HATE TO HEART U

Author : rainy hearT

Cast :

- Cho Kyuhyun

- Lee Sungmin

- Henry Lau

- Other SUJU member

Pairing : ||KYUMIN || slight HenMin || Other Pairs

Genre : Romance, Drama, Sad

Rating : M

Length : Series

Disclaimer : All cast punya diri mereka sendiri dan Tuhan. #Sungmin akan selalu dan selalu punya saya#plakkk#

Warning : Please be patient|| BL/Boys Love/YAOI || EYD tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia || typos || GS for Umma ||

Sumarry : || I am sorry but i have been waiting for this moment, I have been waiting forever. That your long-time love would end. Forget about him and wash him off from your mind. He's not meant to be with you. So baby won't you come to me...||

.

BE PATIENT WITH ME

.

NO COPAS ! NO BASH ! NO FLAME !

DON'T LIKE JUST DON'T READ

.

.

HAPPY READING

.

ooOoo HATE TO HEART U ooOoo

.

Chapter 9

.

.

KyuMin Side

.

.

Matahari pagi mengusik ketenangan Sungmin yang masih terikat oleh kuatnya lengan Kyuhyun yang melingkar di pinggangnya. Sungmin membuka matanya dan perlahan tangannya terulur menyentuh wajah damai Kyuhyun yang masih tertidur. "Mata yang indah, Kyu. Kau sangat tampan."

Sungmin bergerak sedikit dan mencium kedua kelopak mata Kyuhyun yang masih tertutup rapat. Ibu jari Sungmin mengusap pelan pipi Kyuhyun yang sudah terlihat sedikit chubby sekarang. Telunjuk Sungmin menyentuh pelan hidung Kyuhyun dan terus memainkan jemarinya di hidung Kyuhyun. Sungmin mengetuk-ngetukkan jemarinya di hidung Kyuhyun. Tersenyum kecil dan menggesekkan hidungnya sendiri pada hidung Kyuhyun. "Kyuhyun-ah, saranghae."

Sungmin berbisik lirih didepan Kyuhyun. Kini tatapan Sungmin tertuju lurus pada bibir merah tebal yang seakan menggoda Sungmin untuk segera merasakan betapa manis dan nikmatnya bibir itu. Sungmin mengusap bibir Kyuhyun dengan telunjuknya.

"Neoumu Saranghaeyo..."

Sungmin berkata lirih dan perlahan menghapus jarak antara mereka berdua. Mencium lembut bibir Kyuhyun. Hanya menempelkannya, tanpa ada niatan untuk memperdalam ciuman itu. Namun sepertinya kegiatan Sungmin sudah membangunkan evil yang sedari tadi tertidur pulas.

Seketika seluruh tubuh Sungmin menegang saat merasakan lengan Kyuhyun semakin kuat menjerat pinggangnya. Sungmin menatap tak percaya pada Kyuhyun. Mata Kyuhyun masih tertutup tapi tubuh Kyuhyun seakan menuntun dan terus berusaha menjerat Sungmin dalam pelukannya. Tangan Kyuhyun yang lain sudah menahan dan menekan tengkuk Sungmin.

"Eummhhhh... Emmmhhh..."

Sungmin melenguh cukup keras saat Kyuhyun mulai mendominasi ciuman mereka. Dengan mata yang masih terpejam, Kyuhyun menggigit dan menyusupkan lidahnya kedalam mulut Sungmin. Menghisap dan sesekali berperang lidah dengan Sungmin.

Sungmin tahu benar jika ia tak akan pernah menang melawan ciuman memaksa dan menuntut Kyuhyun. Sungmin hanya bisa mengikuti dan menuruti ciuman Kyuhyun. Kyuhyun menyudahi ciumannya dan tersenyum lembut pada Sungmin.

"Nice morning kiss."

Wajah Sungmin seketika memerah dan menunduk malu. Kyuhyun mengangkat dagu Sungmin dan menatap lembut wajah Sungmin. Kyuhyun menatap lekat pada pata foxy Sungmin dan mengecup kelopak mata kanan dan kirinya.

"Kau sangat cantik, dan semakin cantik saat bangun tidur."

Perlahan Kyuhyun kembali menghilangkan jarak antara mereka. Menutup matanya dan mencium bibir Sungmin. Sedikit ganas dan penuh nafsu. Menghisap dan menggigit pelan bibir bawah Sungmin. Menyusupkan lidahnya dan kembali merasakan hangatnya mulut Sungmin.

