BALASAN REVIEW LEWAT PM AJA YA , SOALNYA AKU LAGI MALAS BALAS DI CERITA

BIAR GAK BERTELE TELE BAH .

GAK BANYAK BACOT , LANGSUNG AJA BACA NIH

.

CHAPTER 6


Disclaimer : Naruto © Masashi Kisimoto ( Naruto hanya milik Masashi Kishimoto)
Judul : THE LAST OF UZUMAki
Genre : ADVENTURE , ROMAN

pair : NARUTO x KARIN , SLIGH NARUHINA & NARUSHION.


' kedatangan teman lama , sangat menarik ' ucanya dalam hati

" keluarlah , apa kalian akan bersembunyi terus seperti orang pengecut " ucap naruto santai masih dalam keadaan bersender pada pohon kayu . wwhhuusshh dari balik semak semak pun muncul tujuh orang , atau lebih tepatnya empat orang wanita dan tiga orang pria yang memakai hitae ate kohoha .

" Lama tak jumpa , teman teman " ucap naruto sambil memandang datar ketujuh ninja yang ada di depannya

" begitulah Naruto " ucap shikamaru

" mau apa kalian kemari , Apa mau menghinaku , mencaci dan memaki Ku lagi , apa kalian belum puas setelah melakukan hal keji itu dari dulu , hah! Kurasa tidak , atau jangan jangan kalian ingin menangkapKu " ucap naruto datar sambil menegakkan badannya

" Kau salah Naruto , Kami ke sini buka untuk menghinamu lagi , tapi lebih tepatnya membunuhMu ! " ucap sakura perkataan sakura membuat naruto menoleh ke arah gadis itu

" Bukan kah kau , Sakura , mantan teman setimKu yang memohon padaku agar aku membawa sasuke kembali , tapi sekarang kau ingin membunuhku ? , orang konoha memang tak tau berterima kasih " ucap naruto datar tidak terima dengan perkataan Naruto ,

Sakura pun berlari ke arah naruto dengan cepat dan mengepalkan Tinjunya dan Shanaroo Bbuuaakkk blardd tinjuan Sakura mengenai telak pada pipi dan membuat Neruto terlempar beberapa metar dan berhenti saat menabrak sebuah pohoh besar . Ia pun bangkit kembali sambil mengusap bibirnya yang mengeluarkan darah .

" Tadi itu sunggu menyakitkan Sakura-chan " ucap naruto datar

" Kami benar benar akan membunuhMu Naruto " ucap neji tak kalah datar dari Naruto

" Eh..Bukankah kau Hyuga neji , Ternyata kau memasih hidup "

" tantu dia masih hidup , karena sasuke-kun telah membangkitkan seluruh aliansi shinobi yang telah Mati " ucap sakura perkataan Sakura sukses membuat Naruto tertawa terbahak bahak (reader : lebay lu thor)

" Hahahahaha , selain kalian tak tau diri , ternyata kalian sangat Bodoh"

" apa maksudMu Naruto " ucap shikamaru tegas

" karna kalian orang orang bodoh , maka akan aku beri tahu tiga kesalahan kalian , pertama Pengguna sharingan tidak dapat membangkitkan orang yang sudah mati , kedua , Para tetua dan para pemimpin desa telah memutarbalikan fakta sehingga aku yang kalian anggap penghianat dan akhirnya aku benar benar menjadi penghianat bukan , ketiga , hanya pengguna Rinnegan yang bisa membangkitkan orang yang sudah mati dengan jutsu ' Gedo : Rinne tensei ' dan satu satunya pengguna Rinbegan saat itu ia lah Madara , dan apa kalian juga tau bahwa akulah orang yang mendorong Madara agar melakukan jutsu tersebut , dasar memang kalian orang orang bodoh dan tak berguna " semua teman temannya , koreksi , tepatnya mantan teman temannya yang mendengar penjelasan Naruto langsung Membelangakkan matanya , seakan tak percaya dengan apa yang di katakan oleh naruto .

