganmu lagi~'

Sembari menunggu jawaban, ia mengambil cemilan dan memakannya bersama minuman kaleng.

DRRRT…DRRRT

Ada balasan dari HanGeng! Pikir Heechul pertama kali.

'Bagaimana kalau hari Sabtu nanti? Aku bekerja di Tohoshinki Café… Dekat gedung bioskop… Gampang koq menemukannya~ Bisa ya, hyung? Aku juga pengen ketemu lagi~'

Balasan dari HanGeng membuat Heechul makin… em, gila! *BUAGH!*

'Tentu saja, HanGeng-ah~ Aku usahakan!' balasnya.

Dia SMS-an sama HanGeng sampai jam menunjukan pukul 21.00, padahal ia belum mandi. Ia yang menyadari bahwa dia belum mandi langsung bergegas ke kamar mandi dan mandi secepat kilat. Setelah mandi, ia langsung mengambil HP-nya dan melanjutkan acaranya yang sempat tertunda.

Ia SMS sampai jam 12 malam. Bahkan Yesung yang sudah balik tidak dihiraukannya. Sampai akhirnya HanGeng yang menyudahi acara itu. Heechul sebenarnya kecewa, tapi dia tidak apa dengan itu karena seminggu lagi ia akan bertemu dengan HanGeng…


We are fighting dreamers! Takami o mezashite…Fighting dreamers—

"HP berisik!" Heechul pun langsung terbangun mendengar alarm dari HPnya. Heechul pun segera bangun dan mematikan alarm yang sengaja ia pasang agar tidak bangun kesiangan. Dan Yesung pun mau tidak mau bangun…

Heechul dengan lemas ke kamar mandi. Kenapa ia duluan? Karena Yesung melakukan 'Tidur ronde ke-2'

Ia mengaca, melihat pantulan wajahnya yang pucat. 'Wah, wajahku pucat… Eh! Semangat! Sabtu ketemu HanGeng! Sabtu~!' Heechul pun kembali semangat dan segera mandi serta gosok gigi.

"Hah! Segar! Oh iya, Hey! Kepala besar, bangun! Kau mau terlambat?" kata Heechul sedikit berteriak. Yesung pun bangun. Ia melirik jam dan langsung melesat ke kamar mandi karena jam sudah menunjukkan pukul 06.45.

'Gak usah ditungguin deh…' batin Heechul sambil merogoh tasnya dan berjalan keluar.

Heechul POV

Hah~ Senangnya hati jika ada orang yang kita taksir… Hehehe… Eh, itu Teukie… bersama kekasihnya juga… Si KangIn Bear.

Aku panggil saja deh…

"Teukie!"

"Ah, Heechullie… Bagaimana?"

"Bagaimana? Oh… Ia mengajakku bertemu!" kataku sambil memeluk Teukie, maklum, ia sahabatku. Namun si beruang ini langsung menarik Teukie dari pelukanku.

"Hyung jangan macam-macam yah! Teukie-hyung punya aku!"

"Ohoho… Mian, mian, KangIn-ah…"

"Eh, tapi tadi…err, siapa yang kalian bicarakan?"

"Mau tahu? Itu, sahabat lama Teukie, HanGeng!" jawabku bangga.

"Oh…" jawabnya singkat. Dasar pabbo!

"Sudah ah, ayo ke kelas, Teukie!" kataku sambil menarik Teukie pergi.

"Oke, oke… Youngwoon-ah, sampai nanti~" katanya. Dasar mesra!

Heh! Aku juga sebentar lagi akan seperti itu! Tunggu saja~ Aku akan menembak HanGeng pada hari Sabtu… Hahaha!


Normal POV

(SKIP TIME~) Tak terasa sekarang sudah hari Jumat. Selama seminggu ini apa saja yang dilakukan Cinderella SuJu High School ini? Dia membuatkan Yesung makanan saat makan pagi dan malam, Tidak marah melainkan syum-senyum terus, membantu guru membawakan guru, dan hal impossible lainnya.

Sekarang ia sedang ada di kantin. Ini adalah jam istirahat. Ia duduk bersama Leeteuk yang jelas bersama KangIn,

"Akhirnya! Hari Jumat tiba… Tinggal nunggu sehari lagi!" kata Heechul di tengah acara makannya.