Perlahan, Kyuhyun memutar posisinya dan kini Sungmin berada di atasnya. Tubuh mereka yang masih naked seakan memudahkan semua pekerjaan Kyuhyun.

Kyuhyun menekan kuat tengkuk Sungmin. Terus mencoba mendominasi ciumannya, menyusupkan menautkan lidah mereka. Junior Kyuhyun dan Sungmin sudah kembali menegang dan saling bergesekan di antara mereka. "Emhhh... Ahhhh... Emmmmhhh..."

Sungmin melenguh pelan diantara ciumannya saat merasakan jemari Kyuhyun meremas kuat bokongnya dan menggerakkan tubuhnya maju mundur dengan pelan hingga junior mereka saling bergesekan.

"Eummmmhhhh Ahhhh...Kyuhhh..."

Akhirnya Sungmin menyudahi ciuman mereka, tak kuasa lagi menahan desahannya di balik ciuman Kyuhyun. Sementara Kyuyhun malah semakin bersemangat menggerakkan tubuh Sungmin, menggesekkan junior mereka.

"Ahhh... Kyuhhhh... Ahh..."

"Kita akan mulai lagi Min..."

Sungmin mengangguk pelan dan Kyuhyun memutar posisi mereka hingga akhirnya sekarang Sungmin berada di bawah Kyuhyun.

Dengan ganas Kyuhyun kembali menyambar bibir Sungmin dan menyusupkan lidahnya. Sedangkan tangan Kyuhyun yang sudah sangat terlatih sudah mulai menekan dan mencubit kecil nipple Sungmin. "Awwwwhhh ... Ahhh..."

Sungmin menjerit lirih diantara ciuman mereka. Tangannya menekan kuat tengkuk Kyuhyun dan meremas rambut coklatnya. Ciuman Kyuhyun semakin ganas dan menuntut. Hingga akhirnya, karena merasa nafasnya sudah sesak, Sungmin melepas paksa ciuman Kyuhyun dan langsung menengadah, menjenjangkan lehernya.

Dan Kyuhyun mulai menjilat dan menggigit kecil kulit leher Sungmin. Jemarinya sudah tak memainkan nipple Sungmin, tapi merangkak turun dan mulai mengocok dan memijat pelan junior Sungmin. Kyuhyun menurunkan jilatannya dan berhenti pada nipple pink kecoklatan Sungmin yang seakan menantangnya untuk menghisapnya.

"Pelan Kyuhhh... Ahhhh... Kyuh..."

Sedikit merintih kesakitan saat Kyuhyun menggigit kecil nipplenya. Tubuh Sungmin terus menggelinjang hebat menahan sensasi yang terus menggelitik perutnya. Jilatan Kyuhyun turun ke perut Sungmin. Memainkan lidahnya di lubang pusar Sungmin dan menggigit kecil kulit perutnya.

"Geli Kyuhhhh... ahsss..."

Kyuhyun meninggalkan perut Sungmin dan menjilat kebawah dan semakin kebawah kemudian menggantikan tangannya yang sedari tadi mengocok junior Sungmin.

"Ahhhh... Kyuhhhh..."

Sungmin menjerit keras dan meremas kuat sepreinya dan melengkungkan punggungnya.

"Ohhh Kyuhhh... Ahhhh... ini sangat ahhh..."

Mendengar lenguhan Sungmin, Kyuhyun semakin bersemangat melakukan pekerjaannya. Ia mengulum dan menghisap kuat junior Sungmin. Mengocok pelan pangkal juniornya dengan kedua tangannya. Ia menusuk-nusuk lubang di ujung junior Sungmin. Melilitkan lidahnya dan semakin bersemangat untuk menghisap cepat junior yang sudah semakin menegang itu. Kyuhyun menyeringai dalam hati dan dengan gerakan cepat, ia melebarkan paha Sungmin dan ...

"Ahhh... Kyuhhhh...!"

Sungmin berteriak keras saat Kyuhyun memasukkan juniornya dengan kasar, menyentak dan menusuk holenya. Mulut Kyuhyun sudah tak memanjakan junior Sungmin. Ia kini menggigit kecil tulang rahang dan leher Sungmin. Sedangkan tangannya yang bebas, secepat kilat mengocok kembali junior Sungmin.

"Ouhhh Kyuhhh... Cepat... Lebih cepat... Ahhhh..."

"Kau selaluhhh nikmath Minghhhh... Ahhh..."