" k..kau pasti berbohong "

" untuk apa aku berbohong "

" Sialan kau uzumaki , aku akan mengirimMu ke neraka " ucap Neji

" hey , hey neji , bukankah seharusnya kau sudah di neraka saat ini , Ku rasa aku akan mengembalikanMu ke tempat itu " Ucap naruto dengan seringai sadisnya . mata birunya pun berputar membentuk Rinnegan . Melihat perubahan mata naruto Mantan temann temannya pun membentuk formasi bertarung . Naruto mengarahkan telapak tangannya ke arah Neji dan

Bansho Ten'in

tubuh neji pun tertarik oleh naruto , seakan tangan naruto memiliki magnet yang amat besar . Tubuh neji pun dengan Cepat melayang ke tangan Naruto . Tiba tiba dari telapak tangan Naruto muncul kayu yang amat tajam dan

JJLLEEBB

Tubuh neji pun dengan tubuh neji pun tertusuk tepat di lehernya Semua orang yang melihat kejadian itu hanya tercengang dan tak percaya dengan apa yang ada di hadapan mereka saat ini . Pasalnya , neji merupakan orang yang sangat kuat dan di anggap sebagai prodigy klan Hyuga . Mati dalam satu serangan dan dalam waktu yang sangat singkat . Sementara sang pelaku hanya tersenyum

" ohhh , aku tak menyangka jika membunuh seorang akan mengalami sensasi yang begitu luar biasa " ucap Naruto dengan seringaian sadis yang tak lepas dari sudut bibirnya .

Sambil melemparkan tubuh neji yang sudah tak bernyawa . hinata sudah tak tahan untuk meluapkan rasa rindunya pada naruto hingga ia sudah tak mempedulikan bahwa neji , nii-san nya sudah di bunuh oleh Naruto . Ia berlari ke arah Naruto dengan air mata yang terus menetes dari kelopak matanya .

" Naruto-kun " ucapnya lirih

" hinata jangan dekati dia "

" dia sangat berbahaya "

' aku tak peduli ' ucapnya dalam hati

4 meter

3 meter

2 meter

1 meter

Grrreebb

Hinata lanngsung memeluk erat Naruto , Semantara yang di peluk hanya memasang wajah datarnya . Para ninja konoha langsung menatap tajam ke arah mata naruto . Sementara Naruto hanya tersenyun

" Kalian menatap Mata yang salah "

" Kukan "

ucap Naruto dengan mata merah dengan tiga tomoe yang berputar cepat seketika para ninja konoha yang menatapnya pun langsung tertidur dengan posisi berdiri .

" hikz...hikzzz...hikzz...Akuu sangat...hikz...ingin...hikz..bertemu dengan mu Naruto-kun " ucap Hinata lirih dan membenamkan wajahnya di dada bidang Naruto .

" emm , Bukankah kau Hyuga Hinata , ehh bukan bukan , mungkin saat ini kau sudah menjadi Inuzuka Hinata , bukan " tanya naruto datar

" Hikzz.. Tidak naruto-kun..hikzz " jawab hinata sambil menggeleng gelengkan kepalanya di dada bidang Naruto

" lalu , Kenapa kau memakai kalung pemberianKu itu , eh..jangan jangan itu kalung pemberian Kiba , dan kalung Ku sudah kau Buang , hhuhh sudah ku duga "

" hikzz...tidah Naruto-Kun..hikz...ini kalung pemberianMu hikzz "

" Lalu kenapa kau memakai kalung Murahan itu , dan kenapa kau memeluk Tubuhku yang amat Kotor ini " bukannya menjawab peetanyaan Naruto , Hinata makin mempererat pelukannya pada Naruto dan Tangisannya makin menjadi jadi , mungkin ia ingin meluapkan segala kerinduannya pada Naruto . Hanya ini yang ia inginkan , memeluk orang yang ia sayangi bahkan ia cintai . Mungkin Ia baru sadar jika cintanya hanya pada Naruto , Bukan pria lain hanya Naruto yang dapat membuat jantungnya bergemuruh , pipinya memanas dan akhirnya tak sadarkan diri . Ia merasakan kebahagiaan yang tak ternilai saat bersama Naruto . Bahkan hanya memandang wajah Naruto dari jauh saja sudah membuat ia Bahagia . Namun Ia telah mengecewakan Naruto , bahkan mungkin menjadi salah satu alasan Naruto meninggalkan desa .