"Kau terlihat senang sekali.. Ahaha…" tawa Leeteuk.

"Heechul-hyung kan gila…" kata KangIn dengan innocent-nya.

"Ya! Diam kau beruang!"

"Ahaha… Yasudah ah, aku mau ke kelas dulu.. Ada tugas yang belum aku selesaikan…"

"Aku ikut hyung!"

Tinggallah Heechul sendiri. Karena bosan, setelah makan ia tidak bermain dengan murid-murid lainnya namun malah SMS-an. Seperti biasa, HanGeng-lah tujuannya.

'HanGeng-ah? Jam istirahat 'kan? Sedang apa?'

Setelah menunggu sekitar 1 menit, Heechul mendapat jawaban.

'Iya hyung~ Ahaha, maaf balasnya lama… Aku sedang di halaman sekolah. Menyebalkan hyung! Dari tadi yeoja-yeoja itu ngeliatin terus…Padahal aku sudah punya orang lain!'

Heechul sedikit sakit hati melihat kalimat terakhir. Orang lain? HanGeng sudah punya pacar? Itulah yang dipertanyakan Heechul. Tapi ia mencoba positif.

'Oh… Mungkin karena kamu tampan, HanGeng…'

'Hyung bisa saja! Haha, aku gak sabar nunggu besok! Jam 4 yah~ Jangan lupa!'

'Oke…'

Acara SMS pun berakhir karena bel masuk kelas telah berbunyi. Heechul langsung menaruh HP-nya di kantung dan jalan ke kelas.

'HanGeng-ah punya pacar? Apakah benar?' batin Heechul bertanya. Hatinya terasa sedikit sakit.

Heechul pun masuk ke kelasnya. Tak berselang lama, ada guru masuk.

"Siang murid-murid…"

"Siang, songsaenim…"

"Ehm, saya punya kabar gembira buat kalian. Besok sekolah diliburkan…"

Sontak semua murid berteriak hore-hore. Heechul pun sedikit senang. Rencananya nanti dia akan mengajak HanGeng bertemu pukul 10.30 saja, tepat saat HanGeng pulang sekolah dan langsung kerja.

Keesokan harinya.

"Hoaam…" Heechul menguap sejadi-jadinya. Soalnya tadi malam dia tidak bisa tidur lantaran memikirkan hari ini akan indah.

Ia pun bergegas mandi meski sekarang jam masih menunjukkan pukul 07.32.

'Masih beberapa jam lagi…Ke kamar Teukie aja deh…'

TOK…TOK…

Terdengar ketukan pintu di kamar KangTeuk.

"Masuk~" balas Leeteuk dari dalam. "Eh, Heechullie~" kata Leeteuk lagi setelah Heechul membuka pintu.

"Si beruang mana?" tanya Heechul sembari menutup kembali pintu.

"Sedang mandi…"

"Oh…"

"Kau jadi bertemu HanGeng-ah hari ini?" tanya Leeteuk.

"Jadi! Harus!"

Mereka pun terus mengobrol. Acara mengobrol makin rame saat KangIn dan Heechul bertengkar. KangIn yang sehabis mandi memamerkan body-nya dan meledek Heechul badannya kerempeng. Heechul marah dan mereka pun bertengkar. Sedang Leeteuk? Ia menjadi penengah saja…Tak terasa sekarang pun sudah jam 10 kurang 15 menit.

Heechul menyudahi pertengkarannya dan langsung pergi ke kamarnya. Ia mau mengambil dompet dan jaket serta HPnya tentunya. Ia akan bertemu HanGeng! Ini yang ditunggunya.

Sedangkan ditempat HanGeng, ia sedang berlari-lari menuju tempat kerjanya. Ya, iya baru selesai sekolah sekarang. Namun, di depan café ia melihat sesosok yang dikenalinya.

"Ciecie? Ciecie!" teriak HanGeng senang. Seorang yeoja cantik pun menengok ke arah HanGeng.

"HanGeng-didi~ Sudah lama sekali…"

"Barbie Hsu-ciecie, sedang apa di Korea?"

"Aku? Aku sedang mencarimu… Kudengar kau jago masak sekarang. Ada seseorang yang mempostnya di sebuah situs. Isinya, 'Aku bertemu malaikat yang jago masak, HanGeng!'