Kyuhyun terus menusuk sweet spot Sungmin. Seakan tak merasa lelah sekalipun, ia terus menusuk dan menghisap kuat leher Sungmin. Tangan Sungmin meremas gemas punggung Kyuhyun. Sesekali mencengkeramnya kuat.

"Kyuhhh... Aku hampir sampai... Ouhhh... Cepat Kyuhhh... Deeper..."

"Ahni, baby..." Kyuhyun yang seakan menyadari Sungmin sebentar lagi akan cum, ia menutup lubang diujung junior sungmin dengan jempolnya. Dan terus menggenjot cepat hole Sungmin.

"Kyuhhhh jangan menyiksakuhhh... Ouhhh..."

"Datanglah bersamaku Minhhh... Ohhh... Ssshhh... Ahhh... Minghhh..."

Kyuhyun menggenjot cepat dan dalam pada hole Sungmin dan...

"Ouhhhh... Minghhh ahhhh..."

"Kyuhhh... Uhhhhh..."

Hole Sungmin terasa hangat dan penuh dengan sperma Kyuhyun. Sperma Sungmin menyebar dan menempel diperutnya dan Kyuhyun.

Kyuhyun sedikit mengangkat tubuhnya dan mengeluarkan juniornya. "Ahhhsss...ahhh..." Sungmin melenguh pelan, sedikit menahan rasa yang seakan menggodanya lagi. Kyuhyun tersenyum dan membaringkan tubuhnya disisi Sungmin.

Mereka mengatur nafasnya dan saling menatap. "Kau tahu Min, aku benar-benar tak bisa jika kehilanganmu."

Sungmin hanya mengangguk dan tersenyum. Kyuhyun kembali mencium kening Sungmin dan mengusap pipi chubbynya. "Sebaiknya kita tidur lagi, aku rasa kau masih lelah."

"Nde..." Kyuhyun mengeratkan pelukannya pada tubuh Sungmin. Memejamkan matanya, dan mencoba untuk kembali tidur.

.

.

Kantor Siwon

.

Prakkk...

.

Siwon melempar kasar foto hasil bidikan mata-matanya. Ia menatap tajam pada dua namja yang masih berdiri dengan tegas didepannya. "Kalian yakin, mereka masih disana ?"

"Tentu saja sajangnim. Dan aku rasa kau tahu apa yang mungkin mereka lakukan disana."

Siwon menggeram marah. "Keluarlah dan terus mata-matai mereka."

Kedua orang itu keluar dari ruangan Siwon.

"Beraninya kau mempermainkanku Lee..." Siwon menggumam lirih.

.

Tokk... Tokk...

.

"Nde Hyun Ji."

"Kangin sajangnim menunggu diluar untuk bertemu dengan anda."

"Biarkan dia masuk."

Siwon tersenyum aneh dan menatap kembali semua foto yang menunjukkan kedekatan dua namja di satu tempat wisata yang sudah bisa dipastikan kedua namja itu adalah Sungmin dan Kyuhyun.

Siwon menatap pintu masuk dan ia semakin tersenyum aneh melihat Kangin memasuki ruangannya. "Duduklah."

"Nde."

Tak lama, Hyun Ji masuk dan membawa tiga cangkir cappucino. "Kenapa tiga cangkir Hyun Ji ?"

"Mianhe sajangnim, tapi diluar juga ada Tuan Hankyung dan aku hanya menebak saja, jika kau mungkin akan..."

"Nde Hyun Ji, biarkan dia masuk."

Hyun Ji segera menghilang dari pandangan Siwon. Siwon berjalan pelan mengambil foto di atas meja dan meletakkan dengan hati-hati didepan Kangin. "Lihatlah sendiri."

Kangin menatap kaget lembar demi lembar foto itu. "What the..."

"Selamat datang Cho..." Siwon menyambut Hankyung dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Hankyung. Sedikit menunggu lama karena Hankyung menatap sengit padanya, hingga akhirnya namja itu mau menyambut uluran tangannya.

"Bersyukurlah, aku mengajakmu berjabat tangan, karena seharusnya..."Siwon melepaskan jabatan tangan mereka dan kembali tersenyum aneh pada Hankyung. "Aku memukul wajahmu yang sangat memuakkan itu."

Hankyung hanya diam, membenarkan kacamatanya. Ia mengikuti Siwon dan duduk bersama dengan Kangin. Kangin yang masih shock dan kesal melihat semua foto itu menatap Hankyung penuh kebencian. Ia melempar kasar foto itu didepan Hankyung.

"Apa belum cukup kau menghancurkan bisnisku dan sekarang kau mau mengambil putraku juga ?"