" Naruto-kun..hikzz..kenapa kau ...hikz..meninggalkanKu ? " tanya hinata masih dalam pelukan Naruto , Namun tangisannya kini sudah berhenti , mungkin karena sudah lebih dari sepuluh menit ia berada di dekapan Naruto . Sensasi hangat yang ada pada naruto mungkin yang telah menenangkan Htinta , kehangatan yang tak pernah ia dapat dari orang lain , kehangatan yang dapat menenangkan hatinya , kehangatan yang dapat membuatnya Bahagia , dan kehangatan yang hanya ia dapat dari seorang Uzumaki Naruto

" Aku tak meninggalkanMu , Tapi kau yang membuangKu . Seusai perang Kau berjanji akan berjalan bersamaku , mendampingiKu , dan selalu ada untukKu , tapi apa ? Kau membuangku begitu saja , bahkan kau bersikap aneh padaku , sikap yang tak pernag ku lihat dari seorang hyuga hinata . Mungkin kausama saja seperti orang lain , yang hanya memanfaatkanku sebagai senjata perang yang akhirnya di buang "

" maafkan aku Naruto-kun , maafkann Aku "

" kau tak bersalah , Hinata "

" Naruto-kun , Ayo kita pulang "

" Pulang , pulang kemana ? "

" Kau bisa pulang dan tinggal di RumahKu " mendengar ucapan hinata , Naruto hanya bisa menghela Nafas , ia pun memegang pundak hinata dan melepaskan dekapan Nya . Ia pun menangkup kedua pipi hinata dan mengangkatnya sedikit supaya ia bisa melihat wajah gadis itu .

" tak ada tempat untuk ku pulang , aku lebih bahagia berada di tempat asalKu , kau pulanglah dan sadarkan teman temanMu . Suatu saat nanti aku akan kembali ke Konoha , tapi aku tak janji jika aku akan menjadi seoran teman "

" kalau begitu , Bawa aku bersamamu , Aku hanya ingin BersamaMu "

" maaf , aku tak bisa membawamu "

" aku tak akan merepotkanMu "

" kau keras kepala sekali , kau taukan saat itu aku adalah missing-nin paling di cari , dan hal itu akan bertambah jika kau ikut bersamaKu "

" hhuuhhh , baiklah , baiklah , tapi... "

hinata menggentikan kata kata dan memegang tangan naruto yang sedang membingkai wajahnya , ia pun meletakan tangan Naruto tepat di pinggang nya dan mengangkat tangannya kembali dan mengalungkannya di leher Naruto , Ia pun mendekatkan wajahnya ke wajah Naruto hingga bibir keduanya bersentuhan , Hinata menjilati bibir Naruto , ia juga membuka akses pada bibirnya agar Naruto bisa menjelajahi setiap inci Bibir dan rungga mulutnya . , kini giliran Hinata yang mengambil alih ciuman tersebut ia mulai menjilati bibir atas Naruto kemudian menggigitnya sejenak dan menjilatnya lagi , hal yang sama juga ia lakukan pada bibir bawah naruto yang di , lidanya mulai bergerak ingin menerobos pertahanan Neruto , ia pun membelit lidah Naruto dengan lidahnya , lalu menyedotnya dengan kuat , membuat Naruto memekik ciumannya pun kini turun ke dagu dan berhenti di leher Naruto , Hinata pun menggigit leher itu .


sementara di tempat karin , Karin kini tengah berlatih mengontrol Rantai cakranya , ia merasakan perasaan yang tidak enah , ia pun menoleh pada rantai cakra yang seolah hidup itu

" Kenapa bibirKu gatal sekali ya " ucapnya bingung


kembali ke tempat Naruto

setelah menggigiti leher Naruto yang menimbulkan banyak bercak merah , hinata pun melepaskan pagutan bibirnya di tubuh Naruto dan mengendorkan pelukannya

" aku mencintaiMu Naruto-kun " ucap hinata tulus

" benarkah ? Kau tak bohong lagi ? "

" ya , bahhkan aku akan melakukan apapun untukMu , agar aku bisa bersamamu "

