Ini fic pertama saya, jadi maafkan kalo ada typo/misstypo.

Boku wa Hikari Kengo, yoroshiku…

Warning : Typo, misstypo, OOC, OOT, OOG, enam OC author nyangkut di sini, EYD gagal, humor garing ayam kremes (?), bahasa lu-gue dan aku-kamu (Awas, bukan AkuRoku ya... :D), bahasa gaul, gaje, ngaco, pendek, ngawur, kelewat aneh, segala unsur yaoi dan yuri (bila ada) hanyalah untuk hiburan semata, no pairing, hints-hints (kalo ada), ngawur tingkat dewa, dan saya bingung... #plak

Disclaimer : Seluruh Character di sini (kecuali OC, tentunya) adalah milik Crypton Future Media (Crypton Family), INTERNET Co. Ltd (INTERNET Family), dan para fans di sana (fanmade). Saya di sini hanya mempunyai cerita dan OC-OC-nya. Dan saya tidak mengambil keuntungan dalam bentuk apapun.

-VocaDorm-

Kengo : "Yooo, sang author gaje balik lagi dengan cerita gaje ini…"

Xongek : "Hoi, ayo. Kita mesti berangkat sekarang!"

Kengo : "Okeh… Bai de wei, chap ini adalah chap spesial collab sama ore no otouto, Narukami Hiroki. Dan dia nanti aka-urgh!" *dibekep*

Xongek : "Jikan da..." *datar mode on* *narik Kengo*

-VocaDorm-

Sebelumnya di VocaDorm...

"Ya gua titisannya si 'Kaiser'. Kan gua udah bilang kemaren kan?" Kata Kengo santai.

"Gimana? Kengo-san?" Tanya Neru.

"Aah, gomen. Hajimemashite, boku wa SeeWoo. Yoroshiku."

"HAAAA'I!" Koor seluruh kelas.

-VocaDorm-

VocaDemyx,10.15 WVX

"Loh, loh, kenapa? Kan gua cuma numpang lewat doang!" Teriak SeeWoo yang kayaknya lagi panik karena sesuatu. Dia keliatan dikerubungin sama tiga orang yang sedikit lebih tinggi dibanding SeeWoo sendiri. Terlihat satu dari mereka ngambil ancang-ancang buat menonjok bocah dirty-blonde itu.

-VocaDorm-

Di lain tempat...

"Ternyata ramah juga ya dia..." Gumam Miku. Kaito yang lagi makan bareng Miku langsung noleh ke Miku.

"Siapa?" Tanyanya singkat.

"Anak pindahan. Katanya kakak perempuannya jadi guru di sini." Jawab Miku padet dan jelas. Tapi karena otaknya Kaito yang pentium seperempat (?) itupun cuma masang tampang idiotnya #digorokKaito.

"Ahaha. Gomen, Kaito-senpai. Gua lupa kalo otaknya senpai cuma pentium seperempat."

Jawab Miku watados.

BUK! TAK! PRANG!

"Apaan tuh?" Tanya Kaito celingukan. Lalu Gakupo dateng nyamperin mereka berdua.

"Kayaknya ada murid baru dan dia salah ambil jalan..." Gakupo sengaja ngegantung ucapannya. Kaito pun segera berlari ke kelas XII diikuti Gakupo. Miku yang ditinggal sendiri itupun cuma pundung sambil melukin neginya tercinteh (?).

-VocaDorm-

Bek tu SeeWoo's Ples #inggrisgagal...

BUK! TAK! PRANG!

"Akh!" Bukannya ngehindarin tonjokan itu, SeeWoo malah nerima tonjokan itu di perutnya, lalu terjatuh dan tak bisa bangkit lagi~. (Xongek : "Malah nyanyi..." -_-)

"Hehehe..." Tiga orang itu cuma ketawa bengis. Tapi tiba-tiba satu dari mereka tewas seketika (Kengo : "BUKAAAAAAN! Woy, bikin skripnya yang bener dikit napa!" | Hiroki : *nyengir gaje*). Maksudnya satu dari mereka berhenti tertawa karena merasakan dinginnya besi tajam yang menempel di lehernya itu.

"Sokomade da." Ucap Gakupo dingin (Kengo : "Kayaknya perasaan kemaren-kemaren jadi banci deh..." #ditebas). Si tukang pukul itupun tewas seketika karena jantungan. XD

"Ck, lu udah berapa kali makan korban sih, Gakkun..." Kata Kaito sambil geleng-geleng kepala ngeliat bocah naas tersebut. Dua orang lainnya langsung lari tunggang-langgang ngeliat Gakupo yang tiba-tiba mode bancinya on #ditebas.

