Don't Leave Me (Part.3)

author : Choi Min Yeon

Genre : Family, Brothership, romance

Disclaimer : Semua Member Super Junior bukan milik saya. Tapi milik diri mereka sendiri! Sedangkan para OC dan jalan cerita FF ini milik author ^^ jangan mencoba plagiat.

Cast :

Cho Kyuhyun as Choi Kyuhyun

Lee Yoora as Lee Yoora

Lee Donghae as Choi Donghae

Other cast :

Choi Siwon as Kyuhyun and Hae appa

Choi Min Yeon as Kyuhyun and Hae umma

Shim Changmin as Kyuhyun's friend

.

.

"Baiklah.. aku percaya. Kalau begitu aku pulang dulu. Semoga latihanmu menyenangkan."Ucapnya lalu mencium keningku. Baiklah, aku hampir terlambat. Aku harus langsung ke taman kota.

Yoora POV end

.

Donghae POV

Yoora terlihat aneh. Dia gugup sekali saat bicara denganku tadi. Ada yang disembunyikan ya ? hmm.. sungguh aneh. Aku mengikutinya dari belakang. Memang ini tidak baik. Aku tidak mempercayai kekasihku sendiri. Tapi aku penasaran dengan sikapnya tadi.

Loh ? bukannya tadi dia mau latihan dance ? kok malah naik taksi ? aku semakin penasaran. Aku segera mengikutinya dengan mobil.

Dia menuju taman kota ? untuk apa ? kulihat dia turun dari taksi dan menemui seseorang. Laki- laki ? oh tidak. Jangan- jangan Yoora… ok, cukup Donghae, jangan berpikir negatif dulu.

Aku memperhatikan Yoora menghampiri lelaki itu. Yoona mengucapkan sesuatu dan laki- laki itu tersenyum. Tunggu ? laki- laki itu… KYUHYUN ? untuk apa mereka bertemu ?

Aku terus masih terus memantau mereka. mereka duduk di kursi taman dan tampaknya sedang membicarakan sesuatu. Sesekali mereka tertawa. Aku tak pernah melihat Yoora tertawa lepas seperti itu denganku. Aku cemburu. Kenapa dia harus bohong kalau dia ingin bertemu Kyuhyun ? ini cukup aneh..

Beberapa lama kemudian, Kyuhyun dan Yoora pergi menaiki motor Kyuhyun. Yoora memeluk pinggang Kyuhyun. Sial, lagi- lagi aku cemburu. Kemana mereka akan pergi ?

Donghae POV end

.

Yoora POV

Setelah membicarakan apa yang akan menjadi kejutan ulang tahun Hae, aku dan Kyuhyun pergi mencari restoran mewah. Ia membocengiku dengan motornya. Aku memeluk pinggangnya. Cukup canggung untuk melakukannya. Sudahlah Yoora, ini hanya naik motor.

.

.

.

Sesampainya di restoran mewah itu, aku dan Kyuhyun mencari tempat yang cukup romantis. Kyuhyun mengusulkan, kejutannya adalah aku dan Hae hyung makan malam disini dengan suasana romantis. Andai ini untukku dan Kyuhyun. Oh Yoora.. berhenti memikirkan Kyuhyun..

Yoora POV end

.

Donghae POV

Apa-apaan ini ? mereka mampir ke restoran mewah begini ? aku melihat mereka sedang mencari tempat duduk yang romantis. Mereka terlihat seperti pasangan kekasih yang mau makan malam bersama. Aku menahan amarahku.

Aku masih memantau kegiatan mereka. dan.. apa yang kulihat ini ? Yoora memeluk Kyuhyun ? Kyuhyun membalas pelukannya dan tersenyum ? ini tidak benar. Jangan bilang kalau Yoora dan Kyuhyun.. selingkuh di belakangku ? Aku tak bisa menahan amarahku lagi. Aku menghampiri mereka dan…

Donghae POV end

.

Kyuhyun POV

Aku sudah memesan tempat yang romantic sebagai kejutan ulang tahun dariku dan Yoora. Restoran ini sungguh mahal.. aku menatap dompetku dengan wajah sedih. Aku menarik tangan Yoora ke meja yang telah ku sewa untuk tanggal 15 Oktober.

"Yoora-ya, sekarang kau harus berlatih. Anggap aku ini Donghae. Kau harus memelukku lalu mengucapkan selamat ulang tahun untukku. Mengerti ?"ujarku. ia mengangguk. Yoora memeluk pinggangku. Oh Tuhan.. aku benar-benar merindukan pelukannya. Ingat Kyu.. ini hanya latihan untuk ulang tahun Hae hyung.

Aku membalas pelukannya. Ia mengucapkan, "selamat ulang tahun Hae.."ucapnya. aku tersenyum. Tiba- tiba..

BUAKK !

Sebuah pukulan mendarat di wajahku. Aku bisa mendengar Yoora berteriak. Pipiku sakit sekali, rahangku seperti bergeser dari tempat semestinya. Aku menoleh. Hae hyung ? kenapa dia disini ?

"kau penghianat Kyu !"serunya. penghianat ? dia pasti salah paham dengan pelukan tadi.