" Apapun..? "

" yah , apapun "

Naruto pun mendekatnan mulutnya ke telinga hinata dan membisikan sesuatu tentang apa permintaannya

" Bagaimana , apa kau sanggup ? "

" bukankah sudahku bilang , segalanya akan kulakukan jika itu bisa membuatku bersamamu "

" baiklah , datanglah padaKu , saatnya nanti tiba , aku akan pergi , dan jagalah dirimu "

" baik naruto-kun "

naruto pun melepaskan pelukannya dan berjalan ke tubuh neji yang sudah tak bernyawa , ia pun menyuntik dan mengambil sempel darah pada neji . Hinata yang melihatnya hanya tersenyum seakan tak peduli pada nii-san nya . Naruto menghampiri shion lalu menggendongnya dan hilang dalam kilatan cahaya kuning

' apapun akan kulakukan untukMu Naruto-kun , walaupun harus menghianati teman , keluarga dan desaKu , karna aku adalah milikMu '

batin hinata hinata pun menghampiri teman temannya yang masih dalam pengaruh genjutsu Naruto . Ia pun merapal segel

" Genjutsu : kai "

temannya langsung sadar dan memegangi kepala mereka karena merasakan sakit yang amat sangat menyiksa .

Kukan (kehampaan) adalah genjutsu yang di ciptakan Naruto hasil pengembangannya dari Sharingan . Jutsu ini memanipulasi pikiran korban hingga dapat menghilangkan ingatan korban untuk sementara , kurang lebih selama dua hingga lima hari . Walaupun tidak sekuat Tsukuyomi milik Itachi dan Kotoamatsukami milik Shisui , Namun jutsu ini sudah cukup untuk melumpuhkan musuh , walaupun harus bertatapan mata

" arrgghhhh , sakit srkali kepalaKu " ucap rock lee

" kau benar lee , ini sungguh menyiksa "

" dan..ap..apa yang terjadi dengan nejii " ucap tenten sedikit terisak

ia pun menghampiri neji dan membaringkan kepala neji di pahanya

" ne..neji-kun "

" ayo kita pergi dari sini " ucap hinata datar

" hey hinata , kau ini , nii-san mu sedang seperti itu tapi seakan kau tak peduli padanya " ucap sakura

" lagi pula dia sudah mati , jadi tinggalkan saja "

mendengar ucapan hinata , sakura pun tak dapat menahan lagi emosinya yang memuncak , iapun mengepalkan tangannya hendak menghantam hinata , namun dapat di cegah oleh tenten

" sudahlah sakura , lebih baik kita bawa neji "

" baiklah ten ten " merekapun pulang ke kohoha dengan kehilangan satu teman mereka


splashh

Naruto muncul di sebuah ruangan atau tepatnya kamar sebuah istana yang amat besar . Ya , kamar tersebut adalah kamar shion yang naruto ketahui ntah dari mana . Ia membaringkan tubuh shion di atas ranjang dan merapikan rambut shion yang agak berantakan . Ia pun meninggalkan kamar tersebut , Namun saat hendak membuka pintu kamar tersebut , sepasang tangan putih telah melingkar di pinggangnya .

" jangan tinggalkan aku Naruto "

" Aku hanya akan mencari makan , kau taukan sejak kemarin aku belum makan "

" tetaplah di sini dan temani aku , biar aku panggilkan pelayan untuk membawakan makanan "

" baiklah , shion "

Naruto pun membalikan badannya dan melepas pelukan shion , ia pun duduk di sebuah sofa panjang yang ada di kamar tersebut di ikuti shion yang duduk di sampingnya

" Kurasa ini akhir karirmu sebagai seorang pendeta," kata Naruto sambil tersenyum.

"Tidak, harus ada lagi. Aku menyadarinya ketika aku berada dalam Mouryou. Ia hidup di tiap hati orang jahat. Jika Mouryou kedua atau ketiga muncul, seseorang harus siap menghentikannya. Dan mereka harus berhati-hati terhadap seorang yang sangat Misterius ." Shion memberi penekanan pada kata 'Misterius' dan Naruto tersenyum

"Aku tidak akan menyalahkan nasib atau takdir lagi. Jadi seorang pendeta adalah kewajibanku," lanjut Shion.