"Engghh..." SeeWoo berusaha berdiri dibantu Kaito.

"Daijoubu?" Tanya Gakupo. SeeWoo cuma ngangguk pelan.

"Hoi, lu gila ya ngelewatin RKXII?" Tegur Gakupo. SeeWoo cuma nundukin kepalanya.

"Ya udah deh, kalo gak mau ngomong..." Kata Gakupo sambil ngangkat dagunya SeeWoo lalu memperhatikan sekeliling.

"Cocok jadi uk-Ugh!" Belum sempet Gakupo ngebisikin sesuatu ke SeeWoo, perutnya udah jadi sarang penangkaran kepalan tangannya Kaito. Gakupo pun tepar di tempat.

"Sejak kapan lu jadi yaoi, Gakkun..." Kaito geleng-geleng kepala.

"Ngapain gua jadi yaoi, orang gua itu cewe(?)." Jawab Gakupo watados.

.

Loading

.

Black Screen (?)

.

Otaknya Kaito yang masih bekerja pol tapi lemot gara-gara pentium otaknya yang cuma seperempat itu cuma bisa melongo mencerna kata-kata dari Gakupo.

"Mana buktinya?! Kalo lu beneran cewek gua pacarin dah lu! Kalo lu cowok gua rela deh jadi uke lu!" Tantang Kaito (dengan baka-nya nantangin Gakupo).

"Nih..." Kata Gakupo sambil... (Xongek : "Woy, inget rating!" *bawa golok*)

-VocaDorm-

SKIP TIME

VocaDemyx, RKX, 10.30 WVX

GREEEK

"Ah, SeeWoo!" Kata Kaiko sambil nyamperin SeeWoo.

"Gua denger dari kakak gua kalo lu ngelewatin RKXII ya?" Tanya Kaiko. SeeWoo cuma ngangguk.

"Mending jangan pernah lewat sana lagi deh. Bahaya..." Kata Kaiko khawatir.

"Ah, makasih sarannya." Kata SeeWoo sambil senyum lalu duduk di bangkunya.

-VocaDorm-

SKIP TIME

VocaDorm, Underground Court, 15.30 WVX.

"Youkoso..." Sambut seseorang yang kayaknya mirip Kengo tapi bukan Kengo (?).

"Hikari-sensei! Ngapain sensei di sini?" Tanya Luka penasaran.

"Enggg, kalo itu sih saya diundang sama si 'Kaiser', tauk tuh dia mau ngapain." Jawab Co-maksudnya Xongek. Lalu datang lagi seseorang berambut hitam sedikit ikal beriris mata hitam legam.

"Mana tuh. Katanya nii-san dateng duluan..." Kata bocah itu.

"Yo!" Sapa seseorang dari balik orang itu (Xongek : "Kebanyakan kata 'orang'-nya...).

"Nii-san!" Kata bocah itu.

"Nii-san? Woy, Kengo-san. Dia adek lu?" Tanya Gumiya 'sopan' banget.

"Iya." Jawab Kengo singkat.

"Kalo begitu, namanya Hikari..." Kata Rin mulai nebak-nebak.

"Salah! Namanya Narukami Hiroki." Kata Kengo ngoreksi kesalahannya Rin.

"Laah kok bisa beda marga..." Tanya Rei sweatdrop.

"Nggak tau juga sih..." Jawab Kengo watados.

GUBRAK!

Semua orang di sana cuma jatoh ala anime ngedenger jawabannya Kengo yang keterlaluan watados.

"Okay, enough talk!" Sela Xongek.

"Hajimemashite, ore wa Narukami Hiroki." Kata bocah itu ngeperkenalin diri. Lalu mendengar nama itu, Len seperti punya dendam kesumat sama bocah satu ini.

"Oooh, jadi elu ya yang nyaranin gua untuk pergi ke tempat penangkaran monyet?!" Tanya Len kesel.

"Aah, hisashiburi. Monyet yaoi!" Sapa Hiroki yang sukses membuat Len ingin menonjok perut bocah itu.(Hiroki : "Biar lebih jelas baca dulu fic saya 'Blonde Love Story' chapter 6 untuk mengetahi kenapa Len dipanggil monyet yaoi..." | Kengo : "Promosi jangan di sini woy!")

