Chapter 8
A/N : MAAF kalo para reader kecewa atas ketidak konsistenanKu terhadap menentukan pairing , tapio apa mau dikata , aku memang orang yang yak konsisten . jadi sekali lagi maafin aku ya , aku janji gak bakal merubah pair lagi deh , tetap NARUKARINHINA dan jika aku buat fanfic lagi aku akan konsisten dalam menentukan pair .
Maaf kalau updatenya lama , seperti yang kita tau bahwa kemaren kita dapat berita yang tak sedap , yaitu fanfiction akan di tutup . hal itu membuatku kesal dan lemah dalam menulis sekaligus kecew
BALASAN REVIEW LEWAT PM AJA YA , SOALNYA AKU LAGI MALAS BALAS DI CERITA
BIAR GAK BERTELE TELE BAH .
GAK BANYAK BACOT , LANGSUNG AJA BACA NIH
.
Disclaimer : Naruto © Masashi Kisimoto ( Naruto hanya milik Masashi Kishimoto)
Judul : THE LAST OF UZUMAki
Genre : ADVENTURE , ROMAN
pair : NARUTO x KARIN x HINATA
.
.
CHAPTER 8
.
sspplaass
kilatan cahaya kuning kini terlihat di atas sebuah bukit dan menampakan sesosok pemuda dengan rembut berwarna kuning dan jubah putih dengan aksen api di bawahnya , pemuda tersubut ialah Uzumaki naruto .
Naruto berjalan menuju tepi sebuah tebing untuk melihat matahari tenggelam . Yah , memang tepi tebing adalah tempat yang cocok untuk melihat sunset selain di tepi pantai . Matahari berwarna oren yang berada di ufuk barat menambah kesan damai pada tempat itu . Iapun duduk dan menyandarkan badannya pada sebuah pohon yang besar yang berada di tepi tebing itu . Pandangannya lurus menghadap matahari yang berwarna oren tersebut . Matanya pun mulai terpejam seiring tenggelamnya matahari sore tersebut .
Naruto'S mindscape
Naruto kini tengah berjalan di sebuah hambaran luad dengan backgroun berwarna putih . Langkahnya terhenti tepat di depan sebuah musang raksasa berwarna oren dengan ekor berjumlah sembilan yang melambai lembai .
" Hey naruto , ada apa kau kemari ? " tanya kurama
" tidak kyuu , aku hanya ingin mengobrol denganMu dan ' dia ' " balas Naruto
" hahah , baguslah Naruto . Aku juga ingin mengobrol denganMu , jika kau ingin mengobrol dengan'nya' itu sama saja kau mengobrol dengan orang bisu " ucap kurama sambil melirik sesosok yang ada di sampingnya .
" setidaknya kau punya teman kan ? Tidak kesepian lagi di tempat ini " ucap naruto " aku menyesal menyetujuiMu untuk membangkitkannya , karna dia itu sangat membosankan "
" aku membutuhkannya Kyu "
" terserahMu saja lah "
Naruto pun berjalan mendekati kurama dan menyandarkan badannya pada ekor musang tersebut .
" hey Naruto , kenapa kau tidak memanggilku saat kau menghancurkan desa itu tadi , padahal aku sangat ingin mencabik cabik orang yang telah me..."
" sudahlah kyuu , lain kali aku akan memanggilMu saat keadaan genting " ucap naruto menyela perkataan kyubi .
Naruto kini berdiri dari duduknya dan menghampiri sosok yang tengah bersandar di dinding ruang kehampaan tersebut dan menepuk pundak sosok tersebut . Sosok tersebut pun membuka matanya dan terlihatlah bola mata merah darah dengan aura kebencian sangat besar .
" master " ucap sosok itu
" yami , apa kekuatanMu sudah kembali sepenuhnya ? " tanya Naruto pada sosok yang diketahui bernama Yami .
" yahh lumayan Lah master , kebencian dan kegelapan yang ada di hatimu membuatKu bertambah kuat " ucap yami
" apa kau mau mencoba kekuatanMu "
" hmm..boleh juga " ucap yami dengan seringai .
" baguslah , pergilah ke Iwagakure , dan lenyapkan desa tersebut , tapi jangan bunuh si 'kakek tua' tersebut "
" Baiklah , kapan aku bisa melaksanakan tugasKu master "
" besok "
.
.
.
.
Di Konoha
seorang pemuda dengan rambut nanas kini tengah duduk di atas sebuah bangunan gedung yang tinggi , matanya tertuju pada sebuah bulan purnama yang amat terang . entah apa yang di pikirkan pemuda tersebut , namun jika di lihat dari sorot matanya , jelas terlihat jika ia sedang memikirkan sesuatu .