Sepertinya orang itu mengagumimu. Aku jadi penasaran mengenai masakanmu…"

"Wah… Baiklah, ayo!"

Di dalam café. HanGeng dengan cepat menuju staff room dan mengganti pakaian. Ia cepat-cepat memasak pesanan ciecienya itu.

Ia pun mengantarnya langsung untuk kakak sepupu perempuannya itu. Sekalian mau mengobrol…

"Ciecie… Ini dia…"

"Xie-xie, HanGeng…" balas Ciecienya.

Mereka pun berbincang. Selang beberapa menit, akhirnya acara makan yeoja pemain film ini *XD* selesai. Ia keluar café diantar HanGeng.

"Ah, masakanmu memang enak, HanGeng! Tidak salah kata orang yang mempostnya di situs itu~ Baiklah, aku harus menemui pacarku… Tapi, aku tidak tahu di mana bioskop disini…"

"Oh, kau hanya tinggal belok ke kiri dan jalan lurus sampai menemukan perempatan lalu belok kanan. Di situ kau akan menemui bioskop. Ngomong-ngomong, kau masih saja pacaran dengan Jerry Yan-gege?"

"Ahaha, iya! Yasudah, makasih buat hari ini yah, HanGeng.." kata Ciecienya HanGeng sambil memeluk HanGeng. HanGeng membalas pelukannya dan akhirnya mereka berpisah.

"Fuah!" kata HanGeng setelah Ciecie-nya pergi. Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling dan melihat seorang namja yang sangat dikenalnya berdiri di depan toko yang ada di sebelah kanan depan cafénya.

Namja itu menatapnya sedih dan langsung pergi berlari.

"He…Heechul-hyung? Heechul-hyung! Tunggu!" teriak HanGeng dan langsung mengejar namja itu, Heechul.

Heechul pun berlari terus, ia tidak peduli berapa mobil yang menglaksonnya karena lari sebelum lampu merah menyala. Sedang HanGeng? Ia juga tetap mengejar hyungnya itu…

Heechul POV

Jadi… Itukah orang beruntung yang sudah mendapatkan hati HanGeng? Heh, bodohnya aku berharap ia juga akan mencintaiku! Pabbo Heechul!

"Heechul-hyung! Tunggu—Gya! Mian! Mian!" teriaknya terdengar. Yah, aku tahu ia hampir tertabrak mobil dan aku tidak peduli.

Aku merasakannya. Sakit yang dalam dan air mataku sudah meluncur dari mataku. Perih melihatnya…

TIIIIIIDIIIIIN!

Aku mendengar ada suara klakson truk dari sebelahku. Aku berbalik dan melihat sebuah truk yang melaju kencang akan menabrakku. Bagus! Aku bersyukur karena ada juga mobil yang akhirnya menabrakku!

Namun tiba-tiba, kurasakan ada tangan kekar yang melingkar di pinggangku dan mendorong tubuhku menghindar.

"Ugh… Hyung gak apa-apa?" tanya orang yang menyelamatkanku. Ya, HanGeng…

Aku sadar orang-orang memperhatikan kami, tapi HanGeng tidak peduli. Tanpa menungguku menjawabnya, ia menggendongku ala Bridal Style dan membawaku ke sebuah café yang ada dekat situ. Aku sadar wajahku memanas jadi segera aku tutupi wajahku dengan poniku yang panjang.

Ia mendudukanku di salah satu kursi dan memesan sebuah jus strawberry untukku. Dasar terlalu baik! Padahal kau sudah punya orang lain bukan?

"Hyung tidak apakan? Hyung sakit? DI mana?" Ia pun memegang lenganku dan mengeceknya. Namun aku segera menarik tanganku kembali dengan kasar.

"Eh? Hyung kenapa, apa hyung—"

"Diam kau, HanGeng!" kataku sedikit keras dengan logat kasar. Sebenarnya hatiku sakit mengatakannya tapi, mau bagaimana lagi? Aku sakit dia juga harus…

Tapi, bukannya marah ia malah tersenyum. Ya, aku tahu ia tersenyum karena aku bisa merasakannya meski aku menundukkan kepalaku.

