Inside the SuJu High School

Chapter 3

~X~YEWOOK STORY: I THINK I LOVE YOU~X~

Genre: Be-eL, humor , typo(s) *berjaga-jagaa…*,Bukan songfict, GeJe, Gak nyambung, AU, etc!

Rate: T!

Disclaimer: YeWook punya Tuhan. Semua SuJu member punya Tuhan.

Story punya Author~^^

ENJOY!


Ryeowook POV

Hari ini hari Minggu 'kan? Yak! Akhirnya tiba juga saat yang menyenangkan... Tidur sampai siang!

'Sorry, sorry, sorry, sorry...Naega, naega—'

Arrrrgh! Siapa yang menelepon pagi buta begini sih? Ini masih jam setengah enam tahu~!

"Yeosobeo!" tanyaku ketus. Aku masih mengantuk sekarang!

'Pagi, Wookie... Hehehe...'

Ya! Aku tahu siapa ini. Yesung-hyung!

"Ada apa sih, Yesung-hyung?" tanyaku.

'Tidak ada apa-apa sih... Eh, main ke kamarku yah? Cepatlah ke sini... Daaah~'

TUUUUT—

Hanya itu saja? Dasar hyung gila! Sudah pabbo seneng banget ngerjain aku lagi~! Ah, Yesung-hyung memang pabbo... Super pabbo!

"Hoaaam... Wookie... Ada apa sih?" tanya Siwon-hyung dari ranjang bawah tiba-tiba.

"Eh, mian, Siwon-hyung... Itu, habis tadi Yesung-hyung tiba-tiba meneleponku hanya untuk menyuruhku ke kamarnya... Menyebalkan sekali! Aku jadi tidak bisa tidur lagi!" omelku.

"Yah, itu lagi... Siapa tahu aja Yesungie hanya rindu padamu, ne, Wookie?" godanya. Apaan sih Siwon-hyung ini? Aku rasakan wajahku memanas.

"A-apaan sih, Siwon-hyung?"

"Haha... Bercanda Wookie... Bercanda..."

Siwon-hyung pun beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi.

Ya, memang sudah jadi kebiasaan Siwon-hyung menggodaku seperti tadi. Tapi tiap kali digoda begitu, ada perasaan antara senang dan malu. Rasanya senang saat Siwon-hyung bilang Yesung-hyung merindukanku atau malah kadang Siwon-hyung bilang Yesung-hyung menyukaiku. Tapi juga malu...

Rasanya memang yang selalu kurasakan ini sama dengan ciri-ciri kalau orang sedang jatuh cinta. Selalu senang saat bersamanya, cek! Selalu memikirkannya... Em, jangan ditanya! Kadang kalau di kelas pikiranku hanya tertuju pada Yesung-hyung... Bukan hanya di kelas, tapi tiap ada waktu senggang pasti kepikiran dia. Dan terakhir, malu dan senang jika digoda seperti tadi.

Yah... Sebenarnya tidak bisa kupungkiri bahwa aku menyukai Yesung-hyung... Tapi, apa mau Yesung-hyung menerimaku?

Haaah~ Sudahlah, dari pada memikirkan hal rumit yang disebut cinta ini... Lebih baik aku mandi dan segera main ke kamar Pabbo-hyung itu...

Yesung POV

Hahaha... Entahlah, beberapa minggu terakhir ini hobiku adalah menjahili dongsaeng imut itu, ya, Wookie itu. Dia sangat lucu jika sedang ngambek. Mendengar suara ngambeknya saja membuatku tertawa sendiri.

Oh iya, tadi aku menyuruhnya ke sini kan? Lebih baik aku mandi saja...

Aku beranjak dari kasurku dan cepat-cepat mandi daripada Wookie memarahiku karena jorok... Padahal aku dan si Monkey Eunhyuk lebih jorok Hyukkie! Hahaha...

Normal POV

Setelah 5 menit, Yesung baru selesai mandi. Entah kenapa ia jadi ikutan Eunhyuk yang paling kalau mandi hanya kurang dari 5 menit... Tapi tidak apa, karena author juga begitu.

'BUGH...BUGH...BUGH!'

"Yesung-hyuung! Buka pintunya!" triak seorang namja dari luar yang Yesung yakini itu adalah Wookienya.

'CKLEK...'

'BUAKH!'