"Heaaaa!" Tiba-tiba Rin ngelempar barbel yang dateng dari alam gaje. Kecepatannya yang melampaui Mach 13 itu membuat Hiroki cuma pasrah ngehadepin barbel yang melayang ke perutnya itu. Alhasil, makanan yang baru dia cerna sampe yang udah siap dikeluarin lagi keluar semua lewat mulut. XD

"Rasain tuh!" Kata Rin yang kayaknya udah ngelampiasin kekesalannya karena skrip 'Blonde Love Story' yang nantinya mulai rada ngaco #ditabokHiroki.

"Oy, oy! Udah napa!" Lerai Gumi dan Rui.

"Ayo cepet mulai ah! Lagi bad mood nih gua!" Tereak Shiroumi yang masih bad mood gara-gara kemaren. (Note : Silahkan baca Special Chapter 1. :D)

"Oh oke." Jawab Xongek santai.

-VocaDorm-

Setelah Hiroki sembuh dari pukulan barbel di perutnya...

"Kirimin tiga orang terbaik kalian! Kita duel 3-on-3!" Perintah Kengo. Seluruh penghuni pun mulai berunding.

"Eh, siapa aja nih yang main?" Tanya Dell.

"Kalo gua sih liatin aja dulu." Jawab Toma singkat.

"Gimana kalo Gakupo? Kan dia banci..." Kata Luka dengan tampang watados tingkat dewa. Tentu saja Gakupo gak bakal nebas si aku-no, ups salah skrip. Maksudnya dia gak bakal nebas gebetan tercintanya.

"Oke, abis itu?" Tanya Akagane.

"Gua aja! Gua ada dendam pribadi soalnya!" Jawab Len sambil ngangkat tangannya. Yang lainnya cuma sweatdrop ngedenger Len yang kayaknya lagi nge-rage ini #dilindes.

"Terus siapa lagi?" Tanya Akaito.

"Hmmm, kita kan nanti butuh yang bisa bertahan dari lemparannya Kengo-san. Lu inget kan kayak gimana lemparannya?" Tanya Rui ngingetin gimana Haos Lightning-nya Kengo.

"Dan orang yang paling jago bertahan di antara kita semua..." Kata Meiko sambil nengok ke Winona. Semuanya langsung pasang puppy eyes di depan Winona.

"Iya, iya. Gua ikut! Dan gak usah pake puppy eyes segala kali! Apalagi Gakupo-senpai... ngeliatnya jijik banget!" Jawab Winona yang kayaknya risih diliatin melulu. Gakupo langsung pundung di taman lawang (?) terdekat.

"Sepakat gak nih?" Tanya Rena.

.

.

.

"Nah, siapa aja yang duel?" Tanya Kengo. Kemudian Len, Gakupo, dan Winona langsung nyamperin tiga orang, err. Maksudnya dua orang dan satu nobody itu.

"Kok, lawannya cewek semua? Oh, maaf. Maksud saya satu cewek, satu banci, dan satu shota sih?" Tanya Hiroki watados #ditebas #dilindes.

"Lu takut emang?" Tanya Winona nakut-nakutin.

"AAAAAH! Udah apa, cepet mulai!" Kata Xongek yang udah gak sabaran sambil jalan ke belakang arena tim VocaDorm. Begitu juga dengan Gakupo yang pindah ke belakang arena tim tamu.

"Batu-gunting-kertas!" Hiroki dan Len pun suit untuk nentuin siapa yang ngelempar pertama.

"Ee, atashi no kacchi!~" Kata Hiroki dengan nada cewek yang menurut saya kelewat OOC #ditabokHiroki. (Hiroki : "Nii-san! Yang bener napa? Kok gua jadi kayak yang di AI3 sih?" | Kengo : *evil laugh* | Hiroki : *bantai Kengo pake Ein Zeckslaw (?)* | Kengo : *tepar*)

Ulang lagi.

"YATTA, ore no katta!" Kata Hiroki yang menang suit. Lalu semuanya masang ISG di telapak kaki #plak, maksudnya di tangan mereka. Hiroki udah siap ngelempar

"Dark Ball!" Kata Hiroki sambil ngelempar frisbee yang berubah jadi bola yang dengan cepatnya dan mengarah ke arah Len.

