Ini fic pertama saya, jadi maafkan kalo ada typo/misstypo.
Boku wa Hikari Kengo, yoroshiku…
Warning : Typo, misstypo, humor garink, 5 OC author nyangkut di sini, EYD gak berlaku, bahasa aku-kamu dan lu-gue, gaje, ngaco, author newbie, ngawur, dan saya bingung… #plak
Disclaimer : Vocaloid bukan punya saya, tapi punya om (?) Yamaha dan tante (?) Crypton.
Kengo : "Yosh! Update! Seperti biasa, bales review lewat PM yak? Ya udah deh, kita mulai aja chapter tujuh fic ini…"
Sebelumnya di VocaDorm.
"Masa kita belum tau hal ini?" Pekik Miku
"Oooh itu… Besok juga ilang kok Doppel-nya" Jawab Yuki jelas
"Ya udahlah, pasrah aja. Liat aja kita tahan apa nggak dari pelajaran si dewa mabok." Kata Akagane santai.
Saat ini, seluruh murid kelas X sedang berganti baju untuk pelajaran olahraga. Meski mereka agak ragu karena gurunya adalah sodara dari si tukang mabok, Sakine Meiko.
Di toilet cowok…
"Errr… Kenapa bajunya gini?" Tanya Toma ke Len. Len sendiri cuma makan pisang sambil begaya topeng monyet. #dilindes.
"Gak tau. Kemaren-kemaren perasaan gak kayak gini." Kata Gumiya heran.
"Mana aneh ah!" Akagane ngebantah. Yang lainnya sweatdrop.
"Seragam gini lu bilang GAK aneh?! Common sense lu kemana, hah?!" Kata Shiroumi gak nyelow. Yang lainnya jawdrop ngedenger teriakan Shiroumi yang gak nyelow.
Di lapangan…
"Pfft… Ahahahahaha!" Gelak tawa pun kedengeran dari seluruh penjuru lapangan (Xongek : "Kenapa skripnya lebay begini?")
"BUSET DAH! GAK KIRA-KIRA NIH!"
"KENAPA PADA PAKE BAJU BEGITUAN?"
"Winona, pffft. Nggak pantes banget!"
"Liat lu sendiri, baka!"
"Yare-yare. Pada jadi hyena gila nih kayaknya…"
Kengo : "Kayaknya para readers pada nggak ngerti deh. Xongek, onegai…"
Xongek : "Haaah. Oke, mereka semua pake jumpsuit model Bruce Lielie (?) untuk alasan tertentu. Yang cowok warnanya hijo daun dengan garis putih, dan yang cewek warnanya merah stroberi dengan garis warna putih. Jadi deh permen M*n*z sama permen B*a*t*r. Udah ya thor, gua mesti ngajar lagi. Udangnya anterin ke ruang gu… Eh?"
Kengo : "Karena puasa nanti gua traktir takjil aja ya."
Xongek : "Ya sudahlah. Hei, biar ku bernyanyi. Lalalalalalala yeyeye yayaya~" *nyanyi*
Kengo (inner) : "Malah nyanyi…"
PRIIT TEEET TOEEET (?).
Anak-anak pun baris rapi. Lalu Meito nyapin barisan anak-anak gila itu. #digorokbersama
"Baiklah anak-anak. Kita pemanasan dulu, khususnya bagian kaki karena kita akan triathlon hari ini." Kata Meito santai.
.
.
.
Krikrikrik. (Kengo : "Lama gak jumpa, pak jangkrik." :D)
"NANIIIIIII?!" Koor anak-anak.
"Setelah pemanasan, kalian keluar dan lari satu kilometer ke barat setelah pintu keluar, di sana akan ada pos kedua-renang-disana. Setelah itu kalian lari lagi lima ratus meter ke barat, di sana ada pos ketiga, yaitu bersepeda. Kalian akan bersepeda balik lagi ke sini!" Meito ngejelasin cara triathlon. Setelah penjelasan selesai seluruhnya langsung lari ke luar.
'Lari mah masih mainstream.' Pikir Winona.
Di pos kedua…
"Apaan nih?" Tanya Shiroumi.