"Bagaimana menurutmu Naruto?" Naruto tersenyum menanggapi Shion. Shion melanjutkan kata-katanya lagi.

"Dan kekuatanku harus diturunkan kepada pendeta selanjutnya. Apa kau mau membantuku Naruto?" tanya Shion sambil menoleh ke arah Naruto. Senyuman masih terkembang di wajahnya.

" membantu...? Ya baiklah kalau begitu " ucap naruto polos

Blluusshhh

wajah shion langsung memerah mendengar perkataan naruto yang secara tidak langsung menerima lamarannya itu . Tanpa pikir panjang lagi , Shion pun langsung memeluk dan melumat bibir Naruto dengan penuh kasih sarang . Sementara Naruto hanya bisa pasrah .

ssrreekk

geseran pintu membuat shion langsung menghentikan kegiatannya , nampaklah seorang pelayan yang sedang membawakan makanan untuk naruto , saat memasuki kamar tersebut pelayan tersebut cukup terkejut saat mendapati bagaimana posisi shion yang menimpa naruto . Dalam sekejap pelayan tersebut mendapatkan deathglare panas dari shion .

" ma..maaf shion-sama , sa..saya ha..hanya mengantarkan ma..makanan ini , dan maaf jika saya mengganggu kegiatan anda " jelas pelayan itu

" huss , sudahlah bi . Bibi boleh pergi "

" ohh , iya shion-sama , jangan terlalu 'agresif' hihihi "

" BIBIIII! "

shion pun berdiri dari posisinya tadi dan mengambil makanan yang di antarkan pelayan tadi , dan membawakan makanan itu pada naruto .

" ini Naruto-kun makanannya , apa kau mau aku suapin "

" ti..tidak usah shion "

" baiklah , makan yang kenyang ya , nanti kau bisa lebih kuat saat membantuku , hihi "

" hu'um "

" ahh kenyangnya , trimakasih shion , sekarang aku akan pulang "

" apaa! Pulang ? Jangan , kau bisa tinggal di sini bersamaku dan hiup bahagia "

"tapi masih ada urusan yang harus aku selesaiken "

" tapi naruto "

" tenanglah shion , suatu saat aku akan datang kembali ke sini "

" beenarkah ? "

" ya "

" janji ? "

" ya , apa aku boleh peri sekarang "

" baiklah , tapi kau harus datang kesini lagi , atau aku yang akan mencarimu "

" baiklah "

splahsss naruto pun hilang dalam kilatan cahaya kuning

' kurasa dia tak mengetahui maksud perkataanKu tadi , dan kenapa pula bibi itu tadi datang di saat yang tidak tepat , jika tidak kan aku sudah memberikan banyak kissmark di tubuhnya dan bergumul di atas ranjang yang empuk , arrhhh , sialan bibi itu , aku akan memecatnya ' batin shion frustasi

'' tapi aku akan menjadikanmu milikku naruto '' lanjutnya


Naruto kini tengah bersandar di bawah pohon yang cukup rindang , tiba tiba datanglah chi bunshin Naruto dengan membawa Empat mayat .

" apakah mereka kuat " tanya naruto

" tidak terlalu , tapi , lumayan jika di gunakan untuk mesin perang "

" baguslah " naruto pun merapal segel guna menghilangkan chi bunshinnya .

ppooofff

Narutopun kembali merapal segel

Doton : Surarishiru

tseketika muncul pusaran tanah berwarna coklat berada di bawah mayat itu dan menelan ke empat mayat tersebut . dan Naruto pun hilang dalam kilatan cahaya huning . keesokan harinya Karin kini tengah memasak untuk makan paginya bersama naruto , di belakang karin terdapat pria berambut pirang yang kini tengah memeluk pinggangnya dari belakang .

" naru-kun jangan peluk terus , aku sedang memasak "

" tapi aku sangat rindu padamu karin-chan "

" tapi aku sedang memasak "

" ohh , jadi kau tak mau aku peluk "

" bukan begitu "

" kau tau karin-chan , selama aku pergi , aku di peluk dan di cium oleh dua wani "

pllaakk

belum sempat naruto menyelesaikan bicaranya sebuah tamparan karin menggunakan penggorengannya berbekas indah di pipi naruto .