"Shimata!" Kata Len panik karena baru mudeng. Len cuma bisa ngelindungin dirinya dengan nutup matanya

FYUUUUUH

"Hoi, lu belum keluar, Len!" Teriak Gakupo dari seberang arena. Len pun ngebuka matanya dan mendapati sekarang dia berada di kuil tempat para Gusto (?) bersemayam #ngaco #salahfandom. Maksudnya Len mendapati kalo Winona ngelindungin dia dari lemparannya Hiroki.(Hiroki : "Shiroumi dikemanain?" *watados* #dilibas | Winona : "Woy, ini gua lagi tanding nih! Nyinggung bocah kacamata itu melulu deh!" *nyolot* | Kengo : "Winona, lu lagi PMS?" #dilibas | Winona : "Diem lu thor!")

"Lain kali hati-hati! Mereka kayaknya udah pro semua." Kata Winona sambil ngambil frisbeenya yang tadi mental ke atas gara-gara perisai anginnya Winona. Dan bersiap ngelempar.

"Gakupo-senpai!" Winona ngelempar frisbeenya dan mengarah ke Kengo, karena hanya lemparan biasa Kengo dapat menghindarinya. Tapi...

"Imada! Banci Terong-no-Jutsu, Kucing Garong!" Kata Gakupo ngelempar balik frisbeenya itu ke Kengo. Gakupo menyeringai ketika Kengo tidak bergeming, justru hanya merentangkan tangan kanannya ke depan. Dan...

"Special Technique : Alluring Aria."

TAP!

"Hah! Dia nangkep frisbee banci yang udah diperkuat?!" Kata Gakupo kaget ngeliat Kengo yang megang frisbeenya dengan mudah.

"Hehe... jangan pernah ngeremehin seseorang." Kata Kengo dengan smirk-nya.

"Senri Eyes!" Kata Kengo sambil ngelempar frisbeenya ke arah Winona.

"Gusto Secret Bloodline Art : Gusto Barrier!" Penghalang berbentuk perisai angin itupun kembali mucul dan mementalkan frisbeenya Kengo, lalu Len ngambil frisbeenya dengan lompatan ala monyet shota yaoi #dilindesbolakbalik.

"Makan nih! Vermilion Thunderbolt!" Dari balik frisbeenya Len mulai muncul petir berwarna merah magenta kayak api. Dan di balik Len muncul Dragonic Kaiser Overlord, ace card-nya Kai Toshiki. Tunggu, sejak kapan fic ini nyasar ke fandom 'C!V'? #dihajarmassa.

"Lu gak tau ya? Gua itu elemennya Dark sama Lightning, Jadi gak akan mempan... Thunder Drain" Kata Hiroki sambil nangkep frisbee-nya dan menghisap listriknya. Dan menangkapnya dengan mudah., lalu dia melempar frisbeenya ke Xongek. Setelah dia menerima frisbeenya...

"Golden Sarchopagus!" Frisbeenya ngarah ke Winona dan berubah jadi peti berukuran besar.

'Argh, gak bisa ditahan!" Batin Winona panik.

"Winona, nigete!" Koor Len dan Gakupo. Akhirnya Winona pun memutuskan untuk berlari ngitarin arena miliknya sementara Len tiarap takut kena frisbeenya, tapi malah diinjek. XD

"Percuma, orang yang udah kena kontak sama Senri Eyes gak bakal bisa lolos dari ini!" Kata Kengo ngingetin. Tak lama Winona udah kegencet sama peti itu. Lalu petinya berubah lagi jadi frisbee biasa.

"One out, one to go!" Kata Hiroki girang.

"Kuruzo." Kata Kengo ngingetin frisbee yang sekarang ada di tangannya Len.

"Special Techique : RoadRoller Mash!" Frisbee yang dilempar Len berubah jadi auto-pilot roadroller (?) yang jalan lurus ngarah ke Hiroki dengan kecepatan setara dengan Bugatti Veyron (?). Hiroki mengeluarkan smirk-nya entah kenapa.

"Special Technique : Kawarimi no Jutsu!" Kata Hiroki lalu tiba-tiba Hiroki sama Xongek berubah tempat dan...(Hiroki : "Untuk info saya adalah orang yang suka nge-bully Xongek.")

"Wooaah!" Teriak Xongek yang tiba-tiba di depannya ada auto-pilot roadroller.

"Sepertinya kau salah sasaran, Len." Kata Hiroki membiarkan Xongek tewas seketika dan gak akan bangun lagi. (Xongek : "GUA BELUM MATIIIII!")

