Maaf kalau updatenya lama , seperti yang kita tau bahwa kemaren kita dapat berita yang tak sedap , yaitu fanfiction akan di tutup . hal itu membuatku kesal dan lemah dalam menulis sekaligus kecewa .

maf publish ulang : setelah saya memikrkan fanfic ini untuk jangka panjang , saya memuttuskan untuk merubah pair menjadin NARUTO x KARIN x HINATA karena sangat susah untuk menentukan pembunuhannya hinata di mana . lagi pula aku merasa kalau NARUKARINHINA lebih cocok (hahahahaha)

BALASAN REVIEW LEWAT PM AJA YA , SOALNYA AKU LAGI MALAS BALAS DI CERITA

BIAR GAK BERTELE TELE BAH .

GAK BANYAK BACOT , LANGSUNG AJA BACA NIH

.

CHAPTER 7 : INVASION'S KIRIGAKURE


Disclaimer : Naruto © Masashi Kisimoto ( Naruto hanya milik Masashi Kishimoto)
Judul : THE LAST OF UZUMAki
Genre : ADVENTURE , ROMAN

pair : NARUTO x KARIN , SLIGH NARUHINA & NARUSHION.

Naruto kini tengah melompati dedahanan pohon , namun tiba tiba ada tiga kunai yang mengarah ke arahnya , dengan reflek yang bagus ia dapat menghindari kunai tersebut . Ia pun berhenti dan mendarat di tanah dengan santai .

" keluarlah "

ucap naruto santai wehhuss dari balik semak semak munculah dua orang anbu kirigakure

" kau orang asing yang telah mamasuki kawasan kirigakure , jadi kami akan mnangkapMu "

" ohh , lakukanlah kalau begitu " anbu tersebut langsung melemparkan beberapa kunai pada naruto , Namun hanya menembus badannya saja

' menembus ' batin anbu 1

" heyy , ayolah bukankah kalian ingin menangkapKu " anbu 2 pun merapal segel

Futon : Teppodama

anbu tersebut pun menembakan peluru angin ke arah Naruto , Namun hal itu kembali menembus badan Naruto

" kalian butuh lebih dari sekedar jutsu amatiran tadi untuk membunuhKu "

" arrggg , sialah kau "

Anbu tersebut pun hendak berlari ke arah naruto , Namun kakinya tak bisa di gerakan karena sudah ada kayu yang membelit kakinya Kayu tersebur pun memanjang dan menusuk anbu tersebut hingga mati , Melihat temannya Mati anbu tersebut pun hendak pergi guna melaporkan ke Mizukagi narun tiba tiba darah segar keluar dari mulutnya , Ia menoleh kebelakang dan mendapati Naruto tengah menusuknya dari belakang , Naruto pun menendang tubuh tak bernyawa tersebut .

" Itu yang kalian sebut seorang Anbu "

Naruto pun melanjutkan perjalanannya menuju kirigakura Kini ia sudah berada di atas pagar kirigakure , Ia dapat melihat bahwa kehidupan disana amat dan tentram " Kalian Harus membayarnya " ucap Naruto geram ia pun menggigit jaringa dan merapal segel dan menghentakkan Tangannya ke tanah

Kuchiyoshe No Jutsu

poofff

asap tebal pun menyelimuti area tersebut dan tampaklah empat hewan penjaga mata angin yaitu Suzaku , Genbu , Byako , dan Seiryuu

" Hey sobat , yang kalian lihat di depan ini adalah salahsatu desa yang menghancurkan desa Kita , Jadi aku ingin kalian ... "

"Kau tak perlu mengatakannya Naruto , Karna Kami sudah tau apa yang harus kami lakukan "

" yahh baguslah , kalau begitu lakukan sesuka kalian " ucap Naruto dengan seringai

' Kalian harus merasakan apa itu rasa sakit ' lanjutnya dalam Hati

" hahaha , Akhirnya aku bisa membalaskan dendamku pada desa ini " ucap byako

" Kau benar "

" Ayolah , jangan banyak bicara kita ratakan desa ini dengan tanah " ucap Seiryuu dengan seringai

" Baiklah Aku mulai duluan " ucap Suzaku Suzaku pun merapal segel yang cukup panjang

Katon : Goryuuka no jutsu

Suzaku pun menembakan banyak sekali Naga api raksasa ke arah langit guna memanaskan atmosfer . Tak lama berselang awa pun menjadi hitam dan mendung , tak hanya itu di tangit atas kirigakure pun tampak kilatan kilatan petir yang menyambar nyambar satu sama lain

.

.