Shikamaru Pov'S
aku sudah menduga jika naruto memiliki alasan yang kuat saat ia hendak meninggalkan desa . Walaupun ia sangat loyal terhadap konoha , namun perlakuan penduduk konoha tepat tak berubah . Dan juga maksud dari perkataannya yang sangat susah ku mengerti , apa mungkin ada sangkut pautnya dengan para tetua dan para kage , atau ia memiliki masalah dengan desa lain . Namun kenapa ia masih mau menyelamatkan dunia dengan membunuh iblis moryu . Aarrggg semua ini benar benar membuatku bingung , di tambah dengan sikap naruto yang sangat berubah dan kini ia tak lagi memiliki perasaan . Membunuh neji bahkan dengan tatapan datar , seolah tak ada kata 'teman' lagi di hatinya , aku harus mencari tau tentang semua ini .
Shikamaru pov'S end
.
.
.
Sementara di sebuah apartement , seorang pemuda berambut raven dan seorang wanita berambut pink tengah duduk di sebuah sofa , sang pemuda merangkul pinggang sang wanita sengan erat sementara sang wanita menyandarkan kepalanya di bahu sang pemuda .
" sakura , menurutMu apa tujuan Naruto meninggalkan desa ini ? " tanya sasuke memulai pembicaraan
" entahlah sasuke-kun , aku tidak tau . Mungkin ia mencari kebebasan seperti yang selalu ia bicarakan " jawab sakura santai
" mungkin , namun ia sangat loyal dengan konoha , kenapa ia bisa berkhianat..? "
" aku tau dia sangat loyal namun aku tau jika ia sa... , ehh tunggu dulu , kenapa kau menanyakan hal seperti itu , apa kau mengkhawatirkannya ? Bukankah itu bagus jika ia pergi dari desa , tak ada halangan lagi bagiMu untuk menguasai desa ini , sebagai buktinya , kini kau sudah menjadi hokage "
" bukan itu maksudKu , tapi , jika ia tetap loyal pada konoha , maka kita bisa memanfaatkannya untuk merebut desa-desa lain , dan menguasainya "
" maksudmu , menjadikannya senjata ..? "
" ya begitulah "
" mungkin kita sudah terlambat , tapi aku punya satu solusi yang bisa membantuMu menguasai dunia "
" apa itu "
" perekrutan ninja "
" perekrutan Ninja...? MaksudMu ? "
" dengan mewajibkan semua warga dan anak kecil hingga dewasa melakukan wajib ninja (wajib militer) kita bisa membuat pasukan yang bisa di jadikan alat berperang , dengan begitu kau tak perlu mengotori tanganMu " jelas sakura
sasuke yang mendengar penjelasan sakura hanya menyeringai .
" dengan begitu aku bisa menguasai dunia dan membuat semua orang bertekuk lutut di kakiku dan klan Uchiha akan menguasai dunia , aku menyukai gadis sepertiMu "
" aku sudah tidak gadis lagi sasuke-kun "
sasuke hanya terkekeh mendengar ucapan sakura dan memperlihatkan senyum mesumnya .
" bisa aku merasakan serviceMu malam ini , sayang " ucap sasuke
" kau tak perlu memintanya jika kau menginginkannya " ucap sakura
dengan gerakan cepat sudah duduk di pangkuan sasuke dan mengalungjan tangannya di leher sasuke .
dan terjadilah sebuah adegan yang author tak ingin menceritakannya , karena terlalu ' Merepotkan '
.
.
.
.
Naruto kini tengah terbangun dari tidurnya , ie merenggangkan otot ototnya yang kaku , kemudian ia membasuh mukanya di sebuah sungai yang tak jauh dari tempatnya beristirahat . Kini ia pun sudah siap dengan rencana nya . Tiba tiba dari tubuhnya keluar aura hitam yang hendak memisahkan diri dari tubuh Naruto , aura hitam yang keluar dari tubuh naruto pun membentuk sasosok pemuda sangat identik dengan Naruto namun memiliki warna merah darah .
" kau sudah siap yami ? "
" ya , master "
" lakukanlah " yami pun menjadi aura hitam kembali dan hilang terbawa angin , tujuannya...IWAGAKURE
.
.
.
sementara naruto hanya tersenyum melihat kepergian yami
" saatnya Meratakan Kumogakure , Paman Bee , Aku datang " ucap naruto semelum hilang dalam kilatan cahaya kuning . Sabtu
.
.