Kangin menatap penuh kebencian pada Hankyung. "Lihatlah baik-baik. Kau dan putramu itu benar-benar pembuat masalah."

"Tenang saja Kangin-ah. Biarkan Tuan Cho menikmati pemandangan di foto itu." Siwon menepuk bahu Hankyung, membuat namja itu menoleh padanya. "Kau bisa melihat seberapa kemarahan Kangin bukan ? Maka bayangkanlah betapa marahnya aku melihat calon menantuku sendiri terus kau usik."

Hankyung hanya diam dan kembali menatap lembaran foto itu. Sama sekali tak berniat menjawab kemarahan dan ungkapan aneh dari Kangin dan Siwon. Hankyung meletakkan foto itu dan melepaskan kacamatanya. Mengurut keningnya, berusaha mengurangi rasa stress yang semakin menekan pemikirannya.

"Jika kau menjadi aku, bagaimana sikapmu ?" Siwon menatap lekat pada Hankyung dan menyodorkan gelas cappucino itu padanya. "Minumlah, dan pikirkan baik-baik."

Meski kesal, tapi Hankyung menerima cangkir itu dan meminumnya sedikit. Ia benar-benar kalut dan stress, bosan dengan semua masalah ini. Ia meletakkan cangkirnya dan menatap Kangin yang masih setia menatap sengit padanya.

"Tadinya aku memang berniat untuk menemuimu Kangin-ssi. Suatu kebetulan karena bisa bertemu juga denganmu disini."

Kangin tersenyum meremehkan, "Heh... Kau sungguh keterlaluan Cho."

"Maka dari itu aku meminta maaf atas semua sikapku." Hankyung berdiri dan berjalan mendekat ke jendela kantor Siwon. Menatap pemandangan Seoul yang begitu ramai dan bising di luar. "Hidup terlalu kejam dan banyak menuntut."

Kangin menggeleng pelan, "Dan kau hampir membunuhku dengan semua keegoisanmu. Atau memang kau tak terima jika aku lebih berhasil darimu ?" Kangin berjalan mendekati Hankyung, meningalkan Siwon yang menatap datar pada kedua orang itu.

"Aku tahu semua yang kulakukan dulu adalah satu kesalahan."

"Sangat mudah mengatakannya Cho, tapi sangat sulit untuk merasakannya. Apa pernah kau membayangkan berada di posisiku ?"

.

.

At Sungmin House

.

"Umma..."

"Sungmin, Chagi kau sudah pulang ?" Teukkie keluar dari dapur hendak menyambut Sungmin dan langkahnya terhenti, langsung diam ketika menatap namja yang dibawa Sungmin. "Kyuhyun ?"

"Annyeong ahjumma."

Teukki hanya mengangguk pelan. "Ehm, ayo ke dapur. Umma sudah memasak makan siang untuk kalian."

Mereka semua berjalan menuju ruang makan disisi dapur. Duduk dengan tenang dan memulai makan siang mereka hingga satu teriakan keras menghentikan kegiatan mereka.

"Aku pulang !"

"Appa..."

Kangin masuk kedalam rumah dan segera menuju dapur. "Baunya enak chagi. Aku lap... ar..."

Kangin menghentikan kata-katanya dan menatap tajam pada namja yang sangat dibencinya itu. "Anak bodoh. Jeongmall pabonikka." Kangin berjalan cepat menuju Kyuhyun. Mungkin akan memukul Kyuhyun yang entah untuk keberapa kalinya, namun aksinya terhenti oleh lengan yang tiba-tiba saja melingkar di pinggangnya dan menahan langkah Kangin. "Lepaskan yeobo."

Teukki yang memeluk Kangin dari belakang, menggelengkan kepalanya dan mengecup pelan tengkuk Kangin. "Learn to control your temper, please."

"Tapi..."

"Duduk dan makanlah dulu. Kita bisa membicarakannya baik-baik."

Dan Kangin tau, ia harus mengalah dan mengikuti perkataan Teukki.

.

.

Kini mereka berempat sudah ada di ruang tamu. Saling diam dan hanya ada tatapan mata yang saling membunuh antara dua namja yang terus saja memasang wajah angkuhnya. "Ternyata kau sangat keras kepala."

"Kau dan aku sama saja, ahjussi." Kyuhyun menyunggingkan evil smirk andalannya. Tangannya menggenggam erat tangan Sungmin.

