Noir Mademoiselle

A/N: Yaa, Lavi no tenshi balik lagee!!!

Aslinya nih, saia harus di sekolah, tapi karena sesuatu, jadinya saia nge-apdet ini aja, biar gak bosen!

Oya, bales ripiw:

Memuro: Oy, my imouto!! Thanks udah diripiw!

Iya, makasih udah ditularin DGM.... Saia bertemu banyak cowok cakep deh, tuh!

Aion Laven Walker: Feeling chara nya kerasa? Ohohoho.... Saia memang paling bisa buatnya....

-ditimpuk bakiak-

Cululu lupa login: Sekeren itukah? Saia jadi malu.....

-tersipu-

Moy 'n Kouzuki: Wwwaahhh..... Ada lagi yang bilang keren! Makaci! -nari2 gaje-

Dan untuk semuanya, makasih udah ripiw! Dikasih review lagi, ya! Onegai.... Senpai-senpai!

Disclaimer: Tengok aja chapter 1.....

Lagu saia ambil dari Tanaka Rie "Shizukana Yoru Ni" dan T.M. Revolution "Crosswise".


Chapter 2

"Mmhh...."

"Alla, sudah sadar?"

Alla mencoba memperjelas pandangannya. "Ka.... kak.... Yuu...."

Kanda mencoba untuk tersenyum. "Iya, ini aku."

Alla tersenyum. "Alla.... kenapa?"

"Um, ano.... Alla tadi pingsan. Tapi nggak apa-apa kok, Alla kecapekan, ya?"

Alla hanya mengangguk pelan saja, meski dia tidak mengerti.

"Sudah dulu, ya. Aku ada perlu sama Lavi. Nanti juga balik ke sini, kok. Daah."

Kanda meninggalkan Alla di ruang rawat.


"Hei, usagi, apa yang mau kau beritahu tadi?"

"Oh, Yuu-chan!" Lavi agak kaget. "Ano.... Tadi aku lihat sesuatu di belakang leher Alla."

"Oya? Apa itu?" Kanda penasaran.

"Sepertinya sih, itu sebuah tato. Tapi begitu aku akan melihat lebih jelas, tiba-tiba tato itu hilang sendiri."

"Ooh.... begitu." Kanda memalingkan wajah. Dan Lavi merasa itu sebuah petunjuk.

"Eh, eh, Yuu-chan, kita bawakan makanan untuk Alla yuk! Dia pasti lapar." Ajak Lavi, sekalian mengalihkan pembicaraan. Kanda hanya mengangguk saja dan mengikuti Lavi ke kantin.

Saat mereka tiba di kantin, suasana ramai sekali.

"Eh, eh, eh, Allen! Ada apaan, nih?" Tanya Lavi pada Allen yang kebetulan berdiri di sebelahnya.

"Oh, ini untuk sedikit pesta kecil-kecilan, kata Komui. Dia agak bete sama keadaan markas yang gitu-gitu aja, jadinya dia mau bikin pesta." Jelas Allen. Lavi hanya mengangguk-angguk.

"Kakak Yuu.... Alla boleh ikut, kan?"

Kanda menoleh. "Alla! Kamu kan belum kuat berjalan? Kenapa memaksakan diri?"

"Soalnya.... Kata Komui, Alla boleh ikut pesta ini. Biar lebih meriah, katanya." Jawab Alla dengan senyum polosnya.

Kanda tidak bisa melarang.


"Oke, penampilan pertama, dari Lenalee-chan!" Seru Komui sebagai MC-nya. Semua staf dan Exorcist di Black Order bertepuk tangan.

Lenalee menampilkan tarian dari daerah asalnya, China. Itu satu-satunya tarian yang dia hapal.

Setelah Lenalee selesai menari, Komui memanggil Alla.

"Alla-chan, berusahalah." Komui menyemangati Alla yang kelihatan gugup.

"I.... iya, Komui-san. Alla akan berusaha."

Alla naik ke atas panggung. Tangannya menggenggam erat coat yang dipakainya.

Dia melihat Kanda tersenyum, dan keberaniannya langsung bangkit.

"E, ehem.... Kali ini, Alla akan menyanyikan sebuah lagu...."

