Ini fic pertama saya, jadi maafkan kalo ada typo/misstypo.
Boku wa Hikari Kengo, yoroshiku...
Warning : Typo, misstypo, humor garink, 5 OC author yang nyangkut disini, EYD tak barlaku, bahasa aku-kamu dan lu-gue, gaje, ngaco, Author newbie, ngawur, dan saya bingung... #plak.
Disclaimer : Vocaloid bukan punya saya, tapi punyanya om (?) Yamaha dan tante (?) Crypton.
Kengo : "Akhirnya update juga... Telat? Bodo amat... Bales review lewat PM ya... Oh iya. Hoy, sini!"
? : "Apaan?"
Kengo : "Perkenalin diri dulu napa?!"
? : "Boku no nama e wa HIkari Xongek. Saya akan jadi OC sampingan di sini sekaligus narator... Yoroshiku."
Kengo : "Nah, ge-pe-el. Kita mulai chapter enam..."
Sebelumnya di VocaDorm...
"Kiyo-sensei, boleh ke toilet gak?" Tanya Toma.
"Woy, Toma! Lu napa?" Kata Len ngguncang-ngguncangin badan Toma.
"Gua tanya sekali lagi. Lu kenapa bisa pingsan di sini?" Gantian Len yang nanya.
"DOPPELGANGGER?!"
VocaDorm, Kamar Cowok, 17.30 WVX
Toma, Winona, Akagane, Rena, dan Shiroumi disuruh dateng ke kamar laki-laki sore ini oleh Len untuk ber-lemo...
Xongek : "Thooor, skrip macam apa ini?" *dark aura*
Kengo : "Yaiks! Salah skrip! Ampuuun!"
.
.
.
May we skip this bloody scene please? *nada donal bebek*
Ulang lagi.
Maksudnya untuk mengadakan rapat penting tentang cara beternak ayam? You don't say thor?! Mungkin maksud author ada kepentingan tertentu...
"Yo! Kalian udah di sini?" Sapa Gumi beserta Gumiya, Neru, Kaiko, dan Dell.
"So pasti laaah." Jawab Akagane semangat.
"Jadi rapat bisa dimulai?" Tanya Len yang baru dateng bersama Rin, Miku, Rui, dan Rei yang ngekor di belakangnya Len udah kayak main 'follow the leader'. #plak.
"Oke, jadi apa yang mau dirapatin?" Tanya Rei.
"Kita di sini mau rapatin tentang Kiyo-sensei." Kata Len.
"Masa?" Tanya Rin sotoy dan berhadiah timpukan kulit pisang.
"Jangan sotoy napa Rin!" Koor anak-anak (min Len dan Rin).
"Oke, seperti yang udah dibilang sama Len tadi, gua bakal ceritain hal yang gua alamin waktu ke toilet tadi pagi." Kata Toma mulai cerita.
.
.
.
"APAH?!" Koor anak-anak.
"Masa kita belum tau ini?" Pekik Miku.
"Ya udah! Mending kita dateng ke rumahnya Kiyoteru aja!" Kata Dell nyaranin.
"OSUUU!" Koor yang lain.
SKIP TIME
Di depan rumah Kiyoteru...
"Kenapa..." Neru kedengeran rada gak enak.
"Suasananya..." Kaiko ngelanjutin.
"Kayak giniii?!" Koor yang lain. Mau tau kayak gimana? Itu rumah udah kayak love hotel bro!
TOK-TOK
"Siapa?" Tanya yang di dalem.
"Hoy, kenapa suara anak kecil?" Tanya Toma ke Rena. Rena cuma ngangkat bahunya.
Pintu pun dibuka daaan...
Muncullah seorang gadis kecil berambut coklat dengan gaya pigtail.
"Permisi dik, ayahmu ada?" Tanya Rui sopan.
"Ayah?" Tanya gadis itu bingung. Sekarang mereka cuma tatap-menatap.
"Emangnya yang tinggal di sini siapa aja?" Tanya Gumiya heran.
"Cuma aku dan suamiku disini." Kata gadis itu
.
.
.
"TERNYATA KIYO-SENSEI PEDOOO!" Koor anak-anak yang panik gara-gara gurunya pedo.