"Yesung-hyung tau enggak aku udah nunggu 5 menit dan disini bosan. Belum lagi disini masih sepi!" gerutu Ryeowook.

"Auh, sakit... Hehe, mian Wookie, lagian cuma 5 menit doang..." jawab Yesung.

"Yasudah! Ada urusan apa hyung menyuruhku kesini?"

"Aku mau main sama Wookieku!"

Wookie: BLUSH!

"Kalau cuma mau main kan bisa agak siangan?" jawab Wookie.

"Ah, sudahlah... Kita kelamaan—Eh! Kecoa!" seru Yesung. Wookie langsung kaget dan memeluk Yesung.

"Mana hyung? Mana? Bunuh! Bunuh!"

Yesung hanya membalas pelukan Ryeowook sambil berkata, "Tenang, Wookie... Itu kecoanya hanya khayalanku..."

Ryeowook langsung malu dan melepas pelukannya.

"Ye-Yesung-hyung jelek!"

"Hehe, mian, Wookie... Ayo! Masuk saja deh..." jawab Yesung sembari menarik Ryeowook masuk. Sedangkan Ryeowook hanya ikut saja dengan pipi yang masih memerah.

Saat di dalam,

"Eh, Yesung-hyung... Heechul-hyung mana?" tanya Ryeowook yang sadar tidak ada Heechuldi kamar ini.

"Lho? Oh iya... Aku gak sadar si Otomen*1*-hyung itu gak ada..." jawab Yesung.

"Kau ini kurang ajar sekali sih hyung!"

"Hehehe... Baiklah... Kita main yuk!"

"Main apa?"

"Main apapun kecuali main di ranjang..." kata Yesung dengan seringaian di wajahnya.

"H-hyung yadong! Apaan sih..." jawab Ryeowook.

"Ya! Wookie jangan negatif... Yang aku maksud main di ranjang itu adalah kita main bantal..." ucap Yesung kemudian.

"Huh! Eh, Yesung-hyung sudah makan belum?"

"Belum nih... Wookie mau bikin makanan? Bikinin dong..."

Ryeowook pun berjalan ke arah kulkas di pojok ruangan.

"Tapi hyung hutang padaku yah..." jawab Ryeowook.

"Iya deh..."

Ryeowook pun mengambil sebungkus mie instan dan memasaknya. Sedangkan Yesung hanya memperhatikan Ryeowook yang sedang memasak...

Yesung POV

Ah, Wookie benar-benar manis saat sedang memasak juga. Dongsaeng imut ini benar-benar merebut perhatianku selama 2 minggu ini... Yah, aku pikir aku menyukainya. Hanya karena sebuah kejadian, aku jadi suka padanya hanya karena sebuah kejadian...

#FLASHBACK

AUTHOR POV!

"Ya! Wookie, gwenchana yo?" teriak seorang namja tampan berkepala besar.

"Gwenchana,, hyung... Auch!" jawab namja yang diajak bicara bohong... Ya, namja itu adalah Kim Ryeowook.

"Kenapa kamu mesti main sama anak berandalan itu?" kata namja yang menghkawatirkan Ryeowook, ya, namja itu adalah Yesung.

"Aku kira mereka baik... Tapi nyatanya aku malah dipukuli oleh mereka... Untung hyung datang dan langsung menghajar mereka, gomawo yo, Yesung-hyung..."

"Ah... Tidak penting. Yang penting sekarang lukamu. Ayo, kugendong pulang!" tawar Yesung.

"Tidak u—"

"Jangan membantah, Wookie..."

Ryeowook akhirnya nurut saja karena nada bicara Yesung sangat keras dan tegas.

Pipinya sedikit memerah saat digendong Yesung.

"...Go-gomawo, hyung..."

"Ya, Wookie... Jangan lagi bergaul dengan orang yang tidak kau kenali baik di twitter atau di situs manapun... Akibatnya kan tadi..." nasihat Yesung.

"Nee, Yesung-hyung..."

Ya, begini ceritanya. Ryeowook punya sahabat baru di twitternya. Dan pada hari ini, si teman itu mengajaknya bertemu. Sebenarnya Yesung sudah melarang Ryeowook dan menasihatinya, tapi apa guna Ryeowook teteap bersikeras. Akhirnya, Ryeowook pun bertemu dengan sahabat maya-nya itu. Tapi nyatanya, orang itu hanya baik di dalam dunia maya, aslinya dia adalah pemimpin genk sinting yang memusuhi siswa dari SuJu High School.

