Ini fic pertama saya, jadi maafkan kalo ada typo/misstypo.

Boku wa Hikari Kengo, yoroshiku...

Warning : Typo, misstypo, humor garink, 5 OC author yang nyangkut disini, EYD tak barlaku, bahasa aku-kamu dan lu-gue, gaje, ngaco, Author newbie, ngawur, dan saya bingung... #plak.

Disclaimer : Vocaloid bukan punya saya, tapi punyanya om (?) Yamaha dan tante (?) Crypton.

Kengo : Mumpung bisa apdet mending apdet dulu. Dan maaf kalo cerita ini pendek. Bales review dulu...

To vermiehans :

Emang Len kasian, wkwkwk. #dilindesLen. Kalo mau tau liat aja. Udah apdet. KaiMiku mungkin chapter depan. :P

To Yami Nova :

Yap, betul sekali... Tapi jika saya jadi anda, saya akan lebih mengkhawatirkan Len dan Kaito dibanding Winona karena ...Urrrghurp *disumpel udang goreng*

Len : Diem lu BakAuthor!

Tapi omong-omong saya kentara banget dong... *pundung*

Sonotorii,WVX. Waktu Vocaloid X. Maaf kalo copas.

Iya dong, keren kan Dell bisa ngedangdut... #dibantaiDell

Ini sudah lanjut.

Kengo : Yaudah deh, ge-pe-el kita mulai chappie tiga ini...


Sebelumya di VocaDorm...

"Kamarnya model barak nih?" Tanya Shiroumi sambil beresin koper-koper bawaan mereka bertiga.

"Itu karena di sini Co-Ed dorm (?)." Jawab Rin.

"Ja-jaa, giliran gua udah kan? Ahaha..." Akaito pun segera duduk di sofa yang ada di belakang lingkaran.

"WHOAAA! SEMBADI HELEP MIIIII!" Kata Len sok inggris selagi dia digeret sama 'make-up artist' yang akan mengubahnya menjadi kakanya.

Shiroumi pun muter tu botol dan berhenti di...


"Truth or Dare? Rin-san?" Tanya Shiroumi.

"Truth aja deh." Kata Rin agak gugup.

"Seneng gak nge-crossdress adek lu tersayang?" Tanya Shiroumi dengan nada jahil. Len pun ngelempar death glare terbaiknya.

"Wih, itu mah seneng banget gua!" KAta Rin sambil mengabaikan death glare dari Len. Shiroumi pun duduk di sebelah Rena yang baru dari toilet. Rin muter botol itu dan berhenti di Gumiya.

"Nah, Truth or Dare?" Tanya Rin.

"Truth." Jawab Gumiya yakin

"Dari semua cewek disini, siapa yang lu suka?" Tanya Rin dengan nada menggoda.

"Ummm... Gak ada sih." Kata Gumiya. Rin keliatan sedih, lalu duduk di sebelah 'Rin' karena Gumiya udah jujur. #dilindesLen.

Gumiya pun muter botolnya dan berhenti di Kaito.

"Truth or Dare?" Tanya Gumiya.

"Dare!" Kata Kaito. Gumiya lalu pergi ke dapur VocaDorm ngambil sesuatu lalu balik lagi.

"Liatin ini terus selama permainan, jangan sampe drooling tapi. Mulai dari..." Kata-kata Gumiya terpotong karena 'danau dadakan' dari mulut Kaito #diparutKaito.

"Nih, ambil!" Gumiya pun ngelempar benda 'itu' ke tangga dan Kaito ngejar-ngejar kayak anjing kelaperan. #plak

Gumiya pun duduk di sebelah Len, Kaito muter botolnya dan berhenti di Winona.

"Truth or Dare?" Tanya Kaito

"Truth." Kata Winona. Padahal dia paling males main beginian.

"Hmhmhm... Gua udah nyelidikin masa lalu kalian semua!" Kata Kaito mengawali.

"STALKER!" Koor lima anak baru tersebut.

"Lu suka gak sama orang yang nembak lu dulu?" Kata Kaito yang gayanya udah kayak detektif gadungan #plak.