"Cho-chotto matte, nama e wa?" Tanya Winona panik.
"Nama e wa Hiyama Yuki!" Jawab gadis itu polos.
'Ni anak udah diperkaos terus dihipnotis kayaknya!' Batin anak-anak.
"Oh iya, boleh kutanya sesuatu?" Tanya Toma langsung ke inti permasalahan.
.
.
.
"Oooh itu... Besok juga ilang kok Doppelnya." Jawab Yuki jelas. Semuanya cuma ngangguk-ngangguk
"Jadi begitu ceritanya. Kalo begitu kami permisi dulu." Kata Len canggung dan keluar diikuti yang lain kayak main 'follow the leader'. #plak
Di luar...
"Yeees! Kalo gitu besok bakal ada guru baru dong!" Teriak Gumi semangat.
"Iya ya, bosen gua gurunya Kiyoteru muluk." Tambah Rin.
"Kira-kira siapa aja ya gurunya?" Tanya Neru.
SKIP TIME
VocaDemyx, Ruang kelas X.
Winona dan Rena ngelaiat ada kerusuhan di pojok kelas. Satu di tempat duduknya Toma. Kenapa? Oh la la... Ternyata dia ditanyain sama yang lain gimana cara dia tau kalo Kiyoteru itu Doppel. Winona dan Rena pun cuma sweatdrop gara-gara ngedengerin dari jauh.
Satu lagi ada di papan pengumuman.
"Itu kenapa rusuh banget ya disitu?" Tanya Rena heran. Winna cuma nggeleng tanda gak tau. Tiba-tiba ada yang nepok pelan pundaknya Rena.
"Mou, orang dibilangin kertasnya mau dibagiin. Oh iya, ini!" Kata MIku sambil nyerahin satu kertas ke Winona dan Rena masing-masing. Mereka pun ngebaca isi pengumuman itu.
PENGUMUMAN
Karena efek Doppel-Kiyo sudah habis dimakan subur (?), kami memperkerjakan beberapa guru.
IPA : IA (Kelas X), Lily (Kelas XI), Hiyama Kiyoteru (Kelas XII)
IPS : Megurine Luki (Kelas X), Hatsune Mikuo (Kelas XI), VY2 Yuuma (Kelas XII)
MTK : Hiyama Kiyoteru (Kelas X), Hikari Xongek (?) (Kelas XI), Suzune Ring (Kelas XII)
Kesenian : VY1 Mizki (Kelas X), IA (Kelas XI), dan Aoki Lapis (Kelas XII)
Olahraga : Sakine Meito (Kelas X), VY2 Yuuma (Kelas XI), Hibiki Lui (Kelas XII)
Karena BakAuthor nggak kuat nulis yang lain, jadinya cuma segini (?).
Dimohon kerja sama dari seluruh murid-murid yang ada di sini, kalo enggak... Saya 'Mwehehehe' kalian!
From : The Great Emperor Otaku Kepsek (?).
.
.
.
"Err, kenapa bagian akhirnya kayak dicopas ya?" Tanya Rena.
"Dan siapa itu Hikari Xongek? Kenapa kepseknya gila?" Tanya Winona.
"Heee, Matematika masih diajar sama Kiyo-sensei?" Shiroumi nyambung-nyambung.
"Mana guru olahraganya sodaranya si tukang mabok lagi!" Toma ikut nyambung-nyambung.
"Ya udahlah, pasrah aja. Liat aja kita tahan apa nggak dari pelajaran si dewa mabok." Kata Akagane santai. Meito bersin (?).
T-B-C~
Preview Chapter 7:
Pelajaran olahraga dari Meito-sensei.
"Hari ini kita bakal triathlon."
"Buset deh! Gila kali ya tu guru?!"
"Lu siapa?"
Kengo : "Fyuuh, selesai juga. gomen banget kalo pendek. Oh iya, mungkin saya bakal Hiatus nulis dulu, tapi tenang! saya masih bakal review kok! Jadi saya mungkin semi-hiatus."
Xongek : "Wew, jadi guru gua disini... Hebat juga lu thor, walau rada gaje..."
Kengo : "Iya doong. Jadi Minna-san, mohon..."
Kengo & Xongek : "Reviewnya!"