Di Gedung Hokage Seorang wanita cantik berambut maroon tengah menatap langit dari jendela kantornya , Ia merasakan jika akan ada bahaya yang akan menimpa desanya . Tak lama berselang datanglah asistennya yaitu Ao

" Mei-sama , kita mendapat ancaman , Kamungkinan kita di serang " ucap Ao

" Aku tau , cepat kumpulkan para Anbu , Jounin , dan Chunin dan Evakuasi para penduduk keluar dari desa " perintah Mei

" Baik Mei-sama " Mai pun langsung

" tunggu Ao , lacak keberadaan si penyerang saat ini , lakukan secepatnya "

" Baik Mei-sama " Ao pun langsung hilang dalam kepulan asap

" Aku tak percaya masih ada manusia sekuat ini , setelah kematian Madara , ini sungguh mengancam " ucap mei pada dirinya

.

.

Kembali ke Empat Hewan Penyarang Bunyi halilintar pun menghiasi langit kirigakure , para penduduk di bantu para ninja kirigakure pun pergi berbondong bondong meninggalkan desa tersebut untuk mengungsi

" Wahhhh , kau sungguh hebat Suzaku , Kini giliranKu " ucap Genbu

Genbu pun merapal segel cukup panjang dan berakhir dengan menyatukan kedua telapak tangannya

Suiton : Suishu Gorugon

Dari langit pun turun hutan yang amat deras , mungkin beberapa kali lipat dari hujan Normal , hingga dengan cepat air tersebut menggenangi wilayah Kirigakure air tersebut pun makin naik dan menggenaingi wilayah kirigakure dengan sekitar kedalaman 1 - 2 meter , para anbu dan ninja lain yang di perintahkan untuk mengevakuasi pun mulai jewalahan karena tingginya genangan air , mungkin hanya sebagian kecil penduduk yang belum di evakuasi , namun sang Mizukage , Mei Terumi memerintahkan agar tak ada satu korbanpun dalam keadaan seperti ini . Sementara para hewan penyerang kini hanya tersenyum senang melihat keadaan desa yang ada di hadapan mereka , terutama genbu yang barusan melakukan jutsu airnya .

" aku sudah menggenanginya dengan air , sekarang giliranMu Byako " ucap genbu

" santai saja genbu , sebentar lagi desa ini akan rata dengai Lumpur , hahaha " ucap byako dengan seringai iapun merapal segel pendek dan mengangkat kedua cakarnya ke atas

Raiton : Kangekiha

kilat kilat yang berada di langit pun mulai berkumpul dalam satu tempat , dan menyambar ke wilayah kirigakure , setelah menyampai air yang telah di buat oleh genbu , petir tersebutpun menjalar ke seluruh wilayah kirigakure , dan membuat bangunan bangunan di wilayah kirigakure hancur , dan tak lupa teriakan teriakan para penduduk kirigakure yang belum sempat di evakuasi " wwuuuhhuuu , kombinasi serangan yang bagus bukan , hahah " ucap Suzaku dengan seringai

" woii , bagianku mana ! " Teriak seiryuu dengan nada kesal

" Tenanglah , sebentar lagi pasti akan banyak mangsa yang akan datang ke sini " ucap byako santai benara apa yang di katakan byako

tiba tiba munculah puluhan para jounin , chunin dan anbu yang datang menghadang mereka

" sudah kukatakan kan " ucap byako

" heyy , kenapa kalian para hewan bodoh menyerang desa kami " ucap anbu A

" kami akan membunuh kalian semua " ucap anbu B

" ini akan menarik " ucap seiryuu dengan seringai Para ninja kiri pun melemparkan kunai dengan kertas peledak ke arah keempat hewan tersebut , kertas-kertas tersebut pun meledak dengan cukup dahsyat , namun ke empat hewan tersebut pun dapat menghindarinya dengan melompat ke atas , tak sampai di situ , para ninja kiri pun kembali merapal segel

Suiton : Suiryuudan no jutsu

ucap kelima ninja tersebut , dari air yang menggenangi wilayah kiri muncul lima naga air dengan mata berwarna merah langsung terbang ke arah ke empat hewan dewa tersebut

" jutsu murahan " cap genbu genbu pun mengarahkan tangannya ke arah lima naga yang hendak menyerang mereka

Suiton : Suisoha

munculah gelombang sangat besar dan langsung menelan kelima naga tersebut , namun gelombang tersebut tak berhenti setelah menelan kelima naga tersebut , kini gelombang tersebut menghantam para ninja kiri . Tak sampai sisitu byako pun kembali merapal segel