"Hyung, kalau hyung benci sama aku, tidak apa. Tapi apa yang membuat hyung benci padaku? Bisa tolong beritahu?" tanyanya lembut. Membuat hatiku luluh.

"Kau… Buat apa kau baik padaku? Bilang selalu merindukanku? Kau sudah punya orang lain! Untuk apa aku dipedulikan? Tidak kah kamu sadar… bahwa aku.. Aku…" aku tidak sanggup berkata-kata. Heh! Aku kejam yah? Tapi itulah yang ada di hatiku dan ingin aku luapkan semuanya.

"Ahaha! Hyung… Jangan bercanda deh~" tawanya. Apa yang lucu sekarang? Dasar bodoh!

"Hyung… Dengar yang hyung lihat tadi adalah ciecie ku, Barbie Hsu-ciecie. Lagian, tentu saja aku akan terus berbuat baik pada hyung, terus peduli pada hyung… karena aku me—bukan—aku mencintai hyung…" lanjutnya lembut. Aku terkaget. Aku membelalakan mataku.

"HanGeng?" panggilku pelan. Aku rasakan air mataku telah mengalir lagi di mataku.

"Na…Nado saranghaeyo… Han..Geng…" ucapku pelan namun ia bisa mendengarnya.

"Nah, sekarang hyung jangan nangis lagi yah. Aku punya hyung koq. Aku Beijing Prince-nya hyung koq sekarang…" hiburnya.

"Nggak… Kau bukan Beijing Prince-ku…" kataku membuat dahinya mengkerut. "Tapi kau Beijing Fried Rice-ku…" lanjutku.

"Haha! Hyung bisa saja! Nah, sekarang ini minum…." Katanya sambil mengaduk jus yang ternyata sudah datang daritadi. Sejak kapan? Tidak penting…

"Gomawo yo, HanGeng-ah…"

"Ah, jangan panggil begitu lagi! Aku kan sekarang pacarmu hyung! Jadi panggil aku Hannie saja!"

"Tapi kau juga tidak usah panggil hyung ya, Hannie, panggil saja aku Heenim.. Aku senang menggunakan nama itu!"

"Baiklah hyu—maksudku Heenim~" balasnya sambil tersenyum. Aku ikut tersenyum.. Yah, ia adalah Beijing Fried Rice-ku untuk selamanya….

Normal POV

Heechul dan HanGeng sedang berada di taman sekarang. Mereka sedang berkencan rupanya. Jam ditangan Heechul menunjukkan pukul 17.00. Ya, ia dan kekasih barunya itu berkencan dari jam 11 tadi sampai jam 5 sore ini.

"Heenim-hyung… Besok ke rumahku yah?" tanya HanGeng pada Heechul.

"Sudah kubilang jangan panggil aku hyung! Kita cuman beda 1 tahun, Hannie…Baiklah.. Aku akan ke rumahmu besok…" jawab Heechul.

"Hore! Haha…" tawa HanGeng senang.

"Yasudah ah… Ini sudah sore, aku harus pulang dan kebetulan ada janji dengan Teukie untuk bikin PR bersama.."

"Yah, hyung jahat…"

CUP—

Heechul mengecup pipi HanGeng.

"Hannie, bersabarlah, besok kita bisa berlama-lama berduaan… Terserah kau mau apa besok… Baiklah, sampai jumpa!" kata Heechul sambil menyeringai. Membuat HanGeng blushing.

"Baiklah… Kalau memang bebas, lihat saja ntar~"

HanGeng pun pulang ke rumahnya dengan hati senang.

END~


A/N: Huah! Capek banget bikin chapter 2 ini. Aku lagi kosong imajinasi jadi pake tema cerita pasaran. Hahaha… kuharap readers suka. Maaf karena banyak kata-kata aneh dan gak baku. Aku juga make bintangnya Meteor Garden, si Barbie Hsu sama Jerry Yan! Wkwkwkwk…

Haha, akhir kata, makasiiiiih banyak buat readers yang udah baca cerita ini, apalagi dari chapter 1!^^~ Nah, dan aku bakal lebih terima kasih pada readers yang mau ngereview… Hehe… Ingat~ kritik dan saran bole, tapi jangan FLAME! Hehehe…