.
sementara di Uzuhiogakure , karin kini tengah berlatih demi menyempurnakan teknik rantai cakranya . Namun kegiatannya terhenti saat ia merasakan ada dua cakra asing yang mendekat ke arahnya , sebagai ninja sensor yang handal , ia dapat dengan mudah mendeteksi bila ada orang atau musuh yang mendekat ke arahnya . Ia pun bersiaga jika ada ancaman . Walaupun wilayah rumahnya telah naruto lapisi dengan Kekai , namun tidak menutup kemungkinan jika ada sedikit celah yang ada pada kekai tersebut . Ia pun berlari dari belakang rumahnya tempat latihan ke depan rumahnya . Dari pandangannya ia pun dapat melihat jika ada dua wanita yang mendekat ke arahnya . Dua wanita tersebut pun kini sudah berada di hadapannya , lebih tepatnya 10 di hadapannya . " Akhirnya kami menemukanMu " ucap seorang wanita dengan rambut kuning pucat dan di kucir dua , jangan lupakan dadanya yang besar , ia adalah Tsunade .
" Tsu..Tsunade-sama , ada apa anda kemari , ap..apa anda akan menangkapKu ? " Tanya karin dengan ketakutan . Pasalnya yang ada di hadapannya kini ialah seorang legenda sannin yang memiliki kapasitas ninja level ' Kage ' . Hanya sedikit peluang menang untuknya jika ia melawan .
" tidak , aku kesini hanya ingin mengunjungi cucuku "
" tap.." ucap karin terhenti .
" tenang lah , aku juga ingin mengunjungi istri cucuKu " ucap Tsunade memotong ucapan karin sambil mengedipkan sebelah matanya .
" eh..ba..baiklah tsu..tsunade-sama " ucap Karin terbata dengan wajah memerah
" tenang lah , jangan terlalu formal , panggil Baa-san saja "
" baiklah tsunade Baa-san , silahkan masuk " ucap karin mempersilahkan tsunade dan shizune masuk ke rumah kecilnya . dengan segera , karin pun membuatkan minum buat tamunya tersebut . Setelah membuatkan minum , karin pun duduk berseberangan dari Tsunade dan Shizune .
" ohh iya , naruto kemana ? " ucap tsunade membuka pembicaraan .
" ano..Naruto-kun sedang pergi " jawab karin
" kenapa kalian memilih tempat tinggal seperti ini , aku yaki kalian akan di terima jika kalian tinggal di desa lain " tanya tsunade kembali
" tak ada tempat lain buat kami bernaung baa-san . semenjak perang dunia 4 usai , perlakuan para penduduk tak berubah pada naruto , ia tetap di kucilkan karna Hal yang kalian sebuh 'penghianatan' itu , mereka sudah termakan omongan kosong para tetua dan kage-kage sialah itu "
" tapi ini sebuah hutan dengan desa yang telah runtuh "
" tapi di sinilah tempat kami berasal , jadi kami memutuskan untuk tinggal di tempat ini dan membangunnya kembali "
" apakah desa ini desa UZUHIOGAKURE ? Dan bagaimana kalian bisa sampai di tempat ini ? "
" ya benar , desa ini ialah desa reruntuhan desa UZUHIOGAKURE . Aku yang mengajak Naruto-kun kemari , karena aku mendengar pembicaraan para tetua dan hokage yang hendak menjadikan Naruto-kun sebagai senjaya dalam menguasai kelima negara besar , jadi aku memutuskan untuk mengajak naruto-kun meninggalkan desa , bukankah lebih baik dari pada ia berada di desa terkutuk itu " jelas karin
Tsunade pun agak tersinggung dengan perkataan karin yang menganggap bahwa desa yang di dirikan oleh kakeknya di sebut desa terkutuk . Tapi apa mau di kata , hal itu memang benar dan tak dapat di sangkal . Dan Tsunade pun hanya bisa menghela nafas .]
' jadi konoha memiliki niat buruk setelah perang Dunia shinobi 4 , kurang ajar ' batin Tsunade
" ohh , baiklah , kurasa kami harus melanjutkan perjalanan kami , aku senang kau menjaga cucuku dengan baik "
" ehhh , tentu Tsunade baa-san "
" baiklah , kami pergi dulu , jaa "
Tsunade pun melambaikan tangannya sebelum meninggalkan Karin yang berada di rumahnya .
.
.
.
.
Sementara yami kini sudah berada di wilayah Iwagakure , Iapun berjalan santai . Hingga akhirnya ia dapat melihat desa yang cukup aneh , pasalnya desa itu di dominasi dengan batu batu dan tanah bahkan ada rumah yang berada di dalam gua . Ia pun membentuk sebuah bola hotam dengan cincin yang melingkar di sekitar bola tersebut .
Dai Rasenringu
iapun melemparkan bola spiral tersebut . Bola tersebut pun melayang layang di udara sebelum jatuh ke tanah .
