Noir Mademoiselle

A/N: Huloo!!

Lavi no tenshi disini! Saia udah di'oyak-oyak' sama Yuufie en ayayuki!

Oke, untuk cepet, ke story!

Oya, lagunya saia ambil dari lagu 'Honoo no Tobira' by FictionJunction YUUKA!

Disclaimer: Tengok aja chapter 1….


Chapter 2

Alla berjalan sendirian di lorong Black Order. Sambil menyanyi, pastinya.

Hujan turun tiba-tiba. Deras sekali, ditambah dengan petir dan angin diluar.

Sudah jelas Alla paling takut dengan hujan seperti ini. Dia berlari untuk mencari 'kakaknya'.

"Kakak Yuu.... Kakak dimana? Alla takut...." Teriaknya.

Dia heran karena 'kakaknya' tidak menjawab. Alla terus berlari sambil berteriak-teriak memanggil Kanda atau siapapun yang mungkin mendengarnya.

"Kakak Yuu!! Kakak Yuu!! Kakak Yuu dimana?? Kakak Yuu!!"

Alla nyaris saja menangis, saat seseorang menepuk bahunya.

"Ah, kakak Yuu?!"

"Kakak Yuu?"

Alla melotot dalam ketakutan. Dia tidak mengenal orang yang menepuk bahunya itu. Tapi entah mengapa, dia hapal dengan tanda di dahi orang itu.

"A.... aah...."

"Kamu pasti Crystalla."

"KAKAK YUU!!!"

Alla berlari keluar secepat yang dia bisa.


"Hei, Yuu-chan, mana Alla?"

"Sudah kubliang jangan panggil aku 'Yuu', usagi!" Ketus Kanda.

"Yeeh, gitu aja marah. Aku kan tanya, dimana Alla."

Kanda cuek.

"Hei Yuu-chan, aku serius, nih. Mana Alla? Biasanya dia kan bersamamu." Lavi mulai eneg karena dicuekin.

"Mana aku tahu. Kata Lenalee, tadi dia lagi jalan-jalan sendiri."

Lavi cuma manggut-manggut.

Tiba-tiba pintu digebrak dan muncullah Allen dengan nafas terengah-engah.

"Gawat! Hosh.... hosh.... Kanda, Lavi, gawat!" Serunya.

"Gawat apa, moyashi?"

Allen mengatur nafasnya lebih dahulu. "Itu.... si Alla.... Dia menyelimuti markas kita dengan lidah-lidah api! Dan sepertinya dia ketakutan begitu! Coba lihat keluar!"

Allen, Lavi, dan Kanda segera membuka jendela.

"Whoo!! Panas!!" Jerit Lavi.

"Ayo usagi, moyashi, kita ke bawah! Ke luar!"

Allen dan Lavi mengangguk.

"Itu!" Tunjuk Allen.

Alla, dia seakan dibuat melayang oleh seseorang. Dia menyanyikan sebuah lagu, dan lidah-lidah api menjilati Black Order.

" Kizutsuita yubi de akatsuki no DOOR wo hiraku yo

ashita wo kono te de erabitoru to kimeta kara

kaze yo ima tsuyoku kono mi ni matotta

homura wo sasaete....

Tobira no mukou e yasashii te wo furikazashite

namida wo ubau yo mouichido ai wo shinjiru tame ni

Chiisaku matataku are wa dare wo okuru

hikari sora ni saku hana wo kodomotachi wa yubisashite

kieta chihei eto kibou no tane wo sagashini tobitatsu....

Sugiyuku yuunagi kanashimi yo ima wa shizuka ni

watashi wo mimamotte itsuka mata furusatoe kaeru....

Sono hi made....

Nageki no daichi ni akai ame wa furisosogu

kaze no naku koe wa kurai honoo wo aotte....

Sore wa tooi.... yakusoku.... natsukashi koe...

Furueru mune no douka sasaete, my dear....

Honoo no tobira e yasashii te wo furi kazashite

ashita wo ubau yo mouichido ai wo shiritai

Kokoro kara ima hiraku unmei no sora....."

"ALLA!!" Seru Kanda sekencang mungkin. Berhasil, Alla sedikit menoleh. Tepatnya melirik ke bawah.

"Ka.... kak.... Yuu...."

Dan gadis itu pun terjun bebas.

"ALLAA!!"

Lavi menggunakan 'Shin' untuk menangkap tubuh Alla.

"Usagi! Dia tidak apa-apa?" Tanya Kanda dari bawah.

"Ya! Dia hanya pingsan!" Balas Lavi.

Lavi mengamati tato di belakang leher Alla. Tetapi saat Lavi hendak melihat lebih dekat, tato itu menghilang begitu saja.

"Lavi! Cepat bawa turun!" Seru Allen.

Lavi memendekkan palunya dan menyerahkan Alla pada Kanda.


"Bagaimana, Komui?"

"Hmm.... Gadis itu cuma pingsan karena kaget."

Kanda mengamati Alla di ranjang.

"Apa sebabnya, dia seperti ini?"

"Sudah kukatakan, dia hanya kaget. Tapi aku tak tahu apa yang menyebabkannya kaget." Jawab Komui.

Kanda dan Lavi terdiam.

"Hei Lavi, ada yang kau lihat pada Alla tadi?" Tanya Komui pada Lavi, yang seakan bisa menangkap kalau Lavi mengetahui sesuatu tadi.

"Mmm..... Tidak. Tidak ada."

Komui mengamati Lavi sebentar.

"Tidak ada?"

"Iya. Tidak ada."

"Hmm...."

Komui kembali memeriksa Alla.

"Lavi, sebenarnya kau mengetahui sesuatu, kan?" Tembak Kanda.

"Ya.... Akan kuceritakan nanti."


OKE! Chapu 2 udah hadir!!! Silakan direview!!

Tapi saia gak tau, lagunya pas apa enggak..... Soalnya Honoo no Tobira kan artinya pintu api.... Jadi saia kasihkan api saat Alla nyanyi itu....