"Aku sudah bertemu dengan Appamu. Dan perlu kau tahu, aku tahu apa yang kau lakukan." Kangin menoleh pada Teukki, "Dan kau, sebaiknya kau tidak menyembunyikannya dariku lagi yeobo. Jangan mencoba memancing kemarahanku."

"Mianhe." Teukki bergumam lirih dan meraih pipi Kangin. Menatapnya lembut dan mengusap bahu namja itu. "Aku hanya ingin kau mengakhiri semua ini."

Kangin menatap pada Sungmin dan Kyuhyun. Meski ia membenci untuk mengakuinya, sangat jelas terlihat di matanya betapa putra kesayangannya itu mencintai namja yang sangat ia benci. "Aku sudah bertemu dengan Hankyung."

"Lalu..."

"Entahlah, yang jelas dia meminta maaf atas semuanya. Dan juga dia meminta Sungmin untuk anak bodoh ini."

Kangin menyandarkan punggungnya di sofa nyamannya. Teukki berusaha menenangkan Kangin. Ia tahu benar suaminya itu sedikit stress dengan adanya masalah ini.

"Jadi, apa jawaban Appa ?" Sungmin memberanikan diri untuk bertanya pada Kangin. Ia menggenggam kuat tangan Kyuhyun untuk mengurangi ketakutannya sekarang.

"Menurutmu aku harus bagaimana ?"

"Molla."

"Meski aku ingin kau menikah dengan putra Siwon, tapi jika kau tak menginginkannya kau pasti akan selalu menghindar dari pernikahan itu."

"Jadi, apa jawabanmu ahjussi ?"

Kangin menatap Kyuhyun. Ia beranjak dari duduknya dan hendak pergi meninggalkan ruangan itu, "Aku hanya mengatakan padanya, jika aku menyerahkan semuanya pada Henry dan Sungmin. Berdo'alah jika Henry akan membatalkan permintaannya."

Dan Kangin langsung pergi, Teukki mengikuti Kangin meninggalkan dua namja yang saling menatap penuh arti. "Haruskah aku membicarakan ini dengan Henry ?"

Kyuhyun mengusap rambut Sungmin dan mencium keningnya. "Kita akan membicarakannya bersama dengan Henry. Sebaiknya besok kita mulai sekolah. Aku tak mau kau tertinggal banyak pelajaran karena aku."

Sungmin berfikir, ia diam dan menunduk. Ada rasa kehilangan di hatinya jika ia benar-benar harus berpisah dengan Kyuhyun. "Ayo ikut aku Kyu."

"Oddiega ?"

Sungmin tak menjawab, tapi langsung menyeret Kyuhyun menuju kamarnya. Duduk diatas kasur Sungmin dan saling berhadapan. "Kyu, aku ingin bertanya satu hal padamu."

"Mwoya ?"

"Bisakah kita terus bersama. Ehmm, maksudku begini. Kau tahu kan aku tak sekolah selama dua tahun lebih ?" Kyuhyun hanya mengangguk, "Dan kau pasti tahu aku tak pintar, bahkan kau lebih pintar dariku."

Kyuhyun yang gemas melihat wajah Sungmin mencubit pipi chubby itu dan menciumnya sekilas. "Nde, wae chagi ?"

"Bisakah kau mengajariku ?"

Kyuhyun terlihat berfikir. "Hanya itu ?" Sungmin mengangguk pelan dan menggigit bibir bawahnya seakan menggoda Kyuhyun. "Jangan menggodaku Minimi."

"Mwo ?" Sungmin membulatkan matanya dan sedikit mengerucutkan bibirnya. Kyuhyun yang sudah tak tahan melihatnya mencium kecil bibir Sungmin yang masih sangat merah. "Arra, kita akan belajar bersama. Sekarang sebaiknya kau istirahat dulu dan aku akan pulang ke rumah, besok pagi aku akan menjemputmu."

Sungmin mengangguk kecil. Sesungguhnya dalam hatinya masih tak rela jika Kyuhyun pulang sekarang. Kyuhyun mencium kembali kening Sungmin dan mengusap pipinya. "Aku pulang dulu, saranghae..."

"Emmm, nado saranghaeyo."

Sungmin ikut berdiri saat Kyuhyun beranjak dari kasurnya dan ketika Kyuhyun berbalik, Sungmin memeluknya dari belakang. "Kyu, aku akan selalu mengingatmu."

"Nde chagi, aku tahu itu." Kyuhyun memutar tubuhnya dan kembali mencium bibir Sungmin. Menyusupkan lidahnya dan memeluk erat pinggang Sungmin. Melakukan ciuman yang basah dengan saliva dan juga panas dengan gerakan erotis tubuh mereka.