Raiton : kangekiha

Dengan cepat , Petir yang masih menyambar nyambar di langit pun menyambar ke air dan menyebar ke seluruh penjuru . merasa terancam , Ninja kiri pun melompat ke atas guna menghindari petir yang hendak menyambar mereka . Namun tidak semua dari mereka bernasib baik , banyak diantara mereka yang mati terkena sambaran petir tersebut . Seiryuu yang melihat ninja kiri lengah , iapun merapal segel

Doton : Doryuuso

tiba tiba dari tanah pun keluar ratusan , bahkan ribuan tombak yang terbuat dari tahah , beberapa dari merekapun tak dapat menghindar , dan badan mereka tertusuk oleh tombak tanah Seiryuu , namun masih ada ninja yang tersisa , mereka melindungi dirinya dengan benteng angin . Kini hanya ninja dengan elemen angin yang masih tersisa , jumlah mereka kini kira-kira tinggal dua puluh orang . Ninja yang tersisa pun merapal segel guna menyerang musuh mereka .

" hu hu hu hu , ini menarik , kalian pergilah , biar aku saja yang menangani sisanya " ucap Suzaku yah

memang Suzakulah yang sangat cocok untuk melawan ninja pengguna elemen Futon , karena ia mempunyai elemt api , seperti yang kita ketahui bahwa api akan membesar jika terkena angin .

Futon : Daitopa

ke duapuluh Ninja kiri tersebut pun menyemburkan angin dengan intensitas cukup besar ke arah Suzaku , Namun Suzaku hanya memandang datar semburan angin tersubut , iapun merapal segel dengan malas

Katon : Hibarashi

Suzaku pun memyemburkan api dari Mulutnya dan membentuk sebuah dinding api dihadapannya . Semburan angin tersebut menghantam dinding api yang di buat oleh Suzaku , bukannya padam , dinding api tersebut pun bertambah besar dan berkobar-kobar . Para ninja Kiri pun terbelangak tak percaya , sementara Suzaku malah menyeringai . Ia pun kembali merapal segel

Katon : Endan

dinding angin yang berkobar kobar tersebut pun mengeluarkan ratusan bahkan ribuan peluru peluru api yang mengarah ke ninja kiri . Ninja kiri yang tak dapat menghindar pun mati mengenaskan dengan luka bakar yang menembus badannya , lima ninja yang tersisa kini pun mulai gemetaran .

" Lebih baik kita laporkan ke , Mizukage-sama " ucap ninja A

" baik "

ucap ninja lainnya Para ninja tersebut pun hilang dalam kepulan asap .

" kabur , dasar pengecut , sisanya kuserahkan padaMu naruto " ucap Suzaku sebelum hilang dalam kepulan asap .

.

.

.

Sementara kini Naruto hanya tersenyum senang melihat hasil karya para hewan kuchiyosyenya terhadap desa yang ada di hadapannya .

" hahhh , kurasa lain kali aku tak memanggil hewan penuh nafsu seperti mereka " ucap naruto pada dirinya sendiri . Ia kesal pada hewan kuchiyoshenya karna tidak menyisakan bagian untuk dirinya . Ia pun hanya bisa kembali menghela napas . Kini ia beranjak hendak menuju desa tujuan berikutnya . Namun di hentikannya saat sebuah kunai mengarah ke arah kepalanya dari belakang , iapun menghindar dengan menggerakkan kepalanya kesamping tanpa menoleh kebelakang . Iapun menyeringai , ternyata hewan kuchiyoshenya masih meninggalkan bagian untuk dirinya . Ia pun menoleh kebelakang . Dan di hadapannya kini tengah berdiri seorang wanita berambut maroon panjang dengan baju berwarna hijau , Mai Terumi .

" tak kusangka aku kedatangan tamu seorang pria tampan berambut kuning dan memiliki kulit yang aku yakin semua wanita ingin menjilatnya " ucap Mei terumi

" dan , Bisakah kita bermain terlebih dahulu sebelum aku membunuhMu " lanju Mei dengan nada menggoda

Naruto hanya mengeryitkan alisnya , saat mendengar ucapan Mei terumi

" Bisakah kau berbicara dengan bahasa yang bisa ku pahami " ucap naruto

" kau tak tau maksud perkataanKu "

" yaa , begitulah "

" maksudnya adalah , ohh ayolah , tidak bisakah kita bersenang senang terlebih dahulu , sebelum aku memenggal seorang panghianat shinobi "

" kau mengenalku..? "

" semua orang mengenalmu , kau most Wanted saat ini , dengan harga kepala 1 milyar Ryo mungkin bisa memperbaiki kerusakan yang telah kau sebabkan pada desaku " ucap Mei panjang lebar