"Etto…'Karena di sini tidak ada kolam renang, berenang diganti oleh skiping seratus kali.' Gitu katanya." Kata Rena sambil baca sesuatu di papan pengumuman pos kedua.
"Yaah, kalo beginian mah jagonya Toma… Liatin aja…" Shiroumi ngeluh sambil nunjuk Toma yang udah selesai skiping dalam kecepatan cahaya (?). (Kengo : "Gile lu! Gua sendiri nyampe tujuh puluh aja setengah mati!")
"Aaah!" Semua orang pun nengok ke asal suara. Toma yang udah selesai pun otomatis lari ke asal suara.
"Neru-san! Daijobu?" Tanya Toma panik. Karena gak jawab dan dia megangin kakinya, Toma jadi tau kalo Neru keseleo. Toma pun manggil Kaiko untuk ngelurusin kakinya Neru, lalu Toma pun segera balik ke sekolah
"Chotto! Mau kemana?" Tanya Neru kesel.
"Ke Meito-sensei dulu! Abis itu gua ke sini lagi!" Jawab Toma sedikit teriak.
Gak lama kemudian Meito pun dateng sambil bawa tandu. Neru pun digotong ke UKS oleh Meito dan Toby yang ngikutin Meito setelah dia keluar gerbang sekolah sambil bawa tandu.
"Kasian… Semoga cepet sembuh ya…" Kata Rena yang ngeliat Neru ditandu.
"Pos selanjutnya lima ratus meter lagi! Ikkou ze!" Kata Akagane ngajak yang lain ke pos ketiga. Rena dan Winona pun ngangguk, lalu ngacir ke pos ketiga.
'Sikiping udah mulai rada melenceng!' Batin Winona.
Di pos ketiga…
Di pos ketiga, Winona, Rena, Akagane, dan Shroumi langsung berhenti begitu ngeliat Gumi, Gumiya, Rei, dan Rui yang jawdrop karena ngeliatin sesuatu.
"Kenapa?" Tanya Shiroumi nepok pelan pundaknya Rei.
"Liatin aja sendiri." Kata Rei sambil nunjuk tiga badut yang naik sepeda roda satu. Mereka adalah Dell, Len, dan Rin yang sedang berusaha nyeimbangin diri di sepeda roda satu itu.
"Yo!Bagian sepedanya gimana?" Tanya Toma ke Akagane. Akagane cuma nunjuk ke arah tiga badut dadakan itu. Toma lansgung jawdrop.
"Kita beneran naik ini?" Tanya Winona cengo ngeliatin tiga badut gila itu.
"Mungkin…hosh." Kata Miku yang baru nyampe.
"Disini ditulis 'Karena kami tidak punya sepeda roda dua, maka kalian kembali ke sekolah pake sepeda roda satu.' Gitu katanya." Kata Kaiko ngebaca pengumuman di pos ketiga.
"Buset deh! Gila kali ya tu guru?!" Pekik Miku sambil nyoba ngayuh sepeda roda satu yang disediain. Belum setengah meter ngayuh, Miku udah jatoh dan diketawain temen-temennya.
"Heh! Lu coba sendiri deh kalo lu bisa! Jangan ngetawain aja dong bisanya!" Kata Miku kesel. Akhirnya yang lain pun nyoba naik, lalu jatoh dalam tempo yang sesingkat-singkatnya (?). Miku langsung ROTFL. XD
SKIP TIME
Setelah olahraga dan ganti baju. Semuanya lansung duduk di kelas sambil istirahat.
"Abis ini pelajarannya siapa?" Tanya Shiroumi sambil minum air laut yang warnanya putih (?). (Kengo : "Just info, Shiroi artinya putih -beberapa pasti tau laah- dan Umi artinya laut. Jadi ya gitu lah minumannya…" #digorokShiroumi)
"Kayaknya IPA deh…" Jawab Len sambil liat jadwal.
"IA-sensei, ya?" Tanya Rin. Toma ngangguk berarti iya.
Tiba-tiba pintu kelas dibuka paksa oleh Neru yang ternyata baru balik dari UKS.
"Whoa! Neru-san. Sudah baikan ternyata." Kata Gumiya nyambut Neru.
"Daijobu ka?" Tanya Toma masih khawatir. Neru cuma ngangguk pelan.