Kyuhyun mengusap punggung Sungmin dan tubuh mereka saling bergesekan. Bergerak tak jelas, melampiaskan hasrat yang semakin memanas didalam tubuh mereka.

Namun Sungmin tersadar dan menghentikan kegiatan mereka. "Nanti appa tahu dan bisa memukulimu."

Kyuhyun tersenyum kecil dan mencium leher Sungmin sekilas. "Arra, aku pulang dulu. Pay...pay..."

.

.

Keesokan harinya

.

.

Kini Kyuhyun sudah duduk di meja makan dan menanti Sungmin. Meski terasa canggung dan aneh, tapi ia berusaha untuk bersikap biasa dan memberanikan dirinya berhadapan dengan Kangin.

"Pagi sekali kau ?"

"Nde ahjussi, kami harus berangkat pagi dan belajar dulu di perpustakaan."

"Apa maksudmu ?"

"Minimi, dia memintaku mengajarinya. Kurasa dia cukup kesulitan menyesuaikan dirinya."

"Ah, Kyuhyunie kau sudah datang." Sungmin berlari cepat turun dari kamarnya dan alhasil...

.

Gubrakk...

.

"Awhhh... appo..."

"Hahahaha... hahahha..." Kyuhyun tertawa renyah dan langsung menghampiri Sungmin. Membantunya berdiri dan merapikan seragamnya. "Mana yang sakit chagi ?"

Sungin mengerucutkan bibirnya dan mengusap lututnya dan juga sikunya yang terasa bedenyut-denyut dan sakit. Kyuhyun mengusap lutut dan siku Sungmin, kemudian menciumnya, serta memberikan morning kiss di dahi Sungmin.

Ia melakukannya tanpa mempedulikan tatapan aneh dari Kangin dan Teukkie. "Yeobo, lihatlah mereka. Haishhh... aku jadi ingat waktu kita masih pacaran dulu." Teukkie tersenyum dan duduk disisi Kangin.

.

.

At School

.

.

Pelajaran regular baru saja selesai. Kini Kyuhyun dan Sungmin sudah duduk bersama di taman sekolah. Membuka buku dan memulai belajar bersama. Kyuhyun menjelaskan semua pelajaran dan poin-poin penting yang mungkin Sungmin belum paham sama sekali.

"Nah, kau harus menggunakan rumus persamaan ini untuk menyelesaikan soal ini. Lihat, akan aku berikan satu contoh."

Kyuhyun mengambil penanya dan mulai mengerjakan soal persamaan logaritma yang benar-benar tak bisa dimengerti oleh Sungmin. Ia begitu serius menjelaskan setiap detailnya dengan pelan dan sesekali kesusahan sendiri saat hitungannya tidak tepat.

"Nah, selesai. Lihatlah pekerjaanku." Kyuhyun menyodorkan bukunya pada Sungmin, tapi sepertinya Sungmin terlalu sibuk dan tak menyadari Kyuhyun yang sudah menghentikan kegiatan mengajarnya.

"Hei, kau dreaming ya ?"

Sungmin tetap tak menjawab. Matanya masih menatap pada Kyuhyun menatap datar dengan senyuman yang tersungging dibibir merahnya.

"Jadi, sedari tadi kau tak mendengarkan aku ?"

Sungmin menggeleng pelan dan terus tersenyum.

"Jadi kau mengerti tidak ?"

Sungmin kembali menggeleng.

"Lalu aku harus bagaimana sekarang ? Kau tetap saja tak mengerti soal mudah ini."

Dan Sungmin kembali menggeleng untuk kesekian kalinya.

"Kau lelah dan mau berhenti ?" Sungmin menggeleng lagi. Untuk kali ini Kyuhyun sudah benar-benar gemas dengan aegyo Sungmin yang menopang dagunya dengan kedua telapak tangannya dan menatap lurus pada Kyuhyun. Tak terganggu dan tak bergeming sedikitpun.

Akhirnya Kyuhyun kehilangan kesabarannya dan...

.

Chu~

.

Ia mencium bibir Sungmin dan langsung melumatnya. Membuat namja aegyo itu sedikit tersentak dan kaget. "Kyuhyunie..." Sungmin mendorong dada Kyuhyun agar menjauh dan sedikit tersipu saat menyadari ia baru saja berkhayal dan terus menatap Kyuhyun.

"Itu hukuman untukmu karena kau tak mendengarkan penjelasanku."

"Minahe."