" hmmm , aku tak menyangka harga kepalaku semahal itu , tapi apa yang aku lakukan ini tak sebansing dengan apa yang telah kalian lakukan pada desa dan klanKu " yang lalu ucap naruto datar dengan raut waja kesedihan

" aku tak peduli dengan desa dan klanMu , tapi dengan menghancurkan desaKu , AKU BENAR BENAR AKAN MEMBUNUHMU PENGHIANAT ! " ucap mei dengan geram dan berlari ke arah naruto

sementara naruto hanya diam di tempat dan memandang datar mei terumi yang berlari hendak menyerangnya . Mei pun merapal segel

Futon : Komu no jutsu

Mei pun menyemburkan awan seperti uap ke arah naruto , merasa terancam , Naruto pun melompat kebelakang untuk menghindari serangan Mei . Benar saja , puncak tembok yang terkena awan uap yang di semburkan mei meleleh , bagaikan lilin yang terkena api .

" wooww , aku tak menyangka jika napas seorang mizukage akan seberbahaya itu , aku sudah pasti mati jika bercinta denganMu " ucap naruto dengan sedikit senyuman yang terpatri di bibirnya

tak menghiraukan ucapan Naruto , Mei pun mengambil kunai dari sakunya dan melemparkannya ke arah Naruto . Saat kunai hendak mencapai ke kepalanya , Naruto pun menghilang dalam kilatan cahaya kuning dan muncul di belakang Mei . Naruto pun menghantam mei dengan tinjunya namun masih dapat di blok dengan siku tangan kanan Mei , tak sampai di situ , neruto pun mengayunkan kakinya hendak menendang selangkangan Mei (?) namun Mei meloncat kebelakang untuk menghindarinya dan merapal segel

Yoton : Yokai no jutsu

Mei pun menyemburkan Larva panas dengan intensitas besar ke arah Naruto . Namun Naruto hanya diam dan tak beranjak dari tempatnya . Semburan larva tersebut pun menghantam tubuh naruto dan membuat mei tersenyum . Dari balik kepulan asap yang di timbulkan oleh jutsu mei . Muncul naruto masih dengan keadaan untu , namun badannya kini tembus pandang . Mei cukup terkejut dengan keadaan naruto .

" apa kau sudah mati , hingga badanMu terlihat tembus pandang seperti itu..? "

" apa kau pikir begitu " ucap naruto badannya pun kembali sepeeti semula .

' apa apaan ini , seharusnya jutsu andalanku itu sudah membunuhnya ' batin Mei

Mei yang sedang lengah pun terkejut saat melihat sebuah kunai tengah mengarah ke arahnya , Mei pun menundukkan badannya untu menghindari kunai tersebut . Malihat mei menunduk Naruto pun hanya menyeringai , ia pun menghilang dalam kilatan cahaya kuning dan muncul di atas mei dengan sebuah rasengan di tangan kanannya , sementara tangan kirinya menangkap kunai yang tadi ia lemparkan . Mei yang melihat itu pun hanya pasrah dan tak ada kesempatan untuk menghindar dan

Rasengan

BLAARRRRDDDD

Naruto pun menghantamkan Rasenggannya ke punggung Mei , sekaligus menandai dangan segel hiraishin . Hantaman Rasengan naruto dari atas yang menghanyam punggung mei pun membuat mei terjerembab menghantam tanah yang mulai mengering , bajunya robek cukup besar dan bagian punggungnya , iapun bangkir berdiri , kini tampak darah segar keluar dari mulutnya

Namun Naruto sudah muncul kembali dan mencengkram leher mei dan menghantamkan tubuh mei ke tembok .

" kau salah satu dari orang yang membuatKu menderita "

" b...b..bunuh ak..aku " lirih mei

" tak ada gunanya membunuhMu , aku juga ingin membuatmu merasakan apa itu rasa sakit " ucap naruto dan melempar tubuh yak berdaya Mei terumi .

" kita akan bertemu lagi , Mizukage sama , mungkin di medan perang " ucap naruto sebelum menghilang dalam kilatan cahaya kuning

.

.

.

.

TBC

.

.

MAAF ALURNYA KECEPETEN , SOALNYA BIAR CEPET NRUTO VS 6 KAGE (PENASARAN 1 KAGENYA SIAPA)

SEE YOU

REVIEW JIKA ADA SARAN , MENERIMA DEGALA SARAN , KRITIK , CACI , MAKI , CIUMAN , KECUPAN , dan APAPUN ITU , HEHEHEH

FOLLOW JIKA PENGEN TAU PERKEMBANGAN FANFIC INI

FAVURITE JIKA SUKA SAMA FANFIC INI