"Daijobu. A-ariga…to." Kata Neru malu-malu.
"Ci-Akh!" Shiroumi pun dibungkam oleh peluru kaca yang sama di chapter lima oleh orang yang sama. Semuanya cuma jawdrop ngeliat Shiroumi sebagai korban penembakan di Burning Hall (?). (Xongek : "Nah gini nih, kalo anak laki kebanyakan main PB.")
Sementara itu…
"IA... IA…" Gumam Miku sambil mikir.
"Kenapa?" Tanya Rui yang bingung kenapa Miku bergumam gaje.
"Gak kok, gak kenapa-napa. Cuma ngerasa pernah denger namanya di manaa… Gitu." Jawab Miku singkat, padat, dan jelas. Rui cuma ngangguk-ngangguk.
Tak lama kemudian Seorang gadis berambut strawberry blonde pucat panjang masuk ke kelas.
"Ohayou minna!" Kata gadis itu.
"Ohayou, sensei!" Koor yang sekelas.
"Jaa, atashi wa IA! Guru Ipa kelas X dan kesenian kelas XI, merangkap sebagai wali kelas kalian." Kata gadis yang bernama IA itu. Miku pun langsung inget dengan apa yang dia gumamin dari tadi.
"Untuk hari ini, kita cuma milih pengurus kelas! Jadi, siapa yang mau?" Tanya IA to the point. Sontak Len pun ngangkat tangannya.
"Saya, err…" Terlihat Len kebingungan tentang 'dipanggil-siapa-dia'.
"IA. Panggil saja IA. Dan kamu?" Kata IA nanya balik.
"Kagamine Len." Jawab Len.
"Oke, apa cuma Kagamine-kun yang berminat?" Tanya IA.
SKIP TIME (Kengo : "Takut kelamaan kalo banyak-banyak…" #dibantaiReaders)
"Jadi, ketua kelasnya Kagamine Len, wakilnya Dell Honne (Kengo : "Nggak salah tuh?" #dibantaiDell), bendaharanya Hatsune Miku, sekretarisnya Shion Kaiko." Kata IA sambil nge-double check dan cross ride. #salahfandom
TING TONG TENG TANG TUNG (?)
"Oke, anak-anak. Waktunya pulang."Kata Aria sambil berjalan keluar kelas.
"Miku, Kaiko, pulang yuk!" Ajak Rin dan Rui. Miku sama Kaiko cuma ngangguk.
SKIP TIME
Miku, Kaiko, Rui, dan Rin sedang jalan pulang. Di depan pintu VocaDorm terlihat si idiot tukang makan es krim #diparutKaito, idiot merah maniak cabe #ditabokAkaito, banci taman lawang #ditebas, gadis tuna #digaplokpaketuna, dan tukang mabok #digetokpakebotolsake.
"Kenapa Kaito-nii masih di luar?" Tanya Kaiko ke kakaknya.
"Err… Kita sendiri gak tau mau jelasinnya gimana…" Kata Kaito dan Gakupo kebingungan.
"Dan kenapa banyak kilauan cahaya di dalem?" Tanya Rui sweatdrop.
"Itu juga kita gak tau." Jawab Akaito.
"Mending kita tungguin yang lain." Kata Luka menyarankan.
Sepuluh menit kemudian…
"Kenapa gak bisa masuk sih?" Tanya Toma sambil dobrak pintu bareng Akagane. Setelah mereka nyerah, pintu pun dibuka dan memunculkan sesosok bocah laki-laki berambut landak berwarna hitam.
"Yooo!" Kata orang itu.
"Lu siapa?" Tanya Shiroumi.
T-B-C~
Preview Chapter 8 :
"Tadi lu ngapain di dalem?"
"Apa ini?"
"Chotto, lu pasti gila!"
Kengo : "Oke! Selesai chapter tujuuh. Bai de wei, ada yang bisa tebak siapa 'orang itu'? Dan permainan yang akan dilakukan mereka nanti? Silahkan suara anda di pemilukada (?) Jakarta 2013. #udahlewatjauhbanget
Xongek : "Maksudnya suarakan pendapat anda di kotak review di bawah. Anyway…"
Kengo & Xongek : "Mind to Review?"