...

...

...

Krikrikrik (Kengo : "Halo pak jangkrik..." :D)

"Oy,oy, Winona! Daijobu?" Tanya Toma Panik karena Winona cuma diem ngebatu.

"Lu gak usah sefrontal gitu juga dong!" Bentak Akagane ke Kaito, Tapi...

"Kaito..." Shiroumi yang udah dipenuhin dark aura di sekitarnya mulai ngedeketin Kaito

"Cho-chotto matte! Len yang nyuruh, ciyus!" Kata Kaito panik yang berimbas pada gaya bicaranya.

"Len... Kaito..." Kata Shiroumi yang udah kayak heartless

...

...

...

May we skip this bloody scene, please? *nada donal bebek dan muka watados* #plak

Setelah Len dan Kaito balik dari RS Expres, Kaito ngajuin pertanyaan yang sama kayak tadi. (Kengo : "Hontoni baka!" #diparutKaito) Kontan Shiroumi yang udah berubah jadi heartless itu mau ngehajar mereka berdua, tapi...

"Mou, yamete kudasai." Kata Winona sesengukan sambil memeluk Shiroumi dari belakang. (Kengo : "Oh so sweet banget. Saya sebagai author aja pangling liat hasil tulisan saya...") Lalu dari balik kegelapan, Shiroumi yang udah normal meluk balik Winona (Kengo : "Kayak Sora sama Kairi di KH1 lho... Tauk deh bener apa salah...").

"Wiiiih... Mesra bangeeet... " Kata Rei siul-siul.

"Kamera mana kamera" Kata Meiko girang.

JPRET!

Tiba- tiba Tsuchiya Kouta a.k.a Mutsurini dari Baka-Test mengabadikan momen yang 'oh-so-sweet' itu.

"Jaa, aku permisi dulu..." Kata Mutsurini sambil pergi keluar dengan gaya ninja gaje.

...

...

...

Krikrikrik (Kengo : "Halo lagi pak jangkrik..." :D)

Oke, kenapa ni fic jadi Drama genre-nya? Tapi...

"MASA BODOH DENGAN PERATURAN SEKOLAH!" Teriak Luka gaje dan berhadiah timpukan negi busuk dari Miku.

"Salah fic, Luka-senpai..." Kata Miku watados.

"O-oke deh, Ka-kazemi-s-san, si-silahkan diputer botolnya..." Kata Kaito gagap karena sepasang mata mengawasinya dengan tumpul. (Kengo : "Tajem udah mainstream...") Kaito pun duduk di sebelah Len.

"Pssst, awas lu BaKaito..." Kata Len kesel. Kaito cuma bergidik ngeri.

Winona pun muter botolnya, tapi...

TING NONG!

"Oke, sushinya dateng!" Kata Luka girang dan diri dan ngebuka pintu.

"Ha'i, ini sushinya =. Dua belas Ribu yen." Kata si penganter berjubah item yang terbilang cebol itu. #plak

Luka pun membawanya ke altar seserahan a.k.a meja makan.

"HAJAR BLEEEH!" Kata Dell yang udah gak sabaran kepengen makan, tapi digaplok oleh tuna seger milik Luka yang baru diambil dari laut. (Kengo : "Kapan ke lautnya? Kan dari tadi main ToD.")

"Ngomong-ngomong boleh minta tunanya gak?" Tanya si bocah cebol itu.

"Buat apa?" Tanya Luka sambil ngasih tuna seger itu ke si bocah berjaket item itu.

"Buat...INI!"

T-B-C

Preview Chapter 4 :

Hal-hal gila terjadi setelah makan malem...

"Jangan bercanda apa Akkun!"

"Huweee! Kita bukan Yaoi..."

"Demi TUHAAAAAAN!"


Kengo : Chapter tiga selesai! Saya bakal apdet sebisa saya, atau mungkin gak sesuai jadwal. Karena jadwal nge-Net yang masih labil. Jadi tungguin aja apdetnya. Akhir kata...

Mind to Reveiw?