Alla menantap pada Krory yang memainkan piano (yah, ceritanya dia bisa main piano-lah), dan Krory mengangguk.

"Shizukana kono yoru ni anata wo matteru no,

ano toki wasureta hohoemi wo tori ni kitte.

Are kara sukoshi dake jikan ga sugite

omoide ga yasashiku natta ne....

Hoshi no furu basho de anata ga waratte irukoto wo itsumo negatteta

ima tookute mo mata aeru yo ne....

Itsu kara hohoemi wa konna ni hakanakute

hitotsu no machigaide kowarete shimau kara

Taisetsuna mono dake wo hikari ni kaete

tooi sora koete yuku tsuyosade

Hoshi no furu basho e omoi wo anata ni todoketai itsumo

soba ni iru sono tsumetasa wo dakishimeru kara

Ima tookutemo.... Kitto aerune....

Shizukana yoru ni....

Shizukana yoru ni...."

Semuanya bertepuk tangan sangat meriah. Terutama bagi empat Exorcist itu, lagu yang dinyanyikan Alla mengingatkan mereka pada momen-momen terindah yang pernah mereka punya.

"Terimakasih, sudah mendengarkan...."

Alla turun dari panggung. Setelah dia turun, Kanda naik ke atas panggung.

"He? Kanda? Kau mau menampilkan apa?" Tanya Komui.

"Aku mau menyanyi. Apa itu jadi masalah?" Tanya Kanda. Komui menggeleng.

"Tentu tidak. Siapapun bebas mengisi acara. Silakan."

Kanda melirik pada band di belakangnya, mengisyaratkan untuk segera main.

"Sakaseta akai toiki wo sakazuki ni

sosogi nomi hosu sono saki mo hana ni you

Dare mo ni yaki tsuku yume no shikabane wa

nido to sagaru tsumori no nai netsu no you

Kari tatete jire aeba itami mo nai

asu dake ga kono yume wo sawagaseru

Omoi ga shun wo kake nukete guren no hi wo egaku

togi sumasareta inochi dake sono me ni hisomasete

toki no tsuyu ni kieru."

Kanda memainkan mic di hadapannya, dan dia juga melepas ikat rambutnya. Semua pun terpana dengan pemandangan itu.

Lagu masih berlanjut.

"Hibana wo chirasu kodou no shirogane wa

kawari tsudukeru mabayasa ni same yarazu

Nigeru nomo somuku nomo iya da toiu

jouzetsu ga kikikan ni sumasarete

Kodoku ga ai ga ten wo sashi soukyuu no kaze sasou

Kanjite misete setogiwa no tamashii no zawameki wo."

Kanda kelihatan sangat tampan sekali saat itu. Lenalee sampai tak bisa berkedip. Alla pun demikian.

Dia memainkan mic dengan liar, dan dia pun menjadi wild saat itu juga.

"Wah.... Kakak Yuu.... keren deh...." Gumam Alla.

Masih dengan imej seperti itu, Kanda membuka dua buah kancing kemeja yang dipakainya, membuatnya semakin kelihatan liar.

"Omoi ga shun wo kake nukete guren no hi wo egaku

Togi sumasareta inochi dake sono me ni hisomasete

Kodoku ga ai ga ten wo sashi soukyuu no kaze sasou

Kanjite misete setogiwa no tamashii no zawameki wo

Toki no tsuyu ni kieru."

Karena di ending lagu cukup nge-beat melodinya, Kanda meliukkan tubuhnya sesuai melodi lagu tersebut. Liukan tubuhnya cukup liar juga karena beat lagunya cukup keras. Setelah itu, dia selesai bernyanyi.

Yang tepuk tangan paling keras adalah Alla dan Lenalee. Wajar gitu, kan jarang bisa lihat Kanda kayak gitu....

-dibacok Mugen-


Uwokey!! Chapter gaje dari saia! Sebenernya mau lebih serius, tapi ahh.... Pengen nge-gaje-in satuchapter sekali-sekali....

Okay! Review, ne! ONEGAI!!!

Di chapter berikutnya, Allen ama Lavi yang tampil! Kira-kira, mereka nampilin apa, yah?

Stay tune!