Bllaaaammmm
Ledakan dahsyat yang di hasilkan oleh jutsu yami yang bersifat destruction tersebut pun berhasil menghancurkan desa tersebut .Seringai sadis jelas terpampang di wajahnya
Dai Rasenringu memang jutsu yang bersifat Destruction atau penghancur . Berbeda dengan rasensuriken .
Yami pun membalikan badannya bahwa ia merasa sudah selesai dengan misinya . Namun belum jauh ia melangkah , ia merasakan ada bahaya yang mendekat ke arahnya . Tepat sekali dugaannya , setelah ia membalikan badannya , terlihatlah seorang kakek kakek kecil dan pendek sedang hendak menembakan sebuah cahaya yang berada di tangannya . Kakek tersebut pun menembakan jutsunya tepat ke arah yami .
Jinton : Genkai Hakuri no Jutsu
srriingg
elemen debu yang di tembakan oleh orang tersebutpun mengarah dengan cepat ke arahYami .
bbllaarrdd
ledakan sangat dahsyat dari jutsu hasil penggabuangan tiga elemen utu pun membuat kawah yang besar . Pak tua yang di ketahui bernama Onoki itu pun tersenyum , mengira bahwa musuhnya telah mati .
Namun ia terkejut saat mendapati bayangan yang masih berdiri tegak di bali kepulan asap . Saat kepulan asap sudah hilang , ia tambah terbelangak tak percaya jika musuhnya masih berdiri tegak di tempatnya yang sudah menjadi kawah .
' ini mustahil ' batinnya
" bisakah kau membuat ini lebih menarik pak tua " ucap yami
" sialan , siapa kau sebenarnya ? Apa maksudmu menghancurkan desa ini ? " Marah Onoki
" aku tak tau siapa diriku , dan aku hanya menjalankan tugasku untuk menghancurkan desa ini " jawab Yami santai
" Bangsat kau " maki Onoki , ia pun membuat hansel
Iwa Bunshin no Jutsu
Pofff
munculah lima bunshin di samping Onoki yang terbuat dari tanah . kelima bunshin tersebut pun terbang ke arah Yami . Tiga di antaranya merapal segel .
Doton : Ryugariryu
dari tanahPun muncul tiga naga yang hendak menyerang Yami . Sementara yami hanya tenang di tempatnya . Ia pun menengadahkan tangannya ke atas , di tangannya pun tercipta sebuah rasensuriken berwarna hitam .
Futon : Yami Rasensuriken
Yami pun melempar Rasensuriken berwarna hitam tersebut ke arah naga naga yang hendak menyarengnya .
Blarrrdddd
ledakan yang di hasilkan oleh kedua jutsu tersebut pun membuat daerah sekitar di penuhi dengan debu . Dari balik debu tersebut munculah kelima Bunshin Onoki yang menyerang Yami dengan taijutsu . Namun kelima bunshin tersebut pun dengan mudah di kalahkan oleh Yami . Namun bunshin-bunshin tersebut hanya sebagai umpan saja bagi yami . Sementara Onoki yang asli kini tengah menyiapkan jintonnya .
Jinton : Genkai hakuri no jutsu
sllingg
Onoki pun menembakan jintonnya ke arah yami , ledakan besar kembali terjadi saat jinton tersebut mengenai yami . Onoki pun ngos ngosan(?) . pasalnya di usia yang sudah uzur , menggunakan Jinton sebanyak dua kali akan menghabiskan 90 % cakranya , di tambah membuat lima bunshin membuat dirinya kelelahan .
" akhirnya dia telah..."
" mati " sebuah suara berasal dari belakangnya dan memotong perkataannya membuat onoki terbelangak
' bagaimana dia bisa '
" aku tak bisa di bunuh , atau lebih tepatnya aku makhluk immortal . Aku akan mati jika kau membunuh masterKu " ucap yami mengeratkan cekikannya pada leher belakang Onoki .
" Master ? Apa maksudmu ? "
" Kau akan mengetahuinya nanti " ucap yami sebelum melemparkan tubuh Onoki hingga bagian punggungnya menghantam batu .
" Aaarrrrgggghhhhhh Punggungku kambuh " teriak Onoki OOC
Yami pun hilang bagai di telan kegelapan .
.
.
.
.
TBC
.
.
MAAF ALURNYA KECEPETEN , SOALNYA BIAR CEPET NRUTO VS 6 KAGE (PENASARAN 1 KAGENYA SIAPA)
SEE YOU
REVIEW JIKA ADA SARAN , MENERIMA DEGALA SARAN , KRITIK , CACI , MAKI , CIUMAN , KECUPAN , dan APAPUN ITU , HEHEHEH
FOLLOW JIKA PENGEN TAU PERKEMBANGAN FANFIC INI
FAVOURITE JIKA SUKA SAMA FANFIC INI
REVIEW