Kyuhyun hanya tersenyum sekilas dan mengacak rambut Sungmin. "Aku tahu kau sangat terpesona melihat ketampananku, tapi kumohon sedikit seriuslah kali ini."

"Hei," Sungmin membulatkan matanya dan tersenyum mengejek pada Kyuhyun. "Ish, narsis sekali."

"Tapi itu kenyataannya."

Sungmin tak mengindahkan perkataan Kyuhyun selanjutnya. Ia mengobrak-abrik tasnya dan mengeluarkan coklat batangan yang jukup panjang. Ia membukanya dan menawari Kyuhyun. "Kau mau ?" Sungmin bersiap memotongnya.

Namun jari tangan Kyuhyun menghentikannya dan ia mengambil coklatnya. Menggiginya hingga coklat itu patah dan langsung menarik leher Sungmin. Kyuhyun mendekati bibir Sungmin seakan memintanya untuk membuka mulutnya.

Dan entah untuk keberapa kalinya ciuman itu terjadi dengan sangat manis hari ini. Saling berbagi potongan coklat yang manis dan saling menautkan dan melilitkan lidah. Ciuman yang sangat panjang dan sedikit panas.

Saliva Sungmin sedikit keluar dan mengalir melalui ujung bibirnya. Menyadari itu Kyuhyun menyudahi ciumannya dan membersihkan saliva Sungmin. Menjilat saliva yang sudah turun dileher Sungmin.

"Uhhh Kyuhhhh..."

Jangan lupa jika Kyuhyun adalah evil pervert yang tak bisa membiarkan satu kesempatan hilang. Ia tak hanya menjilat saliva itu, tapi juga menggigit kecil kulit lehernya.

"Eunnnngghhhh, Henti... ahhhh Kyuhhh..."

Kyuhyun terus menjilat dan semakin naik membersihkan sisa saliva disekitar bibir dan pipi Sungmin. "Neoumu yepeosseo."

"Ish, pevert." Sungmi memukul pelan dada Kyuhyun dan dengan cepat memotong coklatnya dan memakannya. Tak menawari Kyuhyun lagi. "Kenapa kau makan sendiri ?" Kyuhyun tahu Sungmin sedang malu dan berusaha menahan dirinya sekarang. "Ahni. Ini potong saja sendiri." Sungmin menyodorkan coklatnya.

Baru saja Kyuhyun hendak menggigitnya, Sungmin sudah menarik coklat itu, "Makan saja dan jangan menciumku. Ini masih disekolah Kyu, dan aku malu."

Kyuhyun hanya tersenyum kecil dan mulai menggigit coklat itu. "Hari ini hangat ya Kyu ?"

"Nde Minimi..."

.

.

Henry x Zhoumi side

.

.

"Mwo ?"

Henry sedikit berteriak saat menyadari tubuh mungilnya tengah berada dalam rengkuhan lengan Zhoumi. "Kya Gege, lepaskan aku." Henry mencoba mendorong adada Zhoumi dan melepaskan pelukannya. Ia terus menggeliat tapi sama sekali tak membuahkan hasil.

Yang ada malah Zhoumi semakin mengeratkan pelukannya pada Henry. Akhirnya namja itu menyerah dan menikmati hangatnya pelukan Zhoumi pagi itu. "Hemmm, hangat..."

Henry tersenyum kecil dan mulai memperhatikan wajah Zhoumi."Lumayan, jika tanpa kacamata bodohmu itu, gege." Henry terus menatap dan memperhatikan wajah Zhoumi.

.

Syurrrr

.

Ada perasaan hangat yang tiba-tiba saja datang menyusup kedalam hatinya. 'Apa ini ?' Henry hanya bisa membatin dan perlahan mulai menjelajah wajah Zhoumi dengan jari telunjuknya. Memutari bagian dari wajah Zhoumi yang berwarna merah dan tebal, yang terlihat sangat menarik dimata Henry.

"Aku bahkan tak bisa mencium bibir Sungmin Hyung. Bagaimana rasanya mencium bibir orang yang kau sayangi ?" Henry menggumam lirih. Dan ia sedikit mengangkat kepalanya dan...

.

Chu ~

.

Ia mencium bibir Zhoumi. Hanya menempelkannya saja dan dengan cepat menyudahi ciumannya. Menarik selimut dan menutupi wajahnya dengan selimut hangatnya.

"Bodoh, apa yang baru saja kau lakukan ? Mencium gurumu sendiri ? Kau gila Henry."