"Cih." Len cuma mendecih selagi Xongek jalan lagi ke luar arena.(Hiroki : "Balik lu ke alam kubur." | Xongek : "Gua gak pernah dikubur!")

"BACK!" Koor Hiroki dan Xongek barengan, lalu mereka natap satu sama lain, lalu mulai main sumo di sana (?).

"Woy, gantian dong. Gua juga pengen main di dalem arena nih!" Teriak Xongek pake toak.

"Entar napa! Kan yang mesti di dalem itu orang beneran bukan buat nobody kayak elu!" Bales Hiroki pake toak.

"Egois lu!" Teriak Xongek.

"Lu yang egois, goblok!" Bales Hiroki. Yang lainnya cuma sweatdrop ngeliatin dua bocah yang lagi ber-sumo-ria sambil adu toak. XD

"Errr, bisa dimulai lagi gak?" Tanya Kengo yang masih sweatdrop tingkat akut.

"Oh, o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-ke." Kata Hiroki dan Xongek yang ternyata munculin light (?) aura yang terang banget sampe-sampe seisi ruangan itu bilang "Silau men!". XD

Akhirnya, sang nobody ngalah dan tetep di belakang arena. Sebelum Kengo ngelempar frisbeenya, Gakupo bilang 'Back' dan dia masuk ke lapangan.

"Sunburst Blast!" Saat Kengo ngelempar frisbeenya ke atas, frisbeenya berubah jadi matahari lalu pecah menjadi komet kecil-kecil yang ngehujanin Gakupo dan Len. Len yang nggak punya jurus bertahan cuma pasrah aja dihujanin sama komet dadakan. Melihat hal ini Kengo tersenyum kecil (Len : "What! Lu curang ya thor?! | Kengo : "Kalo iya emang kenapa?" *watados*). Tapi, di balik kepulan asap dia melihat terong raksasa (?) yang tergeletak di arena beserta Len yang udah tepar.

"Cih. Kawarimi no Jutsu, ya?" Gumam Kengo. Lalu terong itu meledak dan menampakkan samurai ungu banci taman lawang #ditebas.

"Hehe... Jangan pernah ngeremehin seseorang!" Kata Gakupo copas dari Kengo.

"Yah, fotokopi bayar..." Kata Kengo ngejulurin tangan buat minta duit untuk ongkos fotokopi.

"Iya, nih!" Kata Gakupo sambil ngelempar duit yang tiba-tiba berubah jadi frisbee (Xongek : "Waw, Itachi sekalipun nggak bakal bisa kayak gitu." #kenaAmaterasu #salahfandom) dan langsung menghujam badan Kengo, tapi...

"Heh?" Tanya Gakupo yang nyadar frisbeenya kayak dikurung sama kegelapan juga prajurit cahaya.

"Hehehe..." Kengo mulai ketawa gaje.

"Cross Technique..." Gumam Hiroki.

"Bless of Chaotic Light!"Teriak mereka berdua (Hiroki : *baca nama jurusnya* "Nama jurus macam apa itu?" -_-). Yap, Kengo sekarang dilindungi oleh tembok campuran antara cahaya dan kegelapan yang menurut teori di Yu-Gi-Oh bakal jadi 'Chaos' #digeplak #salahfandom.

"Waw... Cahaya dan kegelapan bersatu..." Kata Shiroumi kagum.

Sementara itu, Hiroki mungut frisbeenya. Sebelum ia melempar, dia memberi sinyal ke Kengo dan Xongek. Lalu melempar frisbee itu ke arah Xongek, Xongek pun kena perutnya dan bernasib sama dengan Hiroki saat dilempar barbel oleh Rin (?). Suara "IUUUUUUUH!" pun terdengar di seluruh penjuru lapangan.

"Hiroki, Kengo. Ikkou ze!" Xongek memberi aba-aba (setelah dia sembuh dari lemparan frisbeenya Hiroki) pada Kengo dan Hiroki. Dia melempar frisbee itu ke arena dan mengarah ke tengah arena.

"Soro soro jikan da..." Kata Hiroki santai.

"Owari desu." Kata Kengo ngambil ancang-ancang.

"Cross Technique..." Kata Hiroki dan Kengo barengan. Kengo dan Hiroki mengambil napas seperti akan muntahin sesuatu.

'Cih, cross technique lagi?!' Batin Gakupo panik banget atau panik aja? #mendadakalay.