" ohh , jadi itu tingkahmu selama pergi dari sini "

" hey Karin-chan , kenapa kau memukulku "

" itu hukuman , karna kau berani berani nya seling mmhh " kata kata karin terhenti saat mulutnya terbungkap oleh bibir naruto .

" jangan katakan hal itu lagi , aku benar benar menyayangiMu " ucap Naruto serius karin hanya tersipu mendengar penuturan Naruto

" benarkah..? "

" ya , tentu , jadi kau maukan aku peluk "

" sepuasmu pun boleh kok naruto-kun "

" Nahh , gitu dong " ucap Naruto sambil melanjutkan pelukannya

" bagaimana Naru-kun "

" bagaimana apanya "

" iblis Moryu "

" kau tenang saja karin-chan "

Naruto pun melanjutkan ceritanya saat mengalahkan iblis moryu di iringi majas hiperbola , bahkan sedikit melebih lebihkannya

" Karin-chan , beberapa hari lagi aku akan pergi lagi , aku akan memberi pelajaran dan apa itu rasa sakit pada dunia ini , aku ingin memberi tahu pada mereka bahwa UZUMAKI telah kembali , dan aku akan memaksa mereka mengakuinya , aku harap kau bisa menjaga diri disini , dan aku tak mau kau terluka karna kau akan menjadi ibu dari anak-anak Ku " ucap naruto serius namun di iringi senyuman

karin hanya tersipu dan tersenyum

" aku bisa menjaga diriku naru-kun , lagipula kau telah melapisi tempat ini dengan kekai yang sangat kuat , jadi kau tak usah khawatir , dan satu lagi , aku pasti akan menjadi ibu yang baik buat anak anakMu " ucap karin di iringi senyuman dan semburat merah di pipinya .

" baiklah , kalau begitu aku akan menghabiskan beberapa hari ini untuk bermanja manja denganMu , kau maukan "

" uhmm...tentuu a..aku m..mau naru "

" karin-chan , udangnya sudah matang , jadi ayo kita makan "

" ahh , iya naru "

merekapun makan bersama dan bercengkrama satu sama lain , dapat kita lihat bahwa ada sebuah keluarga kecil bahagia disana

Time Skip

beberapa hari telah berlalu yang hanya di habiskan Naruto untuk bersama Karin . Namun kini ia sudah siap menjalankan misinya , kini ia tengah memeluk karin erat , ia sudah memakai pakaian ninjanya dan sebuah gulungan ada di punggungnya . Tangannya pun meraba ikatan piyama karin dan melepaskannya , Ia sedirit berjongkok untuk mensejajarkan kepalanya dengan perut karin , ia membuka piyama tersebut secara perlahan dan terlihatlah bagian depan tubuh karin yang amat indah , Ia memeluk bagian pinggang karin dan mencium perut karin

" Semoga benih yang ku tanam di rahimMu akan menjadi Uzumaki yang hebat , iya kan Karin-chan "

" emm , tentu aku akan menjaganya untukmu "

" Kau sangat cantik karin-chan dan tubuhMu sangat indah , hehehe "

" naruuu, kau sudah mengatakannya semalaman penuh tadi malam "

" hehehe , tapi aku serius , sayang "

" huhh , baiklah , Sayang ucap keduanya dengan penekannan kata 'Sayang'

" Baiklah sayang , Aku harus pergi " Naruto pun mengecup bibir dan kening karin sebelum hilang dalam kilatan cahaya kuning

" huhh , tetap tidak berubah ' mesum ' tapi aku suka itu hihihi "

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

MAAF ALURNYA KECEPETEN

SEE YOU

REVIEW JIKA ADA SARAN , MENERIMA DEGALA SARAN , KRITIK , CACI , MAKI , CIUMAN , KECUPAN , dan APAPUN ITU , HEHEHEH

FOLLOW JIKA PENGEN TAU PERKEMBANGAN FANFIC INI

FAVURITE JIKA SUKA SAMA FANFIC INI

REVIEW