Henry terus merutuki kebodohannya. Dan perlahan ia menurunkan selimut dan kembali menatap wajah tenang Zhoumi yang tak terganggu dengan ciuman Henry tadi. "Akhh, syukurlah, dia tidak terbangun."

Henry menghela nafas leganya dan kembali menatap wajah Zhoumi, seakan menghafal setiap detailnya di otaknya yang pas-pasan itu. Dan tanpa ia sadari lututnya kembali bergerak kecil dan menggesek sesuatu di bawah.

Henry sedikit heran saat melihat dahi Zhoumi mulai berkerut hingga ia semakin menekan privat Zhoumi dengan lututnya dan sedikit mengangkat tubuhnya untuk menatap wajah Zhoumi.

"Ahhhh..."

Zhoumi langsung membuka matanya. Ia menatap horor pada wajah innocent yang terkejut menatapnya. Jarak wajah mereka tak lebih dari sepuluh centi dan Zhoumi bisa merasakan nafas hangat Henry yang berhembus menerpa wajahnya.

"Apa yang kau... ahhhh Hen...ry ahhhh..."

Zhoumi memejamkan matanya dan menggigit bibirnya berusaha menahan sesuatu yang hampir meledak didalam tubuhnya. "Gege, kau kenapa ?" Henry bertanya dengan sejuta kepolosannya. Dan tanpa ia sadari, ia terus menekan privat Zhoumi.

"Akhhhh... Hen... ahhh... kau..."

"Emmmmmhhhh... emmhhhh ... ahhhh..."

.

.

.

TBC...

.

.

Bagaimana NC-nya...? Mianhe karena author terlalu lama Updatenya. Jika waktu benar bisa kusempatkan... tiap hari Update deh..

Kerjaan Numpuk

Jeongmall Mianhamnida.

Adakah yang mengininginkan NC Zhoury ?

Ga ada ya ?

Yaudah deh ga jadi dibikin #Author sarap#Ditimpukin Reader#

Mianhe, adegan Sibum and Hanchulnya untuk besok, author mo bobo' lagi ah... pay... pay...

.

.

Jeongmal Gomawo buat yang udah ngereview:

Miyu 1905, dian-k29, Cho Hyun Jin, Yolyol, Lee HyoJoon, MegaKyu,min-min ELF, Park Hyun Ra, dita0307sunggie, Rosa Damascena, Kyumin Forever, KyuMin aegyanya KyunnieAppaSamaMinnieUmma. Cherry, Kyukyuminnie, iruma-chan, dhian kyuhae elf, Auliayyg, Kim Nuri Shfly, Lil-larry, AngelFishy, I'M MISS SIMPLE, Lady Canoopus, ShiNe9519, qminhee, EmyKMS, Cho MiNa, Jung In Ra, Cho KyuMin, Yuni, rasmachubby, FLAKYUMIN, Kim Min Lee, Aya-Chan, Iruma-chan, ZhuKYULee, NaeBabyKyu, 2093, Kyukyu, Dina LuvKyumin, ar13n, Yuukime isme, Saeko Hichoru, ELFJiEyounG2112, ELF Sparkyu N Genstars 4ever, kyumin forever, melani kyuminElf, Shin EunSub, widiwMin, ChoLee KyuMin, Riliyana Mecca, Park Sohee, Prince Kyu, Aida Sungjin, Princess Kyumin, daraemondut, Lee Minra, melocechoole, KyunieMin, Winter Boy, Labu Manis, Kim Munhee, Mimiyeon, kyuminlinz92, 960120, NaKYUKYumin, Meong, The-Shiirayukii, Evil Bungsu KyuMinBaby 137, Akira Kou, Kim Min Hyun, Prince Kyu, Zahra, ikkimassu, BarbeKyu , Chikyumin, honey26, SJ Little Fish, vitaminielf, Evilkyu Vee, YukiLOVESUNGMIN, tjkyuri, karin, Lianzzz, nam seul mi, KyuMinLa, jotha aurigth, Dark 038, Rima Kyumin Elf, E.L.F, kyokyorae, Bunny Ming, Park KyuMin, Galtrisia, Lee Tae Ri, astaat, KarooMinnie, Sparkyuminnie,Kim Heenim, Enno Kim Lee, Blacksmille4ever, Lady Canopus, Yukii,

and temen yang lain juga yang udah ngeadd me jadi fav author and fav story.

Add My new FB account

Name :

" Rainy Saranghaesungminyoungsaeng Heart"

.

And Enjoy My other Fic

"SECRET HEART"

.

Gomawo ^_^