Di asrama...

"Wookie, sudah tidak sakit kan?" tanya Yesung. Ia baru selesai mengobati lebam dan darah yang ada di wajah imut Ryeowook.

"Tidak hyung... Gomawo, ya, sekali lagi. Aku janji akan mendengarkan nasihatmu, hyung..." jawab Ryeowook tersenyum.

Yesung seakan terbius senyuman imut dan tulus Ryeowook. Dan pada hari itu Yesung langsung jatuh hati pada Ryeowook... Benar-benar aneh bukan?

"Yasudah... Sekarang istirahatlah..." kata Yesung sembari beranjak. Ia mau balik ke kamarnya karena sedari tadi mereka ada di kamar Si-Wook.

"Eh, hyung!" cegat Ryeowook. "Maukah hyung menemaniku?" tanya Ryeowook malu.

"Hm, baiklah..."

Yesung pun duduk di sebelah Ryeowook.

"Boleh aku tidur di pangkuan hyung?" tanya Ryeowook gugup.

"Kalau itu maumu, boleh saja..."

Ryeowook pun dengan gugup menidurkan diri dan menaruh kepalanya di paha Yesung. Ya, memang ini yang diinginkannya selama ini...

Yesung pun tersenyum. Sedang Ryeowook? Bukan tersenyum lagi, tapi ia berteriak dalam hati karena ia akhirnya bisa tidur di pangkuan hyung tersayangnya itu.

#END OF FLASHBACK

Back to Yesung POV

...Hah, aku ingat benar bagaimana aku bisa jatuh cinta pada Wookie. Dia sangat imut dan tulus saat tersenyum waktu itu.

PLAK—

Aduh! Kurasakan ada yang memukul kepalaku pelan namun sakitnya tetap terasa.

"Hyung? Aku panggil daritadi malah melamun terus? Itu makanannya, hyung!"

Oh, ternyata Wookie. Ahaha, lihat! Dia benar-benar manis saat marah.

"Hehe, mian, Wookie... Baiklah, ayo makan!" kataku lalu menarik tangan Wookie ke meja makan kecil yang ada dekat dapur. Ya, biasanya hanya aku dan Heechul-hyung yang makan, jadi mejanya kecil.

Hening... Kami makan dalam hening...

Kuperhatikan Wookie yang sedang makan. Ia sesekali meniupkan uap ke luar karena panas. Benar-benar lucu...

"...hyung... Yesung-hyung!" panggil Wookie tiba-tiba.

"Eh, apa?"

"Hyung dari tadi ngelamunin apa?" tanya Wookie.

"Hm, aku? Aku ngelamunin orang, Wookie... Kenapa?"

"Siapa?"

"Bener pengen tahu?"

"Iya! Cepatlah hyung~"

"Orang yang kusukai tentunya..." jawabku santai. Namun kulihat wajah Wookie yang imut sedikit terkaget.

"A...Eh.. Um, siapakah orang itu hyung?"

"...Hm, rahasia..."

"Hyung~ Kumohon aku kan sahabat hyung!"

"Kau hanya menganggap aku sahabat? Wookie?" tanyaku.

"Errr... Ten-tentu saja... Memang mau apa lagi?"

"...Namja chingumu..." jawabku.

Ya! Akhirnya perasaanku bisa kusampaikan meski hanya seperti itu. Tapi yang membuatku khawatir adalah... Bagaimana perasaannya terhadapku?

Kulihat wajahnya sedikit merona dan ia terlihat sedikit kaget.

"Hyung...Hyung serius?" tanyanya.

"Iya, Wookie... Aku suka kamu... Ani, bukan... Aku mencintaimu, Wookie...Bagaimana kalau begini... Kalau menerimaku, kamu memelukku. Kalau kau tidak menerimaku kau pergi..."

Wookie diam. Namun beberapa saat ia berdiri dan berjalan melaluiku. Yah, aku tahu... Dia pasti masih normal. Tak akan menyukai sesama namja... Haah~ Aku tersenyum lirih. Ya, jujur aku rasakan hatiku sakit.