"...Chaos Blast!" Kengo segera menghempaskan cahaya berwarna putih dari mulutnya sedangkan Hiroki memuntahkan makanan yang tadi udah dimuntahin terus dimakan lagi #hoek.

SALAAAAAH! Ulangi!

...sedangkan Hiroki memuntahkan miasma berwarna ungu gelap, gelaaaaaaaaap banget. Kemudian cahaya dan miasma tadi bergabung dan membuat dunia kia-#plak (Xongek : "Jangan ngaco, futari domo!" *nabok Kengo & Hiroki* | Kengo & Hiroki : "Ha'i, gomennasai!"). Maksudnya membuat gempar Gakupo yang defenseless itu.

"?!" Gakupo seperti kaget karena gak kena frisbeenya mereka berdua.

"Gusto Secret Bloodline Art : Gusto's Blessing." Gakupo ternyata masih ketolong sama Winona yang masih bisa ngebuat benteng di hadapan Gakupo dari arena seberang.

"Xongek, Habisi dia!" Teriak Hiroki menyuruh-nyuruh Xongek.

"Enak aja lu nyuruh-nyuruh gua!" Kata Xongek yang mengeluarkan frisbee yang aslinya, (Hiroki : "Yang buat Cross Technique frisbeenya bo'ongan?" | Kengo : "Yang itu pake Copycat." :D | Hiroki : -_-) lalu melempar frisbee itu ke arah punggung Gakupo yang sama-sekali gak kejaga.

"Kalo kalian pikir yang bisa Haos Lightning cuma Kengo doang, kalian salah! Haos Lightning!" Frisbeenya Xongek langsung ditutupin cahaya berwarna putih dan menghantam Gakupo dengan kecepatan cahaya, Lalu Gakupo memuntahin seluruh makanannya dan ber-nasib sama seperti Xongek dan Hiroki dan suara "IUUUUUUUH!" pun kembali terdengar di seluruh penjuru lapangan. (Luka : "Weh, author lagi seneng buat adegan muntah nih..." -_-)

PRIT PRIT PRIIIIT!

Tiba-tiba Meito yang dateng entah dari mana datengnya lagsung niup peluit pertanda pertandingan selesai.

"Yah, kalah ya?" Tanya Neru agak sedikit kecewa.

"Ya mau gimana lagi. Orang jurusnya aja pada jago-jago banget!" Bales Rui yang juga kecewa.

"Tapi applause dulu dong buat mereka bertiga!" Kata Kaito dan Toma yang udah kayak MC dadakan.

PLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPL OKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOKPLOK PLOKPLOKPLOKPLOKPLOK

"Yak, turnamennya bakal mulai besok dengan format tim sepuluh orang. Bersiaplah buat nanti!" Kata Kengo ngingetin perihal turnamen gaje yang bakal diadain besok.

...

...

...

"NANIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIII?" Koor mereka semua panik.

-VocaDorm-

T-B-C~

Preview Chapter 12 :

Turnamen Dodge-Frisbee dimulai!

"Engg, bener di sini tempatnya?"

"Shiro no Kairin Maru!"

"Tch!"

Kengo : "Yatta. Chapter collab dengan adek saya akhirnya selesai juga!"

Xongek : *baca ulang* "Kenapa jadi gaje begini?"

Kengo : "Ya tanya lah sama makhluk itu!" *nunjuk Hiroki*

Hiroki : "Lah, bukannya nii-san yang gaje?" *watados*

Kengo : "Chapter depan mereka udah mulai turnamennya. Dan ini adalah turnamen tidak terduga!"

Hiroki : "Tuh kan, nii-san menggaje lagi." #ditabokKengo

Xongek : "Ummm, ya udah deh. Kami ucapin dulu terimakasih kepada Narukami Hiroki yang udah bersedia ber-collab-ria sama author paling abal sedunia."

Kengo : *muncul perempatan* "Ya udah deh, intinya..."

Kengo, Xongek, Hiroki : "MIND TO REVIEW?"

Kengo : "Lu berdua minta dihajar ya..." *light aura sambil masang ISG*

Hiroki & Xongek : "KABUUUUUUUR!" *ngacir*

All Chara : "Errr... Harap abaikan mereka bertiga." *sweatdrop*

Last Minute Notes : Haaah, harusnya saya update ini hari Jum'at. Tapi saya kehujanan kemaren. Sekarang aja masih pusing. Tapi biarlah...