"hae.. ini hanya salah paham.."ucap Yoora. Hae hyung melihat kearah Yoora tajam.

"kau penghianat Yoora."Ucapnya tegas. Yoora menangis. Aku tak bisa membiarkan ini terjadi.. mereka tak boleh bertengkar.

"Hyung, aku yang menyuruhnya memelukku."ujarku akhirnya. Tiba- tiba Hae hyung memukulku lagi. Kali ini tidak hanya sekali, tapi pukulan bertubi- tubi. Yoora sudah menangis sambil menenangkan Hae hyung, tapi ia tak mendengarkan. Aku hanya pasrah saja wajahku dipukul seperti ini.

Wajahku sudah berdarah- darah sekarang. Kau belum puas memukulku Hae hyung ? tiba- tiba aku tak merasakan pukulan apapun di wajahku. Aku mencoba membuka mata. Napas Hae hyung terputus- putus. Ia memegangi dada kirinya. Oh tidak, jangan bilang jantungnya kambuh lagi..

Hae hyung terjatuh. Aku segera bangkit, "Hae hyung, Hae hyung ! bertahanlah !"teriakku. aku langsung merogoh saku celananya dan mengambil kunci mobil. Aku menyerahkan kunci mobil itu ke Yoora.

"Yoora-ya ! tolong ambil mobil Hae hyung lalu bawa kedepan restoran."perintahku. Yoora mengangguk dan segera berlari ke parkiran.

Aku memapah Hae hyung dan menaikannya ke jok belakang. Yoora menemaninya dan menghubungi orangtuaku. Aku menyetir mobil menuju rumah sakit Seoul, rumah sakit terdekat dari sini. Bertahanlah Hae hyung…

Kyuhyun POV end

.

Author POV

Donghae kini terbaring di kereta dorong. Kyuhyun dan Yoora mengikuti dokter dan suster yang mendorong kereta dorong itu.

"Maaf tuan, nona, anda hanya boleh mengantar sampai sini."kata sang perawat.

Author POV end

.

Kyuhyun POV

Aku bersender di dinding rumah sakit. Aku menjambak rambutku frustasi. Merutuki kebodohanku. Seharusnya aku tak usah meminta Yoora latihan seperti tadi.

"Kyu.. tenanglah.."Ujar Yoora berusaha menenangkanku. Aku tak menghiraukannya.

"Kyuhyun ! Yoora !" aku menoleh. Umma dan appa sudah datang rupanya. Aku tahu apapa akan memarahiku lagi karena aku tak menjaga Hae hyung dengan baik. Appa menarik bajuku, lalu menonjok wajahku. Aku tak berani melihat wajahku di cermin. Sepertinya akan menyeramkan.

"Siwonie ! jangan kasar dengan Kyuhyun!" Teriak umma marah. Umma memeriksa wajahku, "Kyu, wajahmu kenapa babak belur begini ?"Tanya umma panik.

"ini.. tadi Hae hyung memukulku karena aku berpelukan dengan Yoora.. sebenarnya itu bukan maksudku, tadinya aku mau.."ucapanku terpotong karena tamparan dari umma. Umma tak pernah menamparku sebelumnya. Aku menatap pada umma tidak percaya. Ia menatapku dengan pandangan marah.

"umma tidak menyangka. Kau menyukai kekasih kakakmu sendiri ?"Tanya umma marah. "Bukan begitu umma, saat itu aku.."ucapanku dipotong lagi. Kali ini oleh appa. "dasar anak tidak tahu diri ! kau sudah menyebabkan kakakmu masuk rumah sakit kau tahu ? Dasar anak tidak berguna !"maki appa.

Kenapa mereka tidak mendengarkan penjelasanku ? mengapa mereka selalu memanjakan Hae hyung ?

"CUKUP ! aku lelah dengan semua ini ! kalian tidak pernah mendengarkanku ! Kalian hanya menyayangi Hae Hyung ! sebegitu sulitnyakah mendengarkanku ?" Bentakku. Napasku masih naik turun. Mataku memanas. Air mata jatuh begitu saja. Tak bisa kutahan lagi. Aku menjambak rambutku frustasi. Appa, umma hanya diam. Ini pertama kali aku berteriak didepan mereka.

"Kalau kalian sudah menyiapkan telinga kalian untuk mendengarkanku, cukup hubungi aku. Aku akan tinggal di tempat lain untuk sementara."Ucapku dengan suara serak. Umma memandangku tidak percaya. Appa hanya diam dan membuang wajahnya. Dan Yoora, ia masih menangis sambil menutup telinganya. Sepertinya ia takut dengan suaraku tadi. Mianhae Yoora-ya.. aku tak bermaksud menakutimu..

Aku segera pergi dari rumah sakit dan pergi ke apartemen Changmin. Mungkin aku akan menginap disana untuk sementara.

Kyuhyun POV end

TBC

Saya balik lebih cepat dari waktu yang saya janjikan xD

Ternyata sekolahku besok libur, jadi aku bis publish FF ini :-3

Have fun with this chapter.. RnR!