GREP—

Ha? Siapa? Siapa yang memelukku dari belakang? Kubalikkan kepalaku... Dan betapa terkejutnya aku! Wookie memeluk leherku dan berkata, "Aku juga hyung... Aku suka, err, cinta hyung..."

Perasaang atara gugup, senang dan malu pun bercampur. Tak bisa kudeskripsikan perasaanku saat ini...

Aku melepas pelukan Wookie dan berdiri. Aku memeluk Wookieku balik dan berkata, "Gomawo yo, Wookie... Saranghae..."

Sedang Wookie hanya membalas pelukanku dan menenggelamkan kepalanya di dadaku.

Akhirnya, perasaanku tersampaikan juga padanya... Sudah lama aku menantikan saat ini tiba dan tidak sia-sialah ternyata orang yang kucintai ternyata mencintaiku juga...


Keesokan harinya...

Author POV

Yesung dan Ryeowook sedang ada di taman sekarang. Kebetulan tadi sekolah hanya sebentar karena ada urusan mendadak, jadi semua siswa sedang menikmati masa kebebasan.

"Hyung... Hyung sudah makan?" tanya Ryeowook memulai.

"Belum... Hehe..." jawab Yesung tertawa. Ya, memang Yesung belum makan sedari tadi karena cepat-cepat ke kelas dan menemui Ryeowooknya yang sedang piket pagi.

"Ya! Hyung harus perhatikan kesehatan! Makan ini!"

Melihat Ryeowook yang marah begitu membuat Yesung terkekeh. Ia menurut dan hanya membuka mulutnya saat Ryeowook menyuapinya. SWEET!~~

Sedikit catatan, tidak ada banyak orang disini. Hanya ada KangTeuk couple dan Heechul yang sedang main-main di bawah pohon karena yang lainnya memilih langsung ke kamar dan main.

Heechul berbisik pada Leeteuk, "Teukie, beruang gila, lihat! YeWook couple itu sangat mesra... Hahaha..."

"Iya... Ayo samperin..." jawab Leeteuk. Sedangkan KangIn yang dibilang beruang gila hanya diam ditempat sambil menatap Heechul sebal.

Di tempat YeWook couple...

"Masakanmu enak sekali Wookie.." puji Yesung.

"Go-gomawo hyung..."

"Ehm.. ehm... Pasangan baru mesranya udah menandingi kita?" goda Heechul.

"Hee-heechul-hyung!" kata Ryeowook malu.

"Hyung hanya iri gak bisa ketemu sama pacar hyung... Tahunya dia selingkuh di luar gimmana?" tanya Yesung seenaknya. Membuat Heechul marah.

"Ya! Jaga bicaramu, Kim Joongwoon...! Hannie gak mungkin se—ya itulah!"

"Hehe, mian, hyung..."

"Haha... Tapi, selamat ya, Yesungie..." kata Leeteuk.

"Oke hyung! Kamsahamida..."

"Sudah ah! Aku mau balik ke kamar! Kalau tidak ikut aku akan menguncimu diluar...!" ancam Heechul masih marah.

"Hehe, hyung marah... Mian deh. Baiklah! Aku balik dulu yah Wookie Chagi... Nanti kutelepon~"

"Eh, tunggu hyung..."

"Ada ap—"

CUP~

".. Biar hyung ingat! Yasudah.. Hyung pergi sana..." kata Ryeowook.

Yesung hanya terdiam sambil senyum. Meski tadi Ryeowook menciumnya hanya di pipi, tapi dirasakannya ada cinta dan kelembutan di sana...

"Eh, Wookie-ah... Kenapa kamu bisa suka sama Yesungie? Padahal kau bilang dia pabbo?" tanya Leeteuksetelah Yesung pergi.

"Karena dia pabbo!" jawab Ryeowook girang. Leeteuk hanya mengangguk-ngangguk.

Sedang KangIn? Dia diam terus karena dikatai beruang gila...

TBC~


A/N: Yak! Selesai juga ini. Ohya, tadi yang otomen itu maksudnya girlish boy.. Heheh

Aku minta maap gara gara romancenya kurang dan di chapter sebelumnya saya salah tulis. Harusnya masih TBC... Hehehe...

Aku lagi keabisan inspirasi tapi buat ch.4 aku uda nemu tema yang sesuai... Hahaha

Oke last, thanks buat readers yang dah baca.

MIND TO REVIEW? =3